Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK PRODUKTIVITAS DI MASA NEW NORMAL PADA KAWASAN INDUSTRI MAKASSAR DENGAN METODE OMAX Andi Haslindah; Andrie Andrie; Muhammad Taslim; Abdul Rahmad Wahyudi
JURNAL ILTEK Vol 16, No 1 (2021): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.951 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v16i1.553

Abstract

Pada bulan februari 2020 wabah Covid-19 masuk ke Indonesia yang mengakibatkan aktivitas disektor industri menurun secara merata sehingga pemerintah menerapkan peraturan untuk pencegahan percepatan penularan wabah seperti lockdown di setiap daerah yang terjangkit wabah hingga penerapan peraturan PSBB didalam perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan produktivitas sebelum dan dimasa new normal. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, wawancara dan observasi. Teknik analisis data ini dikategorikan dalam jenis eksploratif yaitu untuk mendapatkan gambaran atau deskripsi secara sistematis mengenai produktivitas tenaga kerja yang akan menghasilkan output pada produk yang dihasilkan kemudian ditambahkan dengan metode Objective Matrix (OMAX). Dari hasil analisis pada beberapa kriteria, dari bulan maret sampai juni terjadi penurunan produktivitas pekerja dikawasan industri makassar. Hasil analisis produktivitas tenaga kerja dengan kriteria Work from home, waktu kerja dan shift kerja dapat dilihat bahwa hasil Indeks produktivitasnya adalah sebesar 66,66%. Hal ini berarti terjadi penurunan produktivitas sebanyak 33,34% pada kinerja responden. Bisa disimpulkan berdasarkan metode Objective Matrix sebesar 66,67%. Penurunan produktivitas terjadi diakibatkan oleh kurangnya motivasi bekerja dan tekanan waktu hingga tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang telah ditetapkan, oleh karena itu perlu adanya motivasi kerja maupun regulasi baru dari pimpinan perusahaan untuk mendukung kenaikan produktivitas tenaga kerja.
ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PT. PLN (PERSERO) SEKTOR PEMBANGKIT TELLO KOTA MAKASSAR Andi Haslindah; Jamaluddin Jamaluddin; Gita Saputri Kasman
JURNAL ILTEK Vol 12, No 02 (2017): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.978 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v12i02.375

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat efektifitas SMK3 dan Bagaimana Kecelakaan Dan Penyakit Yang Terjadi Akibat Kerja pada PT. PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello. Metode penelitian kuantitatif, dimana proses awal dengan mengumpulkan data dari seluruh karyawan dengan teknik purposive sampling, kemudian dilakukan uji Validitas dan uji Realibilty berdasarkan hasil data yang didapatkan pada PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello. hasil uji data tersebut bahwa data yang diperoleh adalah valid dan relibel. selanjutnya dilakukan rekapitulasi persentase pelaksanaan SMK3 dari data yang didapatkan nilai persentase keseluruhan adalah 94%. Dengan nilai persentase tersebut maka kriteria tingkat pelaksanaan SMK3 PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello berada pada kriteria memuaskan. Hal ini pada mengacu pada Tingkat penilaian keberhasilan SMK3 menurut PERMEN 05 tahun 1996 yang telah disesuaian dengan PP No. 50/2012 merupakan indikator keberhasilan penerapan SMK3 oleh suatu perusahaan.
SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN PADA UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR BERBASIS WEB Saripuddin Muddin; Andi Haslindah; Rahmayanti Manatha; Sartika Sartika
JURNAL ILTEK Vol 15, No 01 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.421 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v15i01.501

Abstract

Perpustakaan pada Universitas Islam Makassar sekarang ini mengolah data anggota, buku, serta peminjaman-pengembalian buku, namun pengolahan datanya termasuk peminjaman dan pengembalian buku masih bersifat manual, sehingga dibutuhkan sistem informasi agar pencarian dan pengolahan data lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk membantu peningkatkan pelayanan perpustakaan dengan membuat sebuah sistem informasi berupa website yang memudahkan user untuk melihat daftar buku yang terdapat di perpustakaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu sistem informasi berbasis web yang mana dalam pembuatannya menggunakan HTML, PHP dan Boostrap sebagai bahasa pemrograman, dengan MySQL sebagai database manajemennnya. Hasil dari perancangan sistem informasi yaitu pada halaman utama user dapat melihat daftar buku-buku serta daftar skripsi yang terdapat di perpustakaan. Adapun untuk admin, dapat mengubah data-data pada perpustakaan seperti data buku, anggota perpustakaan, proses peminjaman dan pengembalian, serta data-data pendukung lainnya. Dengan adanya sistem informasi tersebut maka dapat memudahkan petugas perpustakaan dalam mengelola data perpustakaan serta memudahkan dalam proses pelaporan secara menyeluruh, serta memudahkan pencarian data dengan adanya tombol pencarian yang terdapat pada sistem.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MARKISA TONGKONAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTIC QUALITY CONTROL (SQC) PADA IKM PALAWA CO Andi Haslindah; Muhammad Fadhli; Nursanti Nursanti
JURNAL ILTEK Vol 13, No 01 (2018): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.654 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v13i01.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk markisa tongkonan pada IKM Palawa Co Industri di Kota Makassar. Pada penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah Statistic Quality Control, yaitu sebuah metode statistik yang digunakan untuk mengukur sejauh mana proses pengendalian kualitas yang dilakukan pada suatu perusahaan, dimana hasilnya dibandingkan dengan standar yang diterapkan oleh perusahaan tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengendalian kualitas produk pada IKM Palawa CO Industri masih belum terkendali, dengan rata-rata kerusakan produk sebesar 3,30 % per hari. Jenis kerusakan yang paling banyak terjadi adalah Warna tidak merata dengan total 55.586 botol. Dari hasil observasi lapangan dan wawancara, faktor-faktor yang menjadi penyebab kerusakan ini adalah faktor manusia, mesin, lingkungan, metode kerja dan bahan baku.
OPTIMASI PENDISTRIBUSIAN PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) (Studi Kasus di PT. Makassar Te’ne) Suradi Suradi; Andi Haslindah; Muhammad Aswad Buana Putra; Nur Ramadhani
JURNAL ILTEK Vol 14, No 01 (2019): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.703 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v14i01.355

Abstract

Aktivitas pendistribusian merupakan salah satu faktor yang sangat penting dari akhir sebuah proses produksi. Distribusi ini sangat menentukan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari sebuah perusahaan karena menyangkut penjadwalan dan tingkat biaya yang dibutuhkan untuk mendistribusikan sebuah produk. Metode yang digunakan dalam hal ini adalah metode Distribution Requirement Planning (DRP) dan data yang didapatkan berdasar data histori selama 1 tahun dengan tujuan penelitian yaitu, mengoptimalkan penjadwalan aktivitas distribusi dan melakukan distribusi dengan biaya yang efisien. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data yang dilakukan pada distribusi kota Surabaya dan Banjarmasin sesuai distribusi yang dilakukan oleh perusahaan total biaya distribusi sebesar Rp. 153.262.674 dengan total frekuensi pengiriman sebanyak 14 kali. Berdasarkan metode Distribution Requirement Planning (DRP) dengan menggunakan teknik forecasting (peramalan) linear regression, menghitung lot sizing (ukuran lot), dan safety stock (stok pengaman) maka, biaya distribusi yang dihasilkan sebesar Rp. 93.205.567 dengan total frekuensi pengiriman sebanyak 7 kali. Dengan menggunakan metode Distribution Requirement Planning (DRP) ini maka didapatkan penurunan biaya distribusi sebesar 39,18% atau sebanyak Rp. 60.057.107 dari biaya distribusi yang dilakukan tanpa menggunakan metode Distribution Requirement Planning (DRP).
EVALUASI PRODUKTIVITAS PENGOLAHAN HASIL PANEN MENGGUNAKAN MESIN THRESHER DENGAN COMBINE HARVERTER Ahmad Hanafie; Andi Haslindah; Saripuddin Muddin; Awaluddin Yunus
JURNAL ILTEK Vol 12, No 01 (2017): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.927 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v12i01.394

Abstract

Perkembangan alat pertanian semakin banyak dan perlu selalu dilakukan perbaikan-perbaikan sistem baik terhadap alat yang digunakan maupun penggunaan sumber daya manusia tujuannya adalah pengolahan hasil panen dapat mengefesiensi biaya dan produktivitas. Metode penelitian Jenis dan sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini data primer dan skunder, Observasi mengadakan penelitian atau pengamatan pada obyek penelitian berupa pengamatan langsung terhadap pengguna mesin perontok padi thresher dan mesin perontok padi (combine harverter). Hasil penelitian menunjukkan evaluasi mesin thresher dan mesin combine harverter proses kegiatan yang sangat panjang dan tidak efesien dan membutuhkan jumlah tenaga kerja yang banyak sehinga produktivitas rendah. Serta banyaknya kegiatan-kegiatan atau proses yang harus dilalui baru sampai tahap pengemasan dan waktu yang dibutuhkan sebesar 36,404 menit/ 100 kg butiran padi yang dihasilkan.
PERANCANGAN JENDELA GESER OTOMATIS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER BERBASIS ARDUINO Syarifuddin Baco; Andi Haslindah; Eka Yuniarti; Tawin Tawin
JURNAL ILTEK Vol 14, No 01 (2019): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.689 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v14i01.361

Abstract

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan dan mengefisienkan waktu dalam pengerjaan buka tutup jendela, yang kini bisa dilakukan dengan cara otomatis. Penelitian ini diawali dengan perancangan alat, dimana dalam penelitian ini akan dibuat jendela otomatis dengan menggunakan sensor cahaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu mikrokontroler berbasis Arduino yang mana dalam pembuatannya menggunakan sensor cahaya, Motor DC, dan Arduino Uno, selanjutnya merancang dan merangkai alat untuk mengetahui kondisi alat tersebut aktif dan bisa digunakan sesuai dengan kegunaanya. Parameter yang diamati adalah jarak jangkauan cahaya yang dapat ditangkap oleh sensor cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya yang diterima oleh sensor cahaya sebesar 30 candela dengan jarak jangkauan 4 meter, jika intensitas cahaya yang diberikan diatas 30 candela maka jarak jangkauan berkurang, sedangkan jika intensitas cahaya yang diberikan dibawah 30 candela maka jarak jangkaun akan bertambah dan membuat sensor cahaya semakin sensitif terhadap cahaya yang diterimanya. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah perancangan jendela otomatis menggunakan sensor cahaya berhasil diimplemantasikan, serta lebih mengefisienkan waktu dalam pengerjaan buka tutup jendela.
PENGARUH IMPLEMENTASI WAREHOUSE MANAGEMENT SYSTEM TERHADAP INVENTORY CONTROL FINISH GOOD BERBASIS BARCODE PT. DHARANA INTI BOGA Andi Haslindah; Fadhli Fadhli; Adrianto Adrianto; Rahmat Mansyur
JURNAL ILTEK Vol 12, No 02 (2017): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.168 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v12i02.378

Abstract

Warehouse Management adalah sebuah management yang bertugas untuk mengorganisir masalah pergudangan. Pengorganisiran akan berjalan dengan baik apabila ditunjang dengan sistem yang tepat dan efisien. Sebuah sistem pengelolaan gudang, atau warehouse management sistem, adalah bagian kunci dari rantai pasokan dan terutama bertujuan untuk mengontrol pergerakan dan penyimpanan bahan dalam gudang dan proses transaksi yang terkait, termasuk pengiriman, penerimaan, penyimpanan dan pengambilan barang. warehouse management sistem akan mengoptimalkan tenaga kerja, mengurangi waktu proses, mengurangi proses inventory yang tidak perlu yang pada akhirnya akan meningkatkan pelayanan kepada customer. Tidak setiap gudang dapat atau harus menerapkan warehouse management system karena adakalanya suatu gudang cukup menerapkan system pergudangan yang sederhana saja, misalnya untuk gudang dengan skala kecil. Oleh karena itu, penggunaan warehouse management system perlu dioptimalkan agar tidak merugikan pihak warehouse.
ANALISA PENERAPAN PROGAM KESELAMATAN KERJA DALAM USAHA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN PENDEKATAN FAULT TREE ANALYSIS Andi Haslindah; Ilham Idrus; Rosliadi Rosliadi; Andi Irsyad
JURNAL ILTEK Vol 13, No 02 (2018): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.653 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v13i02.371

Abstract

PT. Bumi Sarana Beton Kalla Block dalam pengoperasiannya tidak luput dari masalah-masalah yang dihadapi seperti adanya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan dampak negatif industri terhadap lingkungan sekitarnya, maka tingkat keselamatan kerja manusia sebagai faktor produksi sangat diperlukan agar produktivitas yang optimal dapat dicapai. Penerapan program keselamatan kerja bagi tenaga kerja merupakan usaha penunjang penting dalam kegiatan produksi.Setiap program keselamatan kerja terdiri dari beberapa unsur-unsur program dan pendukungnya. Dalam hal ini penulis bertolak dari 2 pendapat yaitu menurut : Edwin B. Flippo dan International Labour Organization (ILO). Dalam penelitian ini pengukuran hasil usaha keselamatan kerja dan nilai T selamat, tingkat frekuensi untuk menyatakan jumlah kecelakaan yang terjadi tiap 1.000.000 jam kerja dalam periode saat itu. Tingkat keparahan menyatakan jumlah hari hilang akibat terjadinya kecelakaan karena kecelakaan untuk setiap1.000.000 jam kerja dari jumlah jam kerja karyawan. Nilai T selamat adalah pengukuran yang bertujuan membandingkan hasil tingkat penurunan kecelakaan yang dicapai untuk kerja tersebut. Dari pelaksanaan program kesehatan kerja pada PT. Bumi Sarana Beton Kalla Block bisa dikatakan telah terlaksana cukup baik. Kecelakaan yang terjadi pada tahun 2015-2017 adalah 15, 13, 11 kali kecelakaan. Dengan tingkat frekuensi dari tahun 2015-2017 adalah 64,9; 49,9; 36,1. tingkat keparahan yang terjadi pada tahun 2015-2017 adalah 458,9; 284,2; 233,2. Dengan Nilai T Selama tahun 2016 diketahui – 950,2 dan pada tahun 2017 sebesar – 1078,2. Semakin menurunnya tingkat kecelakaan dan tingkat keparahan kecelakaan dari tahun ke tahunnya maka akan meningkatkan produktivitas kerja.PT. Bumi Sarana Beton Kalla Block dalam pengoperasiannya tidak luput dari masalahmasalahyang dihadapi seperti adanya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan dampak negatifindustri terhadap lingkungan sekitarnya, maka tingkat keselamatan kerja manusia sebagai faktorproduksi sangat diperlukan agar produktivitas yang optimal dapat dicapai. Penerapan programkeselamatan kerja bagi tenaga kerja merupakan usaha penunjang penting dalam kegiatan produksi.Setiap program keselamatan kerja terdiri dari beberapa unsur-unsur program dan pendukungnya.Dalam hal ini penulis bertolak dari 2 pendapat yaitu menurut : Edwin B. Flippo dan InternationalLabour Organization (ILO). Dalam penelitian ini pengukuran hasil usaha keselamatan kerja dannilai T selamat, tingkat frekuensi untuk menyatakan jumlah kecelakaan yang terjadi tiap 1.000.000jam kerja dalam periode saat itu. Tingkat keparahan menyatakan jumlah hari hilang akibatterjadinya kecelakaan karena kecelakaan untuk setiap1.000.000 jam kerja dari jumlah jam kerjakaryawan. Nilai T selamat adalah pengukuran yang bertujuan membandingkan hasil tingkatpenurunan kecelakaan yang dicapai untuk kerja tersebut. Dari pelaksanaan program kesehatan kerjapada PT. Bumi Sarana Beton Kalla Block bisa dikatakan telah terlaksana cukup baik. Kecelakaanyang terjadi pada tahun 2015-2017 adalah 15, 13, 11 kali kecelakaan. Dengan tingkat frekuensi daritahun 2015-2017 adalah 64,9; 49,9; 36,1. tingkat keparahan yang terjadi pada tahun 2015-2017adalah 458,9; 284,2; 233,2. Dengan Nilai T Selamat tahun 2016 diketahui – 950,2 dan pada tahun2017 sebesar – 1078,2. Semakin menurunnya tingkat kecelakaan dan tingkat keparahan kecelakaandari tahun ke tahunnya maka akan meningkatkan produktivitas kerja.
PENENTUAN INDIKATOR PENGUKURAN KINERJA PEGAWAI BIDANG PERLINDUNGAN LINGKUNGAN HIDUP DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATAM M. Ansyar Bora; Tommy Saputra; Andi Haslindah
JURNAL ILTEK Vol 15, No 2 (2020): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.098 KB) | DOI: 10.47398/iltek.v15i2.521

Abstract

Instrumen penilaian kinerja dapat digunakan untuk mereview kinerja, peringkat kerja, penilaian kinerja, penilaian pegawai, dan sekaligus evaluasi pegawai sehingga dapat diketahui mana pegawai yang mampu melaksanakan pekerjaan secara baik, efisien, efektif dan produktif sesuai dengan tujuan. Kinerja pegawai merupakan suatu hal yang sangat penting dalam upaya perusahaan untuk mencapai tujuannya. Indikator kinerja merupakan kriteria yang digunakan untuk menilai keberhasilan pencapaian tujuan organisasi yang diwujudkan dalam ukuran-ukuran tertentu. Penelitian ini ditujukan untuk menentukan indikator pengukuran kinerja pegawai Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup Kota Batam. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penentuan indikator kinerja Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam diukur dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Terdapat 12 (dua belas) indikator pengukuran kinerja Bidang Perlindungan Hidup berdasarkan visi dan misi yang ditetapkan oleh institusi. Dari pembobotan indikator kinerja tersebut didapatkan bahwa tersedianya data kualitas lingkungan menjadi skala prioritas terpenting yang harus dicapai oleh bidang lingkungan hidup yaitu 19,56%. Setelah itu pengolahan data menjadi informasi menjadi skala terpenting berikutnya, yaitu sebesar 18,18%. Pembinaan sektor formal maupun informal menjadi skala terpenting selanjutnya yaitu 12,42%.