Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Aplikasi Integrated Engineering dalam Pembuatan Perahu Berbahan Kayu Strip dengan FRP Coating guna Meningkatkan Animo Masyarakat terhadap Wahana Air di Wisata Rumah Apung Bangsring Eka Darma, Yeddid Yonatan; Inprasetyobudi, Hery; Utomo, Rochmad Eko Prasetyaning
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2022.v6i1.2189

Abstract

Pendemi COVID-19 berdampak negatif tidak hanya dari segi kesehatan, tetapi juga, secara tidak langsung, berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat. Di Kabupaten Banyuwangi, sampai hari ini (6 Agustus 2020), teridentifikasi 76 orang positif COVID-19 dan di antaranya terdapat tiga kasus meninggal dunia. Kabupaten Banyuwangi berada pada zona risiko sedang hingga rendah. Hal ini menempatkan Banyuwangi menjadi salah satu kabupaten teraman di Jawa Timur (peringkat 6). Kabupaten Banyuwangi juga terdampak COVID-19 secara ekonomi karena Kabupaten Banyuwangi mengandalkan pariwisata sebagai salah satu sektor yang menggerakkan ekonomi dan sumber pendapatan daerah. Sehingga, dengan adanya pandemi ini, kunjungan wisatawan daerah dan internasional menurun drastis. Salah satu tempat wisata yang terdampak ialah Bangsring Underwater. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya wahana baru untuk menikmati pesona laut bangsring ini tanpa harus bersusah payah dan merogoh biaya yang lebih besar untuk wahana diving ataupun snorkeling, terlebih lagi kondisi kapal yang dimiliki pengelola saat ini dianggap tidak memiliki kualitas keamanan dan kenyamanan yang cukup sehingga mengurangi minat wisatawan untuk menggunakannya. Kelompok paguyuban wisata Bangsring pun mengeluhkan tingginya biaya operasional untuk membeli bahan bakar minyak kapal. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibutuhkanlah wahana baru dengan keamanan dan kenyamanan yang memadai serta tidak menghabiskan biaya operasional yang tinggi. Oleh karena itu, aplikasi Integrated Engineering dalam pembuatan perahu berbahan kayu strip dengan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) coating merupakan solusi yang tepat guna meningkatkan animo masyarakat terhadap wahana air di Wisata Rumah Apung Bangsring.
Implementasi Pembangkit Listrik Hidro Vortex pada Aliran Sungai Sebagai Upaya Penyediaan Energi Mandiri di Bumi Perkemahan Jeongmara Campuhan Prabuditya Bhisma Wisnu Wardhana; Yeddid Yonatan Eka Darma; Agung Fauzi Hanafi; Mega Lazuardi Umar; Satria Prasetya; Rochmad Eko Prasetyaning Utomo
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1262

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggagas kecintaan lingkungan di Bumi Perkemahan Jeongmara melalui pemanfaatan teknologi Hydro Vortex dari aliran sungai sebagai aplikasi energi mandiri. Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengedukasi para petugas perkemahan serta peserta berkemah, kegiatan pengabdian ini melibatkan pelatihan intensif tentang teknologi Hydro Vortex. Tim pengabdian menyampaikan informasi mengenai potensi energi yang dapat dihasilkan dari aliran sungai, serta bagaimana penerapan teknologi ini dapat berdampak positif pada lingkungan dan kemandirian energi perkemahan. Selain itu, tim pengabdian akan membantu dalam pengadaan dan instalasi sistem Hydro Vortex di Bumi Perkemahan Jeongmara untuk membuktikan konsep energi berkelanjutan. Langkah-langkah praktis dan panduan teknis diberikan kepada petugas perkemahan agar mereka dapat memelihara dan mengoperasikan sistem tersebut dengan efisien dan aman. Dalam jangka panjang, diharapkan keberadaan teknologi Hydro Vortex di Bumi Perkemahan Jeongmara dapat menjadi contoh inspiratif bagi perkemahan lain maupun masyarakat sekitarnya dalam mengadopsi energi terbarukan untuk meningkatkan keberlanjutan dan mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Selain itu, pengabdian masyarakat ini dapat memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan dengan menyediakan energi mandiri yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan perkemahan serta mendukung upaya pelestarian alam.
Utilization of Hydro Vortex Energy In Watershed Conservation Efforts and Increasing Community Nutrition Through The Fisheries Sector and Educational Tourism In Songgon Eka Darma, Yeddid Yonatan; Sani, Winardi; Fauzi Hanafi, Agung; Prananda Putra, Adetiya
International Journal Of Community Service Vol. 3 No. 2 (2023): May 2023 (Indonesia - Malaysia )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v3i2.184

Abstract

The residents of Songgon District, who are generally farmers, make rice fields and plantations dominant in the community's economy. Once a year durian trees can be harvested and once a rice harvest, this makes agriculture and plantations the backbone of the source of life for Songgon District, which results in the villagers' income being only annual. So that the economic sector that is able to generate income for villagers both on a monthly and daily basis, such as in the fisheries and tourism sectors, needs special attention for the development of the rural economy, given the huge potential possessed by Songgon District. Garbage is a major problem in this place, for example on the banks of the Binau river which is located in Songgon Village/District, opposite the Songgon District Office to be exact, which used to be full of piles of garbage. Residents around are reluctant to pass or do activities around the watershed (DAS). Therefore we are here with Pertamina Muda present in the development of the river fisheries sector such as controlled fish stocking (pioneered by Mr. Wibi Untoro) in the Binau river flow path and by utilizing Hydro Vortex Energy is a solution that can be implemented because it is proven to improve the community's economy and public awareness of the environment.
Rancang Bangun Mesin Penyedot Gabah Menggunakan Blower Sentrifugal Guna Mempersingkat Proses Pengepakan Gabah di Desa Tulungrejo Kabupaten Banyuwangi Darma, Yeddid Yonatan Eka; Prayogo, Galang Sandy; Lusi, Nuraini; Alfianto, Alfianto; Pramuda, M Cholis Kurnia
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.4768

Abstract

Gabah adalah bulir padi yang sudah dipisahkan dari tangkainnya saat proses panen. Gabah dijemur sampai kering dan dimasukkan kedalam karung sebagai tempat penyimpanan. Petani Desa Pagertanjung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang memasukkan gabah secara manual kedalam karung. Proses manual memerlukan banyak tenaga manusia. Melihat permasalahan tersebut, perlu dibuat mesin penyedot gabah yang dapat membantu proses penyimpanan gabah kedalam karung.Metode perancangan mesin penyedot gabah menggunakan blower sentrifugal dimulai dengan membuat gambar desain, perhitungan bagian dinamis yaitu perhitungan blower, perhitungan motor, perhitungan sabuk-V dan puli, perhitungan poros, dan perhitungan bantalan. Selanjutnya proses pembuatan komponen-komponen mesin, kemudian perakitan, dan proses pengujian alat untuk mengetahui mesin dapat bekerja dengan baik atau tidak. Tujuan pembuatan mesin penyedot gabah menggunakan blower sentrifugal ini adalah untuk mempermudah petani memasukkan gabah kedalam karung.Hasil perencanaan bagian dinamis yaitu, daya yang dibutuhkan blower untuk menghisap adalah 1,92 kW, maka digunakan motor 5,5 HP (4,1 kW) menyesuaikan yang ada di pasar, puli yang digunakan untuk motor (dp) dan poros (Dp) adalah 91 mm, sabuk yang digunakan adalah tipe A, diameter minimal poros adalah 18,5 mm. Untuk menyesuaikan pemilihan bantalan yang ada di pasaran, diameter poros yang digunakan adalah 20 mm. Menggunakan jenis bantalan gelinding, nomor 6004 dengan diameter poros 20 mm. Hasil uji coba yang paling baik menggunakan putaran 1650 rpm dengan selang input Æ76,2 mm. 
Efisiensi pengembangan usaha akuakultur melalui pemanfaatan pompa air bertenaga turbin hidro vortex di desa Tambong kabupaten Banyuwangi Liliyanti, Mita Ayu; Hanafi, Agung Fauzi; Darma, Yeddid Yonatan Eka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21833

Abstract

Abstrak                                                                                 Potensi Desa Tambong yang belum tersentuh untuk pengembangan usaha adalah pemanfaatan aliran sungai sebagai sumber tenaga penyedia air untuk kegiatan akuakultur. Permasalahan yang dihadapi  masyarakat Desa Tambong adalah belum tersedia teknologi yang efisien selain penggunaan pompa listrik yang membutuhkan modal tinggi. Oleh karena itu, kegiatan ini ditujukkan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi yang ramah lingkungan yang dapat menyuplai air ke dalam wadah akuakultur. Alat yang tepat digunakan adalah pompa air bertenaga turbin hidro vortex yang mampu memanfaatkan pusaran air sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan pompa. Kegiatan ini dilaksanakan pada 29 November 2023 di Dusun Krajan, Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi dengan melibatkan 20 – 25 peserta. Pompa air turbin hidro vortex yang didesain pada kegiatan pengabdian ini memilki diameter bak pusaran 0,8 m, tinggi bak pusaran 0,4 m, lebar masukkan pusaran 0,14 meter, diameter turbin 0,65 m, dan tinggi turbin 0,25 m, serta mampu memompa air sebesar 1,5 liter/menit dengan memanfaatkan debit air sungai sebesar 44,8 liter/detik. Kata kunci: desa tambong; akuakultur; pompa air; turbin hidro vortex. AbstractThe untapped potential of Tambong Village for business development lies in harnessing river flows as a sustainable energy source to supply water for aquaculture activities. The challenge faced by the residents of Tambong Village is the absence of efficient technologies, with electric pumps being the only available option, necessitating substantial capital investment. Consequently, this initiative aims to introduce and implement eco-friendly technology capable of providing water to aquaculture containers. The ideal solution is the utilization of a hydro vortex turbine-powered water pump, designed to harness water vortices as a power source for driving the pump. This project was executed on November 29, 2023 in Krajan Hamlet, Tambong Village, Kabat District, Banyuwangi Regency, involving 20–25 participants. The hydro vortex turbine water pump created for this initiative features a vortex tank with a diameter of 0.8 m, a height of 0.4 m, a vortex entry width of 0.14 meters, a turbine diameter of 0.65 m, and a turbine height of 0.25 m. It is capable of pumping water at a rate of 1.5 liters per minute, leveraging the river's water discharge of 44.8 liters per second. Keywords: tambong village; aquaculture; water pump; hydro vortex turbine.