Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TIPOLOGI RUANG PADA GUDANG PENGOLAHAN KOPI KABUPATEN BENER MERIAH Thiyah Amlina; Soraya Masthura Hassan; Dela Andriani
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i1.3598

Abstract

Banyaknya penikmat kopi dari berbagai lapisan masyarakat juga meningkatkan produktivitas pengolahan kopi, dan gudang pengolahan kopi merupakan salah satu bangunan yang memudahkan proses produksi kopi, sehingga lebih mudah mempersiapkan kopi menjadi bubuk, ekspor ke luar negeri dan penggunaan bahan mentah untuk produk lain. Lokasi penelitian gudang pengolahan kopi dilakukan di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang merupakan salah satu perkebunan kopi terbesar ketiga dan dengan akses yang mudah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tipe gudang pengolahan kopi berdasarkan pola spasial pada tahapan pengolahan kopi berdasarkan hasil kajian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan data yang diperoleh adalah dari observasi langsung dan observasi subjek. Untuk menentukan sampel penelitian digunakan purposive sampling dalam pemilihan sampelnnya. Parameter penelitian ini mempertimbangkan tipologi ruangan berdasarkan proses pengolahan kopi untuk menentukan ruangan apa saja yang terdapat di setiap gudang. Hasil dari penelitian ini berupa tipe gudang pengolahan kopi berdasarkan hasil penelitian.
PROJECT MANAGEMENT INTRODUCTION FOR VILLAGE APPARATUS IN LANCANG GARAM VILLAGE, LHOKSEUMAWE Cut Azmah Fithri; Soraya Masthura Hassan; Nasruddin Nasruddin; Eri Saputra
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 2, No 1 (2022): Vol 2, No 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v2i1.1182

Abstract

Non-governmental activities that carried out directly by the community are prone to have inappropriate management with the implementation both at the time of planning, field work and reporting. In the implementation of non-governmental activities, many problems arise related to governance in the filed and it is uncommon to have deal with laws to governance that in accordance with procedures. One of the efforts to avoid the inappropriate planning as well as managing activities is requiring the project management which includes planning, scheduling, and controlling. The expected outcome of this activity is the community and village officials can understand the objectives of the project management and direct implementation in managing the village activities. This activity was carried out in three steps, namely introduction to project management, introduction to work drawing/technical drawing and introduction to the budget calculation/RAB with participants which were village officials and the community of Gampong Lancang Garam, Banda Sakti, Lhokseumawe. Keywords: Project management, planning, controlling and supervision
EVALUASI PENGUKURAN KUALITAS SARANA DAN PRASARANA MASJID DI KOTA LHOKSEUMAWE Soraya Masthura Hassan; T. Iqbal Faridiansyah
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 2 No. 2 (2018): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Oktober 2018
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v2i2.1013

Abstract

Kualitas dari kelengkapan arsitektur Sarana dan prasarana masjid merupakansuatu aspek penting dalam manajemen suatu masjid untuk menghadirkan mutustandar layanan dari sebuah masjid. Sehingga dengan adanya sarana danprasarana yang lengkap akan meningkatkan jumlah jamaah dan kenyamananjamaah dalam beribadah. Tujuan penelitian ini dapat mengevaluasi kelengkapandari ketersedian dan kualitas sarana dan prasana masjid, sehingga dapatmemberikan sebuah rekomendasi kepada pihak pengelola masjid yang berkenaan dengan saranadan prasana lengkap khususnya pada suatu masjid. Selanjutnya apabila kualitas layanan sarana dan prasanan masjid tidak memuaskan, maka akan berakibat jumlah jamaah akan menurun sehingga berakibat pula pada banyaknya jumlah jamaah. Penentuan atribut-atribut yang digunakan sangat berpengaruh terhadap penilaian kualitas layanan sarana dan prasanana. Dalam penelitian ini atribut yang digunakan aspek kapasitas masjid untuk jamaah, akses dari masjid tersebut, keamanan, kegiatan, fasilitas yang terdiri dari kamar mandi, tempatwudhu, sajaadah, mukena, mushaf quran, sound system, pendingin ruangan tempat parkir, tempat sandal, tempat penitipan sepatu, pustaka dan taman. kebersihan dari masjid terdiri dari mukena, sajadah/karpet, lantai, kamar mandi, tempat wudhu, lingkungan masjid, kenyamanan masjidterdiri dari, suanana sejuk, suara mikropon terdengar jelas, nyaman beribadah. Terakhir aspek ketenangan terdiridarilingkungan dalam masjid dan lingkungan luar masjid bising, tidak bising dan tenang. Hasil dari penelitian ini adalah nama masjid, desadan nilai point yang telah diisi oleh jamaan dan tingkat kepuasa jamaah yangdilihat darinilai kuisioner yang telah diinput.Kata kunci : Analisis layanan, kualitas sarana dan prasarana, evaluasi layanan
PkM Penerapan Desain Bangunan dan Rancang Bangun Ruang Pengering Jagung Hemat Energi Angga Pratama; Soraya Masthura Hassan; Cut Azmah Fitri; Lis Ayu Widari; Rinaldi Mirsa; Effan Fahrizal
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25192

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menerapkan desain bangunan dan rancang bangun ruang pengering jagung hemat energi di Gampong Kec kuta makmur, Kecamatan Muara Satu, Aceh utara. Lokasi dipilih karena dusun gampong sido mulyo potensi produksi jagung yang tinggi, ketersediaan bahan bangunan lokal, dan dukungan aktif masyarakat. Pelaksanaan dilakukan melalui lima tahap terintegrasi: survei dan perencanaan, desain teknis, pembangunan dan instalasi, pelatihan serta transfer teknologi, dan evaluasi uji coba. Pendekatan partisipatif melibatkan petani, aparatur gampong, dan mahasiswa dalam seluruh proses, sehingga masyarakat memiliki pemahaman teknis dan keterampilan operasional sistem pengering. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi pengeringan, pemanfaatan energi lebih hemat, dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengoperasikan serta merawat sistem pengering jagung. Selain dampak teknis, kegiatan ini memperkuat kerja kolektif, solidaritas, dan kesadaran masyarakat terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Hasil pengabdian juga desain ruang pengering yang ergonomis dan ramah lingkungan mampu menjaga kualitas jagung kering, mempercepat waktu pengeringan, serta meningkatkan produktivitas petani. Penerapan teknologi hemat energi ini juga berdampak positif terhadap pengurangan biaya operasional dan emisi karbon, sehingga mendukung tercapainya pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan efisien. Integrasi teknologi tepat guna berbasis energi surya dan biomassa lokal membuktikan strategi efektif untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan kemandirian teknologi komunitas.
Redesain Fasad Masjid Nurul Yaqin sebagai Pengabdian Ilmu Arsitektur Kepada Masyarakat Jorong Aurduri Nagari Batubulek Sumatera Barat Fitri Zaimah; Yenny Novianti; Aris Munandar; Soraya Masthura Hassan; Deni Deni
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Redesain Fasad Masjid Nurul Yaqin di Jorong Aurduri, Nagari Batubulek, Sumatera Barat merupakan bentuk nyata pengabdian ilmu arsitektur kepada masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan kontekstual. Proyek ini bertujuan memperbaiki kualitas visual dan spiritual masjid yang mengalami penurunan estetika, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai Islam dan budaya lokal Minangkabau. Metode pelaksanaan melibatkan kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam tahap observasi, analisis, perancangan, visualisasi, hingga implementasi fasad utama. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada estetika dan makna simbolik bangunan, di mana fasad baru menonjolkan komposisi simetris, ornamen geometris Islami, serta dominasi warna putih sebagai simbol kesucian. Selain menghasilkan rancangan arsitektur yang representatif, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan rumah ibadah dan menumbuhkan semangat gotong royong. Keterbatasan dana tidak mengurangi makna sosial proyek ini, melainkan membuka peluang tindak lanjut berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pengabdian arsitektur dapat berperan sebagai media pemberdayaan spiritual, sosial, dan budaya masyarakat.
Analisis Kenyamanan Tata Ruang Terbuka Sebagai Sarana Olahraga Di Kota Lhoksemawe Soraya Masthura Hassan; Cut Azmah Fithri; Siska Olivia; Abdul Malik Nasution
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2020): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Mei 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v4i1.6287

Abstract

Kondisi Sarana Pendukung Kawasan Waduk Pusong untuk sekarang ini digunakan untuk kawasan resapan air dan sebagian warga menggunakan waduk sebagai tempat olahraga warga kota lhokseumawe. Adanya permasalahan yang sering terjadi di kawasan waduk pasang surut air, tidak nyamannya pejalan kaki disebabkan oleh motor, penyalahgunaan pedestrian sebagai tempat parkir dan pedagang kaki lima serta kebersihan waduk tersebut. Hasil dari Penelitian ini adalah adanya hasil analisis kenyamanan tata ruang terbuka sebagai sarana olahraga di waduk kota lhoksemuawe. Hal yang diteliti meliputi  Karakteristik Responden, Persepsi Masyarakat Mengenai Kelayakan dan Kualitas Waduk Pusong, Sebagai Sarana Olahraga. Persepsi Masyarakat Terhadap Kenyamanan Kawasan Waduk Pusong Sebagai Sarana Olahraga.Hasil dari jalur lari dan pedestarian sangat tidak baik 38%, kurang baik 2%, cukup baik 23%, baik 35% dan sangat baik 2%, Persepsi Masyarakat Mengenai Kebersihan Kawasan Waduk 29% pengguna berpendapat Kurang Baik, sedangkan 27% pengguna Cukup Baik,  selanjutnya 16% pengunjung berpendapat Sangat Baik, 15% berpendapat Baik dan 13% berpendapat Sangat Tidak Baik. hasil dari penelitian ini adalah interpretasi tingkat kenyamanan pengunjung kawasan Waduk Pusong dengan nilai rata-rata 64.16% yang berisi tentang interval tingkat kenyamanan.
ANALISIS HUBUNGAN KONFIGURASI SPASIAL TERHADAP JENIS AKTIVITAS MASYARAKAT PADA RUANG TERBUKA PUBLIK DI KECAMATAN BANDA SAKTI, PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM Laila Tusyifa; Soraya Masthura Hassan; Dela Andriani
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 01 (2025): Purwarupa Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Aktivitas utama yang terjadi di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe yaitu aktivitas perdagangan atau jual beli. Pertumbuhan perdagangan tidak hanya memengaruhi ruang perdagangan, tetapi juga secara tidak langsung mempengaruhi penggunaan ruang terbuka publik seperti pasar tradisional, taman kota, dan area publik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konfigurasi spasial terhadap jenis aktivitas masyarakat di Kecamatan Banda Sakti. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan kuantitatif menggunakan space syntax dan pendekatan kualitatif menggunakan behaviour mapping. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat pada pagi hari terutama berfokus pada kegiatan necessary seperti bekerja, berdagang, dan berbelanja. Pada siang hingga malam, masyarakat cenderung melakukan aktivitas optional seperti bermain, berolahraga, piknik, dan kegiatan sosial. Meskipun konfigurasi spasial tidak selalu mempengaruhi aktivitas, hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas lebih cenderung terjadi di area terbuka atau trotoar jalan. Penelitian ini dapat menjadi panduan dalam perencanaan kawasan yang lebih efektif dan efisien. Kata Kunci: Aktivitas, konfigurasi spasial, ruang terbuka publik, space syntax ABSTRACT. The main activity that occurs in Banda Sakti District, Lhokseumawe City is trading or buying and selling activities. The growth of trade not only affects trade space, but also indirectly affects the use of public open spaces such as traditional markets, city parks and other public areas. This research aims to determine the relationship between spatial configuration and types of community activities in Banda Sakti District. This research uses mixed methods with a quantitative approach using space syntax and a qualitative approach using behavior mapping. The results show that people's activities in the morning mainly focus on necessary activities such as working, trading and shopping. From day to night, people tend to do optional activities such as playing, exercising, picnicking and social activities. Although spatial configuration does not always influence activity, observation results show that activity is more likely to occur in open areas or street sidewalks. This research can be a guide in more effective and efficient regional planning. Keywords: Activity, public open space, space syntax, spatial configuration