Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN KALA II LAMA PADA IBU BERSALIN Hilyati, Hesti Via; Wahyuningsih, Sri; Widayati, Agustina
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1148

Abstract

Premature rupture of membranes is rupture of membranes before signs of labor. Premature rupture of membranes causes prolonged labor. This study used an observational analytic design with cross sectional approach, data were taken from medical records and observation sheets in delivery room at the Edifuz Clinic SP.OG Lumajang which was held in August 2022 with population are 50 mothers and sample are 40 respondents using Simple Random Sampling technique. Data collection includes coding, editing and tabulation. Data were analyzed by computer using the chi-square test. The results showed that the majority premature rupture of membranes in Edifuz Clinic SP.OG Lumajang of 2022 experienced PROM (65%). The incidence of long second stage at the Edifuz Clinic SP.OG Lumajang in 2022 almost all experienced incidence of long second stage (67.5%). There is a relationship between premature rupture of membranes and incidence of long second stage at the Edifuz Clinic, SP.OG Lumajang in 2022. The results analysis with the chi-square test show the P-value = 0.001 < 0.05, meaning that there is relationship between premature rupture of membranes and incidence of long second stage. In this study, there is a relationship between premature rupture of membranes and incidence of second stage of labor. The suggestion put forward is research sites should provide information related to early detection of high-risk pregnancies through provision of leaflets so that they can increase public knowledge, especially about premature rupture of membranes.
Hubungan Sikap Dan Pengetahuan Ibu Balita Terhadap Kepatuhan Datang ke Posyandu di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Tahun 2022 Dewi, Ifa Ariska; Wahyuningsih, Sri; Widayati, Agustina
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1162

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar/sosial dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sikap dan pengetahuan ibu balita terhadap kepatuhan datang ke Posyandu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional, adapun desain penelitian adalah cross sectional. Data diambil dari ibu balita yang hadir ke posyandu di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh yang dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 12 Agustus 2022 dengan jumlah populasi 60 ibu balita, sampel yang diteliti sebanyak 60 responden dan diambil dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner kemudian data dianalisis secara manual dan komputer dengan Pearson Correlation. Capaian kunjungan ibu balita ke posyandu sebesar 71,42 % dari target 85 %. Dari 60 responden yang diteliti sebagian besar (86,7) usia > 20 – 35 tahun, sedangkan tingkat pendidikan responden sebagian besar (78,4) berpendidikan sedang, jarak tempat tinggal dengan Posyandu responden sebagian besar (46,7) jarak jauh, kepatuhan datang ke Posyandu diperoleh 4 orang atau 6,7 persen responden memiliki tingkat kepatuhan tinggi, 16 orang atau 26,7 persen responden memiliki tingkat kepatuhan sedang, dan 40 orang atau 66,7 persen responden memiliki tingkat kepatuhan rendah dan analisis hasil penelitian menggunakan uji korelasi spearman didapatkan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (sig < 0,05) sehingga dinyatakan bahwa terdapat korelasi positif signifikan antara sikap dan pengetahuan ibu dengan kepatuhan datang ke Posyandu sehingga dapat disimpulkan ada hubungan sikap dan pengetahuan ibu balita terhadap kepatuhan datang ke Posyandu.
Dukungan Sosial dan Ketersediaan Informasi Mempengaruhi Kesiapan Remaja Putri dalam Menghadapi Menarche Narsih, Umi; Rohmatin, Homsiatur; widayati, agustina
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2100.858 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.797

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama kali yang dialami oleh setiap wanita. Menarche yang datang lebih awal dapat menjadi masalah bagi remaja putri jika belum ada kesiapan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh dukungan sosial dan ketersediaan informasi terhadap kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai dengan bulan Februari 2021 di MI Darul Ulum Kraksaan Probolinggo. Merupakan penelitian observasi dengan design cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 35 orang remaja putri. Pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling yaitu sampling jenuh sehingga besar sampel penelitian 35 orang remaja putri. Variabel dependent adalah kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche, variabel independent terdiri dari dukungan sosial (social support) dan ketersediaan informasi (accessibility of information). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara serta dianalisis statistik dengan chi square dan spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan bahwa dukungan sosial dan ketersediaan informasi mempengaruhi kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Perlu edukasi dan dukungan sosial terkait menarche dari orang tua, guru atau petugas kesehatan untuk mempersiapkan remaja putri dalam menghadapi menarche. Kata kunci : Dukungan sosial, ketersediaan informasi, kesiapan remaja putri, menarche
Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku SADARI Remaja Putri Narsih, Umi; Widayati, Agustina; Rohmatin, Homsiatur
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 9, No 1 (2023): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2023
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v9i1.1435

Abstract

Kanker payudara masih menjadi masalah serius bagi perempuan di dunia termasukIndonesia. Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) merupakan salah satu pencegahansekunder untuk deteksi dini kanker payudara. Usia muda bukan menjadi jaminanterhindar dari kanker payudara. Tujuan penelitian ini mempelajari hubungan peran polaasuh orang tua terhadap perilaku remaja putri dalam pemeriksaan payudara sendiri(Sadari). Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai dengan Februari2022 di SMK Darul Ulum Kraksaan Probolinggo. Merupakan penelitian observasionalanalitik dengan design cross sectional. Populasi penelitian adalah semua remaja putri kelas X, XI, XII SMK Darul Ulum Probolinggo sebesar 75 orang, teknik sampling menggunakan total sampling sehingga diperoleh sampel sebesar 75 orang. Datadikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Parenting Style Questionnaire (PSQ) dankuesioner Sadari yang dikembangkan dari penelitian sebelumnya. Selanjutnya datadianalisis dengan uji statistik spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan bahwasebagian besar remaja putri mempunyai perilaku Sadari yang cukup baik dengan polaasuh orang tua yang otoriter, permisif dan demokratis. Ada hubungan yang signifikanantara pola asuh orang tua terhadap perilaku Sadari remaja putri (p = 0,020). Simpulanpenelitian adalah pola asuh orang tua khususnya otoriter mempunyai peran palingdominan terhadap perilaku remaja putri dalam melakukan Sadari.
Deteksi dini anemia pada remaja putri di SMA Unggulan Haf-Sha Zaha Widayati, Agustina; Narsih, Umi
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : P3HKI - Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jdm.v8i1.3551

Abstract

Anemia is a common global health problem, especially among adolescent girls, with a higher prevalence in Indonesia. Anemia will cause a decrease in the blood's ability to bind and transport oxygen from the lungs to the rest of the body. This process occurs very quickly, so it requires high energy and protein. This requires adolescents to be able to fulfill their food needs with adequate nutritional substances. The aim of this Community Partnership Program is for young women to receive proper education about early detection of anemia, especially in adolescence. The method used is to collaborate with the SMAU Haf-Sha Zaha provides education regarding early detection of anemia in adolescent girls. The success of this program was evaluated based on increased awareness and improved practices of early anemia detection among adolescent girls, as assessed through pre-test and post-test measurements. This activity has run smoothly so that it has received good benefits starting from increasing enthusiasm for young women in practicing early detection of anemia. Many young women at SMAU Haf-Sha Zaha have received information and support from teachers and families to carry out early detection of anemia in young women independently. Young women receive education about the prevention and appropriate treatment of anemia. Anemia will cause a decrease in the blood's ability to bind and transport oxygen from the lungs to the rest of the body. If the oxygen needed is not enough, it will result in difficulty concentrating so that learning achievement decreases.
PRAKTIK PENDIDIKAN MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI SISWI SMP/MTs Wahida Yuliana; Retno Hastri RR; Agustina Widayati
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 3: JULY 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i3.220

Abstract

Pure and healthy living behaviors must be instilled from an early age, including menstrual hygiene management (MHM), which should be introduced to adolescent girls from a young age, even before they menstruate. This activity will provide many positive benefits in the future. The purpose of this study was to evaluate the practice of reproductive education related to menstrual hygiene management among middle school adolescents in the Zainul Hasan Islamic Boarding School environment, Probolinggo Regency. A cross-sectional study was conducted with a sample of 198 female adolescent students selected using stratified random sampling method. Data were collected using a questionnaire in the form of a Google form distributed online; after data processing, it was continued with descriptive analysis with SPSS version 26. The results showed that 45% of middle school students had good knowledge about maintaining hygiene during menstruation. 62% of those with good knowledge obtained MHM information from school and 25% from family. The average age of participants was 14 years (SD = 0.8). Research findings show that there are middle school students who have low levels of MHM knowledge and this makes it important for schools to collaborate with midwives to continuously provide MHM education to adolescents in addition to other health education as a form of behavioral intervention.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri melalui Pendekatan Komunikasi dan Psikologi untuk Pencegahan Anemia Narsih, Umi; Widayati, Agustina
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 02 (2025): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2025.6.02.321-329

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri, terutama di negara berkembang, akibat menstruasi, peningkatan kebutuhan zat besi, serta pola diet yang kurang tepat. Kondisi ini juga ditemukan pada siswi SMAU BPPT Zainul Hasan Probolinggo sebagai mitra pengabdian. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia melalui pendekatan komunikasi dan psikologi. Metode yang digunakan meliputi penyampaian informasi akurat, diskusi interaktif, dan teknik psikologis untuk membangun motivasi. Sebanyak 63 siswi berpartisipasi aktif dalam setiap sesi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 36,19% serta adanya perubahan sikap lebih positif terhadap pencegahan anemia. Program ini berdampak pada terbentuknya lingkungan belajar yang mendukung keterbukaan dalam membahas kekhawatiran, kesalahpahaman, dan kebiasaan makan, sehingga memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan risiko anemia pada remaja putri.
Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan Sayyaroh; Agustina Widayati; Yessy Nur Endah Sary
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan usaha untuk menjadikan seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu dengan menyuntikkan vaksin. Vaksin merupakan kuman hidup yang dilemahkan atau kuman mati atau zat yang bila dimasukkan ke tubuh menimbulkan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis adanya Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Di Kelurahan Patokan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian retropektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang lahir pada bulan Januari-Juni tahun 2022 sebanyak 48 bayi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua populasi dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah catatan buku KIA. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan mengikuti posyandu dan melihat catatan buku KIA. Analisis data yang diginakan adalah analisis bivariat dan analisis bivariat. Hasil berdasarkan hasil uji statistik chi-squaredidapatkan p-value sebesar 0.000 dimana hasil p-value<α = 0,05, yang berarti bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap di Kelurahan Patokan. Kesimpulan ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Di Kelurahan Patokan.
Pengaruh Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) terhadap Kematian Neonatal Rohmatin, Homsiatur; Widayati, Agustina
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 2 No. 1 (2018): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v2i1.95

Abstract

 Abstrak Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan program pemerintah dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Angka kematian bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi dimana Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu penyumbang tertinggi. P4K merupakan tanggung jawab bidan, ibu hamil, suami, dan keluarga. Masih tingginya kematian neonatal di Kabupaten Probolinggo, diduga karena kurangnya peran aktif ibu, suami, dan keluarga dalam penerapan P4K. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan P4K terhadap kematian neonatal di Kabupaten Probolinggo. Rancang bangun penelitian adalah crossectional dengan populasi seluruh ibu yang mempunyai bayi lahir hidup atau mati (usia 0-28 hari) yang mendapatkan stiker P4K. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Sampel penelitian ini adalah sebagian ibu yang mempunyai bayi lahir hidup atau mati (usia 0-28 hari) yang mendapatkan stiker P4K. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Uunivariat, bivariat dan multivariat digunakan dalam menganalisis data. Hasil penelitian menginformasikan sebagian besar ibu, suami, dan keluarga kurang berperan aktif. Sehingga ada pengaruh penerapan P4K terhadap kematian neonatal. Untuk itu, diperlukan peran aktif kader posyandu dalam memotivasi dan mendampingi ibu, suami dan keluarga dalam penerapan P4K sebagai upaya menurunkan kematian neonatal.  Kata kunci  : P4K, kematian neonatal, stiker  Abstract           The Maternity and Complication Prevention Planning Program (P4K) is a government program in reducing maternal and newborn mortality. The infant mortality rate (IMR) in Indonesia is still high where Probolinggo District is one of the highest contributors. P4K is the responsibility of midwives, pregnant women, husbands and families. The high neonatal mortality rate in Probolinggo Regency is allegedly due to the lack of active role of mothers, husbands, and families in implementing P4K. This study aimed to analyze the effect of P4K application on neonatal mortality in Probolinggo District. The research design was cross-sectional with the population of all mothers who had live or dead babies (aged 0-28 days) who received P4K stickers. The sampling technique used accidental sampling. The sample of this study was that some mothers who have babies born alive or dead (age 0-28 days) who got P4K stickers. Data collection used questionnaires and interviews. Univariate, bivariate and multivariate were used to analyze the data. The results of the study informed that most mothers, husbands, and families were less active. Therefore, there was an effect of applying P4K to neonatal mortality. It is suggested for posyandu cadres to have an active role in motivating and assisting mothers, husbands and families in implementing P4K as an effort to reduce neonatal mortality.Keywords    : P4K, neonatal mortality, sticker
Effects of Red Fruit (Pandanus conoideus Lam) Oil on Malondialdehyde Level and Spermatozoa Quality in Mice (Mus musculus) Exposed to Monosodium Glutamate Agustina, Widayati; Widjiati, Widjiati; Hayati, Alfiah
Folia Medica Indonesiana Vol. 54, No. 2
Publisher : Folia Medica Indonesiana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effects of red fruit (Pandanus conoideus Lam) oil on MDA levels and spermatozoa quality in mice (Mus musculus) exposed to MSG. The quality includes motility, viability, concentration, and morphology of spermatozoa. This experimental study used randomized post-test only control group design. The subjects of this study were 25 mice (Mus musculus), divided into 5 groups (5 mice per group). K- group received distilled water for 35 days. K+ group received 4 mg/g BW MSG for 21 days. P1, P2, and P3 treatment groups received 4 mg/g BW MSG for 21 days and 0.02; 0.04; 0.08 ml/g BW red fruit oil, respectively, from day 22 to 35. The results showed that mean spermatozoa morphology in K-, K+, P1, P2, P3 groups were as follows: 0.86; 0.56; 0.67; 0.61; and 0.87 (%). The spermatozoa concentrations were sequentially as follows: 21; 10; 15; 32,8,19 (107 cells/ml). The spermatozoa's vitalities were as follows: 0,64; 0,14; 0,24; P2: 0.36; 0.68 (%). MDA levels were respectively: 0.29; 0.60; 0.35; 0.23; and 0.19 (nm). As a conclusion, testicular MDA levels in mice exposed to MSG and given with red fruit oil were lower than those in mice exposed to MSG without receiving red fruit oil. The quality of spermatozoa in mice exposed to MSG and receiving red fruit oil was higher than that of mice exposed to MSG without being given with red fruit oil.