Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Kata pada Siswa Kelas 4 SDIT Nurul Hidayah Rila Melyana Fitri; Moh Toharudin; Aldi Rizkhi
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.063 KB) | DOI: 10.46772/jamu.v3i01.856

Abstract

Media pembelajaran menyampaikan informasi tentang pembelajaran dan menyampaikan materi pembelajaran. Media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam proses dan tujuan pembelajaran, dan pembelajaran sebagai komunikasi. Dengan menggunakan media pembelajaran dapat menyebabkan proses pembelajaran menjadi lebih efektif. siswa mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 25 Mei 2022 di SDIT Nurul Hidayah Kabupaten Brebes bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, pengalaman, dan semangat siswa kelas 3 dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas dengan menggunakan media kartu kata untuk meningkatkan potensi atau pemahaman materi. Peserta didik menggunakan Index Card Match (mencari pasangan kartu). Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan media ini di kelas 3 IPA mengubah anak-anak menjadi lebih aktif dan bersinergi dengan materi sehingga membuat mereka merasa lebih baik dari anak-anak yang belajar dengan cara konvensional. Karena pembelajaran kartu kata meningkatkan komunikasi dan interaksi guru-siswa, ini membantu mengembangkan pemikiran anak-anak.
Pengaruh Media Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Menulis Permulaan dan Keaktifan Siswa SDN Siasem 02 Serly Eka Rosnaya; Moh. Toharudin; Dedi Romli Triputra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3938

Abstract

Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif eksperimen dengan bentuk penelitian true exsperimental design dengan jenis posttest-Only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 40 siswa dan sampel penelitian terdiri dari kelas II A jumlahnya 22 siswa dan II B jumlahnya 18 siswa di SD Negeri Siasem 02. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data keterampilan menulis permulaan menggunakan instrument tes isian singkat dan pada data keaktifan siswa menggunakan instrumen lembar observasi berupa lembar pengamatan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi penggunaan huruf kapital muatan pembelajaran Bahasa Indonesia. Uji hipotesis yang digunakan berupa analisis uji-t, teknik analisis data dibantu menggunakan software SPSS 22 for windows . Hasil yang diperoleh yaitu (1) Keterampilan menulis permulaan dari hasil uji-t diperoleh nilai sig 0,011<0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. (2) Keaktifan siswa dari hasil uji-t diperoleh sig 0,030<0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Secara deskriptif terdapat perbedaan atau pengaruh media kartu huruf terhadap keterampilan menulis permulaan dan keaktifan siswa, dimana hal ini ditunjukan oleh hasil nilai yang diperoleh siswa dimana perolehan nilai siswa dikelas eksperimen lebih baik dari pada nilai siswa dikelas kontrol.
Penanaman Pendidikan Karakter Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Siska Afresda; Moh. Toharudin; Diah Sunarsih
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4215

Abstract

This study aims to be able to describe how the inculcation of character education on Pancasila student profiles and supporting factors and inhibiting factors on Pancasila student profile character education through scout extracurricular activities. This research method is a qualitative research using a phenomenological approach. The research location was at Pamedaran 02 Public Elementary School. The informants in this study were class IV students and Scoutmasters. Based on the results of the study, it was concluded that the inculcation of Pancasila student profile character education through scout extracurricular activities at SD Negeri Pamedaran 02 includes: (1) Faithful, devoted to God Almighty and noble, (2) Global diversity, (3) Independent, (4) Working together, (5) Critical reasoning, and (6) Creative. Supporting factors in character education for Pancasila student profiles through scout extracurricular activities at Pamedaran 02 Public Elementary School, namely (1) There is self-awareness of students, (2) There is motivation, (3) There is collaboration with friends, and (4) There is support from parent. The inhibiting factors for character education of Pancasila student profiles through scout extracurricular activities at SD Negeri Pamedaran 02 are: (1) The absence of students even though they have been required by the scout coach to carry out scout activities, (2) The assumption of students that scout activities are hot and long , (3) There is no special room to carry out congregational prayers and the number of mukenas is limited, and (4) The weather factor.
Empowering Lecturers with ICT Skills to Enhance their Teaching Profession at PGSD Program University Muhadi Setiabudi Moh. Toharudin; Widiharto Purnomo; Dalimawaty Kadir; Teti Berliani; Manesa
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v8i1.2092

Abstract

This study aimed to empower lecturers in the PGSD program at University Muhadi Setiabudi with ICT skills to enhance their teaching profession. The focus was on integrating technology effectively into the teaching and learning process. The research addressed the limited ICT skills among lecturers and aimed to bridge the gap through targeted training and professional development initiatives. Through comprehensive data collection and analysis, the study identified lecturers' specific ICT training needs and evaluated existing training programs. The findings highlighted areas where lecturers needed more proficiency in ICT tools and identified challenges in utilizing technology in their teaching practices. Based on the results, recommendations were made for improving ICT training programs for lecturers. These recommendations included providing hands-on workshops, ongoing support and mentoring, access to relevant resources and tools, and collaboration among lecturers to share best practices. The study emphasized the significance of empowering lecturers with ICT skills in preparing future primary school teachers for the digital era. The research made notable contributions to the field by filling the gap in the existing literature and providing insights into the specific context of the PGSD program at the University of Muhadi Setiabudi. Keywords: Empowering Lectures, Empowering ICT Skill, Teaching Profession
Hubungan murajaah Al-Qur’an terhadap karakter disiplin dan sikap spiritual siswa di SD Tahfidzul Qur’an Darul Abror Syifa Urrokhmah; Moh. Toharudin; Diah Sunarsih
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2022): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v1i9.350

Abstract

Education is an effort made by every human being consciously to improve the quality and attitude within him. This study aims to determine the relationship between murajah Al-Qur'an and the character of discipline and spiritual attitudes of students at SD Tahfidzul Qur'an Darul Abror. The method used in this research is correlational quantitative. The sampling technique used is the saturated sampling technique, which makes the entire population the sample in the study. The data obtained came from observation sheets and questionnaires. Observation sheets were used to collect data on the murajaah of the Qur'an, and questionnaires were used to collect data on the character of discipline and spiritual attitudes. The results of this study show that the results of the partial test (t test) on the X variable (murajaah) against the Y1 variable (discipline character) show that the two variables have a significant relationship. The results of the F test show that there is a relationship between the variables X (murajaah) and Y1 (discipline character) and Y2 (spiritual attitude). Variable X (murajaah) has the strongest relationship to variables Y1 (discipline character) and Y2 (spiritual attitude) because it has the largest regression coefficient value of 4.492. The coefficient of determination, or R2 (R Squere), is 0.636. This means that the large percentage of the relationship between the murajaah of the Qur'an on the character of discipline and spiritual attitudes is 63%, and 47% is influenced by other variables outside the study.
Persamaan dan Perbedaan Implementasi Komponen Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka di Tingkat Sekolah Dasar Daniar Rahmah Dinita; Moh Toharudin; Rila Melyana Fitri
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v11i2.48677

Abstract

Penelitian mengusung tujuan untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan implementasi komponen dari Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka. Studi ini menggunakan metode kualitatif guna memaparkan persamaan dan perbedaan implementasi komponen kedua kurikulum. Data penelitian dihimpun dengan kegiatan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Triangulasi sumber dan triangulasi teknik menguji keabsahan data penelitian. Hasil penelitian menyatakan persamaan juga perbedaan implementasi komponen Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka mengacu pada empat komponen kurikulum (tujuan, muatan materi, strategi, dan evaluasi pembelajaran), dimana penetapan tujuan merujuk pada kata kerja yang diturunkan, penyampaian materi melalui dukungan buku pemerintah, strategi belajar berorientasi pada partisipasi aktif siswa, serta evaluasi dilakukan secara menyeluruh. Perbedaan kedua kurikulum berupa tujuan pembelajaran Kurikulum 2013 merujuk pada indikator kompetensi dasar sedangkan Kurikulum Merdeka pada elemen capaian pembelajaran, muatan materi Kurikulum 2013 berbasis tematik sedangkan Kurikulum Merdeka berbasis mata pelajaran, strategi pembelajaran Kurikulum 2013 menerapkan pembelajaran kooperatif sedangkan Kurikulum Merdeka dengan pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi pembelajaran Kurikulum 2013 berbasis aspek penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan sedangkan Kurikulum Merdeka berbasis asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif.
Analisis Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Konsentrasi Siswa di SD Negeri Brebes 01 Rani Nur Fauziah; Laelia Nurpratiwiningsih; Moh. Toharudin
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v11i2.48910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi TikTok terhadap konsentrasi belajar siswa di SD Negeri Brebes 01 dengan menggunakan metode kualitatif. TikTok, sebagai salah satu platform media sosial yang populer di kalangan anak-anak dan remaja, memiliki potensi untuk mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk kemampuan konsentrasi dalam belajar. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap siswa dan guru di SD Negeri Brebes 01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok secara berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa, disebabkan oleh beberapa faktor seperti gangguan perhatian, kurangnya waktu untuk belajar, dan peningkatan kecenderungan untuk menunda-nunda pekerjaan sekolah. Namun, beberapa siswa juga melaporkan bahwa TikTok dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi jika digunakan secara bijak. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengawasan dan pembatasan penggunaan aplikasi TikTok oleh orang tua dan guru untuk meminimalisir dampak negatifnya terhadap konsentrasi belajar siswa
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER MANDIRI PESERTA DIDIK MELALUI PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SDN BREBES 01 Nurul Istiqomah; Moh Toharudin; Dedi Romli Triputra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan srategi guru, faktor pendukung, faktor penghambat dalam mengembangkan karakter mandiri peserta didik di SDN Brebes 01. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan penelitian ditemukan hasil bahwa strategi guru dalam mengembangkan karakter mandiri yaitu dengan membiasakan peserta didik yaitu dengan membiasakan peserta didik untuk mengerjakan tugas sendiri agar peserta didik tersebut mempunyai rasa tanggug jawab terhadap tugasnya, selain itu memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk peserta didik berpendapat sesuai dengan jawaban peserta didik, faktor pendukung guru dalam mengembangkan karakter mandiri peserta didik adalah adanya penguatan dari orang tua agar selalu membuat rasa senang yang akan dibawa ke sekolah, sedangkan faktor penghambat dari ketidakmandirian peserta didik yaitu pada ketidakmauan dari diri peserta didik dalam mengembangkan kemandiriannya, faktor lingkungan sekitarnya juga menjadi pengaruh ketidakmandirian peserta didik. Dengan begitu kemandirian menjadi hal yang sangat penting dalam mengembangkan diri, jika diterapkan dan dikembangkan dari awal sekolah dasar maka akan terpatri kuat dalam hati dan pikiran anak
Implementation of the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) in the Independent Curriculum at SDN Grinting 01 Dewi Ana Putri; Moh Toharudin; Novi Yuliyanti
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3585

Abstract

This research aims to present a general overview of the project to strengthen the profile of Pancasila students at SDN Grinting 01 class II, along with an analysis of the components and stages that support and hinder the implementation of the project. The research design used was exploratory qualitative. Class II students at SDN Grinting 01, instructors and principals were the subjects of this research. Documentation, interviews, and observation are the three methods used to collect data. The Strengthening Pancasila Student Profile (P5) project has been implemented and is functioning effectively in accordance with its objectives, according to research results. The theme of the P5 curriculum in class II is "Local Wisdom". supporting components. School Principals, Teachers, Parents and the surrounding community are among the parties who support the Strengthening Pancasila Student Profile (P5) Project, providing assistance in its implementation. Teachers' ignorance of the Independent Curriculum and the lack of information and competency training are obstacles in implementing the Strengthening Pancasila Student Profile (P5) Project, even though P5 is a fairly significant advance in the field of education.
Analisis Keterkaitan Gaya Belajar Visual Auditori Kinesteteik pada Pembelajaran SBdP Kelas IV SDN Buara 02 Uswatun Khasanah; Moh Toharudin; Laelia Nurpratiwiningsih
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6656

Abstract

Teachers often do not apply learning strategies that suit students' learning styles. This is very important, especially in learning Arts, Culture and Crafts (SBdP). This research aims to analyze the relationship between learning styles in SBdP class IV SDN Buara 02. This research focuses on the role of teachers in SBdP learning, student obstacles and teacher solutions so that learning runs well. Researchers used qualitative methods with a case study approach. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The results of this research are that teachers play a very active role in learning activities with students and teachers also pay attention to the learning styles of students and implement the three visual auditory kinesthetic learning styles in one learning time. The teacher's role is very important in SBdP learning. The teacher is not only the main source so that learning runs smoothly, but also acts as a facilitator who meets all the needs of students during learning activities.