Claim Missing Document
Check
Articles

Identify Traffic Flow Volume using Image Processing for Intelligent Transport System Lahinta, Fitria Claudya; Junaedy, Sintya Paula; Rumokoy, Stieven Netanel; Budiman, Marson James; Arifuddin, Nurul Afifah
Journal Sensi: Strategic of Education in Information System Vol 11 No 2 (2025): Journal SENSI
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/sensi.v11i2.4066

Abstract

Detection of traffic flow volume is needed to get information about the number of vehicles on a street section. This information is required for traffic control. This study uses video data taken from four adjution street section in Manado City. Video data are processed using the background subtraction method in the segmentation process. Then morphological operation techniques are applied to improve segmentation results. The binarization method with a threshold value of 220 to eliminate shadows on vehicle objects. Vehicle shadows must be removed because it can reduce system accuracy especially if vehicle shadows are too large and connected to other vehicles. Accuracy results from vehicle detection are 95.04% for the Toar street, 94.62% for the Diponegoro street, 91.47% for the Lumimuut street and 95.18% for the 14 Februari street. Vehicle detection results will be calculated to get the number of vehicles then divided by the duration of observation time to get the traffic flow volume. The results of the traffic flow volume information are expected to be implemented on Smart Traffic Light.
Alat Praktek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Pada Aplikasi Atap Datar Dengan Sistem Adjustment Angle Makal, Johan; Rumokoy, Stieven N.; Langie, Mauren; Rondonuwu, Arnold; Dodie, Stanley B.; Simanjuntak, Christopel H.
Electrices Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v5i2.6276

Abstract

Kebutuhan akan pengembangan alat praktek untuk menunjang pencapaian kompetensi pada peserta didik terus meningkat. Salah satu kebutuhan alat praktek yang perlu dikembangkan adalah kemampuan penginstalan alat praktek Pembangkit listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem instalasi off-Grid sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu konsep rancangan alat praktek pada aplikasi atap datar dengan pengaturan sudut tertentu. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan pengaturan sudut penginstalannya dengan komponen utamanya yaitu panel surya, Solar Charge Controler (SCC), Battery dan Inverter. Pengujian kerja alat menunjukan pola yang sesuai dengan fungsi alat. Pada pengujian tilt angle 30o, intensitas cahaya matahari maksimum terjadi pada tengah hari yaitu 144540 lux, dengan Isc sebesar 7,32 A dan Voc 27,05 V, sehingga output daya pada PV adalah 198,01 W. Pada pengujian dengan beban, tegangan keluaran inverter sebesar 223V dan arus sebesar 0,46A.
PELATIHAN PERAWATAN PENDINGIN UDARA DENGAN BUDAYA 5R PADA JEMAAT GEREJA GMIM BETEL SARIO LINGKUNGAN II KOTA MANADO PROV. SULAWESI UTARA Rumokoy, Stieven Netanel; Atmaja, i Gede Para; Dodie, Stanley Bernadus; Simanjuntak, Christopel H.; Weno, Leony Ariesta
Universal Raharja Community (URNITY Journal) Vol. 3 No. 1 (2023): URNITY (Universal Raharja Community)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9599.041 KB) | DOI: 10.33050/urnity.v3i1.2493

Abstract

Rumah Ibadah merupakan salah satu fasilitas umum yang perlu perhatian khusus dalam pengelolaan tata ruang udara. Untuk kaum nasrani, gereja merupakan tempat melaksanakan ibadah dan kegiatan penunjang lainnya. Gedung gereja GMIM Betel Sario merupakan salah satu rumah ibadah yang terletak di kota Manado, Propinsi Sulawesi Utara. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh jemaat ini adalah tata kelola sistem perawatan pendingin udaranya. Penggunaan dan pembersihan peralatan ini belum terprogram dengan baik. Ditengah kota yang padat dan panas, kebutuhan pendingin udara akan erat hubungannya dalam dampak kualitas hasil kerja dan kesehatan jemaat yang beraktivitas di ruang gereja. Melalui Program penerapan IPTEK pada masyarakat (PIM), tim pelaksana telah melakukan pembinaan pengelolaan penggunaan dan perawatan pendingin udara dengan budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Dengan metode ini kebersihan dan efektifitas penggunaan pendingin udara dapat terlaksana dengan baik. Pelaksanaan kegiatan ini telah dimulai dengan metode diskusi yang selanjutnya dilakukan praktek dan monitoring. Dengan kegiatan ini Peserta telah mendapatkan pengetahuan untuk melakukan perawatan pendingin udara yang benar sekaligus pelaksanaan perawatan pendingin udara yang ada pada tempat ini.
PELATIHAN INSTALASI PLTS SKALA RUMAH TANGGA UNTUK PEMANFAATAN CLEAN ENERGY PADA JEMAAT GEREJA GMIM EXODUS WATUTUMOU II KEC. KALAWAT I MINAHASA UTARA PROV. SULAWESI UTARA Dodie, Stanley Bernadus; Simanjuntak, Christopel H.; Rumokoy, Stieven Netanel; Atmaja, i Gede Para; Weno, Leony Ariesta
Universal Raharja Community (URNITY Journal) Vol. 3 No. 1 (2023): URNITY (Universal Raharja Community)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11411.345 KB) | DOI: 10.33050/urnity.v3i1.2495

Abstract

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa penggunaan energi terbarukan memiliki keunggulan dalam berbagai hal. Di Indonesia ada berbagai langkah kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk mendukung pemanfaatan Energi Terbarukan. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan membangun PLTS skala rumah tangga yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang memilih untuk memanfaatkan kesempatan ini. Jemaat gereja dituntut untuk menopang setiap program yang baik dari pemerintah . Sebagai wujud tindakan dukungan kebijakan pemerintah, Jemaat Gereja perlu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang benar dalam menyokong program ini. Gereja GMIM Exodus watutumou II berkomitmen untuk membina warganya untuk mendukung setiap program pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan Program Penerapan IPTEK pada Masyarakat (PIM), tim pengusul kegiatan telah melakukan pelatihan instalasi PLTS skala rumah tangga untuk pemanfaatan Clean Energy pada Jemaat Gereja GMIM Exodus watutumou II. Kegiatan ini dibuat dalam bentuk Workshop sehingga transfer informasi dan kompetensinya dapat dilaksanakan dengan lebih efektif. Alat yang digunakan adalah luaran penelitian yang pernah dilakukan di program studi sarjana terapan teknik listrik. Luarannya yaitu peserta mendapat pengetahuan dan keterampilan yang benar dalam menginstal sistem PLTS skala rumah tangga.
WORKSHOP INSTALASI PLTS OFF GRID SYSTEM DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL INNOVATION PADA WARGA KELURAHAN MERAS, MANADO Rumokoy, Stieven Netanel; Atmaja, i Gede Para; Dodie, Stanley Bernadus; Simanjuntak, Christopel H.; Wenno, Leony Ariesta; Mansauda, Karlah Lifie R.
Universal Raharja Community (URNITY Journal) Vol. 4 No. 1 (2024): URNITY (Universal Raharja Community)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/urnity.v4i1.2835

Abstract

Pemerintah terus mendorong masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan Energi bersih. Contoh dari penggunaan energi bersih adalah dengan menggunakan energi matahari menjadi energi listrik. Penggunaan energi matahari menjadi energi listrik dapat dengan menggunakan panel surya dengan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem off grid. Kelurahan Meras berlokasi diarea kota Manado yang secara potensi memiliki paparan energi surya yang baik. Selain itu terdapat fasilitas umum seperti Gedung gereja, Kantor kelurahan, Halte dan fasilitas lainnya yang membutuhkan energi listrik. Fasilitas-fasilitas ini berpotensi besar untuk menggunakan sistem PLTS dalam pemanfaatan energi listrik. Tantangannya adalah, masyarakat kelurahan Meras belum begitu familiar dengan sistem PLTS yang menggunakan Panel Surya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan energi surya melalui instalasi PLTS dengan sistem off grid. Workshop akan menggunakan Alat Praktek PLTS sebagai sarana pelatihan bagi masyarakat. Melalui alat ini, pengetahuan akan pemanfaatan energi surya dapat berkembang. Daya minat pemanfaatan energi bersih diprediksi akan tumbuh Ketika ada keuntungan secara finansial juga dalam manajemen penggunaan energi. Kegiatan pelatihan akan berupa workshop instalasi PLTS dan dintegrasikan dengan analisis keekonomian dalam pemanfaatan energi bersih.
Analisis Potensi Energi Surya Untuk Alat Bioteknologi Penghasil Nata De Coco Dengan Memanfaatkan Limbah Air Kelapa Dion Brian Hatimanis; Stieven N. Rumokoy; Christopel H. Simanjuntak; Maureen Langie; Daisy D. G. Pangemanan; Herotje Siwi; Fridly Manawan
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1029

Abstract

Coconut water (Cocos nucifera. L) has the potential to become a useful nata de coco product by utilizing biotechnology tools. Research conducted on "Analysis of Solar Energy Potential for Biotechnology Tools to Produce Nata de Coco by Utilizing Coconut Water Waste in North Sulawesi". The objectives of the research are as follows : to analyze the potential of solar energy for biotechnology tools to produce nata de coco by utilizing waste coconut water. The research method used by the author uses research and development (R&D) methods. It is a method or step in creating new products or developing and improving existing products and is used to test product effectiveness. This research can utilize discarded coconut water and can also develop biotechnological tools to produce nata de coco. The results of this research can be an illustration and input for readers regarding the factors of using solar energy for biotechnology tools to produce nata de coco using coconut water waste. The measurement results obtained are the average intensity value received by solar sell which is 146056 lux. So the average value of voltage consumption is: 12.21 volts, current: 22.45 amperes, power: 290 watts.
Produk Alat Praktek PLTS Atap, Perspektif: Kelayakan Produksi Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; i Gede Para Atmaja; Stanley Bernadus Dodie; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1043

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap semakin menjadi fokus dalam upaya pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dalam konteks pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan energi terbarukan khususnya pada PLTS atap, ketersediaan alat praktek yang efektif sangat penting untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan instalasi dan pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan produksi alat praktek PLTS atap yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran di bidang energi terbarukan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur untuk mengidentifikasi tren dan kebutuhan teknologi dalam pendidikan dan pelatihan PLTS serta studi deskriptif melalui wawancara dengan ahli di bidang energi terbarukan dan beberapa pihak yang menjadi sasaran konsumen produk ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memiliki kelayakan tinggi untuk diproduksi, dengan keunggulan pada aspek Kelayakan Hukum/Legalitas, Kelayakan Operasional, Kelayakan Jadwal/Waktu, Kelayakan Ekonomi. Alat ini juga dirancang dengan komponen yang mudah diperoleh dan dapat dibongkar pasang, sehingga fleksibel untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan. Analisis menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai sarana efektif dalam pembelajaran praktis PLTS, memberikan pengalaman mendekati kondisi nyata di lapangan, serta memiliki potensi menjadi produk unggulan yang dapat diterapkan melalui proses pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa) institusi pendidikan teknik.
Alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Sediaan Toiletris Herbal: Studi Potensi dan Teknologi Stieven Netanel Rumokoy; Karlah Lifie R. Mansauda; Christopel H. Simanjuntak; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1085

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan dasar dalam industri toiletris herbal semakin berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk alami dan ramah lingkungan. Serbuk arang tempurung kelapa memiliki potensi sebagai bahan aktif dalam sediaan toiletris. Namun, optimalisasi teknologi produksi serbuk arang masih menjadi tantangan yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa sebagai bahan dasar sediaan toiletris herbal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan studi deskriptif melalui wawancara dengan praktisi serta pelaku industri terkait produksi serbuk arang dan formulasi produk toiletris herbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam industri toiletris herbal, termasuk pada skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Serbuk arang memiliki kandungan bahan aktif yang sesuai untuk aplikasi dalam produk toiletris. Dari aspek teknologi, rancangan alat produksi yang praktis dan terintegrasi dengan sistem photovoltaic (PV) direkomendasikan sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan.
Konsep Pemanfaatan Teknologi IoT Berbasis ESP32 untuk Sakelar Cerdas pada Sistem PLTS Rakit Rumah Apung Leony Ariesta Wenno; Billy Josef Waworuntu; Stieven Netanel Rumokoy; Hosea Gian Kaunang; Stanley B. Dodie
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1171

Abstract

Penerapan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada rakit rumah apung menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dan mandiri. Namun, sistem PLTS konvensional masih memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi pengelolaan beban listrik dan monitoring penggunaan energi. Penelitian ini mengusulkan konsep pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler ESP32 sebagai sakelar cerdas untuk mengotomatiskan pengendalian beban listrik pada sistem PLTS di rakit rumah apung. ESP32 digunakan untuk mengontrol nyala-mati perangkat listrik secara otomatis berdasarkan kondisi tertentu seperti kapasitas baterai, waktu operasional, dan intensitas cahaya matahari. Sistem ini juga memungkinkan pemantauan jarak jauh melalui jaringan Wi-Fi dan antarmuka berbasis android. Hasil rancangan konseptual menunjukkan bahwa integrasi ESP32 dalam sistem PLTS dapat meningkatkan efisiensi energi, mengurangi beban kerja pengguna, serta memperpanjang umur penyimpanan daya. Konsep ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan rumah apung mandiri energi berbasis teknologi cerdas.  
Produk Alat Pembuatan Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Toiletries Herbal, Perspektif: Model Bisnis Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; Stanley B. Dodie; Precylia R. Rambing; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1186

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan baku bernilai tambah memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi berkelanjutan, khususnya melalui produksi serbuk arang sebagai bahan dasar toiletries herbal. Ketersediaan bahan baku yang melimpah di daerah pesisir menjadi peluang strategis untuk mengembangkan produk lokal yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, memproduksi, dan mengkaji model bisnis dari alat produksi serbuk arang tempurung kelapa, dengan fokus pada aspek kelayakan teknis dan potensi komersialisasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan dan penerapan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan komponen utama bisnis, meliputi segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan pelanggan, sumber pendapatan, sumber daya utama, aktivitas kunci, kemitraan, dan struktur biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat produksi yang dikembangkan mampu menghasilkan serbuk arang dengan ukuran partikel yang sesuai untuk bahan baku toiletries herbal, memiliki desain ergonomis, dan mudah dioperasikan. Dari perspektif model bisnis, peluang pendapatan tidak hanya berasal dari penjualan unit alat, tetapi juga dari penjualan suku cadang, jasa pelatihan, dan kerja sama produksi. Analisis struktur biaya dan potensi pasar menunjukkan prospek usaha yang menjanjikan, terutama pada segmen industri toiletries dan pelaku UMKM berbasis produk alami.