Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) TERHADAP Escherichia coli Hayati, Inayah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v10i2.482

Abstract

Tanaman kayu manis (Cinnamomum burmannii) merupakan tanaman rempah yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pengobatan herbal. Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui zona hambat ekstrak daun kayu manis terhadap bakteri Escherichia coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan desain post-test only control group design dengan menggunakan metode modifikasi Kirby-Bauer dengan 7 perlakuan: 0% (kontrol negatif), kontrol positif (Ciprofloxxacin),  konsentrasi ekstrak daun kayu manis 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%.  Hasil penelitian menunjukan ekstrak daun kayu manis dengan konsentrasi 20% zona hambat 7,6±0,58 mm, 40% zona hambat 9,3±0,58 mm, 60% zona hambat 11,6±1,53 mm, 80% zona hambat 17±1,00 mm dan pada konsentrasi 100% menghasilkan zona hambat yang paling besar yaitu 21,3±1,53 mm, sedangkan pada kontrol positif menghasilkan zona hambat 25±0,00 mm, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kayu manis (Cinnamomum burmannii) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
UJI DAYA TOLAK LALAT RUMAH (Musca Domestica) TERHADAP EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L) Hayati, Inayah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v10i1.446

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) dapat menyebabkan penyakit secara tidak langsung karena berperan sebagai vektor mekanik yang menyebabkan penyakit seperti diare, demam tifoid, Amoebiasis, dan helminthiasis.  Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui  daya tolak ekstrak biji pepaya (Carica papaya L terhadap lalat rumah (Musca domestica). Jenis penelitian ini adalah experimental laboratorik yang dilakukan di laboratorium Biologi FMIPA Universitas Bengkulu. Sampel dalam penelitian ini  adalah ekstrak biji pepaya (Carica papaya L) konsentrasi 3%, 5%, dan 7% dengan hewan uji yaitu lalat dewasa Musca domestica sebanyak 180 ekor . Ekstrak biji pepaya (Carica papaya L) berpotensi sebagai repellent lalat rumah dengan konsentrasi 7% yang mana rata-rata daya tolak  77,77%. Pada konsentrasi 5% daya tolak 66,66% dan pada konsentrasi 3% daya tolak yaitu 40,00%. Hasil penelitian ini diharapkan Ekstrak biji pepaya (Carica papaya L) dapat menjadi suatu alternatif pengendalian Musca domestica sebagai insektisida nabati yang ramah lingkungan.
UJI BAKTERIOLOGIS AIR RENDAMAN TAHU PUTIH DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER Hayati, Inayah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v11i1.542

Abstract

Cemaran bakteri pada tahu dapat bersumber melalui bahan baku yaitu  kedelai, air perendaman, lingkungan produksi dan pekerja. Secara mikrobiologis, keberadaan bakteri Coliform dapat digunakan sebagai indikator adanya cemaran terhadap air dan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kualitas bakteriologis air rendaman tahu putih yang digunakan industri pabrik tahu di kota Bengkulu dengan metode Most Probable Number. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Bakteriologi Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu pada bulan Mei 2023 dengan jumlah sampel 4 air rendaman tahu dari  pabrik di Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada 4 sampel air rendaman tahun dari pabrik didapatkan hasil terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli dengan nilai indeks MPN ?1898. Hal ini menunjukan bahwa air rendaman tahu tidak memenuhi persyaratan secara bakteriologis.Kata kunci : Tahu, Coliform, MPN
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN PEDIKULOSIS CAPITIS PADA SISWI MTs JA-ALHAQ KOTA BENGKULU Hayati, Inayah; Nabila, Enda; Puspitasari, Septi
Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52674/jkikt.v7i2.274

Abstract

Penelitian bersifat cross-sectional ini melibatkan 67 siswi kelas VIII MTS Ja-alhaq sebagai sampel. Tujuannya menganalisis keterkaitan antara personal hygiene dan infeksi pedikulosis capitis pada siswi MTS Ja-alhaq di Kota Bengkulu. Pediculus humanus capitis merupakan parasit penyebab infeksi pada kulit kepala dan rambut yang dikenal sebagai pedikulosis capitis. Hasil penelitian memperlihatkan sebanyak 44 siswi (65.7%) terinfeksi Pediculosis capitis dan 23 (34.3%) tidak ditemukan Pediculus humanus capitis pada rambut kepala. Uji chi-square (Pearson chi-square) mengungkapkan korelasi signifikan antara personal hygiene dan pedikulosis capitis, dengan nilai ρ = 0,000 < 0,05. Sebanyak 16 responden (23,9%) memperlihatkan personal hygiene baik, sedangkan 51 responden (76,1%) memiliki personal hygiene buruk. Dengan demikian, terdapat korelasi yang signifikan antara personal hygiene dan infeksi pedikulosis capitis.
PELATIHAN TEKNIK PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH DAN SKRINING ANEMIA (Hb) PADA SISWA SMAN 11 KOTA BENGKULU Suryani, Lilis; Puspitasari, Septi; Hayati, Inayah; Bahar, Mardiyansyah; Hepiyansori; Yurman
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.237

Abstract

Pemeriksaan golongan darah dilakukan dengan cara mencampurkan darah dengan serum anti A, anti B, dan anti AB serta Anti D untuk mendeteksi adanya antigen di permukaan sel darah merah. Masalah gizi yang paling umum dan sulit diatasi secara global yaitu anemia. Deteksi anemia dapat dilakukan dengan melakukan skrining pemeriksaan hemoglobin secara berkala. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan dan edukasi tentang teknik pemeriksaan golongan darah dan sciring anemia dengan melakukan pemeriksaan hemoglobin pada siswa SMAN 11 Kota Bengkulu. Metode kegiatan berupa ceramah dan pelatihan langsung mengenai teknik pemeriksaan golongan darah dan skrining anemia (Hb). Pelatihan mengenai Teknik Pemeriksaan golongan darah diikuti oleh 74 orang siswa, dimana didapat golongan darah A sebanyak 23 orang, golongan darah B sebanyak 24 orang, golongan darah AB sebanyak 6 orang, dan golongan darah O sebanyak 21 orang. Skrining anemia (Hb) diikuti oleh siswi sebanyak 22 orang dengan kadar Hb normal. Pelatihan ini berlangsung lebih kurang 120 menit yang diikuti oleh peserta dengan tertib dan peserta menyimak dan mempraktikkan apa yang disampaikan oleh pemateri. Antusiasnya peserta dibuktikan di sesi pertanyaan siswa mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan yang berkaitan dengan pemeriksaan golongan darah dan hemoglobin. Setelah mengikuti Pelatihan Teknik pemeriksaan golongan darah dan skrining anemia (hb) siswa siswi SMAN 11 Kota Bengkulu dapat melakukan pemeriksaan golongan darah dan pemeriksaan Hb dengan baik dan hasil yang tepat. Peserta juga telah mengetahui golongan darahnya masing-masing.