Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS Lisa Putri Abidah; Marzuki Noor; Hadi Pranoto
Counseling Milenial (CM) Vol. 6 No. 1 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v6i1.7845

Abstract

Menulis merupakan kemampuan dasar wajib dimiliki bagi peserta didik, dan telah diajarkan dari jenjang pendidikan dasar bahkan pra sekolah. Kemampuan menulis yang kurang maksimal dapat mempengaruhi pola belajar dan dapat menghambat proses perkembangan peserta didik dalam pendidikan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan hasil layanan bimbingan konseling oleh guru Bimbingan dan Konseling dalam rangka meningkatkan keterampilan menulis pada peserta didik di SLB Wiyata Dharma. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan lebih jelas terkait perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi bimbingan dan konseling. Lokasi penelitian ini di SLB Wiyata Dharma dengan narasumber adalah guru Bimbingan dan Konseling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancaradan observasi. Analisis data menggunakan analisis data induktif yang terdiri dari tahapan pengumpulan data, pemilahan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Puput Meylasari; Agus Wibowo; Hadi Pranoto
Counseling Milenial (CM) Vol. 6 No. 1 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v6i1.7851

Abstract

The research this study are to "know the effectiveness of group guidance with modeling techniques to increase the learning motivation of orphaned students at Bakti Darma Punggur Junior High School" and to test the effectiveness of group guidance services using the modeling technique that the researchers developed. The results of the research carried out are: 1) The effectiveness of group guidance services with modeling techniques for orphaned students at Bakti Darma Punggur Junior High School in the 2023/2024 academic year, 2) Increased learning motivation for orphaned students of Bakti Darma Punggur Junior High School who managed to get results with the category " very high”.
PENGEMBANGAN E-MODUL KASUS KESULITAN PEMBELAJARAN TERINTEGRASI AL-QUR’AN PADA PESERTA DIDIK Siti Rohani; Marzuki Noor; Hadi Pranoto
Counseling Milenial (CM) Vol. 6 No. 1 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/konselor.v6i1.7852

Abstract

The development of the E-Module on cases of learning difficulties integrated with the Koran is one of the appropriate counseling service media provided to students in schools. The research and development objectives that are expected in this study are to produce guidance and counseling service products in the form of E-Modules as a media solution for counseling services. The type of research is Research and Development, namely development research that uses quantitative data and qualitative data. This development research was conducted using the ASSURE development model. The research carried out resulted in the E-Modul product that the researcher developed managed to get results in the "Very Eligible" category. Thus, it can be concluded that the development of the E-Module on cases of learning difficulties integrated with the Koran is very effective for guidance and counseling teachers in overcoming problems that occur in schools. The developed E-Module is useful for students such as providing attractiveness to students in guidance and counseling services and solving learning difficulties that occur in students.
Studi Korosi: Pengaruh Biosolar Terhadap Umur Pakai Cylinder Liner Dody Prayitno; Hadi Pranoto
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 11 No. 3 (2012)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v11i3.618

Abstract

Abstract Pada sebuah perusahaan transportasi pengangkutan orang, diketahui bahwa bus depo Jawa Tengah memiliki umur pakai silinder liner yang rendah bila dibandingkan bus depo Jakarta atau Jawa Timur. Bus – bus tersebut menggunakan biosolar dimana depo berada. Sebuah asosiasi pengguna pelumas mensinyalir bahwa penurunan umur pakai disebabkan korosi oleh Biosolar. Tujuan penelitian adalah menjawab pertanyaan apa biosolar menyebabkan terjadinya korosi silinder liner? Metodologi penelitian laju korosi menggunakan metode rendam . Penelitian diawali dengan membagi sampel silinder liner menjadi dua grup yaitu grup original (silinder liner belum pernah dipakai) dan grup terpakai (silinder liner pernah dipakai). Lalu masing-masing sampel diukur luas permukaannya dan ditimbang. Kemudian sampel direndam didalam biosolar asal depo Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah direndam dalam waktu tertentu, sampel ditimbang kembali. Akhirnya dengan menggunakan rumus yang telah popular laju korosi ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biosolar menyebabkan korosi. Laju korosi sampel grup original dan grup terpakai bila direndam biosolar depo Jakarta masing masing adalah 0,09 mpy dan 0,39 mpy. Laju korosi sampel grup original dan grup terpakai dalam biosolar depo Jawa Tengah masing – masing adalah 0,35mpy dan 0,65mpy. Laju korsi sampel grup original dan grup terpakai bila direndam biosolar depo jawa timur masing – masing adalah 0,09 mpy dan 0,18 mpy.Dari nilai rata-rata laju korosi yang terjadi terlihat jelas bahwa sampel grup original lebih rendah bila di banding sampel grup terpakai. Hasil pengujian komposisi memperlihatkan bahwa biosolar depo Jawa Tengah memiliki nilai untuk sulfur dan kontaminasi air tertinggi yaitu 0,45 % Sulfur dan kontaminasi air 700mg/kg. Kandungan sulfur dan kontaminasi air yang tinggi sampel biosolar Jawa Tengah, adalah penyebab dari tingginya laju korosi pada sampel biosolar Jawa tengah, bandingkan sampel dari biosolar Jakarta dan Jawa Timur. Kata kunci : Biosolar,Korosi,cylinder liner Abstrak Pada sebuah perusahaan transportasi pengangkutan orang, diketahui bahwa bus depo Jawa Tengah memiliki umur pakai silinder liner yang rendah bila dibandingkan bus depo Jakarta atau Jawa Timur. Bus – bus tersebut menggunakan biosolar dimana depo berada. Sebuah asosiasi pengguna pelumas mensinyalir bahwa penurunan umur pakai disebabkan korosi oleh Biosolar. Tujuan penelitian adalah menjawab pertanyaan apa biosolar menyebabkan terjadinya korosi silinder liner? Metodologi penelitian laju korosi menggunakan metode rendam . Penelitian diawali dengan membagi sampel silinder liner menjadi dua grup yaitu grup original (silinder liner belum pernah dipakai) dan grup terpakai (silinder liner pernah dipakai). Lalu masing-masing sampel diukur luas permukaannya dan ditimbang. Kemudian sampel direndam didalam biosolar asal depo Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah direndam dalam waktu tertentu, sampel ditimbang kembali. Akhirnya dengan menggunakan rumus yang telah popular laju korosi ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biosolar menyebabkan korosi. Laju korosi sampel grup original dan grup terpakai bila direndam biosolar depo Jakarta masing masing adalah 0,09 mpy dan 0,39 mpy. Laju korosi sampel grup original dan grup terpakai dalam biosolar depo Jawa Tengah masing – masing adalah 0,35mpy dan 0,65mpy. Laju korsi sampel grup original dan grup terpakai bila direndam biosolar depo jawa timur masing – masing adalah 0,09 mpy dan 0,18 mpy.Dari nilai rata-rata laju korosi yang terjadi terlihat jelas bahwa sampel grup original lebih rendah bila di banding sampel grup terpakai. Hasil pengujian komposisi memperlihatkan bahwa biosolar depo Jawa Tengah memiliki nilai untuk sulfur dan kontaminasi air tertinggi yaitu 0,45 % Sulfur dan kontaminasi air 700mg/kg. Kandungan sulfur dan kontaminasi air yang tinggi sampel biosolar Jawa Tengah, adalah penyebab dari tingginya laju korosi pada sampel biosolar Jawa tengah, bandingkan sampel dari biosolar Jakarta dan Jawa Timur. Kata kunci : Biosolar,Korosi,cylinder liner
Regional Original Revenue Management (PAD) in the Context of Implementation of Development in Malang Regency : (Study on Bappeda Malang Regency) Hadi Pranoto; Dian Ferriswara; Ika Devy Pramudiana; Sri Kamariyah
Perspektif Administrasi Publik dan hukum Vol. 2 No. 1 (2025): Januari : Perspektif Administrasi Publik dan hukum
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/perspektif.v2i1.177

Abstract

This study aims to describe and analyze: the management of Regional Original Revenue in Regional Revenue of Malang Regency for regional development, the obstacles faced by the Regional Government of Malang Regency in the Management of Regional Original Revenue and the efforts made as well as the recommendations of the PAD management model. The research is descriptive analysis with the type of research being field research. The data analysis technique uses a technique developed by McNabb (2002), namely Grouping the data according to key constructs, identifying bases for interpretation, developing generalizations from the data, Testing Alternative interpretations and Forming and/or refining generalizable theory from case study. The results of the study show that regional financial management in Malang Regency, especially the Regional Original Revenue (PAD) management policy in Malang Regency, has not been fulfilled because the Regional Government of Malang Regency has not made sufficient and adequate contributions or regional revenues have not been in accordance with what is hinted at in the 2023 budget period. Some of the obstacles faced by Malang Regency in managing local revenue are: a. Limited authority in the collection of Regional Original Revenue. b. Human Resources (HR) of government apparatus to support the mastery, utilization and development of science and technology, supporting facilities and infrastructure, especially to provide convenience for taxpayers and in the development of the management of potential and sources of income need to be improved. Efforts made to increase the Regional Revenue of Malang Regency for the implementation of development are as. Intensifying and extensifying regional taxes and regional levies and exploring the potential of regional revenues to be developed by referring to existing laws and regulations
Analysis of the Implementation of Restaurant Tax Collection in Increasing Regional Original Revenue of Malang Regency Hadi Pranoto; Dian Ferriswara; Ika Devy Pramudiana; Sri Kamariyah
Perspektif Administrasi Publik dan hukum Vol. 2 No. 2 (2025): April : Perspektif Administrasi Publik dan hukum
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/perspektif.v2i2.195

Abstract

This study aims to describe and analyze: The Implementation of Restaurant Tax Collection in Increasing Regional Original Revenue (PAD: Pendapatan Asli Daerah)) of Malang Regency and the Obstacles to the Implementation of Restaurant Tax Collection in Increasing the PAD of Malang Regency. The research is a qualitative descriptive analysis. The data analysis technique uses a technique developed by McNabb (2002), namely Grouping the data according to key constructs, identifying bases for interpretation, developing generalizations from the data, Testing Alternative interpretations and Forming and/or refining generalizable theory from case study. The results of the study show that the Policy on Regional Taxes (specifically Restaurant Tax) in Malang Regency is inseparable from the pattern of fiscal relations between the Central and Regional Governments. This kind of relationship pattern is none other than related to the decentralized policy model that tends to use a top-down approach. The contribution of Restaurant Tax to Regional Taxes during the period 2021-2024 as a whole only reached an average of 5.53%. Although overall from year to year during the 2021-2024 fiscal year period, the contribution of Restaurant Tax to Malang Regency Regional Original Revenue revenue fluctuates, the increase in the realization of Restaurant Tax has been able to help the implementation of local government activities, both routine and development activities. Obstacles to the implementation of restaurant tax collection in increasing the PAD of Malang Regency can be in the form of: a. Low taxpayer awareness: Many restaurant entrepreneurs do not pay taxes or are in arrears of taxes. b. Lack of supervision: Many restaurants or restaurants operate without a license or register. c. Lack of socialization: The public does not know the benefits of paying taxes. d. Lack of bookkeeping: Small and medium-sized restaurants often do not keep bookkeeping. e. Manipulated transactions: Taxpayers deposit, calculate, and pay taxes themselves, resulting in data manipulation