Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PERTANIAN TROPIK

34 Aplikasi Mikoriza dan Beberapa Varietas Kacang Tanah Dengan Pengolahan Tanah Konservasi terhadap Perubahan sifat Biologi Tanah Rini Susanti; Astri Afriani; Fitra Syawal Harahap
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 6 No. 1 (2019): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.595 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v6i1.3037

Abstract

Pengolahan tanah terlalu sering dapat menyebabkan tanah menjadi lebih gembur dan terbuka dalam waktu lama, sehingga meningkatkan laju evapotranspirasi dan mengurangi daya pegang tanah terhadap air. mengurangi daya pegang tanah terhadap air. Pemberian pupuk hayati yang mengandung mikoriza merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. bermikoriza merupakan pupuk yang mampu bersimbiosis dengan perakaran tanaman dan berfungsi untuk meningkatkan ketersedian PH Tanah dan P dalam tanah. Sehubungan dengan hal tersebut, maka diperlukan penelitian tentang uji efektifitas pupuk hayati berbasis mikoriza arbuskula dalam meningkatkan Total Mikroba ketesersedian P dan meningkatkan pertumbuhan tanaman Penelitian dilaksanakan dikebun Pembibitan Balai Benih Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Medan pada titik Koordinat N 98042’23,7” dan E 3030’28,3” dengan ketinggian ± 20 m diatas permukaan laut dimulai dari bulan April 2008 sampai dengan Mei 2018. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design) yang terdiri dari 3 faktor yaitu Faktor Pengolahan Tanah sebagai anak petak yang terdiri dari 3 taraf : No Tillage (T0), Minimum Tillage (T1), Full Tillage (T2), Faktor inokulasi Mikoriza sebagai anak petak terdiri dari 2 taraf : tanpa inokulasi Mikoriza (M0), ipnokulasi Mikoriza (M1). Faktor Varietas sebagai anak-anak petak terdiri dari 3 taraf yaitu : Varietas Lokal (V1). Varietas gajah (V2) dan Varietas kancil (V3). Hasil Penelitian Untuk mengetahui pengolahan tanah dan pengaruh mikoriza serta kombinasi yang terbaik dari sistem pengolahan, penambahan mikoriza dan varietas kacang tanah (Arachis hypogaea L.) yang terbaik bagi peningkatan pH tanah, C-organik, P-tersedia, Bahan Organik Serta Total Mikroba Tanah.
Effectiveness Test of Tagetes erecta L Powder and Cattle Urine Waste that Potentially Repelent ont Boring Pests of Nezara viridula Pods in Soybean (Glycine max L) in Patumbak Subdistrict, Deli Serdang, North Sumatra Rini Susanti; Andini Hanif; Lisdayani
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.102 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v6i2.3168

Abstract

Soybean plants (Glycine max) are the third most important food commodity crop after rice and corn. Soybean production continues to be improved in meeting community needs, but efforts to increase soybean production still face problems, namely green ladybird pest (N. viridula L.). One alternative to control soybean pod sucking insects that are relatively safe, inexpensive, and easily obtained is the use of vegetable insecticides. Vegetable insecticides do not quickly cause pest resistance, are synergistic, and their use can be combined with other pest control techniques. One of them is by using Tagetes erecta plants combined with cow urine as a vegetable insecticide. The use of repellents generally does not directly kill insects, but rather serves to reject the presence of insects, mainly due to the pungent smell. The use of cow urine as a mixture of biopesticides contains growth stimulants and contains repellents for several types of insect pests. This study aims to determine the effectiveness of Tagetes erecta in reducing the population of N.viridula pests in soybean plants (Glycine max L.Merr). Non Factorial RAK with 5 levels of treatment and 5 replications. Hopefully with this study farmers can take advantage of tagetes erecta and cow urine waste that can be used as natural pesticides and can be used as a control for Hama Nezara viridula which is environmentally friendly and economic.
Inventarisasi Dan Identifikasi Cendawan Patogen Terbawa Benih Jagung (Zea Mays L.) Lokal Asal Sumatera Utara Dengan Metode Blotter Test Andini Hanif; Rini Susanti
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.918 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v6i2.3184

Abstract

Salah satu faktor utama penyebab penurunan produksi jagung adanya serangan OPT (Organisme Penganggu Tanaman) baik itu hama maupun penyakit yang disebabkan oleh mikrooragnisme terutama cendawan patogen. Cendawan patogen dapat menginfeksi langsung tanaman jagung ataupun menginfeksi benih jagung. Cendawan patogen yang terbawa pada benih dapat mengubah bentuk dan warna benih, hilangnya daya kecambah dan vigor benih, selain itu cendawan patogen yang terbawa pada benih yang tumbuh berpotensi menyebabkan penyakit pada saat perkecambahan atau tanaman dewasa, sehingga tanaman menjadi sakit dan mengurangi hasil produksi. Penelitian ini menggunakan metode standar ISTA (International Seed Testing Association). Isolasi cendawan patogen terbawa benih dilakukan dengan metode blotter test yaitu menginkubasi benih di atas kertas saring lembab, selanjutnya cendawan patogen yang muncul didentifikasi. Cendawan patogen yang diperoleh diuji patogenisitasnya terhadap benih jagung. Hasil deteksi dan identifikasi cendawan pathogen terbawa benih jagung lokal diperoleh cendawan Fusarium sp. yang paling tinggi persentasenya menginfeksi benih jagung varietas lokal asal Sumatera Utara yaitu sebesar 78,75% untuk benih jagung varietas lokal asal Deli serdang, 14,5% untuk benih jagung varietas lokal asal Langkat dan 59,5% untuk benih jagung varietas lokal asal Karo.