Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI KINETIK TURBIN SEBAGAI PENUNJANG KEBUTUHAN ENERGI DI DESA TIRTASARI Jojo Sumarjo; Sulistyo Sidik Purnomo; Insani Abdi Bangsa; Dian Budhi Santoso
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.421 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4459

Abstract

ABSTRAKTerbatasnya akses dan kebutuhan masyarakat dari penggunaan energi listrik sebagai penerangan jalan pada Desa Tirtasari, Karawang. Maka dirasa perlu ikut berkontribusi dalam pengabdian bidang ilmu dan teknologi. Hal ini untuk memanfaatkan energi baru terbarukan yang ekonomis dengan potensi energi alam sekitar. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini merancang alat teknologi berbasis energi turbin kinetik dan energi surya untuk menyelesaikan program ini. Pemanfaatan potensi energi yang dihasilkan dari aliran sungai dapat menghasilkan energi kinetik dari putaran turbin kinetik. Putaran yang dihasilkan dari turbin kinetik menghasilkan energi mekanik ke generator. Sehingga mampu membangkitkan energi listrik, sedangkan arus yang dihasilkan dari solar panel sebagai penggantinya. Maka metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan turbin. Hasil akhir dari kegiatan ini masyarakat dapat mengimplementasikannya secara langsung. Jika sewaktu-waktu aliran sungai mengecil, sehingga tidak mampu memutar turbin kinetik dan generator. Energi yang dihasilkan dari keduanya akan disimpan pada accu. Arus DC (direct current) yang disimpan pada accu akan di konverter menjadi arus AC (alternating current). Maka untuk mendapatkan listrik dengan kapasitas daya maksimum 150 Watt 220V. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah terciptanya kemandirian energi dan pengabdian kepada masyarakat. Kata kunci: energi listrik; turbin kinetik; direct current; alternating current. ABSTRACTThe limited access and needs of the community from the use of electrical energy as a road lighting in Tirtasari Village, Karawang. So it is considered to have contributed to the dedication of science and technology. This is to utilize the renewable new energy that is economical with the potential of natural energy around. Therefore, the purpose of this activity designed energy-based technology tools kinetic turbine and solar energy to complete this program. The use of energy potential generated from the river flow can produce kinetic energy from the round of kinetic turbines. Rounds produced from kinetic turbines produce mechanical energy to generators. So that it can generate electrical energy, while the current generated from solar panel as a replacement. Then the method of implementation used in this activity is in the form of training and assistance for making turbines. The final result of this activity community can implement it directly. If at any time the river flow is reduced, so it is unable to play kinetic turbines and generators. The energy produced from both will be stored in Accu. The DC (Direct Current) stored on the batteries will be converter into AC (Alternating Current). So to get electricity with a maximum power capacity of 150 watts 220V. The output of this service is the creation of energy independence and community service. Keywords: electrical energy; kinetic turbine; direct current; alternating current.
IMPLEMENTASI MICROBUBBLE GENERATOR TIPE ORIFICE DENGAN PIPA POROUS DAN PIPA DISTRIBUTOR UNTUK AERASI KOLAM IKAN Sulistyo Sidik Purnomo; Jojo Sumarjo; Iwan Nugraha Gusniar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.149 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4392

Abstract

ABSTRAKIndonesia memiliki potensi produksi akuakultur yang besar. Pada sektor perikanan, budidaya ikan diupayakan untuk memanfaatkan sumber daya air terbatas. Faktor yang memengaruhi kualitas dan pertumbuhan ikan adalah oksigen terlarut (dissolved oxygen). Microbubble generator (MBG) menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah oksigen terlarut (DO) dalam air. Pengabdian ini akan melakukan modifikasi MBG tipe orifice dengan pipa porous dan pipa distributor. Selanjutnya mengkaji tentang pengaruh pipa distributor dengan variasi parameter pengujian terhadap stabilitas harga DO yang seragam pada air di kolam ikan. Pelaksanaannya akan melibatkan proses perancangan alat yang menghasilkan drawing design. Maka akan diteruskan ke proses pembuatan alat, setelah itu diuji fungsinya. Tahap akhir proses pengujian dalam air di kolam tanpa ikan untuk memperoleh harga DO yang stabil dan seragam. Dengan tujuan masyarakat dapat mengetahui, mengoperasikan, merawat, membuat alat secara swadaya (mandiri). Estimasi masyarakat mengetahui dari hasil kegiatan ini berkisar 84%. Hal ini ditinjau dari saat di lapangan dan taha evaluasi/monitoring telah dilakukan. Selain itu masyarakat mendapatkan dampak perekonomian yang positif, khususnya untuk komunitas peternak ikan skala kecil dan menengah yang tidak memiliki fasilitas seadanya. Kata kunci: dissolved oxygen; microbubble generator; orifice type; drawing design. ABSTRACTIndonesia has a large potential aquaculture production. In the fisheries sector, fish farming is sought to utilize limited water resources. Factors that affect the quality and growth of fish are dissolved oxygen (dissolved oxygen). Microbubble Generator (MBG) is the solution to resolve dissolved oxygen problems (DO) in water. This service will modify the ORIFICE type MBG with Porous pipes and distributor pipes. Furthermore, examine the influence of distributor pipes with variations in testing parameters on the stability of the price of DO uniformly on water in the fish pond. The implementation will involve the design process that produces drawing design. Then it will be forwarded to the tool making process, after which it is tested. The final stage of the testing process in water in a pond without fish to get a stable and uniform do price. With the aim of the community can know, operate, care for, make tools in self-help. Community estimates knowing from the results of this activity ranging from 84%. It is reviewed from the moment in the field and the evaluation/monitoring has been done. In addition, the community gets a positive economic impact, especially for small and medium-sized fish farmers who do not have makeshift facilities. Keywords: dissolved oxygen; microbubble generator; orifice type; drawing design.
PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DAN ORGANIK DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN MESIN PRESS zacky Ubaidillah; Jojo Sumarjo; Eri Widianto; Rizal Hanifi
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2019): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.969 KB) | DOI: 10.29080/alard.v4i1.412

Abstract

Research has been done on the manufacture and testing of paving blocks with plastic and organic waste materials using a press machine. The purpose of this study is to determine the compressive strength of paving blocks and as a solution for handling waste around us. The results of manual making paving block research with 100% plastic waste, the highest value was 110.4 kg/cm2 and the lowest was 42.2 kg/cm2 and the highest organic mixture was 99.8 kg/cm2 and the lowest was 56.0 kg/cm2. Whereas in the masinal pembutan produce value with 100% plastic waste 113,9 kg/cm2 the lowest value 78,4 kg/cm2. Paving blocks with plastic waste materials are in accordance with SNI quality qualifications. Keywords: plastic waste, organic mixture, paving block, hard test press, machine press.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT UJI NDT ULTRASONIC TEST DENGAN METODE MICROCONTROLLER Jojo Sumarjo; Aa Santosa; Riko Purbowo
INFOMATEK Vol 19 No 2 (2017): Volume 19 No. 2 Desember 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.307 KB) | DOI: 10.23969/infomatek.v19i2.626

Abstract

Alat ukur NDT merupakan suatu alat ukur tanpa merusak dari komponen yang diuji. Telah dibuat suatu alat ukur NDT jenis Ultasonic dengan menggunakan 2 motor penggerak dengan daya motor dan11,4 Watt 19,5 Watt dan menggunakan sensor yang diatur secara Microcontroller. Sensor tersebut mendeteksi keberadaan cacat logam dengan dua Probe. Pantulan dari probe tersebut akan membuat suatu grafik yang menjelaskan kedalaman dari cacat yang terjadi pada logam. Microcontroller menggunakan ATMEGA 8. Alat NDT tersebut dilakukan kalibrasi dengan alat ukur yang sudah standar dengan menggunakan dua buah material yaitu baja dan tembaga. Dari hasil kalibrasi didapat hasil untuk material baja pada alat ukur yang dibuat dengan material baja kecepatan rambatnya 3,13 sedangkan untuk tembaga 2,39. Sedangkan untuk alat ukur standar kecepatan rambat baja 0,89 dan untuk tembaga 0,59. Perhitungan secara metoda Transversal untuk kecepatan rambat baja 3,13 dan tembaga 2,39.
Perencanaan Ulang Propeller Shaft pada Mobil Toyota Kijang Super 1500cc Tahun 1990 Dwiki Agung Saputra; Jojo Sumarjo
INFOMATEK Vol 23 No 2 (2021): Volume 23 No. 2 Desember 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v23i2.4376

Abstract

Mobil merupakan salah satu jenis kendaraan pribadi yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kendaraan dapat berjalan/bergerak karena ada sistem yang memindahkan tenaga/momen/putaran dari mesin ke roda. Jenis dan merk tersebut juga banyak, salah satunya yaitu Kijang Super 1500cc dari Toyota. Mobil jenis ini memiliki komponen penting di antaranya body (bodi), machine (mesin), suspension (suspensi), electrical (kelistrikan), wheel (roda), chasis (rangka). Rangka merupakan salah suatu bagian penting dalam kendaraan. Komponen rangka sendiri terdiri dari flange yoke, propeller shaft, universal joint, sleeve yoke. Dari perhitungan diatas kita tahu bahwa: Tegangan aksial yang terjadi pada universal joint berdasarkan momen puntir yang transmisikan dari mesin sebesar 0,61 Mpa. Untuk menentukan kode bearing berdasarkan tabel 14/2 yang berbantuk konstruksi bantalan jarum sebesar 617 dan berdasarkan 14/1 yang sesuai dengan universal joint (bantalan jarum) dengan penyebutan lubang 01 mempunyai diameter dalam 12 dan diameter luar 21 jadi kode bearing yang didapat adalah NU 4901 E.MA.C2. Umur bearing yang dihitung berdasarkan tegangan aksial pada universal joint dengan putaran bearing sejumlah 372,4 jutaan putaran dapat bertahan sampai 1939,58 jam. Material bahan propeller shaft dan universal joint merupakan baja karbon rendah AISI 1045 dan AISI 4620 yang di rancang berdasarkan safety of factor sebesar 2 yang artinya material bahan aman.
RANCANG BANGUN MICROBUBBLE GENERATOR TIPE ORIFICE DENGAN PIPA POROUS UNTUK AERASI KOLAM IKAN Sulistyo Sidik Purnomo; Jojo Sumarjo; Farradina Choria Suci
INFOMATEK Vol 22 No 1 (2020): Volume 22 No. 1 Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v22i1.2751

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan potensi laut yang besar. Hal ini membuat Indonesia memiliki potensi produksi akuakultur terbesar di dunia. Tantangan besar akuakultur yaitu cara meningkatkan produktivitas untuk suplai pangan, namun dengan penggunaan sumber air dan lahan yang lebih efisien. Hal tersebut tentu perlu didukung oleh pengembangan teknologi yang hemat energi serta kualitas air yang tetap terjaga pada kondisi ideal. Pada sektor perikanan, kualitas air merupakan faktor utama untuk perkembangan budidaya ikan. Penelitian ini mengkaji kapabilitas dari Microbubble Generator (MBG) tipe orifice dengan pipa porous pada aerasi kolam ikan. Nilai Dissolved Oxygen/DO merupakan indikator kerja yang digunakan untuk menguji kapabilitas MBG. Pada penelitian ini diperoleh alat uji MBG tipe orifice dengan pipa porous berdimensi overall 0,5m x 0,5m x 1,5m, diameter lubang porous 0,3mm, diameter nozzle 20mm, pipa ¾ inch PVC, kapasitas aliran 430liter/menit, head tekanan 18m. Hasil pengujian pada ukuran kolam ikan 10m x 2,3m x 1m (tinggi air 85cm) dengan air standar (tanpa ikan), untuk setiap kedalaman (30cm dan 60cm) peningkatan harga DO sebanding dengan peningkatan diameter orifice. Pengaruh jarak semburan terhadap harga DO adalah berbanding terbalik, semakin jauh jarak semburan akan menurunkan harga DO. Pada variasi kedalaman, harga DO berada pada kisaran harga yang sama yaitu 8,15 ppm sampai dengan 8,16 ppm, hal ini menunjukkan bahwa pengaruh kedalaman tidak menunjukkan perbedaan harga DO yang cukup besar. Harga DO yang terukur dari hasil pengujian dengan variasi orifice dan kedalaman adalah cukup sesuai untuk aerasi kolam ikan, karena harga DO untuk air dengan ikan sekitar 2-4 ppm.
Perencanaan Biaya Pembuatan Dan Proses Pemesinan Mesin Pengemas Minyak Goreng Sachet Iwan Nugraha; Jojo Sumarjo; M. Topan Maulana
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 4, No 2: September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v4i2.8075

Abstract

The packaging is an activity that aims to increase selling value and protect products from damage from the environment. Packaging automatically uses a packaging machine to increase the amount of production. Packaging machines have very expensive prices so that it is burdensome for UMKM who want to do business in this field. This research will make a cooking oil packaging machine with a capacity of 15 pcs / minute. Making this machine requires a machining process including the welding process, the grinding process, the drilling process, and the lathe process. The cooking oil packaging machine consists of several components and in the manufacturing of the components, this packaging machine costs Rp. 197,513, shaft component Rp. 130,506, press components Rp. 150,085, plastic forming components Rp. 50,631, oil channel components Rp. 50,591. The basic price of this cooking oil packaging machine is Rp. 2,713,000 and the price of the cooking oil packaging machine if added with VAT and the profit, the selling price of this machine is Rp. 4,609,000.
Analisis Sifat Mekanik Terhadap Bentuk Morfologi Papan Komposit Sekam Padi Sebagai Material Alternatif Pengganti Serat Kaca Kardiman Kardiman; Marno Marno; Jojo Sumarjo
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 2 No. 1 Maret 2018: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.815 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v2i1.2344

Abstract

ABSTRAKPengembangan material komposit menuntut terciptanya material yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya yaitu dengan pemanfaatan serat alam sebagai alternative pengganti serat kaca.Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa pengaruh fraksi volume sekam padi 10%, 35% dan 50 %. Pembuatan komposit dimulai dengan mencapurkan sekam padi dengan larutan NaOH 7%, kemudian dialkalisasi selama 2 jam, cetakan komposit menggunakan standart ASTM D 638 dengan metode Hand Lay Up. Pengujian sifat mekanik meliputi pengujian tarik dan karakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi terjadi pada fraksi volume 10 % sampai dengan 35% yaitu 11,071 N/mm2 sampai dengan 11,387 N/mm2. Dari hasil pengujian SEM menujukan bentuk morfologi sekam padi fraksi 35% yang tebentuk didominasi resin butek dan tampak mengikat sekam padi secara optimal. Sedangkan bentuk morfologi fraksi volume sekam 50% terlihat bentuk morfologi gelembung udara selain itu rongga terbentuk lebih besar sehingga resin tidak cukup mampu mengikat sekam padi secara optimal. Sehingga [L1] dapat disimpulkan bahwa pencampuran fraksi sekam padi 10% sampai dengan 35% akan meningkatkan nilai kekuatan tarik selain itu, bentuk morfologi yang diamati terlihat sangat baik dibanding fraksi sekam 50%.Kata kunci: Komposit Sekam padi, Pengujian Tarik, pengujian SEM  ABSTRACTThe development of composite materials demands the creation of more environmentally friendly materials. One of them is the utilization of natural fiber as an alternative to the change is fiber glass.  This study aims to determine the effect of rice husk fraction volume to 10%, 35% and 50%. Composite preparation was started by mixing the rice husk with 7% NaOH solution, then it was calculated for 2 hours, the composite mold using ASTM D 638 standard with Hand Lay Up method. Testing of mechanical properties using tensile test and characterization using SEM. The results showed a high tensile strength in the volume fraction of 10% to 35%, ie 11.071 N/mm2 up to 11,387 N/mm2. From the SEM test results morphological form of rice husk fraction 35% which is dominated by the resins butek and looks optimally husk rice husk. The morphological form of 50% husk volume fraction is seen in morphological form of air bubbles besides that the cavity is formed larger so that the resin is not enough able to bind rice husk optimally.[L2]  It can be concluded that mixing rice husk fraction of 10% to 35% will increase the tensile strength values in addition, the morphology was observed look very good compared chaff fraction of 50%.Keyword: Composite husk rice, Tensile Test, SEM testing 
Desain Sistem Pompa Air Matahari untuk Pengairan di Karawang Dian Budhi Santoso; Jojo Sumarjo
Jurnal Teknologika Vol 10 No 1 (2020): Jurnal teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.679 KB)

Abstract

Permasalahan saat ini Karawang sebagian lahannya telah menjadi lahan tidur sehingga mendorong gerakan pertanian dan teknologi pertanian ramah lingkungan, banyaknya lahan tidur bukan dikarenakan petani tidak bersedia menggarap lahan tersebut, namun disebabkan oleh kondisi tidak adanya sumber pengairan terutama dimusim kemarau. Solusi tersebut dengan pembuatan sumber air kemudian mengangkat air tersebut dengan pompa air yang menggunakan sumber listrik dari PLN tetapi kurang efisien maka solusi hal tersebut dapat menggunakan sumber pembangkit listrik dari energi terbarukan, seperti sinar matahari (energi surya). Penerapan Panel Surya sebagai sumber energi listrik alternatif untuk pompa pengairan sawah di daerah Kabupaten Karawang sangatlah tepat mengingat potensi energi surya rata-rata di Indonesia cukup baik. Dalam penelitian ini digunakan pompa dc dengan sistem direct photovoltaic, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih efisien karena tanpa storage energy berupa battery. Namun untuk meningkatkan efisien penggunaan sistem ini digunakan water storage sehingga sistem ini maksimal dalam menyimpan air pada saat siang hari dan SWP tetap beroperasi pada saat malam hari dari cadangan air di water storage. Sistem ini mampu mengalirkan sampai kurang lebih 60 lpm dengan total head kurang lebih 35 meter dari permukaan tanah.
Desain Optimal Wind-turbines Tipe Savonius sebagai Suplai Energi Listrik di Desa Pusakajaya, Kabupaten Karawang Jojo Sumarjo; Dian Budhi Santoso; Insani Abdi Bangsa
Jurnal Teknologika Vol 10 No 1 (2020): Jurnal teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.693 KB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik terjadi akibat pertambahan penduduk yang semakin tinggi, tetapi hal ini tidak seimbang dengan peningkatan penyediaan tenaga listrik. Kapasitas daya yang ada masih tetap, sementara kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Masyarakat Indonesia masih tergantung pada pasokan listrik PLN, tidak hanya untuk kebutuhan penerangan jalan tetapi juga untuk mendukung kegiatan ekonomi. Akibat yang ditimbulkan adalah sering terjadi pemadaman aliran listrik oleh PLN, terutama pada beban puncak. Hal ini disebabkan oleh akibat pemakaian beban yang melebihi daya yang telah disediakan. Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia di alam, Pembangkit Listrik Tenaga Angin mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan turbin angin atau kincir angin. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin yang memutar turbin angin, diteruskan untuk memutar rotor pada generator di bagian belakang turbin angin, sehingga akan menghasilkan energi listrik. Energi listrik ini biasanya akan disimpan ke dalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan. Desain kincir angin yang tidak optimal mengakibatkan kurangnya output daya yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga angin. Desain optimal dari PLTB tipe savonius akan meningkatkan efisinesi output daya dari PLTB. Potensi daya yang dihasilkan tertinggi dari pengujian turbin angin ini adalah 8,30 Watt didapatkan saat kecepatan angin 5,88 m/s pada putaran rotor 383,2 RPM dan pada torsi sebesar 27,54 Nm dengan efisiensi sistem adalah 7% dan dapat menghidupkan LED 5 watt selama 12 jam.