Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MANAJEMEN CONTENT MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS WORDPRESS UNTUK MENCEGAH SERANGAN JUDI GACOR PADA WEBSITE PORTAL ORGANISASI PERANGKAT DAERAH Winarno Winarno; Bambang Harjito; Wiranto Wiranto; Heri Prasetyo; Sari Widya Sihwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2252-2257

Abstract

Maraknya aksi peretasan di Indonesia saat ini terjadi tidak hanya di Lembaga-lembaga besar, namun juga lembaga pemerintah daerah. Salah satu bentuk peretasan yang sangat marak akhir-akhir ini adalah judi gacor pada Content Managemen System(CMS) berbasis Wordpress. Di Kabupaten Karanganyar masih ada 6.180 konten judi gacor yang terlihat di Google. Untuk menanggulangi masalah tersebut diperlukan Langkah praktik baik bagaimana mencegah dan mengelola sebuah CMS berbasis Wordpress agar terhindar dari serangan siber. Pelaksanaan pengabdian berupa workshop mengelola website mulai dari instalasi sampai implementasi. Hasil workshop menunjukkan peningkatan kemampuan peserta yang semula hanya 40% menjadi 80% paham bagaimana mengelola sebuah website yang aman.
Leveraging Generative Artificial Intelligence to Enhance the Quality of Adaptive Learning at the Junior High School Level in Surakarta City Winarno; Heri Prasetyo; Wiranto; Sari Widya Sihwi; Herdito Ibnu Dewangkoro; Tarno; Anik Indriyani
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v7i1.8005

Abstract

ABSTRACT The primary and secondary education curriculum in Indonesia changes almost every year. These changes lead to administrative adjustments in teaching and learning documents. Consequently, teachers tend to spend less time focusing on delivering instructional content and ensuring meaningful student learning, and instead devote substantial effort to reformatting lesson plans (RPP), student activity reports (LKPD), and other administrative documents. In many cases, these documents remain largely unchanged from year to year, with minimal innovation. To address this issue, a more efficient approach is required to enable teachers to innovate in designing instructional materials, lesson plans, student worksheets, and assessment instruments. The aim of this community engagement initiative is to enhance pedagogical and digital literacy in the use of generative AI to assist teachers in drafting learning objectives, structuring classroom activities, generating guiding questions, developing variations in instructional strategies, and producing effective teaching materials tailored to students’ needs. This activity was implemented using the ADDIE framework (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The results indicate that participants demonstrated a strong understanding of the material and an improvement in their cognitive knowledge. Specifically, 41.67% of participants reported that the material was easy to understand, while 58.33% stated that it was very easy to understand. Furthermore, 75% of participants indicated that the facilitator delivered the material very well, and 25% rated the delivery as good. A recommendation for future initiatives is the need for ongoing support through a post-training mentoring programme to ensure an understanding of the ethical use of generative AI. Keywords: generative AI, education, prompt, adaptif learning.
Pelatihan Cyber Security Sebagai Pengetahuan Dasar Keamanan Untuk Peningkatan Security Awarness Winarno Winarno; Wiranto Wiranto; Bambang Harjito; Heri Prasetyo; Sari Widya Sihwi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.99770

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir di tahun 2024 banyak terjadi insiden keamanan, baik kebocoran, hacking, defacing dan lain-lainnya. Hal ini terjadi dikarenakan masyarakat di Indonesia banyak yang kurang akan security awarness. Kesadaran keamanan siber yang masih kurang ini menjadi permasalahan serius. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Sandi Indonesia yaitu ingatlah bahwa kekhilafan satu orang saja cukup sudah menyebabkan keruntuhan negara. Oleh karena itu karena pentingnya hal tersebut, sebagai solusi untuk peningkatannya adalah menyelenggarakan pelatihan cyber security. Dalam pelaksanaan kegiatan ini menggandeng beberapa lembaga dalam negeri dan luar negeri yaitu Diskominfo SP Kota Surakarta, UPTD Solo Technopark dan Rapixus. Inc. Taiwan. Pelatihan meliputi pemberian teori dasar mengenai cyber security dan praktik melakukan penetrasi, attack dan menanggulangi serangan. Hasil dari pelatihan ini didapat bahwa 87,9% peserta mendapatkan kebaruan pengetahuan, 87,9% mendapatkan kemanfaatan dan 61,4% peserta merasakan kemudahan menerima materi