Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN SENAM HAMIL TERHADAP KEJADIAN LASERASI PERINEUM DI DESA GEMBONG KECAMATAN TALANG KABUPATEN TEGAL Ika Esti Anggraeni; Ike Putri Setyatama
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laserasi perineum merupakan salah satu penyebab dari perdarahan yang mengakibatkan kematian. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Talang pada bulan Januari dan Februari tahun 2017, dari 60 ibu bersalin 20 ibu mengalami Laserasi perineum derajat 1 dan 2. Metode alternatif untuk mengurangi ruptur perineum yang dilakukan saat persalinan antara lain metode akupuntur, lamaze, dick read dan water birth senam hamil (senam kegel), yoga prenatal dan perineum massage. Rumusan masalah dalam penelitian adalah Bagaimana Pengaruh Senam Hamil Terhadap Kejadian Laserasi Perineum Pada Ibu Bersalin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Senam Hamil Terhadap Kejadian Laserasi Perineum Pada Ibu Bersalin di Desa Gembong Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Desain penelitian: survey deskriptif, dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Talang Kabupaten Tegal periode bulan Juli-Desember tahun 2017 yaitu sebesar 74, dan sampel yang digunakan adalah ibu bersalin primigravida yaitu sebesar 46. Berdasarkan perhitungan Chi Square dengan α=0,05 diperoleh nilai p sebesar 0,04. Karena nilai p < α berarti secara statistik hasil pengujian signifikan, atau menolak Ho, yang berarti ada hubungan antara variabel, dan hasil uji statistik pengaruh dengan Regresi Logistik, diperoleh nilai Sig. 0,56, Hal tersebut berarti tidak ada pengaruh antara variabel. Maka kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan diantara kedua variabel, namun tidak ada pengaruh antara senam hamil terhadap kejadian laserasi perineum di Desa Gembong Kecamatan Talang Kabupaten Tegal.
PERBEDAAN PRAKTEK PIJAT BAYI SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PIJAT BAYI DI DESA DUKUHSALAM DAN KALISAPU KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN 2013 Siswati .; Sri Tanjung Rejeki; Ika Esti Anggraeni
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 4 No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pijat bayi adalah mengurut bagian tubuh untuk melemaskan otot sehingga peredaran darah lancar yang dilakukan pada seluruh permukaan tubuh bayi.Rumusan masalahnya adalah “Adakah perbedaan praktek pijat bayi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi pada ibu bayi di Desa Dukuhsalam dan Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Tahun 2013.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan praktek pijat bayi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi pada ibu bayi di Desa Dukuhsalam dan Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Tahun 2013.Penelitian ini adalah penelitian pre eksperimental dengan menggunakan one group pre test dan post test design, Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan metode insidental sampling dengan jumlah sampel 30 ibu yang memiliki bayi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan cheklist.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan ibu bayi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi. Perbedaan tingkat pengetahuan ibu bayi sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan dibuktikan dari hasil analisis menggunakan uji bertingkat bertanda wilcoxon dengan program SPSS didapatkan nilai Asym. Sig sebesar 0, 0001 (p value < 0,05).
Hubungan Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil dalam mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia Ika Esti Anggraeni; Siswati .; Ike Putri Setyatama
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah kurang dari10,00 gr%. Program pemerintah dalam mencegah anemia ibu hamil, wajib mendapatkan tabletFe sebanyak 90 tablet. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Slawi di tahun 2016 jumlah ibuhamil yang menderita anemia 30 jiwa (7,1%). 63% dari penderita anemia terdapat di desaKalisapu sebanyak 19 ibu hamil. Capaian pemberian tablet Fe pada ibu hamil di PuskesmasSlawi pada tahun 2016 sebesar 75%. Rumusan masalah dalam penelitian : bagaimanahubungan Kepatuhan Ibu Hamil dalam mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia diDesa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Tahun 2016. Tujuan penelitian ini untukmengetahui hubungan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe dengan KejadianAnemia di Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Tahun 2016. Desain penelitian:survey deskriptif, populasi semua ibu hamil di desa Kalisapu Kecamatan Slawi KabupatenTegal pada bulan April Tahun 2016 menggunakan teknik total sampling sebanyak 30responden. Data primer: kuesioner tentang kepatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet Fe,hasil pemeriksaan kadar Hb ibu hamil. Hasil penelitian menunjukan karakteristik respondenberdasarkan usia reproduksi yaitu 21-34 tahun sebanyak 21 responden (70%), berdasarkanparitas 17 responden (57%) primigravida, tingkat pendidikan SMA 21 responden (70%),tingkat kepatuhan 23 responden (76,7%) memiliki kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe20responden (66,7%) tidak mengalami anemia. Hasil Chi square dengan α = 0,05 diperoleh nilaip sebesar 0,001, disimpulkan ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengankejadian anemia pada ibu hamil di wilayah desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten TegalTahun 2016
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI Ika Esti Anggraeni; Ike Putri Setyatama; Siswati Siswati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v11i2.238

Abstract

Upaya pemerintah dalam penurunan AKB dan AKN sejalan dengan tujuan SDG’s yaitu masalah kesehatan, dimana menyusui dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Presentase pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan Kab.Tegal merupakan urutan 8 terendah dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Cakupan ASI eksklusif Kab.Tegal tahun 2018 sebesar 51,45% dan cakupan terendah di Puskesmas Kaladawa sebesar 0,06% sedangkan target nasional yang ditetapkan adalah 80%. Berdasarkan penelitian faktor dominan yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif adalah dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif di Desa Pacul Kecamatan Kaladawa Kab.Tegal. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas dengan bayi usia 0-6 bulan sejumlah 40 responden. Dukungan keluarga dalam penelitian ini adalah dari suami, orang tua dan mertua. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan uji statistik Chi Square. Sebagian besar responden memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya hingga bayi berusia 6 bulan dan keluarga responden mendukung dalam pemberian ASI Eksklusif. Bentuk dukungan keluarga yang diberikan berupa dukungan informasi, penilaian, instrumental dan emosional, dan bentuk dukungan terbesar berupa dukungan instrumental. Berdasarkan perhitungan Chi Square dengan p value 0,110 disimpulkan bahwa tidak ada hubungan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif di Desa Pacul Kecamatan Kaladawa Kab.Tegal.
Penyuluhan ASI Eksklusif dan Praktik Perawatan Payudara pada KP ASI (Kelompok Pendukung ASI) di Desa Pacul Kecamatan Talang Kabupaten Tegal Ike Putri Setyatama; Ika Esti Anggraeni; Adrestia Rifki Naharani; Siti Erniyati Berkah Pamuji
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v1i2.211

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi , cakupan pemberian ASI eksklusif secara nasional pada tahun 2015 mengalami penurunan menjadi 52,3% . Presentase pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan di Jawa Tengah tahun 2017 sebesar 54,4%, hal tersebut masih di bawah target cakupan ASI ekslusif di Indonesia yaitu sebesar 80%. Rendahnya cakupan pemberian ASI merupakan ancaman bagi tumbuh kembang anak yang berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kelompok Pendukung ASI Eksklusif (KP-ASI Eksklusif) di masyarakat merupakan bentuk upaya untuk keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Dari 29 Puskesmas yang ada di Kabupaten Tegal, Puskesmas Kaladawa Kecamatan Talang menduduki peringkat akhir pada cakupan ASI ekslusif, yaitu sebesar 23,2% dimana merupakan cakupan terendah dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Tegal. Keberadaan KP-ASI belum berhasil mencapai peningkatan cakupan ASI eksklusif, antara lain kegiatan yang dijadwalkan satu bulan sekali, baru dapat dilaksanakan dua bulan sekali, dan baru terdapat satu kelompok pendukung ASI di Puskesmas Kaladawa. Tujuan pengabdian bagi masyarakat ini untuk optimalisasi kelompok pendukung ASI di Desa Pacul wilayah kerja Puskesmas Kaladawa Kabupaten Tegal. Kegiatan yang dilakukan antara lain pemberian materi pada ibu menyusui dan KP-ASI Eksklusif, pendampingan KP-ASI Eksklusif, evaluasi dan monitoring. Dari hasil Tanya jawab setelah penyampaian materi penyuluhan didapatkan hasil bahwa sebagai besar peserta sudah memahami tentang ASI Eksklusif dan praktik perawatan payudara. Pengabdian masyarakat ini memberikan kepuasan tersendiri terhadap masyarakat, berdampak peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, dengan ikut terlibat aktif dalam upaya peningkatan cakupan ASI Eksklusif untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan ibu dan bayi
PERSIAPAN PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI DESA DUKUHWARU Tri Agustina Hadiningsih; Ika Esti Anggraeni; Rina Febri
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i2.455

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang digunakan untuk menunjukan keadaan dari derajat kesehatan disuatu masyarakat, diantaranya pelayanan ibu dan bayi. Kasus kematian Ibu di Kabupaten Tegal pada tahun 2021 sebanyak 30 kasus, penyebab tertinggi diantaranya karena Covid-19 ada 12 orang, Pre Eklamsia Berat (PEB) 9 orang, Perdarahan 6 Orang dan Lain- lain 3 orang (Dinkes Kab. Tegal, 2021). Berdasarkan studi pendahuluan di Desa Dukuhwaru Kabupaten Tegal terdapat 40 ibu hamil dan ada 9 (22%) ibu hamil risiko tinggi. Salah satunya terkonfirmasi Covid 19. Tingginya AKI yang disebabkan karena Covid 19, maka perlu diperlukan Pendidikan Kesehatan tentang persiapan persalinan sejak masa kehamilan untuk mengurangi risiko terpapar Covid 19 pada kehamilan, persalinan dan nifas. Pelaksanaan kegiatan dengan metode pemberian pendidikan kesehatan dengan media leafleat. Hasil dari pengabdian adalah ibu hamil memberikan respon positif terkait informasi persiapan persalinan pada masa pandemic covid 19.
Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang Senam Hamil dalam Upaya Pencegahan Rupture Perineum pada Ibu Hamil di Desa Bengle Wilayah Kerja Puskesmas Kaladawa Kabupaten Tegal: Educational Information Communication (IEC) about Pregnancy Gymnastics in The Effort To Prevent Perineal Rupture in Pregnant Women in Bengle Village Kaladawa Puskesmas Work Area Tegal District Ika Esti Anggraeni; Tri Agustina Hadiningsih
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i2.714

Abstract

Senam hamil merupakan terapi latihan gerak dan salah satu kegiatan dalam pelayanan selama kehamilan atau prenatal care yang bertujuan untuk mempersiapkan ibu hamil secara fisik dan mental saat menghadapi persalinan agar persalinan normal dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan spontan. Kelenturan otot – otot dinding perut dan dasar panggul dapat mengurangi risiko ruptur (robekan) perineum. Ruptur perineum merupakan perlukaan pada jalan lahir yang terjadi pada proses persalinan pervaginam, ruptur perineum ini disebabkan pada saat persalinan perineum mengalami tekanan yang kuat dan mengalami peregangan yang dapat menyebabkan terjadinya ruptur perineum yang disertai dengan adanya perlukaan vagina dengan derajat ruptur yang bervariasi (Syamsiah dan Rosita Malinda, 2018). Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Talang Kabupaten Tegal jumlah persalinan pada bulan Januari – Oktober 2022 adalah sebanyak 121 orang dan 34 (28%) ibu bersalin mengalami ruptur perineum pada saat persalinan pervaginam. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dengan metode wawancara pada tanggal 01 Maret 2023 dengan 10 ibu hamil di Desa Bengle Wilayah Kerja Puskesmas Kaladawa Kabupaten Tegal menyatakan bahwa keseluruhan ibu hamil 100% belum pernah melakukan senam hamil selama kehamilan dan saat posyandu tidak di ajarkan senam hamil. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil. Pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 06 Maret 2023 di Balai Desa Bengle Wilayah Kerja Puskesmas Kaladawa Kabupaten Tegal sebanyak 30 ibu hamil dengan metode demonstrasi dan penyuluhan terkait senam hamil. Hasil dari pengabdian adalah ibu hamil sangat antusias dan memberikan respon positif terkait informasi senam hamil dengan alat bantu lembar balik dan leafleat.
HUBUNGAN ANEMIA IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSI PKU MUHAMMADIYAH SINGKIL Tri Agustina Hadiningsih; Ika Esti Anggraeni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.933

Abstract

Angka Kematian Ibu saat persalinan di Kabupaten Tegal pada tahun 2018 terdapat 10 kasus kematian, yang disebabkan oleh berbagai faktor antara lain hipertensi 30%, kala 2 lama 10%, gemeli 10%, anemia 10%, hal tersebut di sebabkan karena selama kehamilan kadar hemoglobin menurun sehingga terjadi perdarahan pada saat persalinan yang menyebabkan kematian pada salah satu kasus ibu bersalin.(Dinkes Kabupaten Tegal, 2018). Berdasarkan data yang diperoleh dari RSI PKU Muhammadiyah terdapat sebanyak 5,4% ibu dengan anemia dan 5,2% kejadian bayi BBLR (Data RSI PKU Muhammadiyah Singkil Tahun 2018). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara anemia pada ibu bersalin dengan kejadian BBLR di RSI PKU Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian retrospektif untuk melihat hubungan anemia pada ibu bersalin dengan kejadian BBLR.Hasil penelitian Frekuensi ibu bersalin tidak anemia sebanyak 45 responden (60%) dan ibu bersalin dengan anemia sebanyak 30 responden (40%). Frekuensi ibu bersalin yang melahirkan bayi tidak BBLR sebanyak 31 responden (41,3%) dan ibu bersalin yang melahirkan bayi dengan BBLR sebanyak 44 bayi (58,7%). Berdasarkan analisis statistik nilai Asymp. Sig (2-sided) pada uji Person Chi-Square adalah sebesar 0.848. Karena nilai Asymp. Sig (2-sided) 0.848 0.05, maka pengambilan keputusan Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian dapat diartikan “Tidak Ada Hubungan Antara Anemia pada Ibu Bersalin dengan Kejadian BBLR di RSI PKU Muhammadiyah Singkil”.