Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Edukasi Perawatan Kaki Efektif dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Pasien Diabetes Mellitus Sanny Frisca; Dheni Koerniawan
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.200

Abstract

Diabetes mellitus tipe II merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah yang dapat menyebabkan banyak komplikasi. Komplikasi DM yang sering terjadi pada pasien adalah ulkus kaki, karena pada umumnya pasien tidak menyadari adanya ulkus akibat neuropati yang dialami. Ulkus kaki dapat meningkatkan kebutuhan pengobatan dan perawatan pada pasien. Namun, ulkus kaki dapat dideteksi secara dini oleh pasien secara mandiri dengan melakukan pemeriksaan berkala pada kaki pasien. Pemberian edukasi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pasien dan membuat pasien memiliki sikap yang baik dan pada akhirnya melakukan tindakan skrining yang diajarkan. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku. Penelitian kuantitatif ini dilakukan terhadap 40 responden (20 kontrol dan 20 intervensi) dengan desain kuasi eksperimen pre-test dan post-test menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian pengetahuan responden pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan sebelum dan setelah edukasi dengan p-value 0,001, sementara tidak terjadi perbedaan pada kelompok kontrol. Perilaku responden pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan sebelum dan setelah edukasi dengan p-value 0,046, sementara tidak terjadi perbedaan pada kelompok kontrol. Pengetahuan (p-value= 0,001) dan perilaku (p-value= 0,037) antar kelompok memiliki perbedaan secara signifikan, namun pada sikap tidak terlihat perbedaan signifikan. Perlu diberikan pendampingan untuk  memaksimalkan hasil edukasi pada  sikap dan perilaku. Perlu melakukan survey awal untuk kebiasaan pasien DM melakukan perawatan kaki dan alasan pasien tidak melakukannya.
Korelasi Positif antara Sikap dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Palembang Dheni Koerniawan; Sanny Frisca
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1432

Abstract

Hipertensi masih menjadi perhatian penting dalam upaya pengendalian tekanan darah demi mencegah komplikasi penyakit lain yang dapat timbul secara mendadak dan mengakibatkan disablitias penderitanya. Salah satu masalah yang sering muncul dalam kasus hipertensi adalah tekanan darah yang tidak stabil dan ketidakpatuhan minum obat menjadi salah satu penyebabnya. Hal yang cukup mendorong kepatuhan dari faktor internal individu adalah sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Palembang. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan 89 sampel dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, rerata usia 54,69 tahun, telah menderita hipertensi dengan rerata 7,29 tahun dan berada pada klasifikasi hipertensi derajat 1, serta rerata skor sikap 36,25 dan kepatuhan minum obat 34,56. Uji Pearson’s memperlihatkan adanya korelasi positif kuat yang signifikan antara sikap dan kepatuhan minum obat (r=0,71; p<0,001). Direkomendasikan bagi tenaga kesehatan untuk mengedukasi dan mendukung pasien hipertensi sehingga dapat meningkatkan sikap pentingnya patuh minum obat.