Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PELATIHAN TABLIGH BAGI SANTRI DALAM UPAYA KADERISASI DA’I TABLIGH TRAINING FOR SANTRI IN AN EFFORT TO REGENERATE DA’I Muhammad Fauzi Arif; Hendi Suhendi; Malki Ahmad Nasir
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 1, No.2, Oktober 2021
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.vi.2541

Abstract

The cadre of da’i is the process of fostering prospective da’i through educational and training activities so that they have the ability to convey Islamic teachings well in Islamic society, the goal is that da'wah can take place from one generation to the next. One form of the da’i cadre process is tabligh training. This research is a follow-up to the Community Partnership Program (PKM) of the Da'wah Faculty of the Islamic University of Bandung at the Nurul Huda Islamic Boarding School Kaimas Garut. The aims of this research are; 1) to determine the planning of da’i cadre through tabligh training activities, 2) the form of tabligh training implementation, 2) evaluation of tabligh training activities. This research method uses a qualitative research type with a descriptive approach, while the research data is obtained through interviews with boarding school caregivers, and observations in tabligh training activities for students. The results showed that the planning of tabligh training activities started from cooperating with external parties to identify the tabligh abilities of the santri. The implementation of tabligh training activities includes three ways; 1) training in writing sermon texts and lectures, 2) training in da'wah rhetoric, 3) fostering the use of social media as a medium for da'wah. Evaluation of tabligh training activities for students is carried out through mentoring muhadhoroh activities. Kaderisasi da’i merupakan proses pembinaan calon-calon da’i melalui kegiatan pendidikan maupun pelatihan agar memiliki kemampuan menyampaikan ajaran Islam dengan baik di masyarakat Islam, tujuannya agar dakwah dapat berlangsung dari satu generasi ke generasi berikutnya. Salah satu bentuk proses kaderisasi da’i yaitu pelatihan tabligh. Penelitian ini merupakan tindak lanjut kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung di Pondok Pesantren Nurul Huda Kaimas Garut. Tujuan penilitian ini adalah ; 1) Untuk mengetahui perencanaan kaderisasi da’i melalui kegiatan pelatihan tabligh, 2) bentuk pelaksanaan pelatihan tabligh, 3) evaluasi kegiatan pelatihan tabligh. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun data penelitian di dapatkan melalui hasil wawancara dengan pengasuh pondok, dan observasi dalam kegiatan pelatihan tabligh bagi para santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan pelatihan tabligh dimulai dari menjalin kerjasama dengan pihak eksternal untuk mengidentifikasi kemampuan tabligh para santri. Adapun pelaksanaan kegiatan pelatihan tabligh meliputi tiga cara; 1) pelatihan menulis teks khutbah maupun ceramah, 2) pelatihan retorika dakwah, 3) pembinaan pemanfaatan media sosial sebagai media dakwah. Evaluasi kegiatan pelatihan tabligh bagi para santri dilakukan melalui pendampingan kegiatan muhadhoroh.
Perbandingan Konsep Politik Dakwah Sayyid Qutb dan Hassan Hanafi Firman Hidayat; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1249

Abstract

Abstract. This study discusses and analyzes the political concept of Da'wah by Sayyid Qutb and Hassan Hanafi as well as dialogues, both of whom are of the view that Islam is not a religion related to creed. However, Islam is a religion that perfectly regulates all life, including in building civilization, especially regarding the politics of Islamic da'wah. Sayyid Qutb with the thought of his commentary Fii Zhilaalil Qur'an, he said that the thoughts that support the politics of da'wah are divided into three parts. The first is the general rule (basic policy of da'wah politics), the second is the principles of the methodology of da'wah politics, and the third is the system of da'wah political movement (organization of the da'wah movement). As for Hassan Hanafi with his al-yasar al-Islami, he is try to study a lot about the Islamic revival, the Islamic revolution, and the unity of the Ummah with his very famous project, al-turath wa al-tajdid. West and the last attitude towards the reality and conditions of contemporary Muslims. The object of research by Sayyid Qutb and Hassan Hanafi is about the concept of da'wah politics using comparative methods and including library research, by conducting activities to find primary and secondary sources qualitatively. Abstrak. Penelitian ini membahas dan menganalisa konsep politik dakwah Sayyid Qutb dan Hassan Hanafi juga mendialogkannya, keduanya berpandangan bahwa Islam bukanlah agama yang berkaitan tentang akidah belaka. Akan tetapi, Islam merupakan agama yang mengatur semua kehidupan secara sempurna termasuk dalam membangun peradaban politik dakwah Islam. Sayyid Qutb dengan pemikiran kitab tafsirnya Fii Zhilaalil Qur`an, ia mengatakan bahwa pemikiran yang menunjang politik dakwah dibagi menjadi tiga bagian. Pertama Kaidah Umum (Kebijakan dasar politik dakwah), kedua Prinsp-prinsip metodologi politik dakwah, ketiga sistem gerakan politik dakwah (organisasi gerakan dakwah). Adapun Hassan Hanafi dengan ide kiri Islamnya, mencoba menelaah tentang kebangkitan Islam, revolusi Islam, dan kesatuan umat dengan garapan proyeknya yang sangat terkenal yaitu al-turath wa al-tajdid, ada tiga pilar untuk merealisasikannya yaitu: sikap terhadap masa lalu, sikap terhadap Barat dan yang terakhir sikap terhadap realitas dan kondisi muslim kontemporer. Objek penelitian pemikiran Sayyid Qutb dan Hassan Hanafi adalah mengenai konsep politik dakwah dengan menggunakan metode komparatif dan termasuk penelitian library research, dengan melakukan kegiatan mencari sumber primer dan sekunder secara kualitatif.
Pengaruh Nilai Dakwah pada Kesenian Pencak Silat Gagak Lumayung terhadap Masyarakat Desa Mandala Mekar As’ad Pawaid; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1473

Abstract

Abstract. The Gagak Lumayung Pencak Silat College is a pencak silat that puts forward the values of piety in it, students are not only trained physically but also a pattern of education that is related to spiritual improvement by holding joint recitation activities, the fall this has become research material. This study aims to determine the the influence of da'wah values on the pencak silat Gagak Lumayung to the people of Mandala Mekar village, Cimenyan district, Bandung regency This research method uses a qualitative analytical descriptive . The purpose of this descriptive analytical research procedure is an effort to obtain in-depth information on the influence of da'wah values to the art of Pencak Silat Gagak Lumayung. The Pencak silat provides with all islamic values will have enormous benefits, not only for individuals but also for society. in other words, to education of pencak silat education has a role in the development of the Indonesian nation as a whole Pencak silat is also used as a medium of da'wah in instilling Islamic teachings through to the art of pencak silat whict is accompanied by the spiritual activities. These aspects of pencak silat also shape the individual attitudes to reach a high spirit of solidarity polite behavior towards others, on can live in harmony in society as well. Abstrak. Perguruan Pencak Silat Gagak Lumayung merupakan pencak silat yang mengedepankan nilai nilai ketakwaan di dalamnya, siswa tidak hanya dilatih secara jasmani tetapi juga terdapat pola pendidikan yang berkaitan dengan peningkatan roham dengan mengadakan kegiatan pengajian bersama, sehingga hal ini menjadi bahan penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh nilai-nilai dakwah pada pencak silat Gagak Lumayung terhadap masyarakat desa Mandala Mekar kecamatan Cimenvan Kabupaten Bandung Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik kualitatif. Tujuan dari prosedur penelitian deskriptif analius ini adalah sebagai upaya untuk memperoleh informasi yang mendalam terkait pengaruh nilai-nila dakwah pada kesenian Pencak Silat Gagak Lumayung Pencak silat yang dihayati dengan segala nilai-nilainya akan memiliki manfaat yang sangat besar tidak hanya bagi individu yang mempelajarinya tetapi juga bagi masyarakat dengan kata lain pendidikan pencak silat memiliki peran dalam pembangunan bangsa Indonesia secara keseluruhan Pencak silat juga digunakan sebagai media dakwah dalam menanamkan sayari at agama Islam melalui pencak nlat yang disertai dengan kegiatan spiritual Aspek-aspek yang ada dalam pencak silat ini juga membentuk akap individu untuk memiliki jiwa solidaritas yang tinggi perilaku santun terhadap sesama, hidup rukun dalam masyarakat.
Penyuluhan Pengurusan Legalitas Lembaga Pengelola Zakat Di Pondok Terpadu Daarul Ilmi Cipeundeuy Abdul Rojak, Encep; Mujahid; Malki Ahmad Nasir; Fariz Farrih Izadi
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303693000

Abstract

The Integrated Islamic Boarding School Daarul Ilmi Cipeundeuy is a major educational institution. This institution was founded in 1993 AD, and has produced many graduates spread across the archipelago. One of the areas taught in theory and practice is zakat management. Every time we enter Ramadan, a zakat committee is formed by pesantren caregivers consisting of teachers and students. Since the establishment of the zakat management institution until 2022 it has not been legalized, even though the rules for zakat management have been regulated in the Zakat Law Number 13/2011. This is also due to limited human resources in terms of positive law. The purpose of this activity is to provide literacy on the legal aspects of zakat management institutions and how to register to become legal zakat managers. The method used in this service is in the form of seminars and mentoring. The seminar was filled with counseling by expert resource persons and service teams, and assistance was also carried out by sharing and mapping the ideal type of zakat manager for this institution. Through this service, pesantren caregivers, asatidz, and administrators of zakat institutions gain literacy about the legal aspects of zakat management and the management of permits. Through assistance carried out with the chairman of Baznas, the type of zakat management institution that is suitable for this institution is the zakat management unit (UPZ).
Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Kesadaran Shalat Tepat Waktu Rakha Dendia Pratama; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 4, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v4i1.3743

Abstract

Abstract. Along with advances in technology and science, UNISBA students are now inseparable from the use of social media, both to help study, communicate or to find entertainment to escape from busy lecture activites. Students access social media consistently and some students use social media every day, hour, or even minutes, regardless of time and place, and even neglect the call to prayer. Even though it is fitting that as a Muslim it is obligatory to pray on time and understand its meaning as well as possible, and never to waste the call to prayer that is heard when the call to prayer resounds. The purpose of this research is to find out how social media influences the awereness of praying on time, what is the duration of time for using social media, and knowing how to carry out prayers on time for KPI students of the Faculty of Dakwah UNISBA class of 2018 and 2019. The research method used in this study is quantitative method and a type of statistical method that uses a Likert scale, and uses data collection techniques: observation, questionnaires, documentation, and interviews. The data analysis techniques used are results of the study through 63 students of the Faculty of Dakwah UNISBA amounted to 0.624 from the output obtained from the R square value of 39% which means that there is an influence of the use of social media in awareness of prayer on time. Abstrak. Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, mahasiswa UNISBA sekarang tidak terlepas dari penggunaan media sosial, baik untuk membantu belajar, berkomunikasi ataupun mencari hiburan untuk melepaskan diri dari aktivitas kuliah yang padat. Mahasiswa mengakses media sosial secara konsisten dan beberapa mahasiswa menggunakan media sosial setiap hari, jam, atau bahkan menit, tanpa mengenal waktu dan tempat, bahkan hingga melalaikan panggilan shalat. Padahal sudah sepatutnya sebagai muslim wajib hukumnya melaksanakan shalat tepat waktu dan memahami maknanya dengan sebaik-baiknya. Serta tidak pernah menyia-nyiakan panggilan shalat yang terdengar saat adzan berkumandang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh media sosial terhadap kesadaran shalat tepat waktu, bagaimana durasi waktu penggunaan media sosial, dan mengetahui bagaimana pelaksanaan shalat tepat waktu pada mahasiswa KPI Fakultas Dakwah UNISBA angkatan 2018 dan 2019. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dan jenis metode statistik yang digunakan skala likert, dan menggunakan teknik pengumpulan data: observasi, angket, dokumentasi, dan wawancara. Adapun taktik analisa data yang digunakan berupa uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji regresi, serta uji hipotesis. Hasil dari penelitian melalui 36 mahasiswa Fakultas Dakwah UNISBA sebesar 0.624 dari output di dapat dari nilai R Square sebesar 39% yang berarti adanya pengaruh Penggunaan Media Sosial dalam Kesadaran Shalat Tepat Waktu.
Strategi Dakwah YouTube Darussurur Media dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Halwa Sri Wulandari; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 4, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v4i1.3903

Abstract

Abstract. The current da'wah strategy plays an important role in the sustainability of the da'wah activities carried out. The da'wah strategy must be able to develop by collaborating with technology such as the media to help the preferred da'wah activity process. Youtube Darussurur Media was founded as the official digital preaching media of the Central Darussurur Islamic Boarding School which is devoted to providing information and explanations to Muslims regarding Islamic Religious Science and phenomena that occur in society. Therefore, YouTube Darussurur Media works on and publishes its preaching broadcasts with live streaming every day to make it easier for pilgrims who are separated by distance and time to learn about religion anywhere and anytime. This research uses qualitative methods with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The author uses SWOT analysis to find out what strengths, weaknesses, opportunities and threats/obstacles exist in order to achieve the goal of da'wah optimally so that it can further increase understanding of religion. The research results obtained regarding the SWOT analysis show that the strengths and opportunities of Youtube Darussurur Media appear to be greater than the weaknesses and threats/obstacles so that it can be said to have a major influence on increasing understanding of religion. Abstrak. Strategi dakwah saat ini memegang peranan penting dalam keberlangsungan kegiatan dakwah yang dilakukan. Strategi dakwah harus dapat berkembang dengan berkolaborasi dengan teknologi seperti media untuk membantu proses kegiatan dakwah yang diinginkan. Youtube Darussurur Media didirikan sebagai media dakwah digital resmi Pondok Pesantren Darussurur Pusat yang dikhususkan untuk memberikan informasi dan penjelasan kepada umat Islam terkait Ilmu Agama Islam dan fenomena yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, Media YouTube Darussurur menggarap dan mempublikasikan siaran dakwahnya dengan live streaming setiap hari untuk memudahkan jamaah yang terpisah jarak dan waktu untuk belajar agama dimanapun dan kapanpun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penulis menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui apa saja kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman/hambatan yang ada agar dapat mencapai tujuan dakwah secara optimal sehingga dapat lebih meningkatkan pemahaman agama. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan dan peluang dari Media Youtube Darussurur terlihat lebih besar dibandingkan dengan kelemahan dan ancaman/hambatannya sehingga dapat dikatakan memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan pemahaman agama.
Peran Humas dalam Perspektif Islam dalam Studi Kasus di Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat dalam Pelaksanaan Pemilu Fazri Rahmat Syafitri; Bambang Saiful Ma'arif; Malki Ahmad Nasir
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11675

Abstract

Abstract. This dissertation explores the field of public relations by analyzing its role from an Islamic perspective, with a specific focus on the Election Supervisory Board in West Java Province during election periods, the aim of this study is to comprehend how the role of public relations, as viewed through the lens of Islam, is applied within the context of election oversight, through a qualitative approach, this research gathers data through in-depth interviews and the analysis of relevant documents, the research findings reveal that the role of public relations, within the Islamic perspective, involves honest and transparent communication, aimed at fostering trust within the community. Public relations acts as a bridge between institutions and the public, prioritizing Islamic ethical values in information dissemination. In the context of the Election Supervisory Board in West Java Province, public relations plays a crucial role in ensuring fair and transparent election proceedings in accordance with Islamic principles. This study contributes to understanding how Islam can provide a conceptual framework for the role of public relations in the context of election oversight. Abstrak. Disertasi dalam humas dengan menganalisis peran Humas dalam perspektif Islam, dengan studi kasus di Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat selama pelaksanaan pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana peran Humas dalam pandangan Islam diterapkan dalam konteks pengawasan pemilu. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Humas dalam perspektif Islam melibatkan komunikasi yang jujur, transparan, dan membangun kepercayaan dengan masyarakat. Humas bertindak sebagai jembatan antara institusi dan publik, mengedepankan nilai-nilai etika Islam dalam menyampaikan informasi. Di Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat, peran Humas membantu memastikan penyelenggaraan pemilu yang adil dan transparan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana Islam dapat membentuk kerangka kerja konseptual bagi peran Humas dalam konteks pengawasan pemilu.
Analisis SWOT Strategi Dakwah Ustadz Adi Hidayat dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam di Channel Youtube Adi Hidayat Official Muhammad Adnan Firdaus; Malki Ahmad Nasir; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.12280

Abstract

Abstract. Ustadz Adi Hidayat is a favored preacher in Indonesian society. He possesses a communication style that can embrace various segments, especially the youth. This research aims to explore Ustadz Adi Hidayat's dakwah strategy for instilling Islamic values on the @adihidayatofficial YouTube channel using the SWOT analysis approach (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). The study identifies strengths, weaknesses, opportunities, and challenges in terms of the dakwah strategy employed by Ustadz Adi Hidayat. The research methodology is qualitative, involving data collection through dakwah videos on the @adihidayatofficial YouTube channel. The research findings indicate the strengths that are diverse dakwah contents, substantive and profound content, proficient communication skills, and responsiveness to contemporary issues. While the weaknesses that are minimal interaction, lengthy video duration. The opportunities that are significant viewer impressions. The Threat that are competition with other YouTube contents, algorithmic changes affecting video visibility, and the potential for controversy or misunderstanding in conveying dakwah messages. Abstrak. Ustadz Adi Hidayat merupakan pendakwah yang sangat disukai masyarakat Indonesia. Ia memiliki gaya komunikasi yang mampu merangkul berbagai kalangan, khususnya kalangan pemuda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah Ustadz Adi Hidayat dalam menanamkan nilai-nilai islam di channel youtube @adihidayatofficial dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities, Threats). Penelitian ini mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan dari segi strategi dakwah yang dilakukan oleh Ustadz Adi Hidayat. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pengumpulan data berupa video dakwah di channel youtube @adihidayatofficial. Hasil penelitian menyatakan bahwa kekuatan: konten dakwah yang beragam, konten substantif dan mendalam, keahliann komunikasi yang baik, serta responsive terhadap isu-isu kontemporer. Kelemahan: minim interaksi, durasi video yang Panjang. Peluang: impresi penonton yang banyak. Tantangan: persaingan konten-konten lain di youtube, perubahan algoritma yang dapat mempengaruhi tampilan video, serta adanya potensi kontroversi atau kesalahpahaman dalam penyampaian pesan dakwah.
Strategi Dakwah Forum Komunikasi Masjid Cibuntu dalam Meningkatkan Wawasan Keagamaan Bagi Kalangan Remaja di Kampung Cibuntu Sukabumi M. Alby Fauzi; Malki Ahmad Nasir; Muhammad Fauzi Arif
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13749

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the da'wah strategy of the Communication Forum Cibuntu Mosque (FKMC) in increasing religious insight for teenagers in Cibuntu Sukabumi Village. This research uses qualitative type with descriptive method. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. The results showed that FKMC's da'wah strategy in increasing religious insight for teenagers in Cibuntu Village was carried out by compiling a program of religious activities and a personal approach to visit each house, and to invite active participation in every religious activity. The FKMC program consists of routine recitation among teenagers, visiting the mosques in the Cibuntu Village area, and bahsul masail. Supporting factors for FKMC in improving religious knowledge among teenagers are supported by the Indonesian Ulama Council at the sub-district level, asatidz and asatidzah, and community leaders in Cibuntu Village. The factors that hinder FKMC including the differences in understanding among FKMC members while the lack of teenagers in participating in religious activities are awareness. Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi dakwah Forum Komunikasi Masjid Cibuntu (FKMC) dalam meningkatkan wawasan keagamaan bagi kalangan remaja di Kampung Cibuntu Sukabumi. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi dakwah FKMC dalam meningkatkan wawasan keagamaan bagi kalangan remaja di Kampung Cibuntu dilakukan dengan menyusun program kegiatan keagamaan dan pendekatan secara personal dengan mengunjungi setiap rumah untuk mengajak aktif dalam setiap kegiatan keagamaan. Program FKMC terdiri dari pengajian rutin kalangan remaja, kunjungan pengajian ke Mushola di wilayah Kampung Cibuntu, dan bahsul masail. Faktor pendukung FKMC dalam meningkatkan wawasan keagamaan bagi kalangan remaja karena adanya dukungan Majelis Ulama Indonesia tingkat kecamatan, para asatidz dan asatidzah, serta tokoh masyarakat Kampung Cibuntu. Faktor penghambat meliputi perbedaan pemahaman antar anggota FKMC serta kurangnya kesadaran di kalangan remaja untuk ikut serta dalam kegiatan keagamaan.
Analisis Isi Pesan Dakwah dalam Buku “Untuk Jiwa yang Tenang” Karya Ustadz Dennis Lim dan Respon Remaja Terhadapnya Fadhil Andzar Athallah; Bambang Saiful Ma'arif; Malki Ahmad Nasir
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13780

Abstract

Abstract. This research aims to determine the content of the da’wah messages contained in the book "Untuk Jiwa Yang Tenang" by Dennis Lim and to explore teenagers responses to these messages. The focus of this research is to categories the preaching of religious messages of aqidah, sharia, and morals, as well as the aspects of cognition, affection, and behavioural responses. The teenagers often face the confusion in finding their identity, social pressure, and daily challenges that can affect their character and moral development. Using a descriptive qualitative approach with content analysis methods by R. Holsti, the research results show that the da’wah messages contained in the book align with the focus categories used, namely aqidah, sharia, and morals. As well as being well conveyed through language style, content tendencies, writing style, layout, and effective illustrations. Meanwhile, the teenagers who responded a gave positive responses to these da’wah message are based on the aspects of cognition, affection, and behavior. The results of this research recommend this book as appropriate literacy for teenagers, because the content suits their current needs. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi pesan dakwah yang terkandung dalam buku “Untuk Jiwa Yang Tenang” karya Dennis Lim serta mengeksplorasi respon remaja terhadap pesan-pesan tersebut. Fokus penelitian ini adalah pada kategori pesan dakwah akidah, syariah dan akhlak, serta aspek respon kognisi, afeksi dan perilaku. Remaja seringkali menghadapi kebingungan dalam menemukan identitas diri, tekanan sosial, serta tantangan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat mempengaruhi perkembangan karakter dan moral mereka. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi oleh R. Holsti, maka hasil penelitian menunjukkan pesan dakwah yang terkandung dalam buku tersebut sesuai dengan fokus kategori yang digunakan, yakni akidah, syariah dan akhlak. Serta disampaikan dengan baik melalui gaya bahasa, kecenderungan isi, tata tulis, layout, dan ilustrasi yang efektif. Sedangkan remaja yang merespon memberikan tanggapan positif terhadap pesan dakwah tersebut berdasarkan aspek kognisi, afeksi, dan perilaku. Hasil penelitian ini merekomendasikan buku tersebut sebagai literasi yang tepat bagi remaja, karena materinya sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini.