Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT Shorea Leprosula Miq DI TAMAN NASIONAL KUTAI RESORT SANGKIMA KABUPATEN KUTAI TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Hariyanto Triwibowo; Jumani Jumani; Heni Emawati
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 13, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v13i2.860

Abstract

Pest and Disease Identification Shorea leprosula Miq in Kutai National Park Resort Sangkima East Kutai regency of East Kalimantan Province. The purpose of this study were: (1) To determine the frequency of pest and disease types meranti Shorea leprosula Miq. (2) To determine the intensity of pests and defect types meranti Shorea leprosula Miq. (3) To determine whether or not the prevention and control of pests and plant diseases meranti types Shorea leprosula Miq. This research was conducted in the Kutai National Park Resort Sangkima East Kutai in East Kalimantan Province. This study was conducted for two months effective the month of August 2012 until September 2012.The results of the research area of 1 ha with observations census found 11 Shorea leprosula Miq trees, with one tree physically healthy, 8 mild stricken trees, one tree is being attacked, and 1 heavy stricken trees. Arise and the presence of pests and plant diseases are often referred to as crop pests on crops and forests natural forests are mostly human intervention. From the calculation of the frequency of attacks on research plots by 91%, which means that almost all types of Shorea leprosula Miq indicated no pests and diseases while 9% were healthy. From the calculation of the intensity of pests and diseases of plants Shorea leprosula Miq, including the intensity of the attack was broken by 29.5%. Based on the identification of some pests and fungal diseases like cancer, stem, leaves and termite holes. The research concluded that the frequency of pest and disease Shorea leprosula Miq by 91%, the intensity of pests and diseases of the damaged condition of the stand, including 29.5% with the intensity of the attacks, control of pests and plant diseases do not need to be done because the condition only affected stands were . Recommended based on observation of pests and diseases types Shorea leprosula Miq need for monitoring human activities that can lead to new pests and diseases in forests Resort Sangkima which can reduce the quality and growth of the forest it self.
Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kertanegara Kalimantan Timur Irwandi Irwandi; Jumani Jumani; Ismail Bakrie
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 15, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v15i2.2076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi  faktor  penyebab  kebakaran  lahan di  Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kalimantan Timur dan untuk memberi rekomendasi terhadap kegiatan pengendalian kebakaran hutan yang akan dilakukan. Penelitian ini diharapkan dapat memberi gambaran langsung dan tidak langsung mengenai faktor utama penyebab kebakaran hutan, yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak terkait seperti peneliti, akademisi kehutanan dan  akademisi  non  kehutanan.  Sehingga  dapat  menjadi  dasar  acuan  dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan di Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kalimantan TimurPengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan metode wawancara terhadap petugas, Satgasdamkar dan masyarakat sekitar hutan serta metode observasi langsung di lapangan. Sedangkan untuk pengumpulan data sekunder dilakukan dengan menggunakan metode penelusuran dokumen, agar didapatkan berbagai dokumen yang berkaitan dengan upaya pengendalian yang dilakukan dan kejadian kebakaran hutan di Wilayah Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan. Pengambilan responden wawancara dipilih secara sengaja (purposif) dan dalam jumlah yang kecil. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Sitorus (1998) bahwa dalam penelitian kualitatif, pemilihan sampel penelitian tidak mengutamakan patokan keterwakilan populasi, melainkan keterwakilan aspek permasalahan, sehingga sebagai implikasinya sampel harus dipilih secara sengaja (purposif) dan dalam jumlah yang kecil, sehingga jumlah responden adalah 1 orang Kepala Damkar dan 6 orang ketua regu pemadam kebakaran 10 orang masyarakat setempat.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor penyebab kebakaran lahan di  Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan Kalimantan Timur yang disebabkan oleh faktor Alam  (bahan bakar, topografi lahan, hidrologi, cuaca, iklim, dan rambu-rambu kebakaran) dan Faktor Manusia (kelalaian dan  ketidak pedulian masyarakat.Kegiatan pengendalian kebakaran hutan yang dilakukan oleh pihak yang terkait yakni Dinas Kehutanan harus mampu meningkatkan beberapa kegiatan, seperti pencegahan kebakaran, pada saat Kebakaran (Pemadaman Kebakaran) dan Pasca Kebakaran.
Analisis Pertumbuhan Jenis Dipterocarpaceae pada Sistem Silvikultur Tebang Pilih dan Tanam Jalur dengan Arah JalurTanam Berbeda di Kalimantan Utara M. Taufan Tirkaamiana; Lailan Syaufina; Jumani Jumani
Jurnal Silvikultur Tropika Vol 13 No 03 (2022): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.13.03.266-273

Abstract

Potensi Hutan Tropis Indonesia, khususnya di Kalimantan, dari tahun ke tahun terus menyusut. Sistem Tebang Pilih dan Tanam Jalur (TPTJ) diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hutan tropis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan riap diameter tegakan Dipterocarpaceae yang ditanam pada arah tanam Barat-Timur (B-T) dan Utara-Selatan (U-S) pada Sistem TPTJ di areal konsesi PT. Intracawood Manufacturing, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Indonesia. Data pertumbuhan dan riap diameter Dipterocarpaceae diperoleh berdasarkan pengukuran lapangan pada 4 (empat) plot permanen berukuran 100 m x 100 m dengan arah B-T dan U-S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan riap diameter rata-rata terbesar pada tegakan berumur lima tahun adalah Shorea parvifolia dengan arah tanam B-T sebesar 8,5 cm dan 1,92 cm/tahun. Sedangkan yang terkecil adalah Dryobalanops lanceolata dengan arah tanam U-S sebesar 4,6 cm dan 0,99 cm/th. Arah jalur tanam tidak mempengaruhi pertambahan diameter. Hal ini disebabkan posisi tegakan pada jalur antara merupakan areal bekas tebangan, yang berada pada sisi kanan dan kiri jalur tanam dengan kerapatan yang rendah dan tinggi tegakan rata-rata yang rendah (17,62 m). Dengan demikian, intensitas cahaya pada arah jalur tanam U-S pada tegakan di jalur antar tidak terhambat. Kata kunci: Arah jalur tanam, intensitas cahaya, riap
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Profitabilitas, Dan Leverage Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2018) Jumani Jumani; Afi Racmat Slamet; Ety Saraswati
E-JRM : Elektronik Jurnal Riset Manajemen eJrm Vol. 09 No. 01 Agustus 2020
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1623.173 KB)

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the effect of Corporate Social Responsibility, Profitability proxied by Return On Assets (ROA), and Leverage proxied by Debt To Asset Ratio (DAR) and Debt To Equity Ratio (DER) on financial performance which is proxied by Net Profit Margin (NPM) and Return On Sales (ROS) in Property and Real Estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2017-2018. The population in this study amounted to 48 Property and Real Estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The technique used in this research is purposive sampling with criteria. Obtained a sample of 35 companies. The analysis technique used is multiple linear regression, the classic assumption test, and hypothesis testing using the t test for partial and F tests for simultaneous testing. The results of this study indicate that partially the influence of CSR on financial performance that is proxied by NPM does not have a significant effect but partially significant effect on ROS. Profitability that is proxied by ROA partially has a significant effect on financial performance that is proxied by NPM but does not significantly influence ROS. Leverage proxied by DAR has a significant effect on financial performance proxied by NPM but does not significantly influence ROS, whereas partially DER has no significant effect on financial performance proxied by NPM and ROS. Simultaneously CSR, ROA, DAR, DER significantly influence financial performance which is proxied by NPM and ROS.Keywords: Corporate Social Responsibility, Profitability, Leverage, Return On Sales.
KARAKTERISTIK JENIS TENGKAWANG DI PERSEMAIAN BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN EKOSISTEM HUTAN DIPTEROCARPA (B2P2EHD) SAMARINDA Adrianus Renca; Jumani Jumani; Ismail Bakrie; Heni Emawati
JAKT : Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 1, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v1i1.6644

Abstract

Jenis meranti yaitu tengkawang memiliki manfaat yaitu sebagai penghasil hutan non kayu yaitu minyak tengkawang sebagai bahan baku kosmestik.Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik daun dan batang pada jenis tengkawang yang ada di Persemaian Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterocarpa (B2P2EHD) Samarinda.Metode penelitian dengan pengamatan karakteristik morfologi daun dan batang yaitu bentuk batang, warna batang, bentuk daun, warna daun, letak daun, dan tepi daun.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik daun dan batang dari 6 jenis tengkawang yang telah teridentifikasi memiliki persamaan, yaitu: warna, bentuk, ujung daun dan bentuk batang. Selain memiliki persamaan hasil identifikasi menunjukkan perbedaan dari permukaan daun dan batang.Jenis tengkawang memiliki persamaan yaitu bentuk daun, warna daun, ujung daun, batang memiliki persamaan permukaan batang dan bentuk batang licin.  
PROGRAM LINGKUNGAN HIJAU BERSIH SEHAT (HBS) DI RT 30 KELURAHAN SAMBUTAN, KOTA SAMARINDA Jumani Jumani; Maya Preva Biantary; Heni Emawati; Feny Fajriani; Muhammad Sidiq
JAUS: JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 1, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v1i1.6970

Abstract

Manusia adalah salah satu komponen lingkungan hidup, yang memiliki ciri yang sangat berbeda dengan komponen-komponen lingkungan lainnya. Dengan berbagai tingkah laku, corak kepentingan, keinginan ideologi, pandangan nilai dan seterusnya. Baik buruknya kualitas lingkungan hidup akan mempengaruhi kehidupan manusia. Lokasi pelaksanaan pengabdian di lingkungan RT.30 Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan Kota Samarinda. Pada Bulan Desember 2019 sebagai lanjutan perawatan dan penggantian tanaman yang sudah tidak produktif. warga masyarakat RT 30 Kelurahan Sambutan dapat pengalaman menanam baik tanaman sayuran dan berbagai macam bunga, dapat meningkatkan kesadaran budaya hidup bersih dan sehat, budaya buang sampah pada tempat dan waktu yang tepat.
Pelatihan Pengelolaan Open Journal System (OJS) Menuju Jurnal Terakreditasi pada Editor Jurnal Jumani Jumani; Akas Pinaringan Sujalu; Lisa Astria Milasari; Findia Findia
TAAWUN Vol. 2 No. 02 (2022): TA'AWUN AUGUST 2022
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v2i02.318

Abstract

Scientific journals are one of the means of formal communication in various knowledge and research results by both researchers and academics. The management of scientific journals towards accredited journals requires several strategies to improve, one of which is at the University of 17 August 1945 Samarinda which currently has 11 journals with an existing open journal system (OJS). This service activity aims to find out and implement the journal publishing process through OJS in accordance with journal accreditation requirements and understand electronic journal management standards based on national journal accreditation regulations and international journal rules. The target of this activity is journal editors as journal managers in the campus environment and able to cooperate in improving accredited journals. The method of this service activity is situation analysis and improvement which is then carried out in four stages, namely the planning stage, activity implementation, activity observation (observation) and mentoring stage. The benchmark for the respondents of the training participants was analyzed in the participant's question and answer session with the journal trainer. In addition, the participants' respondents from the increased understanding of the participants became increased due to their curiosity about the journal management process. Therefore, it can be concluded that the mentoring activities and training provided on the management of scientific journals are effective in increasing participants' understanding in terms of managing scientific journals.