Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pijat Oksitosin pada Ibu Postpartum Primipara terhadap Produksi ASI dan Kadar Hormon Oksitosin Nove Lestari
Journal of Ners and Midwifery Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v4i2.ART.p120-124

Abstract

Produksi ASI yang kurang akan mengganggu proses menyusui, yang menjadi salah satu faktor penyebab ibu tidak menyusui secara eksklusif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI dan kadar hormon oksitosin ibu post partum. Desain pada penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum primipara masa laktasi 4-11 hari di wilayah kerja Puskesmas bendo. Sebanyak 16 responden dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok pembanding. Teknik pengambilan ampel menggunakan Probability Sampling tipe Simple Random Sampling. Terdapat variabel independen (pijat oksitosin) dan variabel dependen (produksi ASI dan kadar hormon oksitosin). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara dan lembar observasi kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney test didapatkan nilai U sebesar 8.000 dengan p-value = 0.003 p-value tersebut dibandingkan α = 0.05 maka p-value<α,sehingga disimpulkan bahwa H0ditolak atau ada perbedaan produksi ASI dan kadar hormon oksitosin antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. Pijat oksitosin tersebut direkomendasikan kepada perawat untuk mengaplikasikan selain perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI ibu post partum yang memiliki produksi ASI kurang.
EDUKASI KESEHATAN REPODUKSI PADA REMAJA Widyasih Sunaringtyas; Nove Lestari; Enur Nurhayati Muchsin; Ariani Sulistyorini
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.4185

Abstract

Remaja pertengahan mengalami perubahan fisik yang semakin sempurna. Pada tahap ini remaja mulai mencari identitas diri, timbul keinginan untuk berkencan dengan lawan jenis, berkhayal tentang aktifitas sex. Selain itu cenderung berperilaku agresif yang ditandai dengan emosi berlebih dalam merespon kejadian. Perubahan fisik maupun emosi remaja memerlukan edukasi yang benar dan sesuai tahap perkembanganya agar remaja mempunyai pemahaman yang benar tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reprodukasi di SMAN 1 Plosoklaten. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode edukasi tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksakanan pada tanggal 9-12 Maret 2026 di SMAN 1 Plosoklaten Kediri, dengan jumlah 40 orang remaja. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui peningkatan pemahaman menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan persentase. Kegiatan ini menjelaskan tentang perubahan sistem reproduksi, SADARI, Kebersihan sistem reproduksi, resiko sex bebas dan pernikahan usia dini. Metode yang digunakan untuk edukasi pemaparan materi dan simulasi. Untuk evaluasi dilakukan menggunakan google form. Hasil pemahaman sebelum edukasi menunjukkan nilai rata-rata 62,5 dan setelah dilakukan edukasi, hampir seluruhnya menunjukkan nilai baik, dengan rata rata 87, 6. Edukasi ini penting dilakukan secara konsisten agar setiap siswa siswi dapat menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah perilaku negatf tentang sexual, baik oleh guru yang berkaitan dengan bidang ilmu atau PIC R.
Stres Mahasiswa Yang Mengikuti Organisasi Mahasiswa Di STIKES Karya Husada Kediri Nove Lestari; Vela Purnamasari; Junanto Waldyansyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 7 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i7.2281

Abstract

Mahasiswa seringkali dihadapkan pada berbagai tekanan yang dapat memicu stres, seperti beban akademik, jadwal perkuliahan yang padat, masalah keuangan, tekanan sosial, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan organisasi. Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap perilaku, kesehatan mental, dan kesejahteraan mahasiswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada mahasiswa yang mengikuti organisasi mahasiswa (ORMAWA) di STIKES Karya Husada Kediri. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan populasi dan sampel sebanyak 70 mahasiswa aktif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 19 April - 30 Mei 2025. Tempat penelitian di STIKES Karya Husada Kediri menggunakan Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner DASS-42, dan analisisa data dilakukan dengan rumus persentase yang kemudian diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden mengalami stres dalam kategori normal 29 responden (41%), hampir setengah dari responden mengalami stres dalam kategori ringan 19 responden (27%), dan hampir setengah dari responden mengalami stres dalam kategori sedang 22 responden (31%). Tingkat stres pada mahasiswa yang mengikuti organisasi mahasiswa dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi usia, jenis kelamin, jurusan atau program studi, jenis ORMAWA yang diikuti, jabatan dalam organisasi, lama berorganisasi, semester, frekuensi keikutsertaan dalam kegiatan organisasi, serta pernah mendapat informasi tentang penanganan stres. Disarankan mahasiswa yang mengalami stres diharapkan beradaptasi dengan lingkungan yang dialami serta dapat mengukur kemampuanaktivitas sesuai toleransi, tetap perlu menjaga kesehatan dan cara mengatasinya dengan baik.
Strategi Dukungan Psikososial Ibu: Penguatan Peran Ayah Dalam Persiapan Dan Pendampingan Persalinan Dewi Taurisiawati Rahayu; Dwi Ertiana; Laviana Nita L; Wuri Widi Astuti; Linda A.M; Dina Zakiyatul F; Nove Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2089

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan peristiwa fisiologis yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik ibu, tetapi juga pada aspek psikologis dan sosial. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada calon ayah dalam mendampingi ibu menghadapi persalinan. Metode Kegiatan ini dibagi dalam dua tahap melalui media komunikasi yang menampilkan presentasi power point persiapan ayah. Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah ibu hamil trimester III dan suami di Puskesmas Perawatan Wamsisi Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan. Hasil pada kegiatan pengabdian ini didapatkan hasil pre-test responden yang berpengetahuan baik yaitu 16 orang (40%) dan responden berpengetahuan cukup sebanyak yaitu 24 orang (60%). Setelah kegiatan ini diharapkan relaksasi nafas bisa membantu ibu hamil dalam menghadapi persalinan
Pengenalan & Edukasi Tentang Peningkatan Kemampuan Keluarga Dalam Perawatan Pasien Krisis Hipertensi Di Rumah Melalui Pendekatan “Family Support Education” Di UPTD Puskesmas Gurah Kabupaten Kediri Vela Purnamasari; Wahyu Tanoto; Neny Triana; Nove Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2090

Abstract

Krisis hipertensi merupakan akibat dari hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik, ditandai dengan tekanan darah yang sangat tinggi sehingga diperlukan pertolongan awal serta perawatan untuk mengontrol tekanan darah dengan cara penatalaksanaan farmakologis maupun non farmakologis. Penatalaksanaan non farmakologis dengan cara modifikasi gaya hidup dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Penerapan pola hidup yang sehat pada pasien krisis hipertensi sangat dipengarungi oleh support yang diberikan oleh keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengenalan dan edukasi pada keluarga tentang pentingnya family support education sebagai upaya meningkat kemampuan keluarga dalam perawatan pasien krisis hipertensi dirumah melalui pengenalan dan edukasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan dengan melibatkan 25 keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat krisis hipertensi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dalam 2 sesi yakni : pengenalan dan edukasi tentang family support education dan sesi diskusi dan Tanya jawab hasil dari kuesioner yang telah di isi oleh responden. Hasil kegiatan pengabdian adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan keluarga dalam memahami tentang perawatan pasien krisis hipertensi di rumah dengan pendekatan family support education yakni dari sebagian (50%) dalam kategori kurang (sebelum kegiatan) meningkat menjadi hampir seluruhnya (80%) dalam kategori baik. Edukasi dan pengenalan dapat meningkatkan pemahaman keluarga tentang modifikasi gaya hidup dan tata cara perawatan anggota keluarga dengan krisis hipertensi dirumah. Metode pengenalan dan edukasi dapat dijadikan sebagai salah satu media penyampaian informasi dalam peningkatan kemampuan keluarga dalam perawatan pasien krisis hipertensi dirumah
Evaluasi Efektivitas PDRN Cream dalam Perbaikan Elastisitas Kulit dan Proses Penyembuhan Luka dengan Mempertimbangkan Aspek Yuridis Uji Klinis di Indonesia Nove Lestari
Equality: Law and Social Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas krim Polydeoxyribonucleotide (PDRN) dalam meningkatkan elastisitas kulit dan mempercepat proses penyembuhan luka, dengan mempertimbangkan aspek yuridis uji klinis di Indonesia. PDRN, senyawa bioaktif yang dikenal merangsang regenerasi jaringan, diuji melalui uji klinis terkontrol pada subjek dengan kondisi kulit yang membutuhkan perbaikan elastisitas atau penyembuhan luka. Penelitian menggunakan desain eksperimental acak dengan kelompok kontrol plasebo, melibatkan 100 partisipan selama 12 minggu. Parameter yang diukur meliputi elastisitas kulit (diukur dengan cutometer), tingkat penyembuhan luka (skala klinis), dan efek samping. Hasil menunjukkan bahwa krim PDRN secara signifikan meningkatkan elastisitas kulit sebesar 25% (p<0,05) dan mempercepat penyembuhan luka hingga 30% dibandingkan kelompok plasebo. Dari aspek yuridis, uji klinis mematuhi regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta pedoman etik Komisi Etik Penelitian Kesehatan. Tidak ada pelanggaran hukum atau etika yang ditemukan selama proses uji klinis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa krim PDRN efektif dan aman untuk perbaikan kulit, dengan kepatuhan penuh terhadap regulasi di Indonesia, memberikan landasan kuat untuk aplikasi klinis lebih lanjut.
Gambaran Self Management Pasien Beresiko Stroke Dengan Pendekatan Teori Konservasi Myra Estrin Levine Di Wilayah Dukuh Tempuran Dusun Cangkring Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Vela Purnamasari; Nove Lestari; Dewi Retno Asmaul Nafita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2091

Abstract

Penyakit – penyakit seperti hiperkolesterol, hiperglikemi, hipertensi, asam urat tinggi, kebiasaan merokok, penyakit jantung dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke. Apabila pasien mengeluh dengan kondisi tersebut mengakibatkan penurunan fungsi tubuh yang signifikan. Dengan kondisi tersebut perlunya self management pada penderita stroke untuk melakukan perawatan diri mandiri agar dapat mempertahankan kesehatan dan mencegah komplikasi pasien berisiko stroke. Kondisi ini sesuai dengan teori konservasi Myra Estrin Levine bertujuan menjaga konservasi energi, integritas struktural, pribadi, dan sosial. Penelitian bertujuan mengidentifikasi gambaran self management pasien berisiko stroke dengan pendekatan teori konservasi Myra Estrin Levine. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan populasi dan sampel seluruh pasien berisiko stroke di Posyandu Lansia Dukuh Tempuran Dusun Cangkring, Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, sebanyak 35 responden diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan di wilayah Posyandu Lansia pada bulan april 2025. Variabel penelitian adalah self management pasien berisiko stroke dengan instrumen kuesioner. Data dianalisis menggunakan rumus persentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden, sebagian besar yaitu 22 responden (63%) memiliki self management cukup, hampir setengah yaitu 12 responden (34%) memiliki self management baik, dan sebagian kecil yaitu 1 responden (3%) memiliki self management kurang. Self management pasien berisiko stroke dipengaruhi faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, status pernikahan, keberadaan orang terdekat di rumah, keaktifan dalam posyandu lansia, serta paparan informasi tentang manajemen diri. Hasil penelitian diharapkan menjadi informasi bagi pasien berisiko stroke dalam meningkatkan manajemen diri, serta referensi bagi tenaga kesehatan dan institusi pendidikan dalam penerapan teori konservasi Myra Estrin Levine. Responden diharapkan menerapkan pola hidup sehat seperti makan bergizi, rutin berolahraga, dan menghindari merokok untuk menurunkan risiko komplikasi stroke.