Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA MUTU DAYA SISTEM GENERATOR TENAGA LISTRIK TERHADAP PEMAKAIAN BEBAN NON LINEAR BERBASIS IOT Mutiar, Mutiar; Monika, Dezetty; Gumilar, Langlang; Rumokoy, Stieven Netanel
Jurnal Teknik Elektro Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v13i1.897

Abstract

Berkembangnya peralatan kelistrikan yang termasuk kedalam beban non linier banyak digunakan oleh konsumen karena praktis dan mudah dalam hal pengontrolan. Beban non linier yang pada umumnya terbuat dari bahan-bahan semikonduktor dapat menimbulkan distorsi harmonik pada sistem generator sebagai catu daya listrik. Distorsi dapat menimbulkan masalah pada mutu daya listrik yang akhirnya akan menyebabkan berbagai kerugian dan bahkan kerusakan. Generator listrik akan menghasilkan tegangan/arus berbentuk sinusoida dengan frekuensi 50/60Hz dan disuplai ke beban linier atau non linier. Bentuk gelombang tegangan maupun arus keluaran beban linier akan sama dengan gelombang masukan. Tetapi tidak untuk beban non linier, bentuk gelombang tegangan maupun arus keluaran tidak sama dengan gelombang masukan. Suplai daya ke beban non linier yang mempunyai frekuensi kelipatan bilangan ganjil (150Hz, 250 Hz, 350 Hz, dst) dengan bentuk gelombang yang terdistorsi menjadi non sinoida. Pengujian ini dilakukan dengan cara pengukuran menggunakan Powermeter dan akuisisi data dengan IoT yaitu aplikasi Blynk. Dengan diakuisisi menggunakan Blynk, kita dapat memonitoring hasil pengukuran Tegangan,arus, daya aktif, daya reaktif, daya semu, Power factor ,THD% arus maupun THD% tegangan secara realtime. Setelah data diperoleh kemudian dianalisa berdasarkan standar IEEE No.519 tahun 1992. Hasil penelitian menunjukkan pada beban non linier (LHE 8x15W/220V) akan menimbulkan distorsi harmonik yang ditunjukkan dengan kenaikan THD% I sebesar 32,6% diatas standar yang ditetapkan oleh IEEE, sedangan kan THD%V sebesar 1,4% sesuai dengan standar dari IEEE ≤5%. Adanya harmonik terjadi kenaikan arus sebesar 0,689 A dari kondisi arus normal yang menyebabkan kerugian daya pada generator.
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerimaan Pengurangan UKT Mahasiswa Politeknik Negeri Manado Di Era Pandemi Covid-19 Menggunakan Metode SAW Lahinta, Fitria Claudya; Rumokoy, Stieven Netanel; Junaedy, Sintya P.; Luntungan, Anastesya S.
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 32, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v32i2p334-345

Abstract

Politeknik Negeri Manado adalah salah satu perguruan tinggi vokasi di wilayah Sulawesi Utara, yang turut berpartisipasi dalam aturan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 yang mengatur mekanisme tentang pemberian keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa di era pandemi Covid-19. Mahasiswa yang menghadapi kendala finansial selama pandemi Covid-19 mendapat kesempatan untuk mengajukan diri mengikuti tahapan seleksi untuk mendapatkan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Seleksi yang dilaksanakan tentunya harus bersifat adil dan obyektif, sehingga dapat menyaring mahasiswa memenuhi kriteria untuk mendapatkan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah sistem yang dapat membantu proses penyeleksian mahasiswa penerima bantuan pengurangan UKT secara tepat dan akurat. Metode yang akan diterapkan pada sistem adalah metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan memberikan model perangkingan yang sesuai dengan kriteria yang berlaku serta nilai bobot dari kriteria tersebut. Sistem ini diimplementasikan dalam sebuah website yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP. Selain itu pada penelitian ini akan menggunakan metode pengembangan sistem model waterfall dan pengujian sistem dengan blackbox. Hasil dari penelitian ini adalah sistem yang dibuat dapat menampilkan Analisa hasil seleksi denganmenguraikan data masing-masing pendaftar. Data-data tersebut berupa tahapan perhitungan dari nilai mahasiswa, hasil normalisasi dan hasil perangkingan.
Conceptual Design of an Integrated Smart Home System with PV Solar Power for Traditional Minahasa Wooden House Tulangi, Gideon F.; Rumokoy, Stieven Netanel; Atmaja, I Gede Para; Pangemanan, Daisy D. G.; Dodie, Stanley B.; Langie, Maureen B.
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol. 18 No. 1 (2025): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/ccit.v18i1.3263

Abstract

The traditional Minahasa wooden house is an integral part of Indonesia's cultural heritage. However, in this modern era, the challenge of preserving cultural authenticity while introducing it to the technological era is becoming increasingly urgent. This research aims to design a Smart Home System concept integrated with Photovoltaic (PV) Solar Power Plant for traditional Minahasa wooden houses. The objective of this study is to identify the potential for integrating smart home technology and PV Solar Power Plant in Minahasa wooden houses and to develop a concept that combines traditional elements with modern technology. The research methodology will involve a literature review to understand the concepts of smart homes, PV Solar Power Plant, and the characteristics of traditional Minahasa wooden houses. Additionally, descriptive research through interviews will be conducted in collaboration with industry partners to obtain data and examples of traditional Minahasa wooden houses to be used as benchmarks in the concept design. This research can contribute to integrating modern technology into Indonesia's cultural traditions while enhancing the competitiveness of Minahasa wooden house products in the market. The result of this research is a conceptual design for the implementation of a Smart Home System integrated with a PV rooftop solar power plant system in Minahasa wooden houses. The utilization of solar energy as electrical energy is predicted to achieve an annual energy yield of 16,775 kWh.
POTENSI ENERGI LISTRIK PADA PABRIK KELAPA SAWIT MELALUI PEMBANGUNAN PLTBG Stieven N. Rumokoy; Dezetty Monika
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/pt.v17i2.1231

Abstract

ABSTRACTPalm oil mills will produce liquid waste which is often called POME (Palm Oil Mill Effluent). This waste if not handled properly will disrupt the environment, even though POME stores a large potential of energy that can be used to support energy needs. With special processing, POME can produce biogas. Then biogas can be used as fuel for generators and ultimately can produce electricity. The process of processing from POME to biogas can be formed in a Biogas Power Plant (PLTBg). The amount of electrical energy that can be generated depends on the amount of biogas formed, while the amount of biogas that will be obtained generally depends on the volume of POME and the content of COD (Chemical Oxigen Demand) in POME. In the sample factory, one year of data has been taken. From the results of the analysis of the prediction of the calculation of electricity energy in palm oil mills through the construction of Biogas Power Plants, the average predicted monthly biogas that can be obtained based on data is 279023,248 Nm3CH4/month and maximum biogas that can be obtained based on the maximum processing of coconut mills oil palm is 506153.34 Nm3CH4/month. The average predictable generating capacity based on data is 1.3 MWe and the maximum capacity that can be built should be around 2.37 MWe.Keywords : Palm Oil Waste, POME, Biogas, Renewable Energy, MetaneABSTRAKPabrik kelapa sawit akan menghasilkan limbah cair yang sering disebut POME (Palm Oil Mill Effluent). Limbah ini jika tidak ditangani dengan baik akan mengganggu lingkungan, padahal POME menyimpan potensi energi yang besar yang dapat dipergunakan untuk mendukung kebutuhan energi. Dengan proses pengolahan khusus, POME dapat menghasilkan biogas. Biogas kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk genset biogas yang akhirnya dapat menghasilkan listrik. Proses pengolahan dari POME menjadi biogas dapat dibentuk dalam suatu Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Jumlah energi listrik yang dapat dihasilkan bergantung pada jumlah biogas yang terbentuk, sedangkan jumlah biogas yang akan diperoleh pada umumnya bergantung dari volume POME dan kandungan COD (Chemical Oxigen Demand) pada POME. Pada pabrik sampel, data satu tahun telah diambil. Dari hasil analisis prediksi perhitungan pendapatan energi listrik pada pabrik kelapa sawit melalui pembangunan PLTBg, rata-rata prediksi tiap bulan biogas yang dapat diperoleh berdasarkan data adalah 279023.248 Nm3CH4/bulan dan maksimum biogas yang dapat diperoleh berdasarkan maksimum pengolahan pabrik kelapa sawit adalah 506153.34 Nm3CH4/bulan. Rata-rata kapasitas pembangkit yang dapat diprediksi berdasarkan data adalah 1.3 MWe dan maksimum kapasitas yang dapat dibangun sebaiknya sekitar 2.37 MWe.Kata kunci : Limbah, POME, Biogas, Energi Baru dan Terbarukan, Metana
Safety Analysis: Rooftop PV System Training Equipment Rumokoy, Stieven Netanel; Warokka, Adriyan; Atmaja, I Gede Para; Gumilar, Lang-lang; Monika, Dezetty
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 18 No 2 (2025): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/ccit.v18i1.3538

Abstract

The implementation of PV Rooftop Power Plant systems as an alternative energy source has become increasingly widespread. The growing use of these systems is accompanied by the need for skilled workers with competencies in their installation. To support the development of such competencies, various training equipment designs have been created to enhance workers' skills in rooftop PV installation. This article aims to evaluate Occupational Health and Safety (OHS) aspects in the designed rooftop PV training equipment. The methodology used in this research includes risk analysis through hazard identification, risk assessment, and mitigation recommendations. Data collection was conducted through a literature review related to OHS standards, direct observation of the equipment's use, and interviews with instructors and technicians involved. The research results show that the main risks include Falling Hazards, Electrical Hazards, Mechanical Hazards, Tripping or Snagging Hazards, and Ergonomic Hazards. Risk control measures were implemented by ensuring that the trainees understood work-related risks, using Personal Protective Equipment (PPE), and monitoring the condition of the work area and equipment.
Control System Design Concept for Coconut Shell Charcoal Powder Processing Equipment as a Base Material for Herbal Toiletries Integrated with PV System Simanjuntak, Christopel H.; Rumokoy, Stieven Netanel; Warokka, Adriyan; Dodie, Stanley B.; Rambing, Precylia R.; Makalew, Mario Y.; Mansauda, Karlah Lifie Riani
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 19 No 1 (2026): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/ccit.v19i1.3844

Abstract

Various raw materials with enhanced benefits have been discovered for the toiletries industry. One promising material is coconut shell charcoal powder (Cocos nucifera), which can be used as a base ingredient in herbal toiletries formulations. However, its production process still faces challenges, particularly in terms of technology and operations, especially for small and medium enterprises. Therefore, this study aims to design a control system concept for a coconut shell charcoal powder processing unit integrated with a PV system. The methods used include a literature review and a descriptive study through interviews with practitioners and academics specializing in charcoal powder production systems and herbal toiletries formulation. The result of this study is a conceptual design of a control system equipped with a remote monitoring system to oversee and regulate the coconut shell charcoal powder production process more efficiently.
Hilirisasi Produk Alat Pengering Simplisia Kentos Kelapa Pada Kelompok Tani Cempaka Di Kelurahan Meras, Kota Manado Rumokoy, Stieven Netanel; Atmaja, i Gede Para; Warokka, Adriyan H.; Simanjuntak, Christopel H.; Mansauda, Karlah Lifie Riani
Universal Raharja Community (URNITY Journal) Vol. 5 No. 2 (2025): URNITY (Universal Raharja Community)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/urnity.v5i2.3524

Abstract

Kelompok tani Cempaka di Kelurahan Meras, Kota Manado, merupakan kelompok tani kelas madya yang memiliki salah satu fokus pengolahan komoditi kelapa(Cocos nucifera). Pada umumnya petani kelapa mengolah buah kelapa menjadi kopra. Pada proses pengolahan kelapa, kentos kelapa tidak memiliki nilai jual bahkan sering dipandang sebagai limbah saja. Permasalahan mitra ada pada belum digunakannya produk kentos kelapa agar menjadi produk yang memiliki nilai jual, padahal kentos kelapa memiliki nilai manfaat sebagai bahan dasar obat. Sebagai solusi, kegiatan hilirisasi produk penelitian dengan memanfaatkan alat pengering simplisia kentos kelapa yang efektif dan efisien dapat diterapkan pada kelompok tani Cempaka. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membuka wawasan mengenai nilai ekonomis pada produk simplisia yang dapat diperoleh melalui penggunaan alat pengering hasil penelitian yang akan digunakan yaitu alat pengering simplisia kentos kelapa. Target khusus pada kegiatan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas hasil komoditi kelapa dan menunjang kesejahteraan anggota kelompok tani Cempaka. Metode pelaksanaan kegiatan yang akan diterapkan mencakup workshop dan pendampingan. Kegiatan yang dilakukan berupa workshop Nilai Ekonomis Produk Kentos Kelapa dan pelatihan penggunaan alat pengering simplisia kentos kelapa dilakukan bersama masyarakat kelurahan meras.
Identify Traffic Flow Volume using Image Processing for Intelligent Transport System Lahinta, Fitria Claudya; Junaedy, Sintya Paula; Rumokoy, Stieven Netanel; Budiman, Marson James; Arifuddin, Nurul Afifah
Journal Sensi: Strategic of Education in Information System Vol 11 No 2 (2025): Journal SENSI
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/sensi.v11i2.4066

Abstract

Detection of traffic flow volume is needed to get information about the number of vehicles on a street section. This information is required for traffic control. This study uses video data taken from four adjution street section in Manado City. Video data are processed using the background subtraction method in the segmentation process. Then morphological operation techniques are applied to improve segmentation results. The binarization method with a threshold value of 220 to eliminate shadows on vehicle objects. Vehicle shadows must be removed because it can reduce system accuracy especially if vehicle shadows are too large and connected to other vehicles. Accuracy results from vehicle detection are 95.04% for the Toar street, 94.62% for the Diponegoro street, 91.47% for the Lumimuut street and 95.18% for the 14 Februari street. Vehicle detection results will be calculated to get the number of vehicles then divided by the duration of observation time to get the traffic flow volume. The results of the traffic flow volume information are expected to be implemented on Smart Traffic Light.
Alat Praktek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Pada Aplikasi Atap Datar Dengan Sistem Adjustment Angle Makal, Johan; Rumokoy, Stieven N.; Langie, Mauren; Rondonuwu, Arnold; Dodie, Stanley B.; Simanjuntak, Christopel H.
Electrices Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v5i2.6276

Abstract

Kebutuhan akan pengembangan alat praktek untuk menunjang pencapaian kompetensi pada peserta didik terus meningkat. Salah satu kebutuhan alat praktek yang perlu dikembangkan adalah kemampuan penginstalan alat praktek Pembangkit listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem instalasi off-Grid sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu konsep rancangan alat praktek pada aplikasi atap datar dengan pengaturan sudut tertentu. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan pengaturan sudut penginstalannya dengan komponen utamanya yaitu panel surya, Solar Charge Controler (SCC), Battery dan Inverter. Pengujian kerja alat menunjukan pola yang sesuai dengan fungsi alat. Pada pengujian tilt angle 30o, intensitas cahaya matahari maksimum terjadi pada tengah hari yaitu 144540 lux, dengan Isc sebesar 7,32 A dan Voc 27,05 V, sehingga output daya pada PV adalah 198,01 W. Pada pengujian dengan beban, tegangan keluaran inverter sebesar 223V dan arus sebesar 0,46A.
PELATIHAN PERAWATAN PENDINGIN UDARA DENGAN BUDAYA 5R PADA JEMAAT GEREJA GMIM BETEL SARIO LINGKUNGAN II KOTA MANADO PROV. SULAWESI UTARA Rumokoy, Stieven Netanel; Atmaja, i Gede Para; Dodie, Stanley Bernadus; Simanjuntak, Christopel H.; Weno, Leony Ariesta
Universal Raharja Community (URNITY Journal) Vol. 3 No. 1 (2023): URNITY (Universal Raharja Community)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9599.041 KB) | DOI: 10.33050/urnity.v3i1.2493

Abstract

Rumah Ibadah merupakan salah satu fasilitas umum yang perlu perhatian khusus dalam pengelolaan tata ruang udara. Untuk kaum nasrani, gereja merupakan tempat melaksanakan ibadah dan kegiatan penunjang lainnya. Gedung gereja GMIM Betel Sario merupakan salah satu rumah ibadah yang terletak di kota Manado, Propinsi Sulawesi Utara. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh jemaat ini adalah tata kelola sistem perawatan pendingin udaranya. Penggunaan dan pembersihan peralatan ini belum terprogram dengan baik. Ditengah kota yang padat dan panas, kebutuhan pendingin udara akan erat hubungannya dalam dampak kualitas hasil kerja dan kesehatan jemaat yang beraktivitas di ruang gereja. Melalui Program penerapan IPTEK pada masyarakat (PIM), tim pelaksana telah melakukan pembinaan pengelolaan penggunaan dan perawatan pendingin udara dengan budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Dengan metode ini kebersihan dan efektifitas penggunaan pendingin udara dapat terlaksana dengan baik. Pelaksanaan kegiatan ini telah dimulai dengan metode diskusi yang selanjutnya dilakukan praktek dan monitoring. Dengan kegiatan ini Peserta telah mendapatkan pengetahuan untuk melakukan perawatan pendingin udara yang benar sekaligus pelaksanaan perawatan pendingin udara yang ada pada tempat ini.