Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

SURVEI KEBUGARAN JASMANI ATLET RENANG USIA 10-12 TAHUN Asmutiar, Rusdi, Zainal Arifin,
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.779 KB) | DOI: 10.31571/jpo.v5i1.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang tingkat kebugaran jasmani atlet renang usia 10-12 tahun melalui tes dan pengukuran pada atlet renang putra. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif  dan bentuk penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel dalam penelitian ini adalah 24 orang  atlet. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia dan teknik analisis data menggunakan Norma Analisis Presentasi (%). Hasil penelitian mengatakan bahwa sebanyak 5 orang atlet memiliki tingkat kesegaran jasmani baik sekali (bs) yaitu berada pada interval (22-25), 11 atlet memiliki tingkat kesegaran jasmani dengan klasifikasi baik (b) yaitu berada pada interval (18-21), 7 orang atlet dengan klasifikasi sedang (s) berada pada interval (14-17) dan 1 orang dengan klasifikasi kurang (k) berada pada interval (10-13).Kata Kunci: kebugaran Jasmani, Atlet renang, Usia 10-12 tahun.
PENGARUH PELATIHAN SMALL SIDED GAMES THREE-A-SIDED DAN SMALL SIDED GAMES SIX-A-SIDED TERHADAP PENINGKATAN CARDIOVASCULAR ENDURANCE PEMAIN SEPAK BOLA Asmutiar, Asmutiar
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.951 KB) | DOI: 10.31571/jpo.v4i2.82

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Small Sided Games Three-A-Sided dan  Small Sided Games Six-A-Sided terhadap peningkatan Cardiovascular Endurance pemain sepak bola. Setiap kelompok melakukan tes Cardiovascular Endurance (VO2max) sebelum dan sesudah perlakuan dengan Multistage Fitness Test. Dari uji-t diperoleh ttabel (0,05;1;11)= 1,796, pada kelompok eksperimen I diperoleh hasil Cardiovascular Endurance thitung = 44,809. Pada kelompok eksperimen II  diperoleh hasil Cardiovascular Endurance thitung = 15,137. Dengan demikian thitung> ttabel, yang berarti terdapat  peningkatan hasil pelatihan antara tes awal dan tes akhir dari kedua kelompok. Berdasarkan analisis varians dengan Ftabel (0,05;2;30)= 3,30, dengan nilai Fhitung = 791.764. Dengan demikian Fhitung > Ftabel, yang berarti ada perbedaan peningkatan Cardiovascular Endurance antara ketiga kelompok yaitu kelompok eksperimen I, kelompok eksperimen II dan kelompok kontrol. Hasil uji lanjut dengan LSD diketahui bahwa kelompok eksperimen I dengan bentuk pelatihan Small Sided Games Three-A-Sided  lebih efektif dalam meningkatkan Cardiovascular Endurance. Kata Kunci: Sepak bola, Small Sided Games Three-A-Sided , Small Sided Games Six-A-Sided, Cardiovascular Endurance.
PENGARUH KETERAMPILAN MOTORIK TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI PENJASKESREK IKIP PGRI PONTIANAK Pahliwandari, Rovi; Asmutiar, Asmutiar; Rajidin, Rajidin
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.231 KB) | DOI: 10.31571/jpo.v7i1.883

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan motorik terhadap hasil belajar Passing bawah bolavoli pada mahasiswa kelas A Pagi semester 2 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi IKIP PGRI Pontianak. Setiap kelompok melakukan tes Passing bawah. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat Pengaruh Keterampilan Motorik terhadap Kemampuan Passing Bawah Bolavoli pada Mahasiswa Kelas A Pagi Semester 2 Penjaskesrek IKIP PGRI Pontianak
Effect of Plyometrics Training and Achievement Motivation on the Ability of Crescent Kicks in the Pencak Silat Sport Ramdani Amrullah; Achmad Sofyan Hanif; Widiastuti; Asmutiar
JIPES - JOURNAL OF INDONESIAN PHYSICAL EDUCATION AND SPORT Vol 5 No 1 (2019): JIPES (Journal of Indonesian Physical Education and Sport)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research type was an experimental research with treatment by level design. The research is aimed at investigating the influence of plyometrics exercises and achievement motivation on the ability of crescent kick in martial arts sport. Each group performed a crescent kick test before and after treatments with the test instruments kick of martial arts sport and achievement motivation questionnaire. There were significant differences between the methods of stride jump crossover exercises:11.42, while box jump exercises: 9.59. The F-test significant showed Fcount= 88.23 higher than Ftable= 1,62, with the level of significance 0,05,There was a positive interaction between plyometricsexercise methods and achievement motivation on the ability of the crescent kick, it was indicated by the value of Fcount (Fh)= 103.04, higher than Ftable (Ft)= 1.62. The kick abilty of athletes who have high motiviation trained through stride jump crossover was better, the average value stride jump crossover=12.28,while the box jump exercises = 8.90, with the level of significance,α = 0.05 over, tcount=11.74, higher than ttable =1.68. While the kick ability of athletes who have low motivation trained through box jump was better, the average value of the atheletes’ kick ability trained through stride jump crossover = 10.13, while the box jump exercises = 10.28, with the level of significance, α = 0.05 over, tcount =0.55 lower than ttable= 1.68.
Pengaruh Interval Training Terhadap VO2 Max Atlet Bola Basket IKIP PGRI Pontianak Mohammad Sabransyah; Asmutiar; Rovi Pahliwandari
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Master Penjas & Olahraga (JMPO)
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inerval Training terhadap VO2Max atlet Bola basket di IKIP PGRI Pontianak. Metode penelitian menggunkan metode eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh anggota tim Bola Basket IKIP PGRI Pontianak yang berjumlah 18 Orang. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan total sampling, maka untuk sampel penelitian ini adalah seluruh populasi, yaitu seluruh anggota tim Bola Basket IKIP PGRI Pontianak yang berjumlah 18 Orang. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data penelitian adalah dengan menggunakan Bleep test.. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh latihan Interval Training terhadap Vo2max atlet Bola basket IKIP PGRI Pontianak. Saran untuk para pelatih agar dapat menerapkan proses latihan yang tidak keluar dari prinsip-prinsip latihan, dan bagi para peneliti selanjutnya diharapkan untuk meneliti dengan program latihan yang lain.
Perbandingan Antara Kekuatan Bahu dan Kekuatan Tungkai Pemain Bola Voli dan Bola Basket Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak Asmutiar; Mohammad Sabransyah
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Master Penjas & Olahraga (JMPO)
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v1i1.11

Abstract

Permianan bola basket dan bola voli memiliki pola gerak dan penggunaan bagian tubuh yang hampir sama dari kedua teknik. Tetapi belum diketahui kekuatan bahu dan kekuatan tungkai mana dari kedua cabang olahraga tersebut yang memiliki kekuatan tinggi untuk melakukan teknik lompatan, smass dan shooting. Penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidak perbandingan kekuatan bahu dan tungkai pemain bola basket dan bola voli. Kausal Komparatif (causal comparative research). Hasil tes push and pull Dynamometer pemain basket dan voli, Nilai t hitung adalah -0.187 bulatkan nilai tersebut dan bandingkan dengan t tabel. Nilai t hitung (0.187) < t tabel 0,05;14 = 1.76131 sehingga Ho diterima. Hasil tes Back and Leg Dynamometer pemain basket dan voli, Nilai t hitung adalah -0.604 bulatkan nilai tersebut dan bandingkan dengan t tabel. Nilai t hitung (0.604) < t tabel 0,05;14 = 1.76131sehingga Ho diterima. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan apakah ada perbandingan antara kekuatan bahu dan kekuatan tungkai pemain bola basket dan pemain bola voli mahasiswa IKIP PGRI Pontianak, tidak diterima kebenarannya.
PENGARUH PELATIHAN SMALL SIDED GAMES THREE-A-SIDED DAN SMALL SIDED GAMES SIX-A-SIDED TERHADAP PENINGKATAN CARDIOVASCULAR ENDURANCE PEMAIN SEPAK BOLA Asmutiar Asmutiar
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v4i2.82

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Small Sided Games Three-A-Sided dan  Small Sided Games Six-A-Sided terhadap peningkatan Cardiovascular Endurance pemain sepak bola. Setiap kelompok melakukan tes Cardiovascular Endurance (VO2max) sebelum dan sesudah perlakuan dengan Multistage Fitness Test. Dari uji-t diperoleh ttabel (0,05;1;11)= 1,796, pada kelompok eksperimen I diperoleh hasil Cardiovascular Endurance thitung = 44,809. Pada kelompok eksperimen II  diperoleh hasil Cardiovascular Endurance thitung = 15,137. Dengan demikian thitung ttabel, yang berarti terdapat  peningkatan hasil pelatihan antara tes awal dan tes akhir dari kedua kelompok. Berdasarkan analisis varians dengan Ftabel (0,05;2;30)= 3,30, dengan nilai Fhitung = 791.764. Dengan demikian Fhitung Ftabel, yang berarti ada perbedaan peningkatan Cardiovascular Endurance antara ketiga kelompok yaitu kelompok eksperimen I, kelompok eksperimen II dan kelompok kontrol. Hasil uji lanjut dengan LSD diketahui bahwa kelompok eksperimen I dengan bentuk pelatihan Small Sided Games Three-A-Sided  lebih efektif dalam meningkatkan Cardiovascular Endurance. Kata Kunci: Sepak bola, Small Sided Games Three-A-Sided , Small Sided Games Six-A-Sided, Cardiovascular Endurance.
PENGARUH KETERAMPILAN MOTORIK TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI PENJASKESREK IKIP PGRI PONTIANAK Rovi Pahliwandari; Asmutiar Asmutiar; Rajidin Rajidin
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v7i1.883

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan motorik terhadap hasil belajar Passing bawah bolavoli pada mahasiswa kelas A Pagi semester 2 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi IKIP PGRI Pontianak. Setiap kelompok melakukan tes Passing bawah. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat Pengaruh Keterampilan Motorik terhadap Kemampuan Passing Bawah Bolavoli pada Mahasiswa Kelas A Pagi Semester 2 Penjaskesrek IKIP PGRI Pontianak
Sosialisasi Sistem Pertandingan dan Pelatih Perwasitan Bola Voli Se-Kecamatan Teluk Pakedai Nevi Hardika; Muhammad Suhairi; Zainal Arifin; Utami Dewi; Mohamad Sabransyah; Mira Fuzita; Henry Maksum; Heri Rustanto; Asmutiar Asmutiar
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i1.2463

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah mensosialisasikan kepada pemuda se kecamatan Teluk Pakedai untuk menjelaskan tentang pembuatan sistem pertandingkan dan peraturan permainan dan perwasitan bola voli. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat agar adanya persamaan persepsi tentang peraturan permainan dan perwasitan bola voli sesuang dengan peraturan pertandingan PBVSI. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini metode deskriptif dengan pendekatan metode ceramah dan praktik langsung perwasitan bola voli. Hal-hal yang dapat evaluasi dari kegiatan ini adalah respon peserta sosialisasi terhadap sosialisasi sistem pertandingan dan perwasitan bola voli. Dengan diselenggarakannya sosialisasi mendapatkan manfaat yaitu, terciptanya persamaan persepsi tentang sistem pertandingan dan perwasitan bola voli di kecamatan Teluk Pakedai dan sebagai stimulus untuk mengikuti pelatihan wasit yang nanti secara resmi akan mendapatkan sertifikat dari PBVSI Kalimantan Barat.
The Development Of Physical Condition Training To Improve Players Performance In Traditional Sports Galah Hadang At Adolescent Age Nevi Hardika; Rusdi Rusdi; M Sabransyah; Asmutiar Asmutiar; Zainal Arifin
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 4, No 2 (2021): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.414 KB) | DOI: 10.31851/hon.v4i2.5298

Abstract

This research aims to: 1) Develop a game-based basic motion learning skills model in upper-grade elementary school children. 2) Obtain empirical data about the effectiveness of the results of the development of learning models based on basic motion skills in primary school children. Method: using Research & Development from Borg & Gall with qualitative and quantitative approaches. The subjects of this study were 06 East Pontianak Elementary School and 34 South Pontianak Elementary School with 22 effectiveness test objects. Data collection techniques using descriptive qualitative (Expert Judgment). Analysis techniques data in this study used a qualitative percentage and a different test (t-test) at α = 0.05. From the results of small-scale trial data recapitulation (n = 10) with the mean results obtained of 283 with a percentage of 78% categorized as Good. With the result 2 students are in very good category, 6 students are in good category and 2 students are in enough category. While the results of large-scale trial data recapitulation (n = 20), the mean result obtained is 600 with a percentage of 83% in the Good category. With the results of 12 students in very good category, 8 students in good category. While the effectiveness test (t-test) can be proven by the pretest group and the posttest group showing the value of  tcount  (12,122) > ttable (2.0797) with a significance of 0.000 > 0.05. Meanwhile, the results of the posttest t-test results with the control group showed that the value of tcount (10.350) > ttable (2.0797) with a significance of 0.000 > 0.05. This shows that the data from the two groups have a significant variance, namely the value of tcount > ttable. This shows that there is a significant difference so that it can be generalized and from the results of the difference between the pretest and posttest group means is 9.28 with an increase of 5.17%. Meanwhile, the mean difference between the posttest group and the control group was 5.14 with an increase of 2.80%. Therefore, it can be concluded that the development of a physical condition training model can improve the performance of players in traditional sports galah hadang in adolescence effectively and efficiently so that it can be applied to athletes.