Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Edukasi Pelaku UMKM Wisata Pantai Minang RUA sebagai Upaya Mewujudkan Sustainable Tourism Tety Rachmawati; Rahayu Lestari; Fisko Arya Kamandanu; Dani Syahrobi
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v2i1.189

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM di wisata Pantai Minang Rua, Kabupaten Lampung Selatan. Pelaku UMKM wisata Pantai Minang Rua mengalami penurunan omzet selama pandemi Covid-19, karena terjadi penurunan jumlah wisatawan. Perlu ada pendampingan bagi para pelaku UMKM agar dapat bertahan selama pandemi Covid-19 dan dapat bangkit setelah pandemi Covid-19 berakhir. Penerapan sustainable tourism diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM mendapatkan manfaat baik dari sisi ekonomi, sosial maupun lingkungan. Materi edukasi yang diberikan kepada pelaku UMKM yaitu penerapan sustainable tourism melalui local control, physical integrity, environmental purity, dan economic viability. Pemetaan materi tersebut berdasarkan survey dan wawancara dengan masyarakat dan Pokdarwis wisata Pantai Minang Rua. Materi diberikan melalui diskusi face to face. Berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada para pelaku UMKM terlihat bahwa pelaku UMKM telah memahami penerapan sustainable tourism di wisata Pantai Minang Rua.
IMPLEMENTASI ASEAN-AUSTRALIA-NEW ZEALAND FREE TRADE AGREEMENT (AANZFTA) DALAM HUBUNGAN PERDAGANGAN INDONESIA-AUSTRALIA DAN INDONESIA-NEW ZEALAND TAHUN 2013-2017 Riska Nurhafizhah; Agus Hadiawan; Tety Rachmawati
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 1 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v21i1.34

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA) dalam hubungan perdagangan Indonesia-Australia dan Indonesia-New Zealand pada tahun 2013-2017 dengan menggunakan konsep kepentingan nasional, teori perdagangan bebas, teori keunggulan komparatif, serta BAB II Trade in Goods sebagai inti AANZFTA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi AANZFTA, situs resmi Pemerintah Indonesia, Australia, dan New Zealand, dan penelitian sejenis terdahulu. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan kajian dokumen, dan penelitian kepustakaan. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian, dan verifikasi dengan teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi teori. Penelitian berfokus pada implementasi kebijakan penyeragaman tarif dan kebijakan spesialisasi produksi di antara Indonesia-Australia dan Indonesia-New Zealand. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kebijakan penyeragaman tarif berupa pengurangan atau penghapusan tarif yang ditetapkan sesuai dengan perjanjian dan menguntungkan Indonesia dari jumlah komoditas HS 2012 yang masih ditetapkan tarifnya dibandingkan penetapan tarif oleh Australia dan New Zealand. Sedangkan implementasi kebijakan spesialisasi produksi Australia dan New Zealand memiliki pola yang sama, yaitu produk keduanya didominasi komoditas jadi, sementara produk Indonesia didominasi komoditas mentah dan setengah jadi. Namun, Indonesia terbukti melanggar pasal 8 terkait lisensi impor BAB II Trade In Goods, AANZFTA dalam kasus WTO DS477.
MENAKAR STABILITAS HEGEMONI BAGI PENYELESAIAN KONFLIK ROHINGYA Tety Rachmawati
Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs Vol 2, No 1 (2017): Dauliyah (Journal of Islamic and International Affairs)
Publisher : UNIDA Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.574 KB) | DOI: 10.21111/dauliyah.v2i1.810

Abstract

This paper tried to explain the importance of Hegemonic stability to resolve conflict in Rohingya and also to see ASEAN countries opportunities to be hegemony power, so that they are influential to implementation ASEAN rule particularly in Rohingya conflict resolution. The method that is used in this research is qualitative in descriptive-analytic explanation. Theoretically, hegemony power was needed to create international system stability as well as to create the security in the region. Rohingya conflicts caused many people to evacuate themselves to neighbor countries. This condition caused security in the region became not stable. Therefore, it needed hegemony power to create stability in the region. The country which has strongest power was able to influence other countries. If it was compared to other ASEAN countries, Singapore is the most powerful country in ASEAN. Singapore is one of country that has the biggest military power, advance economic and stable political situation. However, Singapore has weakness as the smallest country with small populations, so that it is not too influential in ASEAN institution. Singapore did not have enough opportunity to become hegemony power to control instability that was caused of Rohingya conflict.
Strategi Diplomasi Asean Terhadap Jepang Untuk Mengurangi Kesenjangan Ekonomi Di Asean Tety Rachmawati
Jurnal PIR : Power in International Relations Vol 1, No 2 (2017): PIR FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.049 KB) | DOI: 10.22303/pir.1.2.2017.87-107

Abstract

Negara-negara anggota ASEAN setuju untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dalam upaya meningkatkan integrasi ASEAN, senada dengan tujuan pembangunan yang adil. Kesenjangan ekonomi antara anggota ASEAN dapat dilihat dari beberapa indikator seperti GDP, HDI, persentase kemiskinan, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan ekonomi antar Negara anggota ASEAN. Upaya ASEAN mengurangi kesenjangan ini dilakukan dengan cara memberikan bantuan kepada negara–negara yang masih tertinggal dalam hal ekonomil. Bantuan bukan hanya datangd a ri internal anggota ASEAN, namun juga dari Negara lain selain anggota ASEAN, misalnya Japan.penelitian akan membahas strategi diplomasi ASEAN dengan Jepang dalam upayanya untuk mengurangi kesenjangan ekonomi ASEAN.metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber dieproleh dari surat kabar, majalah, buku, beberapa dokumen pendukung lain, dan artikel. ASEAN menggunakan strategi regional development cooperation (RDC) sebagai kerangka dasar bagi semua perjanjian dengan Negara Jepang.ASEAN menggunakan strategi koalisi dan forum. Berbagai forum iniasaisi dilakukan dalam kerangka RDC menyatakan Japan sebagai Negara donor untuk beberapa projek. Untuk bisa mendapatkan parallel dengan Negara Jepang, ASEAN meggunakan kerangka Dialogue Partners(DP). DP tidak memposisikan Negara kedua sebagai penerima donor, namun lebih sebagai partner.
Penjajakan Peluang Kerjasama Lampung-Australia Guna Memacu Daya Saing Sektor Pariwisata Daerah Rahayu Lestari; Tety Rachmawati
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i4.366

Abstract

Potensi pariwisata Lampung yang tinggi perlu mendapat perhatian dan prioritas untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata. Data kunjungan wisatawan tahun 2018 menunjukkan minat wisatawan asing yang tinggi terhadap objek wisata pantai dan alam di Lampung. Akan tetapi potensi pariwisata tersebut belum optimal mengingat belum diprioritaskannya sektor pariwisata sebagai salah satu sektor strategis yang dapat menyokong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mendorong kesadaran pemerintah daerah Provinsi Lampung dalam inisiasi kerjasama pada sektor Pariwisata, guna meningkatkan daya saing dan optimalisasi sektor pariwisata daerah Lampung sebagai salah satu sumber aktifitas ekonomi masyarakat. Upaya inisiasi kerjasama dilakukan melalui Focus Grup Discussion dan Seminar yang mempertemukan beberapa elemen pemangku kebijakan dan kepentingan pada sektor pariwisata. Target luaran yang ingin dicapai adalah terdorongnya pemerintah daerah Lampung dan beberapa elemen/stakeholder lain dalam memulai realisasi kerjasama sektor pariwisata daerah dengan pemerintah negara Australia sebagai salah satu mitra luar negeri Lampung.
Implementasi MSP Kerja Sama Akreditasi Halal antara ESMA dan KAN Tahun 2018 Suci Indah Lestari; Agus Hadiawan; Tety Rachmawati
Bukhori: Kajian Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 2 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.495 KB) | DOI: 10.35912/bukhori.v2i1.1531

Abstract

Purpose: To analyze implementation of a Memorandum of Understanding (MoU) in the field of cooperation halal accreditation between the National Accreditation Committee (KAN) and Emirates Authority for Standardization and Metrology (ESMA) 2018 in trade relations between Indonesia and the UAE. Method: This type of research is descriptive qualitative using secondary data. The data collection technique used document analysis while the data analysis technique used content analysis which refers to the process of classifying, summarizing and tabulating data. Result: The results of this study are all 6 MoU mechanisms in halal accreditation cooperation have been carried out according to mutually agreed procedures and an understanding of halal accreditation. It has been reached through LSH Indonesia which is recognized by ESMA. However, the implementation of the MoU has not provided a maximum contribution yet to Indonesia's trade relations with the UAE.
Menegerial Assistance and Organizational Strengthening in Melati Jaya Cooperative: Pendampingan Menegerial Dan Penguatan Keorganisasian Pada Koperasi Melati Jaya Tety Rachmawati; Rahayu Lestari; Fisko Arya Kamandanu; Dani Sayhrobi
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty alleviation solutions can be achieved by increasing the economic resilience of the community. Koperasi Melati Jaya, Sukamenanti Village, was established as an effort to strengthen the economic resilience of the community. However, its operations experience obstacles and obstacles such as the absence of internetbased correspondence and lack of knowledge about cooperative partnership programs. This service aims to provide managerial assistance to members of the Melati Jaya Cooperative in digitizing correspondence and explaining the cooperative partnership system. This service activity was carried out by conducting training on digitizing correspondence and socializing partnerships. The results obtained from this service show that most members of the Melati Jaya Cooperative can digitize correspondence and understand cooperative partnership proposals
THE STRATEGY OF LOCAL GOVERMENT IN INCREASING THE COMPETITIVENESS OF LAMPUNG SHRIMP EXPORT Tety Rachmawati; Rahayu Lestari; Fisko Arya Kamandanu; Dani Dani
JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL INDONESIA Vol 4 No 1 (2022): JHII September 2022
Publisher : Lampung Center for Global Studies (LCGS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhii.v4i1.10

Abstract

This study aims to analyze the strategy of the local government in increasing the competitiveness of Lampung shrimp exports to be the National Shrimp Barn. The data was obtained by reviewing several primary and secondary documents and in-depth interviews with the Head of the Department of Marine Affairs and Fisheries in Lampung Province. In this study, we use a quantitative approach using RCA (Revealed Comparative Advantage) to find the competitiveness of Lampung shrimp export value and Diamond Porter theory to analyze the strategies in increasing the competitiveness of Lampung Shrimp Export. The results indicate that the competitiveness of Lampung shrimp exports is very strong. The strategy used by Lampung Government to increase the competitiveness of Lampung shrimp exports is by a collaboration between the central and district governments realized by providing access to capital through Kartu Petani Pintar (Smart Farmer Card), technical assistance by forming cross-sector Working Groups (Pokja), and intensive pond constructions in several areas in Lampung.
Kerjasama Pariwisata Lampung-Australia: Peluang dan Tantangan Rahayu Lestari; Tety Rachmawati
JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL INDONESIA Vol 5 No 1 (2023): JHII April 2023
Publisher : Lampung Center for Global Studies (LCGS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhii.v5i1.19

Abstract

Potensi pariwisata Lampung yang tinggi perlu mendapat perhatian dan prioritas untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata. Rata-rata wisatawan mancanegara yang datang ke Lampung berasal dari Australia dan Belanda, yang tertarik dengan objek wisata Surfing di Pulau Pisang. Selain objek wisata pantai bergelombang tinggi untuk surfing, wisman juga menggemari kunjungan wisata ke Taman Nasional Way Kambas dan wisata iconic Gunung Anak Krakatau. Data kunjungan wisatawan tahun 2018 menunjukkan minat wisatawan asing yang tinggi terhadap objek wisata pantai dan alam di Lampung. Akan tetapi potensi pariwisata tersebut belum optimal mengingat belum diprioritaskannya sektor pariwisata sebagai salah satu sektor strategis yang dapat menyokong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang dan tantangan dalam inisiasi kerjasama Pariwisata antara Lampung dan Australia, guna meningkatkan daya saing dan optimalisasi sektor pariwisata daerah Lampung sebagai salah satu sumber aktifitas ekonomi masyarakat. Data didapatkan dengan menggunakan studi literasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menemukan hambatan tata kelola dan tantangan yang dihadapi dalam inisiasi kerjasama Lampung-Australia di sektor Pariwisata baik dari internal maupun eksternal.
Kebijakan Indonesia dalam Aspek Lingkungan dan Perdagangan: Studi Kasus Cantrang Gita Karisma; Tety Rachmawati; Sanjaya, Fitri Juliana
Journal of International and Local Studies Vol. 4 No. 1 (2020): July
Publisher : Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jils.v4i1.714

Abstract

This research focuses on Indonesian's policy regarding the postponement of the prohibition of using cantrang and its relationship with trade and environmental aspects. In line with the trend trading which is draws many environmental issues as a rule, Indonesia should be careful to apply trade policy. One of them is the cantrang as a fishing tool which will affect Export of Indonesian Fishery Products. This research uses a qualitative approach with case studies. The results of this research show that cantrang is considered as fishing equipment damaging marine ecosystem, so that its restriction will give benefit for Indonesia. Indonesia has implemented a regulation prohibiting the use of cantrang in 2017 but Indonesia withdrew the regulation in 2018. This research finds out how the Indonesia policy tends to prioritize trade interests over environmental interests.