Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

GAMBARAN SISTEM PENDISTRIBUSIAN OBAT DI APOTEK KAWIJAYA TAHUN 2018 Ismaya, Nurwulan Adi; Sitorus, Christina Apnirosi; Puji, Lela Kania Rahsa; Ratnaningtyas, Tri Okta; Hasanah, Nur; Indah, fenita Purnamasari
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 4, No 1 (2020): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v4i1.45

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM TINDAKAN PEMBUANGAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2023 Puji, Lela Kania Rahsa; Listiana, Ida; Kasumawati, Frida; Ratnaningtyas, Tri Okta; Pungkyastuti, Cesarinda Widya
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i1.728

Abstract

ABSTRACTBackground :Hospitals are one of the workplaces that have a high risk regarding the safety and security of human resources in the hospital. Basically, in every health service facility, nurses are one of the workers who are at high risk of experiencing injury as a result of being stabbed or cut by waste from sharp objects. Hospitals are producers of medical waste which are at risk of accidents and disease transmission to health workers, especially nurses as the first people who come into direct contact with medical waste. Purpose: to determine whether or not there was a relationship between the factors age, length of service, level of education, knowledge and attitudes and nurses' compliance with the action of disposing of solid medical waste at the Uum Regional Hospital, Tangerang Regency. Method : analytical research with a quantitative approach and cross sectional design. Sampling technique is simple random sampling with a total of 95 respondents, data analysis used the chi-square test. Result:  from age (p-value 0.187), length of service (p-value 0.454), education level (p-value 0.203), knowledge (p-value 0.002) and attitude (p- value 0.002). Conclusion: Improper and inadequate management of medical waste has serious consequences for health and significant impacts on the environment. From this research it can be seen that some respondents are young (35 years) and have a good level of education, knowledge and attitude, but work accidents still occur due to compliance in carrying out waste disposal measures. The results of this research show that the knowledge and attitudes of respondents have a significant relationship with nurses' compliance with solid medical waste disposal in hospitals.  ABSTRAKRumah sakit merupakan salah satu tempat kerja yang memiliki risiko yang tinggi terkait keselamatan dan keselamatan sumber daya manusia yang berada di rumah sakit. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan pada dasarnya perawat merupakan salah satu tenaga kerja yang sangat beresiko mengalami cidera akibat dari luka tertusuk atau teriris limbah benda tajam. Rumah Sakit merupakan penghasil limbah medis beresiko terhadap kecelakaan dan penularan penyakit tenaga kesehatan khususnya perawat sebagai orang pertama yang bersentuhan langsung pada limbah medis.  Tujuan penelitian untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara faktor usia, masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan perawat dalim tindakan pembuangan limbah medis padat di Rumah Sakit Uum Daerah Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sebanyak 95 responden, analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil dari uji statistik chi-square dari usia (p-value 0,187), masa kerja (p-value 0,454), tingkat pendidikan (p-value 0,203), pengetahuan (p-value 0,002) dan sikap (p-value 0,002). Kesimpulan Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dan tidak memadai menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan dan dampak signifikan bagi lingkungan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa sebagian responden berusai muda (35 tahun) dan memiliki tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap yang baik, tetapi masih terjadi kecelakaan kerja yang diakibatkan oleh kepatuhan dalam melakukan tindakan pembuangan limbah. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan dan sikap responden memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan perawat dalam tindakan pembuangan limbah medis padat di rumah sakit
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK, STRES DAN POLA TIDUR DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA MAHASISWI PRODI D3 FARMASI STIKES KHARISMA PERSADA Puji, Lela Kania Rahsa; Ismaya, Nurwulan Adi; Ratnaningtyas, Tri Okta; Hasanah, Nur; Fitriah, Nada
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v5i1.90

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita dalam masyarakat adalah gangguan mestruasi. Di Indonesia 260 wanita usia subur 95% mengalami minimal satu gejala Premenstrual syndrom(PMS) , antara gejala sedang sampai berat sebanyak 3,9%. Dari studi pendahuluan di STIKes Kharisma Persada Pamulang didapatkan 66,7% wanita mengalami gejala ringan dari premestrual syndrome (PMS), sedangkan 33,3% wanita mengalami gejala sedang sampai gejala berat dari premenstrual syndrome (PMS). Tujuan : menganalisis aktivitas fisik, stres, dan pola tidur terhadap Premenstrual Syndrome (PMS) kepada mahasiswi PRODI D3 farmasi STIKes Kharisma Persada Pamulang. Metode kuantitatif dengan cross sectional. Sampel sebesar 97 secara simple random sampling. Kuesioner diisi oleh responden melalui google form, analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan bermakna di setiap variabel aktivitas fisik, stres dan pola tidur terhadap kejadian Premenstrual syndrom(PMS) .
HUBUNGAN KEBISINGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA DI PT. X Ratnaningtyas, Tri Okta; Ismaya, Nurwulan Adi; Puji, Lela Kania Rahsa; Hasanah, Nur; Afriyani, Mirta Sepi
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v5i1.95

Abstract

Bising, salah satu masalah utama kesehatan di negara-negara industri dan merupakan sumber utama dari stres. Data WHO menyebutkan bising melebihi 90 dB di tempat kerja memapar tenaga kerja di negara industri dengan total hampir 14% dan bising lebih dari 85dB juga diperkirakan memapar 20 juta orang Amerika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebisingan dengan stres kerja pada pekerja di PT. X tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif serta desain studi cross sectional. Besar sampel penelitian berjumlah 82 pekerja. Purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel dalam studi ini. Sound Level Meter dan kuesioner merupakan alat pengumpulan data dalam studi ini. Univariat dan bivariat (dengan uji chi square) adalah analisis data yang digunakan dalam studi ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa ada hubungan antara kebisingan dengan stres kerja (p-value = 0,018 α = 0,05).
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PENGGUNA BPJS KESEHATAN DI PUSKESMAS MAJA PUJI, LELA KANIA RAHSA; PRATIWI, RITA DWI; ARDIYANTI, WIDYA; RATNANINGTYAS, TRI OKTA; ISMAYA, NURWULAN ADI
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 6, No 2 (2022): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v6i2.426

Abstract

ABSTRACTPublic health center as a first-level facility that is widely used by BPJS users must have good service quality and quality in order to provide satisfaction to patients. Based on the results of research at the Maja Health Center, it was determined that 64.2% of outpatients using BPJS Health were dissatisfied with the services provided and 35.8% were satisfied with the services provided. The purpose of the study was to determine the relationship between service quality and satisfaction of outpatients using BPJS Health at Maja Health Center. Cross sectional analytical survey method with univariate and bivariate analysis. The sampling technique was purposive sampling of 106 respondents. The correlation results from the five dimensions of service quality (tangibility, reliability, responsiveness, assurance, emphaty) have a relationship with the satisfaction of outpatients using BPJS Health at Maja Health Center. ABSTRAKPuskesmas sebagai fasilitas tingkat pertama peserta BPJS harus memiliki mutu pelayanan yang baik guna memberikan kepuasan pada pasien. Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Maja menentukan bahwa 64,2% pasien rawat jalan pengguna BPJS kesehatan merasa tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan dan 35,8% puas terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan pengguna BPJS Kesehatan di Puskesmas Maja. Metode survei analitik cross sectional dengan analisis univariat dan bivariat. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling 106 responden. Hasil korelasi dari lima dimensi kualitas pelayanan (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, empati) ada hubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan pengguna BPJS Kesehatan di Puskesmas Maja. Mutu pelayanan kesehatan yang baik akan menambah kepuasan pasien dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERAN MEDIA MASSA DAN PERAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH SISWA-SISWI SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU Puji, Lela Kania Rahsa; Melizsa, Melizsa; Ratnaningtyas, Tri Okta; Hasanah, Nur; Ambarwati, Dwi
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v5i2.176

Abstract

ABSTRACTBased on data from SKKRI (Indonesian Adolescent Reproductive Health Survey) teenagers claimed to have supports who had prenuptial sexual intercourse aged 14-19 years (women 34.7%, men 30.9%) 24-19 years old (female 48.6%, male 465%). The persistence of this study was to find out the relationship of knowledge, the role of mass media and the role of family with prenuptial sex behavior in students of grade XI SMK Muhammadiyah Lebaksiu. This study used cross sectional method with the purpose of significant the liaison of independent variables and dependents, data composed by using questionnaires. The number of samples was 133 grade XI students at SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Results of the study students who had had prenuptial sex as many as 106 respondents (79.7%) and students who had never had prenuptial sex as many as 27 respondents (20.3%). Statistical  results presented that there is a liaison between mass media (p.value = 0.013) and the family (p.value = 0.020) with prenuptial sex behavior. From the results of this research, it is expected that educational institutions provide information related to the knowledge and impact of prenuptial sex behavior and for students are expected to use their communication media more wisely and to always be open with their parents.ABSTRAKBerdasarkan data Survey Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia remaja mengakui memiliki teman yang sudah pernah melakukan hubungan seksual pranikah usia 14-19 tahun (laki-laki 30,9%, perempuan 34,7%,) usia 24-29 tahun (laki-laki 465%, perempuan 48,6%,). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, peran media massa dan peran keluarga dengan perilaku seks pranikah pada siswa-siswi kelas XI SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan tujuan mengetahui hubungan variabel independen dan dependen, data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sampel  sebanyak 133 siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Dari hasil penelitian diperoleh diperoleh hasil siswa yang yang sudah pernah melakukan seks pranikah sebanyak 106 responden (79,7%) dan siswa yang belum pernah melakukan seks pranikah sebanyak 27 responden (20,3%). Dari hasil  uji statistik didapatkan hasil yang menunjukan terdapat hubungan antara peran media massa (p.value = 0,013) dan peran keluarga (p.value = 0,020) dengan perilaku seks pranikah. Dari hasil penelitian ini diharapkan institusi pendidikan memberikan informasi terkait pengetahuan dan dampak dari perilaku seks pranikah serta bagi siswa-siswi diharapkan untuk menggunakan media komunikasinya lebih bijak dan agar selalu terbuka dengan orang tuanya.
Pengaruh "Kulwap” (Kuliah Whatsapp) Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Pencegahan Balita Stunting Di Kelurahan Rajeg Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang Ilmi, Ayatun Fil; Ratnaningtyas, Tri Okta; Yanuar, Muhammad Cahyadi
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v7i1.7922

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah keadaan gagal tumbuh dan malnutrisi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak adekuat diakibatkan pola makan yang tidak sesuai dengan angka kecukupan gizi dalam rentang waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian "kulwap” (kuliah whatsapp) terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang pencegahan stunting. Desain penelitian preexperimental design dengan rancangan one group pretest-posttest dalam penelitian ini. Subjek penelitian sebanyak 30 wanita usia subur diperoleh dengan teknik purposive sampling. Data pengetahuan wanita usia subur mengenai stunting diperoleh dari kuesioner pre-test dan post-test. Pemberian "kulwap” (kuliah whatsapp) dengan metode edutainment dan brainstorming. Rerata skor pengetahuan wanita usia subur pada saat pre-test 56,27±6,119, terjadi kenaikan skor pada post-test63,33±7,355. Analisis statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perubahan signifikan antara pengetahuan wanita usia subur tentang stunting pada waktu sebelum dan sesudah dilakukan intervensi (p=0,001). Kata Kunci: Stunting, Whatsapp, Brainstorming, Edutainment
A Comprehensive Economic Analysis of Hospitalised Patients with Dengue Fever Putro, Wahyu Gito; Media, Lintang; Ratnaningtyas, Tri Okta; Swanbamrung, Charuai; Riski, Zaki Maulana
Journal of Economics and Public Health Vol 2 No 4 (2023): Journal of Economics and Public Health: December 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jeph.v2i4.2455

Abstract

DHF poses a significant public health concern in regions characterised by tropical and subtropical climates. Indonesia is among the nations that have encountered challenges in effectively addressing the issue of DHF, as seen by the escalating number of cases. West Java Province is positioned at the forefront among the top three provinces in terms of reporting the highest number of DHF cases, with a total of 10,722 cases. The number of DHF cases in Depok City shown a notable rise, escalating from 1,276 cases and resulting in 3 fatalities in the year 2020 to a total of 3,155 cases in the subsequent year of 2021. The primary aim of this study was to ascertain the demographic characteristics of families with inpatients and intensive care patients, and to assess the overall financial burden associated with treatment, non-treatment expenses, indirect costs, and economic losses experienced by families of inpatients and intensive care patients afflicted with DHF disease at Depok City Hospital. The present study employed a descriptive analytic strategy utilising a quantitative methodology. The study was carried out at the Depok City General Hospital, utilising both primary and secondary data sources. The population under investigation in this study had a total of 429 patients. The sample size for the study was determined to be 203 using Lameshow's sample size technique. The variables considered in this study encompassed demographic characteristics, the overall direct expenses associated with treatment, the entire direct costs associated with non-treatment, the aggregate indirect costs, and the complete economic losses experienced by families of patients with DHF at Depok City General Hospital. The data underwent analysed through the application of univariate analysis and cost evaluation computation. The findings indicated that the average direct cost of therapy was Rp. 7,797,833 or USD 507.23. The average non-treatment direct expenditures amount to Rp. 2,701,440 or USD 178.59. The average value of indirect costs was Rp. 2,471,557 or USD 163.40. The average family economic loss was Rp. 12,970,830 or USD 843.72. Conclusions: This study demonstrates that the sickness known as dengue hemorrhagic fever (DHF) can result in financial burdens for families, particularly in terms of non-medical direct costs and indirect costs.
Formulasi Sediaan Minuman Serbuk Fungsional Kombinasi Biji Jagung (Zea mays L. ) dan Madu Utami, Sheila Meitania; Ismaya, Nurwulan Adi; Ratnaningtyas, Tri Okta; Yunarto, Nanang
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 12, NOMOR 2, AGUSTUS 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jki.v0i0.5536

Abstract

Corn is a food ingredient that contains carotenoids that are very potential in preventing cancer, adding endurance, as antivirals, fungi, and parasites, carotenoids are also good for vision, growth and reproduction. The highest carotenoid compound in corn is lutein which has potential as an immunomodulator. Honey is also immunomodulatory by triggering macrophages to produce cytokines involved in killing bacteria and tissue repair. The combination of corn and honey in one drink will produce a health supplement preparation that contains antioxidants and immunomodulators that are good for health. The goal of this study was to get the best formula of instant granules physically. Instant granules are made from corn kernels that have been dried with a combination of honey which is processed by dry granulation with variations of corn kernels FI & FIV (15%), FII & FV (25%), FIII & FVI (35%), and FI & FIV honey (35%), FII & FV (25%), FIII & FVI (15%). Instant granules are conducted physical test evaluations including organoleptic tests, flow time, angle of repose, compressibility index, time of granules to dissolve, particle distribution, pH, viscosity of reconstituted and RDA test. The results showed that the granule flow time, angle of repose, compressibility index, time of granules to dissolve, granules particle distribution and viscosity of reconstituted overall physical testing showed no noticeable differences, except against the most preferred taste parameters FVI. So the best formulation has obtained is FVI and shows the result of the RDA test with total energy of 350 kcal/100 grams.
Hubungan jarak dan durasi penggunaan laptop dengan keluhan computer vision syndrome pada mahasiswa semester akhir S1 Kesehatan Masyarakat di STIKes Widya Dharma Husada Tangerang Riyah, Air; Puji , Lela Kania Rahsa; Ratnaningtyas, Tri Okta
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 01 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i1.974

Abstract

Latar Belakang: Computer Vision Syndrome didefinisikan oleh American Optometric Association Sebagai masalah mata yang melibatkan kesulitan melihat jarak dekat saat menggunaakan komputer atau perangkat penglihatan yang lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jarak dan durasi penggunaan laptop dengan keluhan Computer Vision Syndrome pada mahasiswa semester akhir di STIKes Widya Dharma Husada Tangerang.Metode: Penelitian cross sectional study, dengan desain penelitian analitik deskriptif, dengan pendeketa cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 93 orang mahasiswa.Hasil: Berdasarkan hasil uji penelitian bahwa jarak dengan keluhan computer vision syndrome pada mahasiswa semester akhir di STIKes Widya Dharma Husada Tangerang memiliki hubungan yaitu (p-value =0,022 <0,05) serta durasi penggunaan laptop dengan keluhan computer vision syndrome pada mahasiswa semester akhir di STIKes Widya Dharma Husada Tangerang memiliki hubungan yaitu (p-value =0,022 <0,05).Kesimpulan: Jarak dan durasi pengunaan laptop berat bisa beresiko mengalami keluhan CVS maka untuk itu gunakan  laptop secukupnya.