Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh pemberian bio urine terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) Bukhari Bukhari; Nursayuti Nursayuti
Jurnal Sains Pertanian Vol 6 No 2: Juni 2022
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.159 KB) | DOI: 10.51179/jsp.v6i2.1758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Bio Urine terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Meunasah Cut Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen yang dimulai dari bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2018. Rancangan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 3 taraf perlakuan pemberian Bio Urine (B) yaitu : B0 = Tanpa pemberian (kontrol), B1 = Bio urine 60 ml/ L air, B2 = Bio urine 100 ml/ L air. Pengamatan yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkil dan berat 1000 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Bio Urine berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 dan 45 HST, diameter batang umur 15 dan 30 HST, jumlah daun 30 dan 45 HST, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol dan jumlah baris per tongkol tanaman jagung manis. Perlakuan terbaik dijumpai pada konsentrasi Bio Urine 100 ml/l air (B2). Abstrak dibuat dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan Inggris. Kata Kunci: Bio Urine, Konsentrasi, Jagung Manis
PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) Nursayuti Ramli
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jupas.v10i1.7832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pupuk organik cair sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kubu Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen yang dimulai pada tanggal 15 November sampai dengan 19 Januari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Adapun faktor yang diteliti, yaitu pengaruh pupuk organik cair sabut kelapa (K) dengan perlakuan sebagai berikut : Faktor I : pupuk organik cair sabut kelapa (K) terdiri dari 4 taraf, yaitu : K0 = 0 ml (kontrol), K1 = 50 ml POC sabut kelapa/liter air, K2 = 100 ml POC sabut kelapa/ liter air, K3 = 150 ml POC sabut kelapa/ liter air. Pengamatan dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, jumlah buah, berat buah, panjang buah, diameter buah dan persentase bunga menjadi buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik cair sabut kelapa berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman pada umur 20 HST (17,83 cm) dan 60 HST (37,73 cm), jumlah buah (1,75 buah), berat buah (199,05 g), panjang buah (20,95 cm), diameter buah (4,29 cm), dan persentase bunga menjadi buah (43,99%). Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan pupuk organik cair sabut kelapa konsentrasi 50 ml/liter air (K1).
Pengaruh Pengaruh pematahan dormansi secara kimiawi terhadap kemampuan berkecambah benih hanjeli (Coix lacyma jobi L.) Ruhul Aida; Nursayuti Nursayuti
Jurnal Sains Pertanian Vol 7 No 3: Oktober 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v7i3.2204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pematahan dormansi secara kimiawi terhadap kemampuan berkecambah benih hanjeli (Coix lacyma jobi L.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium MIPA Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2022. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu perlakuan perendaman dengan KNO3 (K), yang terdiri dari 7 taraf perlakuan yaitu :  K0 = 0,000 M, K1  = KNO3 0,004 M, K2  = KNO3 0,008 M, K3  = KNO3 0,012 M, K4  = KNO3 0,016 M, K5  = KNO3 0,020 M % dan K6  = KNO3 0,024 M. Pengamatan dalam penelitian ini meliputi umur berkecambah, potensi tumbuh, daya berkecambah, kecambah mati, nilai penundaan pada perkecambahan, panjang radikula dan panjang plumula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman benih hanjeli dengan KNO3 berpengaruh nyata terhadap umur berkecambah, potensi tumbuh, daya berkecambah, kecambah mati, nilai penudaan perkecambahan, panjang radikula dan panjang plumula benih hanjeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan KNO3 konsentrasi 0,008 M dan 0,012 M memberikan hasil terbaik terhadap pematahan dormansi benih hanjeli. Nilai rata-rata terbaik umur berkecambah yaitu 7,33 hari, potensi tumbuh yaitu 66,66%, daya berkecambah yaitu 61,10%, kecambah mati yaitu 0,00%, nilai penudaan perkecambahan yaitu 33,33%, panjang radikula yaitu 6,58 cm dan panjang plumula yaitu 7,91 cm. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan pemberian KNO3 konsentrasi 0,008 M dan 0,012 M.
PENYULUHAN PENGGUNAAN PUPUK UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA BLANG MANE KECAMATAN PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN Naya Desparita; Elfiana Elfiana; Aswin Nasution; Nursayuti Nursayuti; Rita Ariani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21629

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen. Pembangunan sektor pertanian dan perkebunan secara luas, diarahkan untuk mewujudkan pertanian dan perkebunan tangguh yang mempunyai arti bahwa pertanian dan perkebunan komersial yang efisien, yang berbasis pada pengetahuan dan teknologi. Penyuluhan strategi pemupukan yang tepat pada tanaman kelapa sawit dibutuhkan oleh masyarakat desa dengan bantuan oleh pihak akademisi dalam menyampaikan penyuluhan penggunaan pupuk tanaman kelapa sawit. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang penggunaan pupuk pada tanaman kelapa sawit dan juga meningkatkan ketrampilan petani kelapa sawit dalam implementasi penggunaan pupuk tepat guna dengan dosis yang tepat. Searah dengan hasil penyuluhan diketahui bahwa pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan pupuk yang tepat sudah meningkat dilihat dari hasil praktek langsung yang dilakukan pada hari penyuluhan, sebelum peyuluhan masyarakat belum mengetahui bagaimana cara pemupukan yang tepat, namun demikian setelah dilakukan penyuluhan oleh pihak dosen terdapat penambahan peningkatan pengetahun yang diperoleh dan nantinya secara mandiri diterapkan oleh masyarakat Desa Blang Mane.
PELATIHAN HIDROPONIK SISTEM NUTRIENT FILM TECHNIC (NFT) SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN BAGI MASYARAKAT KEUDE MATANGGLUMPANG DUA, KECAMATAN PEUSANGAN, KABUPATEN BIREUEN, PROVINSI ACEH Nursayuti Nursayuti; Elfiana Elfiana; Naya Desparita; Bagio Bagio; Zulkarnain Zulkarnain
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21630

Abstract

Tren bercocok tanam dengan sistem hidroponik sudah mulai disenangi dan diminati masyarakat khususnya di daerah perkotaan. Keude Matangglumpang dua merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Sebagai pusat perkotaan dengan berbagai bangunan, disesaki dengan berbagai gedung lainnnya menjadikan notabane warga memiliki tanah yang sempit, kondisi tanah yang kritis. maka hal tersebut dibutuhkan solusi agar warga kota dapat bercocok tanam, dan ketahanan pangan. Hidroponik adalah suatu budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa memakai tanah dan menekankan penambahan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Metodologi yang dilakukan adalah : (1) Pertemuan tatap muka untuk memberikan teori (2) Praktek langsung. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa memberikan dampak posistif terhadap pemberdayaan masyarakat Keude matangglumpang dua karena peserta pelatihan mendapatkan keterampilan dan pemahaman baru terkait budidaya hidroponik NFT, mengetahui cara pemanfaatan lahan yang sempit, persemaian benih dan cara melarutkan nutrisi Kegiatan pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat mengingat akses dan pengetahuan untuk meningkatkan soft skill mereka selama ini masih terbatas.
EDUKASI TEKNOLOGI PERTANIAN BERWAWASAN SUSTAINABLE AGRICULTURE PADA SISWA SEKOLAH DASAR SUKMA BANGSA LHOKSEUMAWE Irwansyah Irwansyah; ajmir akmal; Syahirman Hakim; Diah Fridayanti; Nursayuti Nursayuti; Uchti Nuzul Qhinanti Lubis; Aidil Amar; Munawar Munawar
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i1.24623

Abstract

ABSTRAK Rendahnya petani muda yang bekerja sektor pertanian terus mengalami peningkatan, ini kondisi tidak baik bagi ketahan pangan Indonesia dimasa depan. Salah satu faktor utama rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian adalah kurang mengetahui tentang pertanian khususnya pada anak usia dini di tingkat sekolah dasar. Upaya mengatasi permasalah ini, dapat ditempuh berupa edukasi bagi generasi penerus pertanian. Inilah yang menjadi alasan utama kegiatan penyuluhan edukasi terhadap peserta didik jenjang pendidikan dasar tepatnya Sekolah Dasar. Tujuan kegiatan adalah menumbuhkan pemahaman pada 21 siswa SD Sukma Bangsa Lhokseumawe kelas VI tentang Sustainable Agriculture. Metode yang digunakan dalam kegiatan edukasi ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Setelah kegiatan edukasi didapatkan siswa SD Sukma Bangsa Lhokseumawe mengetahui tentang teknik budidaya, perawatan, dan panen pada tanaman pertanian menerapkan sistem sustainable agriculture. Hasil yang diperoleh melalui kuesioner bahwa pengetahuan siswa pada bidang pertanian sebesar 80,94 %. Kesimpulan peningkatan pemahaman siswa mengenai stutainable agriculture, menjadi upaya baik untuk memberikan pemahaman kesadaran pentingnya pengelolaan sektor pertanian dengan konsep ramah lingkungan. Kata kunci: Edukasi; sustainable agriculture; ramah lingkungan; siswa  ABSTRACT The low number of young farmers working in the agricultural sector continues to increase, this is not a good condition for Indonesia food security in the future. One of the main factors in the young generation low interest in agriculture is their lack of knowledge about agriculture, especially in early childhood at the elementary school level. Efforts to overcome this problem can be taken in the form of education for the next generation of agriculture. This is the main reason for educational outreach activities for students at the basic education level, specifically elementary schools. The aim of the activity is to foster understanding in 21 students of SD Sukma Bangsa Lhokseumawe class VI about Sustainable Agriculture. The method used in this educational activity is counseling using lecture and discussion methods. After the educational activities, students at SD Sukma Bangsa Lhokseumawe learned about cultivation, care and harvesting techniques for agricultural plants using a sustainable agriculture system. The results obtained through the questionnaire showed that students' knowledge in the field of agriculture was 80.94%. In conclusion, increasing students' understanding of sustainable agriculture is a good effort to provide awareness of the importance of managing the agricultural sector with an environmentally friendly concept.Keywords: Education; sustainable agriculture; environmentally friendly; student
The Effectiveness of Botanical Pesticides from Soursop Leaves (Annona muricata L.) and Papaya Leaves (Carica papaya) on the Control of Brown Planthopper (Nilaparvata lugens) in Rice Plants (Oryza sativa L.) Saifa Wardati; Nursayuti Nursayuti; Aidil Amar; Saniar Fauza; Marlina Marlina
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 3: October, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/y8k0da76

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of botanical pesticides from soursop leaf and papaya leaf extracts in controlling brown planthopper on rice plants. The research was conducted in Nien Village, Simpang Tiga District, Pidie Regency, from February to April 2025, using a factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors. Factor I was soursop leaf extract concentration (S): S0 = 0 ml/l water, S1 = 100 ml/l water, and S2 = 200 ml/l water. Factor II was papaya leaf extract concentration (P): P0 = 0 ml/l water, P1 = 100 ml/l water, and P2 = 200 ml/l water. Observed parameters included mortality rate, attack intensity, plant height, number of tillers, number of panicles per clump, and grain weight per plot. The results showed that soursop leaf extract at 200 ml (S2) had a highly significant effect on pest mortality (84.72%), attack intensity after application (11.11%), plant height, number of tillers at 30 DAP, and grain weight per plot. Papaya leaf extract at 200 ml (P2) had a highly significant effect on pest mortality (68.05%), attack intensity after application (8.33%), plant height, number of tillers at 30 DAP, and number of panicles per clump. The combination of both extracts (S2P2) showed a highly significant interaction on attack intensity after application, plant height, and number of tillers at 30 DAP, and a significant effect on pest mortality, with the highest mortality (95.83%) and lowest attack intensity (0%) obtained in the S2P2 combination.