Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Alat Permainan Edukatif Ular Tangga Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Kelas III SDN Guminingrejo Tikung Lamongan Nur Qomariyah Nawafilah; Masruroh Masruroh
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 01 (2020): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v3i01.42

Abstract

Sekolah Dasar merupakan tingkat pendidikan formal yang masih tergolong awal. Pada tingkat ini terdapat beberapa aspek yang harus dikuasai siswa seperti aspek kogtinif, motorik, dan psikomotor. Salah satu kemampuan dalam aspek kognitif yang harus dikuasai siswa adalah kemampuan berhitung. Berhitung adalah salah satu tugas belajar anak yang harus bisa dipelajari dengan baik selain belajar menulis dan membaca. Agar kemampuan berhitung anak dapat berkembang dengan baik, maka sebaiknya guru dapat melaksanakan proses pembelajaran melalui kegiatan bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain, karena bermain adalah cara anak dalam belajar. Ular Tangga Matematika adalah permainan edukatif yang dikembangkan dengan memodifikasi permainan ular tangga pada umumnya. Permainan ini dibuat dengan tujuan agar kemampuan berhitung siswa kelas III SDN Guminingrejo dapat meningkat melalui aktivitas bermain ini. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan pendekatan yang akan digunakan adalah pendekatan kualitatif. Setelah permainan ini diterapkan dalam pembelajaran dapat disimpulkan bahwa: 1) Produk Ular tangga matematika dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak, 2) kualitas produk termasuk layak untuk diterapkan dalam pembelajaran, 3) produk dapat menghasikan tercapainya tujuan pembelajaran, 4) penerapan produk dapat meningkatkan movitasi belajar anak karena belajar terasa tidak membosankan.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR MENGGUNAKAN OPERASI BARIS ELEMENTER Nur Qomariyah Nawafilah
Reforma : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/rfma.v8i1.112

Abstract

Dalam proses pembelajaran perlu dilihat, dievaluasi, diperbaiki, bahkan ditingkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran matematika yang telah dilakukan. Hal ini bertujuan supaya kesulitan belajar yang terjadi dan dialami siswa pada materi bahasan tertentu dapat dianalisis dan diberikan solusinya. Dengan begitu, harapannya akan terjadi perubahan perilaku dan prestasi belajar matematika yang lebih baik dan tidak melakukan kesalahan lagi. Berdasakan hasil obesrvasi peneliti pada mata kuliah aljabar linear dan matriks diperoleh bahwa masih banyak mahasiswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal sistem persamaan linear menggunakan operasi baris elementer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal sistem persamaan linear menggunakan operasi baris elementer beserta faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk jenis kesalahan mahasiswa yang berkaitan dengan konsep sebesar 28,13%, kesalahan yang berkaitan dengan kesalahan hitung sebesar 40,63%, kesalahan penulisan dan penggunaan tanda sebesar 21,88%, kesalahan dengan menjawab sembarang sebesar 25%. Faktor internal yang mempengaruhi mahasiswa melakukan kesalahan yakni: 1) kecerobohan mahasiswa; 2) minat yang kurang terhadap mata kuliah matematika; 3) kurangnya penguasaan konsep; 4) kepercayaan diri yang rendah. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi yakni lingkungan belajar yang bising dan pengaruh pergaulan yang salah. Kata kunci: Analisis kesalahan, Sistem persamaan linear, Operasi baris elementer
APLIKASI PEMASARAN ETALASE UD. KEDUNG ALUMINIUM BERBASIS WEB Chayadi Chayadi Chayadi; Siti Mujilawati Mujilawati; Nur Qomariyah Nawafilah
Jurnal Teknika Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Teknika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.566 KB) | DOI: 10.30736/teknika.v9i1.7

Abstract

Penggunaan teknologi informasi khususnya internet dalam berbagai kegiatan dan perkantoran terkait dengan aspek kebutuhan yang secara tidak langsung merupakan tantangan bagi pihak terkait untuk mengharuskan penggunaan komputer secara maksimal. Serta Merancang sebuah sistem untuk membantu dan mempermudah perusahaan dalam menampilkan informasi serta mengembangkan binisnya agar lebih dikenal banyak masyarakat. UD. Kedung Aluminium bergerak dalam bidang jasa pembuatan etalase. Serta melayani kebutuhan masyarakat mengenai jenis produk, pemesanan, pengiriman maupun pembelian etalase. Metode yang digunakan adalah E-Commerce yang cara pembayaran dilakukan dengan transaksi ke bank dan Cod. Alat bantu yang digunakan untuk merancang sistem yaitu, FOD (Flow of Document), Context Diagram, DFD (Data Flow Diagram), ERD (Entity Relationship Diagram) dan kamus data. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Dan aplikasi yang digunakan dalam pemuatan sistem yaitu PHP dan MySQL. Sistem ini dibuat agar dapat membantu mempercepat proses penyelesaian penjualan seperti pada proses pemasaran produk etalase.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL/ MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI FAKTORISASI SUKU ALJABAR DI KELAS VIII SMP Nur Qomariyah Nawafilah
Jurnal Teknika Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.018 KB) | DOI: 10.30736/teknika.v9i2.189

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut kemampuan manusia untuk dapat menyaring  informasi  yang diterima. Oleh sebab itu manusia harus dapat berpikir kritis. Dalam dunia pendidikan, berpikir kritis dapat diajarkan melalui matematika, karena matematika merupakan sarana berpikir  yang  dapat  menumbuhkembangkan  daya  nalar  dan  cara  berpikir  logis.  Banyak  cara  untuk melatih  siswa  berpikir  kritis,  salah  satunya  adalah  dengan  menyelesaikan  soal  matematika  yang membutuhkan  berpikir  kritis.  Dengan  cara  tersebut  diharapkan  siswa  akan  terlatih  untuk  dapat menyelesaikan  masalah  dengan  logis  dan  sistematis.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk mendeskripsikan level kemampuan berpikir  kritis siswa. Subjek penelitian  adalah siswa kelas VIII-C SMP  Negeri  1  Kediri  yang  terdiri  dari  25  siswa.  Siswa  diberikan  tes  berpikir  kritis  kemudian dikategorikan ke dalam level 4 (kritis), level 3 (cukup kritis), level 2 (kurang kritis), level 1 (tidak kritis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa pada level 4 sebanyak 4 anak (16%), level 3 sebanyak 8 anak (32%), level 2 sebanyak 6 anak (24%), dan level 1 sebanayk 7 anak (28%).
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Sistem Pembangkit Listrik Hybrid Bertenaga Surya dan Mikrohidro di Desa Pataan Lamongan Hammam Rofiqi Agustapraja; Nur Qomariyah Nawafilah; Nanto Purnomo; Husen Husen
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v5i2.304

Abstract

ABSTRAK: Desa wisata merupakan salah satu metode pemberdayaan masyarakat yang cukup bagus untuk diterapkan di daerah terpencil, tidak terkecuali di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Desa yang berada di kawasan hutan jati tersbut, memiliki potensi wisata yang cukup besar seiring dengan ditemukannya Candi Pataan yang baru diekplorasi sebagai tempat wisata andalan. Selain itu, di sekitar lokasi candi juga terdapat aliran air sungai yang potensinya cukup bagus untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Termasuk juga potensi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang cukup besar di lokasi tersebut. Melalui program pemberdayaan masyarakat ini, telah diterapkan pembangunan PLTMH dan PLTS terintegrasi (hybrid) sebagai sumber energi alternatif untuk destinasi wisata edukatif di desa Pataan.Metode yang diterapkan dalam program ini adalah identifikasi lokasi kegiatan yang akan digunakan sebagai tempat pembangunan PLTMH dan PLTS, dilanjutkan dengan proses desain peralatan dan pembuatan instalasinya. Setelah semua sistem peralatan bisa berfungsi dengan baik, dilakukan kegiatan serah terima dari tim pengusul kepada mitra penerima, kemudian dilakukan pelatihan dan pendampingan agar pengelola bisa menguasai operasional peralatan dengan baik.Hasil dari kegiatan ini adalah adanya instalasi PLTMH dan PLTS yang bisa beroperasi dengan baik, serta SDM pengelola yang sudah menguasai pengoperasian sistem teknologi tersebut. Diharapkan melalui program ini bisa menghasilkan manfaat yang besar bagi pengembangan Desa Wisata Pataan dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarKata Kunci: Candi Pataan, Desa Wisata, Lamongan, Mikrohidro, Tenaga Surya,
Penerapan Sistem Hybrid Pembangkit Listrik Tenaga Angin Dan Tenaga Surya Di Desa Pataan, Kec.Sambeng, Kab.Lamongan Nur Qomariyah Nawafilah; Hammam Rofiqi Agustapraja; Nanto Purnomo
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.803 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.91

Abstract

Pembangkit listrik hybrid adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan lebih dari satu sumber energi, seperti pembangkit lisrik tenaga bayu (PLTB) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Dalam sistem ini, energi yang berasal dari sinar matahari dikonversi oleh sel surya menjadi arus listrik searah (DC) untuk kemudian disimpan di baterai (aki) agar bisa digunakan sesuai kebutuhan. Sementara itu, energi potensial yang dimiliki oleh angin akan dikonversi menjadi listrik bolak-balik (AC) oleh turbin dan generator untuk kemudian digunakan dalam mengisi (charge) baterai tersebut. Sistem pembangkit listrik hybrid yang dikembangkan berupa PLTS yang terdiri dari panel surya berdaya 300 WP, solar charge controller 30 A, dan inverter 1.000 W. Sedangkan PLTB yang dibangun berupa 1 Set turbin dan generator yang berdaya 800 W. Listrik yang dihasilkan dari PLTS dan PLTB tersebut akan disimpan dalam baterei 150 Ah 12 V yang akan mampu menyimpan daya maksimal 1.800 W, untuk menghidupi 50 buah lampu warna-warni LED 3 W dan 6 W selama 6 jam di Taman Airlangga. Kesimpulan dari kegiatan ini yakni dapat menambah ilmu dan transfer teknologi kepada masyarakat terutama khususnya pokdarwis sebagai mitra dan masyarakat Desa Pataan pada umumnya. kombinasi PLTS dan PLTB ini akan menghasilkan daya listrik yang cukup untuk digunakan sebagai penerangan di lokasi Taman Airlangga dan Tenaga Pendukung UMKM yang ada di sekitar tempat wisata Taman Airlangga Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
The Analysis of Students’ School Burnout Level and Academic Achievement on The Science Management Subject Masruroh Masruroh; Nur Qomariyah Nawafilah; Erry Anggraini
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v11i2.7120

Abstract

School burnout can be a vulnerable thing experienced by students during learning process. This study is purposed to describe the difference of students’ academic achievement in management science subject based on school burnout level. This study is quantitative descriptive study. Students’ school burnout level data was gathered using school burnout inventory using Google form questionnaire, while students’ academic achievement data was attained from students’ final score on management science subject. Data was taken from 83 respondents who were actively participate in management science subject. Data of students’ school burnout then was categorized into low and high level of school burnout. The academic achievement from each group of school burnout level then was compared and analyzed using t-test on R software. The result showed that 52% students have low school burnout level and the other 48% have high school burnout level. The average of students’ academic achievement from low and high levels school burnout group were 78.0 and 75.7 sequentially. The p-value generated from t-test was 0.1644, greater than 0.05. Thus, it can be concluded that there was no significant difference on students’ academic achievement between low and high level of school burnout group.
Sosialisasi Pemanfaatan Komposit Dalam Perkeretaapian Sebagai Upaya Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran IPA Berbasis STEM di MA Tri Bhakti Madiun Nurul Fitria Apriliani; Armyta Puspitasari; Arinda Leliana; Septiana Widi Astuti; Nur Qomariyah Nawafilah
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v6i1.335

Abstract

Berkembangnya jaman memerlukan SDM yang unggul termasuk dalam penguasaan IPTEK.  Dalam hal tersebut, pembelajaran sains  atau Ilmu Pengetahuan Alam berperan dalam mendorong peserta didik agar mamp8u berpikir kritis, kreatif, logis dan inisiatif dalam menghadapi perkembangan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Kurikulum pendidikan terbaru mendorong pembelajaran IPA harus bersifat kontekstual yang artinya menerapkan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik sains. Pembentukan karakter ini dapat dibangun dengan metode pembelajaran dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering dan Mathematics) dengan mengangkat tema tertentu. Material-material baru dalam teknologi seperti komposit dapat diambil sebagai contoh aplikasi dalam pembelajaran IPA sehingga peserta didik tidak hanya terkotak pada materi-materi pembelajaran berupa konsep tetapi mengetahui terkait aplikasi dan kaitan materi-materi dengan teknologi. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di MA Tri Bhakti  dengan sasaran  guru-guru mata pelajaran IPA dengan  kegiatan sosialisasi material komposit dan aplikasinya khususnya dalam bidang perkeretaapian, sehingga diharapkan dapat menambah referensi  guru dalam mengembangkan bahan ajar IPA  seperti dalam pembelajaran tematik. Hasil evaluasi dari pre-test dan post-test memberikan informasi bahwa terdapat peningkatan pemahaman atau pengetahuan peserta sosialisasi terhadap komposit sebesar  62,7 %.
APLIKASI PEMASARAN ETALASE UD. KEDUNG ALUMINIUM BERBASIS WEB Chayadi Chayadi Chayadi; Siti Mujilawati Mujilawati; Nur Qomariyah Nawafilah
Jurnal Teknika Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Teknika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/teknika.v9i1.7

Abstract

Penggunaan teknologi informasi khususnya internet dalam berbagai kegiatan dan perkantoran terkait dengan aspek kebutuhan yang secara tidak langsung merupakan tantangan bagi pihak terkait untuk mengharuskan penggunaan komputer secara maksimal. Serta Merancang sebuah sistem untuk membantu dan mempermudah perusahaan dalam menampilkan informasi serta mengembangkan binisnya agar lebih dikenal banyak masyarakat. UD. Kedung Aluminium bergerak dalam bidang jasa pembuatan etalase. Serta melayani kebutuhan masyarakat mengenai jenis produk, pemesanan, pengiriman maupun pembelian etalase. Metode yang digunakan adalah E-Commerce yang cara pembayaran dilakukan dengan transaksi ke bank dan Cod. Alat bantu yang digunakan untuk merancang sistem yaitu, FOD (Flow of Document), Context Diagram, DFD (Data Flow Diagram), ERD (Entity Relationship Diagram) dan kamus data. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Dan aplikasi yang digunakan dalam pemuatan sistem yaitu PHP dan MySQL. Sistem ini dibuat agar dapat membantu mempercepat proses penyelesaian penjualan seperti pada proses pemasaran produk etalase.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL/ MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI FAKTORISASI SUKU ALJABAR DI KELAS VIII SMP Nur Qomariyah Nawafilah
Jurnal Teknika Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Teknika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/teknika.v9i2.189

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut kemampuan manusia untuk dapat menyaring  informasi  yang diterima. Oleh sebab itu manusia harus dapat berpikir kritis. Dalam dunia pendidikan, berpikir kritis dapat diajarkan melalui matematika, karena matematika merupakan sarana berpikir  yang  dapat  menumbuhkembangkan  daya  nalar  dan  cara  berpikir  logis.  Banyak  cara  untuk melatih  siswa  berpikir  kritis,  salah  satunya  adalah  dengan  menyelesaikan  soal  matematika  yang membutuhkan  berpikir  kritis.  Dengan  cara  tersebut  diharapkan  siswa  akan  terlatih  untuk  dapat menyelesaikan  masalah  dengan  logis  dan  sistematis.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk mendeskripsikan level kemampuan berpikir  kritis siswa. Subjek penelitian  adalah siswa kelas VIII-C SMP  Negeri  1  Kediri  yang  terdiri  dari  25  siswa.  Siswa  diberikan  tes  berpikir  kritis  kemudian dikategorikan ke dalam level 4 (kritis), level 3 (cukup kritis), level 2 (kurang kritis), level 1 (tidak kritis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa pada level 4 sebanyak 4 anak (16%), level 3 sebanyak 8 anak (32%), level 2 sebanyak 6 anak (24%), dan level 1 sebanayk 7 anak (28%).