Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : EGALITA

MEMBANGUN PENDIDIKAN RAMAH ANAK DALAM KELUARGA DI ERA PANDEMI COVID-19 Laily Fitriani; Sri Bintang Gelang
EGALITA Vol 15, No 1 (2020): June
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/egalita.v15i1.10117

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan tentang pentingnya pendidikan ramah anak dalam keluarga. Maraknya kekerasan dalam keluarga pada anak membuat perlu adanya penguatan-penguatan dalam keluarga untuk membangun pendidikan ramah anak dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada era pandemi Covid-19 saat ini. Era pandemi Covid-19 telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam pertumbuhan berbagai sektor kehidupan, baik dari segi ekonomi, kesehatan, sosial, politik, dan tak terkecuali pendidikan. Berdasarkan ketentuan pemerintah yang mengalihkan pendidikan dari sekolah ke rumah ternyata banyak memunculkan berbagai problemantika bagi anak dan keluarga. Orang tua yang pada awalnya kurang perhatian dalam pendidikan anak, selama masa pandemi Covid-19 wajib memberikan pengasuhan sekaligus pendidikan yang optimal kepada anak. Memberikan pendidikan ramah anak sejak dini secara terus menerus dapat menanamkan perilaku positif anak dalam hidupnya. Sehingga akan lahir generasi ramah anak dalam pribadi anak sekaligus memutus mata rantai kekerasan pada anak, sebab pendidikan dengan kekerasan akan memberikan dampak pada fase tumbuh kembang anak dan fase kehidupan anak dari remaja dan dewasanya. Pendidikan ramah anak di keluarga dapat dilakukan dengan: 1) Penerapan komunikasi yang berimbang antara orang tua dan anak; 2) Penerapan disiplin anti kekerasan; dan 3) Penerapan pembentukan karakter positif pada anak.
PELATIHAN PENULISAN CERITA PENDEK BERKEADILAN GENDER DI MADRASAH ALIYAH AL HIDAYAH KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG Galuh Nur Rohmah; Laily Fitriani; Vita Nur Santi
EGALITA Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.67 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v10i1.8940

Abstract

Dewasa ini beberapa ahli dan praktisi pendidikan juga telah memberikan gagasan tentang peran karya sastra dalam pendidikan karakter anak. Tak dipungkiri lagi bahwa karya sastra memilki peran penting dalam dunia pendidikan.  Cerita pendek sebagai salah satu bentuk karya sastra dalam wilayah kepenulisan kreatif bisa dijadikan media bagi pembelajaran keadilan dan kesetaraan gender di kalangan remaja dan juga anak-anak. Remaja saat ini sudah mengenal bacaan-bacaan fiksi berupa cerita pendek, cerita bersambung, novel bahkan cerita bergambar atau komik. Sementara itu, tidak dipungkiri bahwa sebuah karya, sebuah cerita khususnya, tidak lepas dari latar belakang penulisnya.    Penelitian ini mengambil lokasi di Madrasah Aliyah Al Hidayah Desa Wajak, Kecamatan Wajak,  Kabupaten Malang sebagai lokusnya. Dan hasil dari penelitian ini adalahterjadi perubahan pada siswa setelah dilakukan pendampingan; 1) siswa memiliki pengetahuan dan informasi tentang gender dan aspek-aspeknya, 2) perubahan pola pikir untuk memperlakukan secara adil dan setara antara laki-laki dan perempuan baik itu di rumah, di sekolah, dan di lingkungan sekitar, dan 3) siswa mampu meletakkan isu keadilan gender dalam cerita pendeknya.Kata Kunci: cerita pendek, berkeadilan gender, pendidikan