Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN APLIKASI LAYANAN TRANSAKSI PRODUK MEBEL STUDI KASUS: DESA LEILEM, SULAWESI UTARA Gilbert Limbengpiah; Christopel Hamonangan Simanjuntak; Stieven Netanel Rumokoy; Stenly Dodie
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 32, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v32i1p206-217

Abstract

Desa Leilem dikenal dengan desa industri mebel yang memproduksi bermacam-macam produk mebel untuk rumah, sekolah, kantor, tempat ibadah, hotel dan lain-lain. Dari hasil pengumpulan data yang penulis lakukan, terdapat 78 Industri mebel di desa leilem. Di desa leilem terdapat 463 kepala keluarga dan ada sekitar 246 kepala keluarga berprofesi sebagai tukang kayu atau pembuat mebel. Dalam proses pemesanan mebel di desa ini didapati masih menggunakan cara yang sederhana yaitu pelanggan mengunjungi tempat industri mebel tersebut dan melakukan pemesanan ditempat. Hal ini dapat menjadi sebuah kendala dalam hal jarak dan waktu saat melakukan pemesanan. Saat melakukan pemesanan tentu pelanggan harus terlebih dahulu mencari informasi letak tempat dan profil dari penjual yang akan mereka pilih sehingga menemukan penjual yang memproduksi mebel sesuai kriteria pelanggan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibutuhkan sebuah aplikasi layanan transaksi mebel berbasis web responsif yang didukung dengan sistem pemesanan yang mudah dimana pembeli bisa memesan produk mebel tanpa perlu bertemu langsung dengan penjual. Aplikasi juga menampilkan informasi mebel, jenis mebel serta kontak penjual untuk memudahkan pembeli dalam membeli. Pada aplikasi juga terdapat fitur pencarian lokasi penjual jika ada pembeli yang ingin melihat langsung toko penjual. Pada implementasinya, aplikasi dirancang dan dibangun melalui beberapa tahapan. Tahap awal ialah studi pustaka dimana pencarian literature dan data terkait penelitian. Selanjutnya ialah analisa kebutuhan dimana mencari kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi ini. Pada tahap desain, dirancang diagram konteks, DFD dan ERD sistem. Pada penelitian ini menghasilkan desain sistem yaitu 1 diagram konteks dimana terdapat 3 aktor dan 12 aliran data sistem. Pada rancangan DFD menghasilkan 2 diagram level 1 dan 1 diagram level 2. Pada desain ERD menghasilkan 1 diagram yang mengambarkan 7 entitas, 7 relasi dan 36 atribut yang terbagi pada tiap entitas. Aplikasi yang dibangun berbasis web yang mengikuti desain sistem yang telah dibuat. Aplikasi diuji dengan menggunakan blackbox dimana 13 form mendapatkan actual result berhasil atau telah berjalan sesuai dengan ekspektasi.
Desain Aplikasi Web Pemasaran Khusus Untuk UMKM Berdasarkan Aspek Softskill, Perspektif : Propinsi Sulawesi Utara Maya Munaiseche; Tineke Saroinsong; Jeanely Rangkang; Marike A.S. Kondoj; Hedy D. Rumambi; Stieven Netanel Rumokoy
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 32, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v32i1p218-232

Abstract

Teknologi telah terus berkembang mengikuti zamannya. Pada bagian pemanfaatan internet sebagai bagian dari pelengkap aktifitas hidup manusia, internet telah menyentuh berbagai kelompok masyarakat dalam bagian penggunanya. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan menggunakan fasilitas internet sebagai bagian dari media pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu aplikasi web pemasaran khusus untuk UMKM dengan mempertimbangkan aspek soft-skill pengelola. Sample data UMKM diambil di propinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan untuk mengetahui gambaran tentang pemahaman soft-skill dari pelaku UMKM, digunakan analisis deskriptif berdasarkan tanggapan responden. Hasil yang diperoleh dari data persepsi pelaku UMKM menunjukan responden 85% Baik. Berdasarkan data ini maka dibuatkan suatu aplikasi web pemasaran untuk digunakan bagi pelaku UMKM.
Pengembangan Metode Pembelajaran Mata Kuliah Sistem Distribusi Daya Listrik Berbasis Lingkungan Dengan Pendekatan Teknologi Stieven Netanel Rumokoy; Langlang Gumilar; Dezetty Monika
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v30i1p55-65

Abstract

Metode dalam mengajar untuk mencapai tujuan pemahaman terus berkembang. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi. Metode pembelajaran yang baik akan mempengaruhi pencapaian pembelajaran yang baik pula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan konsep pengembangan metode pembelajaran pada mata kuliah Sistem Distribusi Daya berbasis lingkungan dengan pendekatan teknologi. Dari hasil pelaksanaan, proses pengembangan metode pembelajaran pada mata kuliah Sistem Distribusi Daya berbasis lingkungan dengan pendekatan teknologi, dapat disimpulkan bahwa materi pengajaran dapat tersusun dengan sistematis dengan dilengkapi materi yang aplikatif yang diambil dari lingkungan Politeknik Negeri Manado. Mahasiswa dapat memahami dengan baik dibuktikan dengan hasil akhir dan bukti test yang dapat memenuhi Capaian Pembelajaran. Proses pembelajaran terlaksana lebih mudah dengan bantuan teknologi
Perancangan Aplikasi Mikrolet Online "BaDola" untuk Pengembangan Smart City di Kota Manado Christopel Hamonangan Simanjuntak; Dirko G.S Ruindungan; Stieven Netanel Rumokoy
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.387 KB) | DOI: 10.17977/um034v30i1p14-25

Abstract

Mikro adalah sebutan untuk angkutan umum mikrolet di kota manado. Saat ini ada 2500 mirko yang sedang beroperasi dalam 19 trayek (Manado, 2017). Hanya saja, saat ini taksi online sudah banyak sehingga banyak masyarakat sudah tidak lagi menggunakan mirko sebagai angkutan umum. Jika ini dibiarkan maka para supir akan kehilangan pemasukan dan bahkan menjadi jobless. Salah satu cara membantu supir dan mirko tetap beroperasi adalah membuat mirko masuk dalam dunia digital sehingga bisa bersaing dengan taksi-taksi online yang sudah ada di manado. Solusi ini juga membantu pemerintah dalam bidang transpostasi untuk mengembangkan kota manado sebagai kota pintar atau smartcity di indonesia. Berdasarkan hal inilah dirancang aplikasi trasportasi online untuk mikrolet. Dalam perancangan aplikasi tersebut ada beberapa tahapan alur penelitian yang dilakukan seperti Studi literatur, Perancangan konsep sistem, Disain use case diagram, Disain sequence diagram, Disain activity diagram dan tampilan aplikasi. Pada konsep sistem mengambarkan konsep besar sistem berjalan dan jaringan yang akan digunakan. Pada use case diagram menghasilkan 3 actor, 24 actor dimana ada 16 relasi generalisasi dan 24 relasi includes. Activity diagram mengambarkan relasi antara user dan sistem. Pada sequence diagram terdapat 3 aktor dan 1 sistem yang berelasi. Pada disain tampilan aplikasi, ada fitur utama yang digunakan ialah home, activity, chat, inbox & account serta fitur layanan seperti BaDola, Monitoring, Charter dan Rental. Rancangan aplikasi transportasi online ini nantinya diberi nama ‘BaDola’ yang artinya memberi sinyal ke supir mikro agar supaya menepi dan mengambil penumpang yg memberi sinyal tersebut. BaDola adalah bahasa sehari-hari di kota manado.
Perancangan Sistem Distribusi Tenaga Listrik Terpusat perspektif: Industri Kelapa Sawit Stieven Netanel Rumokoy
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 8, No 1 (2019): Edisi Juni 2019
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v8i1.4426

Abstract

Energi listrik sangat diperlukan untuk keberlangsungan Industri Kelapa Sawit. Pada umumnya di Industri kelapa sawit terdapat Pabrik sebagai tempat pengolahan minyak mentah dan perkebunan sebagai penyedia bahan baku. Baik pabrik maupun perkebunan membutuhkan energy listrik. Pada pabrik energy listrik dibutuhkan untuk penggerak mesin produksi, perkantoran dan kebutuhan perumahan karyawan, sedangkan pada area perkebunan dibutuhkan untuk perkantoran dan perumahan karyawan. Perumahan karyawan tersebar berkelompok pada area perkebunan dengan memiliki sumber tenaga listrik masing-masing area. Pada Area Pabrik tersedia energy listrik murah yang belum dimanfaatkan sedangkan pada area perkebunan menggunakan energy listrik dari bahan bakar yang tidak murah. Dengan mengganti Sistem Distribusi tenaga listrik terpusat pada pabrik, diharapakan ketersediaan tenaga listrik untuk seluruh area Industri Kelapa sawit di PT.”X” menjadi lebih baik. Dari hasil perancangan Sistem Distribusi Tenaga Listrik menggunakan tegangan 1kV, tegangan pada ujung jaringan Site kebun A berkurang 4.83 %, tegangan pada Site kebun B berkurang 4.16 % dan tegangan pada Site kebun C berkurang 4.85 %. Mengacu pada Standar Nasional Indonesia- Peraturan Instalasi Tenaga Listrik mengenai drop tegangan maksimum 5%, Perancangan Sistem Distribusi tenaga Listrik Terpusat dengan menggunakan tegangan 1 kV baik untuk digunakan. 
Perancangan Konsep Alat Praktek PLTS Skala Rumah Tangga Berbasis PV Roof Top Installation Stieven Netanel Rumokoy; Christopel Hamonangan Simanjuntak; I Gede Para Atmaja; Jusuf Luther Mappadang
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 9, No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/setrum.v9i1.7751

Abstract

Pemanfaatan energy surya semakin berkembang. Salah satu teknologi pemanfaatan energy surya adalah dengan menggunakan Panel Surya untuk menghasilkan energy listrik. Panel surya dapat dipasang di atap rumah untuk pemenuhan listrik dengan skala rumahtangga. Tantangan saat ini adalah masih kurang tenaga terlatih yang memiliki kompetensi untuk pemasangan Panel Surya di atap rumah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu alat praktek untuk melatih pekerja mendapatkan kompetensi penginstalan Panel Surya di Atap Rumah. Konsep Alat Praktek Instalasi Panel Surya yang dibuat menyerupai Atap Rumah dengan dengan detail 3d. Hasil yg diperoleh Rancangan Konsep Alat Praktek Instalasi Panel Surya menyerupai Atap Rumah dapat memenuhi materi kebutuhan praktek instalasi Panel Surya. Alat praktek Instalasi Panel Surya menyerupai Atap Rumah dapat membantu pencapaian kompetensi instalasi panel surya pada atap rumah bagi peserta praktek.
Development of the Concept Design of Rooftop Solar Power Plant Practice Tool Stieven Netanel Rumokoy; I Gede Para Atmaja; Maureen Langie; Josephin Sundah
CCIT Journal Vol 15 No 2 (2022): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.903 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v15i2.2192

Abstract

Solar energy source as an alternative to gain electrical energy continues to grow. One of the utilization systems is to use the solar panels on the roof top of the house. The Household-scale of Solar System Power Plant has been widely used. This case requires skilled workers for the installation of this system. This study aims to develop a household-scale of Solar System Power Plant practice tool into a complete system. The used method begins with a literature study and then continues with the design system. The results obtained are a household-scale Solar System Power Plant tool design that can describe a complete system of the electrical energy distribution. The concept of a practical tool that previously only focused on the mechanical installation of solar panels but now become more complete with the addition of an electrical energy distribution system.
Design of Teaching Factory Practice Tools Concept, Perspective: Operation System on Solar Power Plant Christina A. O. Kaseger; Stieven Netanel Rumokoy; Ali A. S. Ramschie; Stanley Bernadus Dodie
CCIT Journal Vol 15 No 2 (2022): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.115 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v15i2.2337

Abstract

Large-scale of solar power plants will continue to grow, especially in the tropical area. The increasing number of solar power plants required workers who have competence in operating these solar power plants. In order to prepare workers who have the ability to operate the solar power plants, prospective workers can be trained during the study period or in special training. The purpose of this research was to conceptualized the design of teaching factory practice tools concept by focused on the operating system of a solar power plant. The method used in this research, started with a literature study in order to obtained the information about the system requirements to be design. Then continued with the observation and interviews consecutively. In this study, the observation was made on the "XYZ" solar power plant with a capacity of 21MWp and interviewed to obtained information about the equipment and competencies was needed. Then the concept of a practical tools that meet the required competencies was designed using the Backward Chaining method. The results obtained was a concept design of the practical tools that can describe the operating conditions of a large-scale solar power plant based on Teaching Factory learning method.
Perancangan konsep sistem monitoring untuk proyek pengembangan perangkat lunak pada dinas pemerintah kota manado Christopel Hamonangan Simanjuntak; I Gede Atmaja; Stieven Natanel Rumokoy; Anang Setiaji; Fata Nidaul Khasanah
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 23 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jki.v23i2.2384

Abstract

Government activities that can be assisted by applications or software such as registration, making family cards or registration for making identification cards and others. The demand for making applications has become so many from existing agencies that it causes new problems. For example, there is no monitoring of software development which makes it difficult for employees in related agencies to know when the system can be used and cannot know the progress of making their applications. Another problem is that the absence of a computerized monitoring scheme results in systems or applications ordered by existing agencies becoming irregular. In the old order flow, communication about the development of the system with the development team always cannot be directly communicated because the ordering office cannot give direct notes based on problems in the system so that the trouble accumulates. Based on existing problems, the concept of a monitoring system for software development or software was developed which can accommodate these problems. This concept is developed in several stages, namely literature study and data collection, needs analysis, concept design design, analysis and evaluation of existing concepts. The result of the existing design is a context diagram containing 3 actors and 1 system that is related to each other. In addition, there is a sequence diagram for the request system where there are 2 actors, namely the Agency and the Development Team who are interconnected in completing the contract for making the system / application ordered. It is hoped that the concept of this monitoring system can help the government in monitoring and regulating software development, especially within related agencies in the Manado city government.
SISTEM PENGONTROLAN SUHU DAN INTENSITAS CAHAYA PADA TANAMAN HIDROPONIK BUNGA KRISAN Syalom Aldo Bima Habi; Fitria Claudya Lahinta; Syntia Paula Junaedy; Stieven Netanel Rumokoy; Leony Ariesta Wenno
JURNAL REKAYASA ENERGI Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Energi
Publisher : Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.527 KB) | DOI: 10.31884/jre.v2i1.11

Abstract

Greenhouse adalah salah satu tempat untuk pembudidayaan tanaman bunga krisan. Seperti yang diketahui Greenhouse ini sudah digunakan dibeberapa tempat. Namun, dalam pembudidayaan bunga krisan masih dilakukan kontrol secara manual dalam monitoring dan kontrol dalam penyiraman tanaman, pencahayaan dan penyesuaian suhu masih dilakukan secara manual dan tidak dapat melakukan komunikasi data dalam penyesuaian pada tempat yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Politeknik Negeri Manado bertujuan untuk membuat Greenhouse yang dapat dipantau dan dikontrol dalam penyiraman tanaman, pencahayaan, dan penyesuaian suhu secara manual dan otomatis menggunakan arduino dan aplikasi blynk. Aplikasi blynk berfungsi untuk melakukan penyesuaian dan komunikasi data terhadap lokasi pembudidayaan bunga krisan yang berada di Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode prototype, dengan konsep model kerja desain RAD (Rapid Application Design). Tujuannya untuk mengembangkan sistem yang dapat dikontrol secara manual dan secara otomatis dalam pembudidayaan bunga krisan. Hasil penelitian dapat mengontrol penyiraman bunga krisan secara otomatis serta dapat berjalan dengan baik saat sistem terkoneksi dengan internet. Hasil yang didapat sistem monitoring suhu dengan hasil rata-rata 26℃ sampai 27℃, dan intensitas cahaya sebesar 70 lux.