Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Graha STEAM: Pemberdayaan Sociopreneur Berbasis Green Economy di Kelurahan Bandarharjo Kota Semarang Agnita Siska Pramasdyahsari; Rina Dwi Setyawati; Yuris Setyadi; Delina Febriani; Putri Setyowati; Muhammad Nur Cahya; Faisa Marsha Anindya
Bakti Cendana Vol 5 No 2 (2022): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.5.2.2022.1-11

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anak-anak, remaja serta ibu-ibu di kelurahan Bandarharjo Kota Semarang agar menjadi agen sociopreneur yang mampu menjadi pendamping dan fasilitator untuk anak usia sekolah melalui kegiatan pembelajaran berbasis projek STEAM dan meningkatkan produktifitas ibu-ibu secara ekonomi melalui kegiatan green economy. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini meliputi persiapan, sosialiasasi program, workshop pelatihan, penerapan teknologi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya Graha STEAM yang berlokasi di balai RW Kelurahan Bandarharjo sebagai pusat kegiatan STEAM anak usia sekolah serta pemberdayaan anak-anak usia sekolah, remaja dan ibu-ibu melalui kegiatan sociopreneur berbasis green economy; para remaja karang taruna dan anak-anak mendapatkan keterampilan 4C (creative thinking, critical thinking and problem solving, communication, and collaboration) melalui Engineering Design Process (EDP) STEAM dalam mendesain, mengujicobakan, mengevaluasi hingga menghasilkan produk Rocket STEAM dan Windmill STEAM challenge yang berfungsi dengan baik secara berkelompok; para ibu di lingkungan kelurahan Bandarharjo Kota Semarang memiliki keterampilan teori dan praktik untuk memanfaatkan limbah botol dan plastik menjadi Ecobrick yang dapat dimanfaatkan secara ekonomis maupun estetika sebagai kursi; dan terciptanya platform aplikasi steam.mulasi berbasis android yang memberikan akses secara digital bagi anak-anak dengan difasilitasi oleh remaja Karang Taruna Madya Bandarharjo dalam melakukan aktivitas STEAM.
Connecting university mathematics and school mathematics to address Klein’s double discontinuity: A case of ring theory Agnita Siska Pramasdyahsari; Rina Dwi Setyawati; Irkham Ulil Albab
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 12 No. 2 (2019): Beta November
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v12i2.336

Abstract

[English]: The article aims to reveal how pre-service mathematics teachers (PMTs) identify the connection between ring theory and the mathematics topics in secondary schools in Indonesia. The data was collected from the students' workgroup as a part of course assignments in ring theory course in 6th semester. Through a descriptive qualitative approach, the identified mathematical connections by the PMTs were analyzed through the concept-by-concept framework. The findings show that connection that PMTs made is categorized as concept-by-concept comparison through common features. They could elaborate on the connected topic explicitly at some points and connect the mathematical ideas from ring theory to the school mathematics topics even though they do not reveal all the existing connections. For mathematics educators who teach advanced algebra, the finding could be a reference for designing a course that enables PMTs to be more aware of the mathematical connections which will be beneficial for their future roles as mathematics teachers. Keywords: Mathematical connections, Pre-service mathematics teachers, Ring theory, School mathematics [Bahasa]: Artikel ini bertujuan mengungkap bagaimana calon guru matematika mengidentifikasi koneksi antara teori Ring dengan topik matematika sekolah di Indonesia. Data dikumpulkan dari hasil kerja kelompok siswa sebagai bagian tugas mata kuliah teori Ring pada semester 6. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, koneksi matematika yang diidentifikasi oleh calon guru dianalisis menggunakan kerangka kerja konsep-dengan-konsep. Temuan penelitian menunjukkan bahwa koneksi yang dihasilkan calon guru merupakan kategori perbandingan konsep-dengan-konsep yang masih bersifat umum. Calon guru bisa mengelaborasi beberapa koneksi topik matematika secara eksplisit dan menghubungkan ide matematika dari teori Ring terhadap topik matematika sekolah walaupun belum mengungkap semua koneksi yang ada. Untuk pendidik calon guru matematika yang mengajar aljabar lanjut, hasil penelitian ini bisa menjadi panduan untuk merancang (mata) kuliah yang memungkinkan calon guru lebih sadar terkait koneksi matematika yang akan memberikan manfaat untuk peran mereka sebagai guru matematika. Kata kunci: Koneksi matematika, Calon guru matematika, Teori Ring, Matematika sekolah
Pendampingan Graha Steam Kelurahan Bandarharjo Semarang dengan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Aplikasi Steam.Mulasi Agnita Siska Pramasdyahsari; Rina Dwi Setyawati; Yuris Setyoadi; Putri Setyowati; Delina Putri; Muhammad Nur Cahya
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 3 No. 1 (2023): Batara Wisnu | Januari - April 2023
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bw.v3i1.150

Abstract

Graha STEAM assistance through Appropriate Technology (TTG): The Steam.mulation application aims to support the learning achievements of school-age youth who have lost their enthusiasm for learning as a result of the Covid-19 pandemic. This community service activity is carried out to help children develop 21st century learning skills such as critical thinking and problem solving, creative thinking, collaboration and communication (4C) by mentoring STEAM learning activities and implementing TTG using an Android-based application Steam.mulation. Data on TTG users' responses to improving 4C capabilities was collected by distributing questionnaires to Graha STEAM mentoring participants. The questionnaire included 11 main questions about the application and its perceived benefits. Participants had installed and used the steam application prior to completing the questionnaire. Respondents filled out the questionnaire based on their current situation. The mentoring questionnaire, which was administered using the TTG Steam.mulation application, received a very positive response. Overall, the response provided is excellent and has the potential to improve 4C capabilities
Blended Workshop Hypercontent Media Pembelajaran Matematika bagi MGMP Matematika MA Blora Agnita Siska Pramasdyahsari; Rina Dwi Setyawati; Dhian Endahwuri; Ali Shodiqin; Ukima Nusuki; Sindi Nur Aini; Siti Indahsari; Harya Giri Kusuma
ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/abdipraja.v3i2.6421

Abstract

Kegiatan blended workshop hypercontent media pembelajaran matematika bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan media yang dapat digunakan dalam pembelajaran online, offline, maupun blended. Metode yang digunakan adalah metode ceramah diskusi, ceramah praktikum dan workshop. Kegiatan ini diikuti oleh guru matematika yang tergabung dalam MGMP Madrasah Aliyah Kabupaten Blora. Adapun instrumen yang dugunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan keterserapan pelatihan adalah angket yang diisi setelah mengikuti program pelatihan. Tingkat keberhasilan dan keterserapan pelatihan diukur dalam indikator sebagai berikut: (1) materi yang disampaikan dalam workshop PkM Hypercontent Media Pembelajaran Matematika dapat membantu peserta untuk merancang modul pembelajaran berbasis online maupun offline, 71.4% responden sangat setuju dan 28.6% setuju; (2) melalui workshop peserta memperoleh gambaran yang konkret tahapan merancang Hypermedia pembelajaran matematika berbasis Canva, 57.1% responden sangat setuju dan 42.9% setuju; (3) Pengetahuan/keterampilan yang peserta peroleh dari workshop dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran di kelas, 85.7% responden setuju dan 14.3% responden sangat setuju; (4) Pelaksanaan workshop PkM Hypercontent Media Pembelajaran Matematika secara blended (online-offline) cukup efektif, 71.4% responden sangat setuju dan 28.6% setuju. Peserta pelatihan secara mandiri dapat membuat Hypercontent Media bahan ajar digital yang bersifat open source yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja baik oleh guru maupun peserta didik. 
Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri Tlogosari 01 Semarang Anita Dian Pratiwi; Aryo Andri Nugroho; Rina Dwi Setyawati; Susilo Raharjo
JANACITTA Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.775 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v6i1.2263

Abstract

The culture of literacy in Indonesia is so low, the factor that affects the low literacy in Indonesia is the lack of interest in reading in Indonesian society. Literacy itself can be related to skills in certain fields. Literacy that is closely related to the ability to think critically is numeracy literacy. Numeracy literacy is closely related to mathematics so that numeracy literacy is the ability to reason using language and mathematics. This research uses descriptive qualitative research. The purpose of this research is to analyze the numeracy literacy skills of grade IV students. The subject of this research involved 6 fourth grade students at SDN Tlogosari Kulon 01 Semarang. The research instruments used were interviews and worksheets in the form of student math story problems to analyze students' numeracy literacy skills. Based on the results of research from 6 students who worked on worksheets in the form of math story problems, there was one student who had low-level numeracy literacy skills, 3 people had medium-level numeracy literacy skills, and 2 students had high-level numeracy literacy skills. So it can be concluded that the numeracy literacy skills of fourth grade students at SDN Tlogosari Kulon 01 Semarang are at a moderate level.   Budaya literasi di Indonesia termasuk rendah, faktor yang mempengaruhi rendahnya literasi di Indonesia adalah kurang minat baca pada masyarakat Indonesia. Literasi sendiri dapat dihubungkan dengan keterampilan di bidang terntu. Literasi yang berkaitan erat dengan kemampuan dalam berpikir kritis adalah literasi numerasi. Literasi numerasi berkaitan erat dengan matematika sehingga literasi numerasi adalah kemampuan bernalar menggunakan bahasa dan matematika. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis deskriptif. Tujuan penelitian dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa kelas IV. Subjek penelitian ini melibatkan 6 siswa kelas IV di SDN Tlogosari Kulon 01 Semarang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara dan hasil lembar kerja berupa soal cerita matematika siswa untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian dari 6 siswa yang mengerjakan lembar kerja berupa soal cerita matematika terdapat satu siswa memiliki kemampuan literasi numerasi tingkat rendah, 3 orang memiliki kemampuan literasi numerasi tingkat sedang, dan 2 siswa memiliki kemampuan literasi numerasi tingkat tinggi. Sehingga dapat simpulkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa kelas IV di SDN Tlogosari Kulon 01 Semarang berada ditingkat sedang.  
Efektivitas Model Pembelajaran Problem-Based Learning dan Think Pair Share Berbantuan Geogebra Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Sutrisno Sutrisno; Nita Zuliyawati; Rina Dwi Setyawati
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 4 No 1 (2020): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.983 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v4i1.930

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan pentingnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model Problem Based Learning dan model Cooperative Learning tipe Think Pair Share berbantuan geogebra. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Metode pengumpulan data terdiri dari dokumentasi, tes, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini digunakan analisis variansi, regresi, dan uji proporsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mendapat model PBL berbantuan geogebra memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis sama dengan siswa yang mendapat model TPS berbantuan geogebra, dan kedua model pembelajaran tersebut menghasilkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pada model PBL dan TPS berbantuan geogebra, terdapat pengaruh keaktifan belajar siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematisnya. Model PBL dan TPS berbantuan geogebra juga menghasilkan kemampuan pemecahan masalah yang memenuhi ketuntasan klasikal. Kata kunci: Problem Based Learning, Think Pair Share, kemampuan pemecahan masalah matematis. ABSTRACT This research is motivated by the importance of students' mathematical problem solving abilities. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Problem Based Learning model and the Cooperative Learning model Think Pair Share type assisted by geogebra. The type of research used is experimental research. Data collection methods consist of documentation, testing, and observation. Data analysis in this study used analysis of variance, regression, and proportion test. The results of this study indicate that students who get geogebra-assisted PBL models have the same mathematical problem solving abilities as students who get geogebra-assisted TPS models, and both of these learning models produce students' mathematical problem-solving abilities better than conventional learning models. The results also showed that in the PBL and TPS models assisted by geogebra, there was an influence on students' learning activeness with their mathematical problem solving abilities. The geogebra-assisted PBL and TPS models also produce problem-solving abilities that meet classical completeness. Keywords: Problem Based Learning, Think Pair Share, mathematical problem solving abilities.
Pengembangan Media Pembelajaran E-komik Berbasis Etnomatematik dan Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Geometri MTs Budi Cahyono; Ahmad Aunur Rohman; Rina Dwi Setyawati; Robi'a 'Ilmi Dzakiyyah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran e-komik berbasis etnomatematika dan berpikir kreatif materi geometri untuk siswa kelas VII MTs/SMP. Jenis penelitiannya adalah pengembangan mengacu pada desain ADDIE (analyze, design, develop, implement, and evaluate). Media ini dikembangkan dengan mendesain gambar melalui aplikasi Canva untuk  meningkatkan  motivasi dan berpikir kreatif siswa. Uji keefektivan media e-komik berbasis etnomatematika dan berpikir kreatif materi geometri dianalisis melalui uji-t dan N-Gain berdasarkan data yang diperoleh melalui angket motivasi dan tes kemampuan berpikir kreatif yang diberikan kepada siswa kelas VII di MTs Askhabul Kahfi Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor uji kevalidan oleh ahli sebesar 3,38 sehingga masuk dalam kriteria sangat valid, 95% peserta uji kepraktisan menyatakan media dapat digunakan dalam proses pembelajaran, e-komik efektif meningkatkan motivasi belajar siswa dengan skor n-gain sebesar 0,363 sehingga dapat dinyatakan bahwa peningkatan motivasi belajar karena penggunaan e-komik dalam kriteria sedang dan media e-komik efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Sehingga media e-komik berbasis etnomatematika dan berpikir kreatif pada materi geometri dinyatakan layak untuk digunakan karena valid, praktis dan efektif. Indikator originalitas mendapatkan rata-ratan skor terendah dari indikator lainnya sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Quizizz untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SD N Peterongan Puji Lestari; Rina Dwi Setyawati; Fine Reffiane
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan media Quizizz pada siswa kelas II SDN peterongan. Berdasarkan nilai hasil belajar siswa Kelas II banyak siswa yang belum memenuhi KKM. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada siswa Kelas II di SDN Peterongan dengan subjek penelitian 27 siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus, yang setiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Problem Based Learning (PBL) menggunakan media Quizizz, sedangkan variabel terikat pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan meliputi analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor indikator aktivitas pembelajaran pada siklus I pertemuan I adalah 67 dan pada pertemuan II perolehan nilai sebesar 74 dengan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 71% dengan kategori rendah. Sedangkan pada siklus II pada pertemuan I rata-rata nilai sebesar 81 dan pada pertemuan II perolehan nilai sebesar 93 rata-rata nilai hasil belajar siswa sebesar 87% dengan kategori tinggi dengan rata-rata nilai 90. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat diartikan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan menggunakan media Quizizz pada siswa kelas II SDN peterongan dapat meningkatkan hasil belajar.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PUISI MELALUI LKPD BERBASIS PROBLEM SOLVING Andre Muhamad Abdul Rois; Aries Tika Damayani; Rina Dwi Setyawati; Vivi Mayasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.1201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar peserta didik pada materi puisi melalui LKPD berbasis problem solving. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama 2 siklus diantaranya pra siklus, siklus I dan siklus II. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu; (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 4 yang berjumlah 23 peserta didik di SD Negeri Barusari 02 Semarang. Penelitian ini dilaksankan pada semester II tahun pelajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu non test dengan instrumen lembar observasi keaktifan belajar peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan peneliti dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah Teknik deskriptif kuantitatif. Hasil rata-rata penelitian dari kondisi awal atau pra-siklus keaktifan belajar peserta didik memperoleh nilai 48% dengan kategori masih tergolong rendah, pada siklus I dengan menggunakan LKPD berbasis Problem Solving mengalami peningkatan keaktifan belajar mencapai 83% pada kategori tinggi dan pada siklus II menujukkan perolehan peningkatan 86% dengan kategori tinggi. Berdasarkan dari hasil rata-rata Penelitian Tindakan Kelas ini dapat disimpulkan bahwa melalui LKPD berbasis problem solving dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.
Construct the Validity of STEM and Project-based Critical Thinking Skills Test Instruments Using the Rasch Model Rina Dwi Setyawati; Binod Prasad; Agnita Siska Pramasdyahsari; Sindi Nur Aini
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2023.13.1.16246

Abstract

Students' critical thinking skills are very important abilities in the 21st century. To measure critical thinking skills, a valid and reliable instrument is needed. This article uses the Rasch model to construct an instrument for critical thinking skills on number pattern material whose learning uses STEM PjBL. The development method uses the analysis, design, development, implementation, and evaluation (ADDIE) stages. Data processing uses the Rasch model assisted by the Winstep program. The instrument was tested on 33 public junior high school students in Semarang. The research results include validity, namely the validity test by experts with an average percentage of 92.4% in the very valid category, the quality of the questions in the instrument reliability aspect is good, and the average critical thinking ability of students who use STEM-based and Project Based instruments Learning was 61.46, higher than other classes at 49.79. The critical thinking test instrument is based on STEM and the project needs to be further developed on other materials.Keywords: Construct Validity, Critical Thinking Skill, Rasch ModelKemampuan  berpikir kritis  siswa  merupakan  kemampuan  yang  sangat penting  di  abad  21  ini.  Untuk  mengukur  kemampuan  berpikir  kritis diperlukan instrumen yang valid dan reliabel. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrument tes kemampuan berpikir kritis yang berbasis STEM dan proyek. Soal terdiri dari 15 item materi aritmatika sosial yang memuat   indikator Focus,   Reason,   Inferent,   Situation,   Clarity   dan Overview. Metode pengembangan menggunakan tahapan analysis, design, development, implementation, and evaluation(ADDIE).Pengolahan data menggunakan  model Raschberbantuan  program Winstep.   Instrumen diujicobakan  pada  33  siswa  SMP  Negeri diSemarang.  Hasil  penelitian mencakup valid   yaitu   pada uji   validitas   oleh   ahli   dengan   rata-rata persentase sebesar 92,4 % dalam kategori sangat valid, kualitas butir soal pada aspek reliabilitas instrumen baik, dan  rata-rata  kemampuan berpikir kritis  siswa  yang  menggunakan  instrument  berbasis  STEM  danproyeksebesar  61,46  lebih  tinggi  dari kelas  lain sebesar  49,79.  Instrument  tes berpikir  kritis  didasarkan  pada  STEM  dan  proyek  perlu  dikembangkan lebih lanjut pada materi-materi lainya.