Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Efektivitas Metode Intiqaiyyah dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Orang Tua Non-Arabic Speaker Achmad Rizaldi Fernanda; Faisal Hendra
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2026): (Juni) Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v4i2.2897

Abstract

Arabic language instruction for adult non-native speakers presents a complex challenge in the field of language education, particularly regarding the mastery of four fundamental skills: listening (maharah al-istima’), speaking (maharah al-kalam), reading (maharah al-qira’ah), and writing (maharah al-kitabah). This study aims to analyze the effectiveness of the Intiqaiyyah method—a progressive and adaptive approach—in enhancing the Arabic language proficiency of adult learners. The study employs a qualitative descriptive approach utilizing in-depth interviews, participant observation, and periodic evaluations involving fifteen adult Arabic language students aged 35 to 55. Data were analyzed using thematic analysis with an inductive approach. The results indicate that the Intiqaiyyah method effectively improved comprehension and understanding of basic sentence structures in 80% of participants, increased active participation in Arabic communication by 65%, and enabled 75% of participants to read simple texts while 70% achieved basic communication skills. However, the study also identified several obstacles, including limited time for independent study, a lack of structured teaching materials, and a high dependency of learning success on instructor competence. Based on these findings, the study recommends the development of Intiqaiyyah-based teaching materials, the strengthening of learning support systems via digital media, and the enhancement of instructor competence to ensure the method can be applied more optimally in adult Arabic language education.
Metode Bernyanyi (At-Thariqah al-Ghina’iyyah) dalam Menanamkan Konsep Angka Bahasa Arab secara Holistik pada Siswa SD Praja Pramudyaningsih; Faisal Hendra
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e2zmwk06

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the singing method (At-Thariqah al-Ghina’iyyah) in teaching the concept of Arabic numerals holistically to elementary school students. This research employed a qualitative approach using a library research design. Data were collected through documentation studies of scholarly journals, books, and previous research related to the singing method, Arabic language learning, and holistic education. The data were analyzed using content analysis to identify, examine, and synthesize findings from relevant literature. The results indicate that the singing method is effective in improving students' understanding, memory retention, learning motivation, and interest in Arabic numerals. The integration of music, rhythm, and movement in the learning process enhances students' cognitive, affective, and psychomotor development. Furthermore, this method creates an active, enjoyable, and meaningful learning environment, thereby supporting more effective Arabic language learning at the elementary school level.
Penerapan Metode Tilawati Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Pada Siswa Kelas III Madrasah Ummahatul Muslimat Sumayyah Sumayyah; Faisal Hendra
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2661

Abstract

Banyak siswa madrasah masih kesulitan membaca Al-Qur’an dengan lancar dan benar sesuai kaidah tajwid. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah Metode Tilawati dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas III di Madrasah Ummahatul Muslimat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Data dikumpulkan melalui tes lisan, observasi, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Tilawati berhasil meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 58,5 pada pra-siklus, menjadi 72,1 pada siklus I, dan mencapai 83,0 pada siklus II. Persentase siswa yang tuntas naik dari 14,3% menjadi 85,7%. Peningkatan ini terjadi karena Metode Tilawati menggunakan cara belajar yang berulang dan terstruktur, yaitu membaca bersama dengan irama, lalu latihan membaca satu per satu di depan guru. Metode ini terbukti efektif dan dapat dijadikan pilihan dalam pembelajaran Al-Qur’an di madrasah.
Pentingnya Permainan Edukatif pada Metode Qiroah dalam Pembelajaran Bahasa Arab Nabiila Tunnisa; Faisal Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9731

Abstract

Bahasa Arab memiliki peran penting dalam kehidupan umat Islam karena menjadi bahasa utama dalam Al-Qur’an, hadis, dan berbagai literatur keislaman. Namun, pembelajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan nonformal, seperti Majelis Ta’lim, masih menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi belajar dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Kondisi ini menuntut adanya inovasi metode pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran permainan edukatif dalam penerapan metode Qiro’ah pada pembelajaran bahasa Arab di Majelis Ta’lim Al-Husaini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipatif. Observasi dilakukan pada dua kali pertemuan terhadap 15 santri yang setara dengan siswa kelas III hingga V Sekolah Dasar. Fokus pengamatan diarahkan pada aktivitas belajar, respons peserta didik, dan dampak penggunaan permainan edukatif terhadap pembelajaran bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan susun huruf yang dipadukan dengan metode Qiro’ah mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan partisipatif. Santri terlihat lebih antusias mengikuti pembelajaran, lebih berani berinteraksi, serta menunjukkan peningkatan keterlibatan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, permainan edukatif juga membantu pengampu mengidentifikasi kemampuan santri dalam mengenali, menyusun, dan membaca huruf hijaiyyah serta menguasai kosakata bahasa Arab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan edukatif menjadi bagian penting dalam pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca bahasa Arab melalui metode Qiro’ah di lembaga pendidikan nonformal.
Perspektif Pengajar Dalam Implementasi Metode Maharah Qiro'ah Bagi Kru Garuda Indonesia Rute Timur Tengah Dinnan Nadiyatul Fairuz; Faisal Hendra
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v4i2.6422

Abstract

This study examines the implementation of teaching methods for Arabic reading skills (maharah qiro’ah) from the perspective of instructors in a training program for Garuda Indonesia crew members serving Middle Eastern routes. In this context, maharah qiro’ah encompasses the ability to read, comprehend, and accurately pronounce Arabic-language announcements and safety instructions. The study employs a descriptive qualitative approach, utilizing in-depth interviews with program instructors to uncover the strategies, challenges, and solutions involved in teaching Arabic for aviation-related professional purposes. Data were analyzed thematically to identify patterns in teaching practices. The findings indicate that instructors utilize a combination of direct, audio-lingual, communicative, and drill methods tailored to the specific needs of flight crew, with an emphasis on pronunciation accuracy and mastery of aviation-specific vocabulary. Approximately 70% of participants demonstrated significant improvement in their ability to read and pronounce Arabic texts following the program. Key challenges faced by instructors included the diversity of participants' backgrounds and initial proficiency levels, as well as the constraints of an intensive training schedule. This study offers conceptual and practical contributions to the development of Arabic teaching methodologies for specific purposes, particularly within the international aviation industry.