Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Komponen Melodi, Ritme, dan Harmoni dalam Lagu “Tan Malaka” Karya Geliga: Tinjauan Musik Konvensional Randi Restu Hadi; Robby Ferdian
SENDRATASIK UNP Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/js.v12i4.125764

Abstract

This research is an analysis of the song "Tan Malaka" by the band Geliga from Pekanbaru City. The name "Geliga" which is taken from the Malay expression for a gem or mystical stone that exudes brilliance, reflects their aspiration for their music to be a shining and timeless work. This research aims to find out the tips and methods they use in working on each of the basic elements in their music so that each work they create has its original character. The focus of the analysis includes elements of melody, rhythm and conventional harmony. This research is a type of qualitative research with a case study approach. Data was collected through observation, interviews and document study. Geliga is known for its ability to combine traditional and modern musical influences, creatively combining Riau Malay musical idioms with contemporary elements in their musical compositions. This research concludes that Geliga applies and develops harmony, rhythm and melody which are commonly found in jazz music. Through this research, it is hoped that it can provide motivation and insight for music activists and performers in their work. Penelitian ini adalah analisis terhadap lagu “Tan Malaka” karya group band Geliga asal Kota Pekanbaru. Nama "Geliga" yang diambil dari ekspresi Melayu untuk permata atau batu mistik yang memancarkan kegemilangan, mencerminkan aspirasi mereka agar musik mereka menjadi karya yang bersinar dan abadi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kiat beserta metode yang mereka gunakan dalam menggarap setiap unsur-unsur mendasar yang ada di dalam musiknya, sehingga setiap karya yang mereka ciptakan memiliki karakter asli tersendiri. Fokus analisis meliputi unsur melodi, ritme dan harmoni konvensional. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Geliga dikenal melalui kemampuannya menggabungkan pengaruh musik tradisional dan modern, menggabungkan dengan kreatif idioma musik Melayu Riau dengan unsur-unsur kontemporer dalam komposisi musik mereka. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Geliga menerapkan sekaligus melakukan pengembangan harmoni, ritme, melodi yang biasa ditemukan dalam musik jazz. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan motivasi beserta wawasan bagi para pegiat dan pelaku seni musik dalam berkarya.
Regenerasi Kesenian Serunai (Sunai) di Sanggar Sirih Serumpun Kecamatan Air Dikit Desa Dusun Baru Kabupaten Muko-muko Dimas Frans Widevanto; Robby Ferdian
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.849 KB) | DOI: 10.24036/ag.v1i2.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi proses pengajaran seni tradisional di masyarakat Mukomuko. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Peneliti menjadi instrumen utama, didukung oleh alat seperti peralatan tulis, panduan wawancara, kamera foto, dan kamera video. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data meliputi studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, presentasi data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Sirih Serumpun menggunakan sistem regenerasi modern untuk anggotanya. Sistem regenerasi ini dilakukan melalui sistem publikasi yang mengundang dan merekrut anggota baru ke studio betel sejenis. Anggota baru diharapkan menjadi generasi penerus dalam memainkan alat musik serunai (sunai). Pelatihan seni serunai dilakukan melalui demonstrasi, di mana pelatih memberikan contoh bagi anggota studio untuk mengikutinya. Dengan pendekatan ini, anggota dapat belajar dan berlatih teknik pernafasan dan jari yang tepat. Dengan menguasai teknik-teknik tersebut, anggota dapat memainkan serunai dengan benar dan efektif.
Analisis Teknik Permainan Trombone Pada Sonata In F Minor Karya G.P Telemann Movment II Syafruddin, Afiq Syafli; Robby Ferdian
EDUMUSIKA Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 No 1 Tahun 2024 (Maret)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v2i1.68

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk menggali lebih dalam tentang teknik – teknik musikal yang diaplikasikan Telemann terhadap “Sonata in F minor” For Trombone. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis dan kamera. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah mengumpulkan data, mendeskripsikan data dan menyuimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya “Sonata in F minor” For Trombone Movment II adalah sebuah karya yang berkarakter barok dan karya ini merupakan salah satu ujian dalam studi musik yang ada. Dalam karya sonata ini, terdapat teknik yang perlu dikuasai, mulai dari dinamik forte, piano, mezzoforte, mezzopiano, lalu artikulasi legato, legatura dan tuneto, teknik tonguing single tonguing, double tonguing, dan ada juga teknik trill. Bagian yang sulit dengan not seper-enam belas dibubuhi oleh tempo allegro yang dimainkan secara cepat serta diberi legato harus sangat dilatih menggunakan etude agar lebih terstruktur progres latihannya.
Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Seni Budaya (Musik) Kelas VIII di SMP Negeri 15 Padang Tri Puti Anggini Rahmania; Robby Ferdian
Misterius : Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual. Vol. 1 No. 2 (2024): Juni : Misterius : Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/misterius.v1i2.124

Abstract

The purpose of this study was to identify and explain what encourages students to study Cultural Arts (Music) in class VIII of SMP Negeri 15 Padang. This research used a qualitative method with a descriptive approach. The researcher became the main instrument in data collection, with the help of stationery and camera. Data were collected through observation, direct interaction, and documentation. Data analysis was carried out by reducing information, presenting findings, and concluding research results. The findings show the low motivation of students in learning Cultural Arts (music) at the grade VIII level, which is caused by the ineffectiveness of the expository teaching method used by the teacher. This is reinforced by findings from interviews which show that students are more inclined towards extrinsic motivation compared to intrinsic motivation. The lack of access to learning media devices such as projectors, laptops and speakers in the school environment is also one of the factors contributing to students' lack of interest in learning Cultural Arts (music) at SMP Negeri 15 Padang.
Studi Kasus Tentang Penerapan Standar Pembelajaran Drum di CV llham Project Music School Jaiz, M.; Ferdian, Robby
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): March
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i3.61

Abstract

Pendidikan musik, khususnya pembelajaran drum, di CV Ilham Project Music School menghadapi tantangan dalam penerapan kurikulum yang sistematis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar pembelajaran yang diterapkan dan proses pembelajaran drum di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dalam pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengajaran dilakukan dengan metode ceramah dan praktik, tidak adanya kurikulum yang jelas menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi. Pembelajaran yang dimulai dari mendengarkan lagu tanpa pengenalan alat musik dan teori yang memadai menghambat perkembangan siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan standar pembelajaran yang lebih sistematis agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perbaikan dalam kurikulum dan metode pengajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran drum di CV Ilham Project Music School. Case Study on the Implementation of Drum Learning Standards at CV Ilham Project Music School Music education, particularly drum learning, at CV Ilham Project Music School faces challenges in implementing a systematic and structured curriculum. This study aims to analyze the learning standards applied and the drum learning process at the school. The research method used is a qualitative approach with a case study, where data is collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that although teaching is conducted through lecture and practice methods, the lack of a clear curriculum causes students to struggle in understanding the material. Learning that begins with listening to songs without adequate introduction to musical instruments and theory hinders student development. Therefore, it is essential to develop more systematic learning standards to ensure effective and efficient learning processes. This study recommends improvements in the curriculum and teaching methods to enhance the quality of drum learning at CV Ilham Project Music School. Keywords: Drum Learning, Learning Standards, Music Education, Case Study.
Sound Design in Popular Music: Gen Z Perspective and Perception Ferdian, Robby; Hidayat, Hengki Armez; Sari, Ayuthia Mayang; Putra, Irdhan Epria Darma; Fitria, Ressy; Fauzi, Fakhri; Lailiyah, Malikhatul
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2025): Tekno-Pedagogi
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/teknopedagogi.v15i1.42323

Abstract

This study explores Generation Z's understanding and perception of sound design in popular music, focusing on how this concept influences their music-listening experiences and emotional responses. Sound design, encompassing audio production quality, sound effects, and waveform processing, is critical in shaping diverse auditory experiences. However, the depth of understanding of sound design among Generation Z varies widely, presenting an opportunity to bridge knowledge gaps in music education. Using a quantitative descriptive approach, a survey was conducted among students with music education backgrounds to assess their familiarity with sound design concepts. The findings reveal diverse levels of comprehension, with some respondents recognizing the term "sound design" but lacking a clear understanding, while others demonstrated a deeper knowledge of its components and significance. Participants identified key elements of sound design, such as the importance of production quality, creative use of sound effects, and manipulating audio waveforms, as pivotal in enhancing the listening experience. A novel aspect of this study is examining how sound design impacts emotional engagement with music. Most respondents reported that sound design enhances the emotional depth of songs and makes the music more immersive and enjoyable. Interestingly, while many felt that sound design influenced their music preferences, a subset of respondents remained unaffected. This research highlights a strong interest among Generation Z in learning more about sound design, suggesting the need for educational initiatives that integrate sound design into music curricula.
Integration of Electronic Music Looping in Orchestra as an Innovative Teaching Resource Sari, Ayuthia Mayang; Ferdian, Robby; Hidayat, Hengki Armez; Putra, Irdhan Epria Darma; Achour, Zyed; Avila, Flor Amara
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2025): Tekno-Pedagogi
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/teknopedagogi.v15i1.42325

Abstract

This study introduces an innovative approach to orchestral education by blending classical music principles with popular music elements and electronic looping technology. In a landscape where classical music often struggles to captivate students drawn to contemporary genres, this approach aims to maintain classical music's discipline while delivering a dynamic and engaging learning experience. The research evaluates student responses to the use of looping technology, examining its impact on learning outcomes and identifying associated benefits and challenges. A mixed-methods approach was employed, involving 37 students from an orchestral course at Universitas Negeri Padang. Data were collected through questionnaires, semi-structured interviews, and observations over one semester. The results reveal that electronic looping technology significantly enhances student interest and engagement, offering a fresh perspective on orchestral practice. The technology not only bridges classical and modern musical expressions but also facilitates individualized learning, enabling students to explore creativity within structured compositions. Most participants demonstrated a higher interest in repertoires incorporating looping technology than in traditional classical pieces. Furthermore, the integration of partiture-based learning with digital tools improved students' technical skills, rhythmic accuracy, and ensemble cohesion. However, challenges related to synchronization and technical setup highlight the need for targeted instructional strategies and technological support. The novelty of this study lies in its exploration of how digital tools like looping technology can revitalize classical music education, making it more relevant to today's students. These findings offer practical insights for music educators seeking to innovate teaching methods and adapt to the evolving digital landscape in education.
Interactive E-Modules for Arts Education: Improving Comprehension and Engagement in Nusantara Music Courses Sari, Ayuthia Mayang; Ferdian, Robby; Pratama, Olan Yogha; Efendi, Novita; Dhari, Belirda Wulan
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v12i2.86881

Abstract

The use of teaching modules in learning processes still faces challenges, especially printed materials that tend to be monotonous and less appealing to students in the digital era. These challenges affect students' understanding and engagement in learning, particularly in courses that require artistic appreciation, such as Nusantara Music. This study aims to analyze the effectiveness of developing interactive e-modules to enhance students' comprehension and engagement in this course. The research employed a research and development (R&D) method using the ADDIE development model, which comprises five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data were collected through pretests and post-tests to measure cognitive and psychomotor learning outcomes. Data analysis was conducted by comparing pretest and post-test results using descriptive statistical tests. The findings revealed that the developed interactive e-module effectively improved students' comprehension, as indicated by significant improvements in post-test scores compared to pretest scores. Additionally, the use of e-modules increased student engagement during the learning process. The study concludes that the ADDIE-based interactive e-module can be effectively utilized as a learning medium to enhance students' learning outcomes in the Nusantara Music course.
Tantangan dan Strategi Guru Seni Budaya terhadap Siswa Inklusif pada Pembelajaran Talempong Pacik Kelas VIII SMP Negeri 30 Padang Hazfira, Nasyiah Diova; Ferdian, Robby
EDUMUSIKA Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No 1 Tahun 2025 (Maret)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v3i1.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan strategi yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan pendidikan inklusi di kelas VIII SMP N 30 Padang. Tujuan penelitian kualitatif yaitu untuk menjelaskan dan menggambarkan bagaimana proses pembelajaran yang dihadapi guru seni budaya terhadap siswa inklusif. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama, dibantu dengan intrumen pendukung seperti alat tulis, kamera dan perekam suara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pendidikan inklusif adalah layanan pendidikan yang tidak membedakan latar belakang dan memenuhi kebutuhan semua siswa tanpa membedakan siswa reguler atau berkebutuhan khusus.  Implementasi pendidikan inklusif memerlukan adanya keterlibatan dan dukungan seluruh komponen dari berbagai pihak terutama guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya tantangan yang dihadapi oleh guru seni budaya dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif pada pembelajaran musik tradisional Talempong Pacik di antaranya, tantangan yang berkaitan dengan siswa, tantangan yang berkaitan dengan guru dan tantangan yang berkaitan dengan instrumen serta teknik penilaian pembelajaran dan strategi yang diterapkan oleh guru seni budaya terlihat belum memenuhi kriteria untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
STUDI INTERPRETATIF TERHADAP MAKNA DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM LAGU SAYANG API COA SAYANG DARI REJANG LEBONG Silvi Ulandari; Robby Ferdian
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 1, Mei - Agustus 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i1.169

Abstract

This study aims to uncover the meaning and educational values of the Rejang Lebong folk song "Sayang Api Coa Sayang" through an interpretive approach. This song not only represents aesthetic expression, but also conveys moral messages and character education, especially those related to environmental awareness, social responsibility, and the preservation of local culture. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results show that this song is rich in educational values such as love for the environment, respect for ancestors, social empathy, and cultural preservation. This song can be used as a medium for character education in the context of local wisdom-based learning.