Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN RASIO KEUANGAN DALAM MENENTUKAN RETURN ON INVESTMENT PADA PERUSAHAAN SEKTOR RETAIL DI INDONESIA Fauzan Yusuf Effendi; Reza Widhar Pahlevi
Journal Competency of Business Vol. 10 No. 1 (2026): Journal Competency of Business
Publisher : Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/jcob.v10i1.3882

Abstract

Sektor ritel Indonesia melewati periode 2021–2025 dalam kondisi penuh guncangan, mulai dari pemulihan pascapandemi, pelemahan daya beli masyarakat, hingga perpindahan pola belanja ke kanal digital. Situasi tersebut menuntut kejelasan mengenai rasio keuangan mana yang sesungguhnya menentukan tingkat pengembalian investasi. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Cash Ratio, Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover terhadap Return on Investment pada emiten ritel yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan menggunakan data sekunder laporan keuangan delapan perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling, sehingga diperoleh 38 observasi yang dianalisis dengan regresi linear berganda beserta rangkaian uji asumsi klasik. Hasil pengujian memperlihatkan keempat rasio secara serentak mampu menjelaskan 93,4% pergerakan pengembalian investasi. Secara parsial, margin laba bersih berpengaruh positif sekaligus paling dominan, rasio kas berpengaruh negatif, perputaran aset berpengaruh negatif di luar dugaan, sedangkan struktur utang tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa mutu margin jauh lebih menentukan daripada kecepatan perputaran penjualan. Manajemen ritel disarankan menghindari penumpukan kas menganggur serta mengendalikan strategi obral agar profitabilitas tidak tergerus.
Pengaruh Pemasaran Digital terhadap Keputusan Pembelian: Studi Pada Konsumen Produk Skintific Septi Azizah; Reza Widhar Pahlevi
Journal Competency of Business Vol. 10 No. 1 (2026): Journal Competency of Business
Publisher : Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/jcob.v10i1.3873

Abstract

Perkembangan industri skincare di Indonesia mendorong bisnis untuk menerapkan strategi pemasaran yang dapat memengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pengaruh Influencer Marketing, eWOM, dan Kepercayaan terhadap Keputusan Pembelian produk scientific pada mahasiswi PTS Yogyakarta. Metode yang diterapkan yaitu survei kuantitatif. Kuisioner dibagikan kepada 147 orang yang berpartisipasi dalam penelitian, selanjutnya dipilih melalui metode purposive sampling. Responden penelitian merupakan mahasiswi PTS Yogyakarta yang pernah membeli produk Skintific. Analisis data dilakukan menggunakan Teknik regrensi linier berganda yang diolah dengan IBM SPSS. Hasilnya mengemukakan jika Influencer Marketing tidak berdampak pada keputusan pembelian, sedangkan eWOM dan Kepercayaan berdampak positif dan signifikan pada Keputusan Pembelian. Berdasarkan hasil penelitian, eWOM dan kepercayaan merupakan factor yang berperan penting dalam meningkatkan Keputusan pembelian produk Skintific, sementara Influencer Marketing belum memberikan pengaruh signifikan.
Strategi Pengembangan Roti Manis Queen dengan Pendekatan Matriks Space Firdaus Anggoro Firmansyah; Reza Widhar Pahlevi
Journal of Economics, Business, Accounting and Management Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Economics, Business, Accounting and Management
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/58f6gx42

Abstract

This study aims to formulate an appropriate business development strategy for Roti Manis Queen, a micro-bakery MSME in Moyudan, Sleman, Yogyakarta. The study uses a descriptive qualitative approach with a case-study design. Data were obtained through active participant observation, semi-structured in-depth interviews, documentation, and literature study, with source and technique triangulation involving the owner, production employee, customers, supplier, and consignment outlet. Data were reduced through cross-case analysis and subsequently transformed into the input stage using IFAS and EFAS, followed by the matching stage using the SPACE Matrix. The findings show that the main internal strengths are consistency of distinctive taste and the use of premium ingredients without preservatives. Critical weaknesses include plain packaging, limited oven capacity and unstable temperature, irregular distribution, dependence on consignment channels, and incomplete business legality. Externally, the business has opportunities in the rural breakfast market, expansion of selling points, digital marketing, supplier support, and product-variety innovation, while facing raw-material price fluctuations, aggressive price competition, short shelf life, and supply uncertainty. The IFAS score is 2.66 and the EFAS score used in the strategic mapping is 2.92, placing Roti Manis Queen in the aggressive quadrant. The recommended direction is market penetration and product development supported by production modernization, legal compliance, supply-chain improvement, and visual branding.
ANALISIS PELUANG DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BASRENG DI ERA DIGITAL MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN BUSINESS MODEL CANVAS Mei Yola Natania; Alisha Della Ardhani; Reza Widhar Pahlevi
Jurnal Ekonomi & Manajemen Bisnis Vol 3 No 02 (2026): Jurnal Ekonomi & Manajemen Bisnis
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54622/jimbis.v3i02.880

Abstract

Perkembangan teknologi dan media digital memberikan peluang bagi pengembangan usaha makanan ringan di Indonesia, salah satunya adalah basreng (bakso goreng). Produk ini diminati oleh berbagai kalangan karena memiliki cita rasa gurih, harga terjangkau, dan praktis dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang serta strategi pengembangan usaha basreng di era digital. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan business plan. Data diperoleh melalui observasi terhadap tren makanan ringan, analisis kompetitor di media sosial dan marketplace, serta studi literatur mengenai kewirausahaan dan strategi pemasaran. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal usaha, kemudian disusun ke dalam Business Model Canvas (BMC) sebagai dasar perumusan strategi pengembangan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha basreng memiliki peluang pasar yang baik karena didukung tingginya minat masyarakat terhadap makanan ringan dan pemanfaatan digital marketing sebagai media promosi. Strategi pengembangan usaha dilakukan melalui inovasi produk, penggunaan kemasan yang menarik, optimalisasi media sosial, serta pengembangan sistem reseller untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan penerapan strategi tersebut, usaha basreng berpotensi berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing di era digital.