Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN FISIKA SMA MELALUI ELABORATION WRITE AND EVALUATION (EWE) DALAM KURIKULUM 2013 -, Nana -; -, Sajidan -; Akhyar, Muhammad -; Rochsantiningsih, Dewi -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan  pembelajaran Fisika SMA melalui EWE dalam kurikulum 2013 (2) menentukan validasi perangkat pembelajaran pengembangan pembelajaran Fisika SMA melalui EWE (3) mendeskripsikan keefektifan pengembangan pembelajaran Fisika SMA melalui EWE (4) mendeskripsikan Implementasi pengembangan pembelajaran Fisika SMA melalui EWE dalam kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan metode Reseacrh and Development (R&D).. Penelitian ini menggunakan model pengembangan prosedural. Prosedur dalam penelitian ini mengadaptasi alur dari Sivasailam Thiagarajan menggunakan model 4-D (four D model) meliputi 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate).  Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pengembangan pembelajaran Fisika di SMA melalui EWE ini, dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan R2D2 yang diterapkan melalui empat fokus langkah, yaitu: (a) define, (b) design, (c) development, (d)  dissemination. (2) Hasil validasi perangkat pembelajaran Fisika melalui EWE bernilai 4 setelah di uji lapangan berkategori “sangat layak” (3) Uji efektivitas model dengan statistik uji t-tes  dihasilkan terdapat perbedaan yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan pengembangan pembelajaran Fisika melalui EWE dengan model pembelajaran konvensional dan terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen gain =0,8 (berkategori tinggi) dan kelas kontrol gain= 0,5 (kategori sedang) (4) Implementasi pengembangan Fisika melalui EWE sikap siswa sangat positif dan keterlaksanaan sintaks pengembangan Fisika melalui EWE aktivitas guru maupun peserta didik mengalami peningkatan.  
KEBUTUHAN DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU MESIN OTOMOTIF SMK TEKNOLOGI DAN REKAYASA Akhyar, Muhammad -
Exsplorasi Vol 25, No 2 (2013): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.136 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kebutuhan dalam pengembangan kompetensi guru mesin otomotif SMK Teknologi dan Rekayasa. Subyek penelitian ini adalah guru- guru mesin otomotif di SMK Negeri 5 Surakarta, SMK Warga Surakarta, SMK Pancasila Surakarta, SMK Bhineka Karya Surakarta, dan SMK Murni Surakarta. Ukuran sampel sebesar 47 guru yang ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket. Angket disusun dalam bentuk skala semantik diferensial dengan 5 skala. Setiap butir pertanyaan menanyakan 2 hal yakni: (1) tentang kemampuan yang senyatanya dimiliki; (2) tentang kemampuan yang seharusnya dimiliki. Analisis data menggunakan uji t. Uji t bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata setiap kompetensi antara kondisi nyata dan kondisi ideal. Perbedaan rerata antara kedua kondisi tersebut menujukkan kebutuhan guru dalam pengembangan kompetensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada 5 kompetensi yang dibutuhkan guru dalam pengembangannya yakni (a) kompetensi general (19,9%) ; (b) kompetensi engine (22,3%); (c) kompetensi power train (23,5%); (d) kompetensi chasis dan suspension (21,7 %); (e) kompetensi electric (27,2%). Kata kunci: kebutuhan, pengembangan kompetensi, SMK Teknologi dan Rekayasa NEEDS IN DEVELOPING COMPETENCE OF AUTOMOTIVE TEACHERS OF SMK TEKNOLOGI DAN REKAYASA ABSTRACTSThe research aims at finding needs in developing the competence of automotive teachers of SMK Teknologi dan Rekayasa. The subjects of the research are automotive teachers of SMK Negeri 5 Surakarta, SMK Warga Surakarta, SMK Pancasila Surakarta, SMK Bhineka Karya Surakarta, and SMK Murni Surakarta.The sample size is 47teachers that is determined by using random sampling technique. The data were obtained by using questionnaire. The questionnaire was in form of semantic differential with scale 5.Each item of questionnaire questioned 2 cases, namely (1) about the factual of teachers’ competence; (2) about the desire of teachers’ competence. The analysis of data used t test.T test aims at determining the differents between mean of the factual competence and the ideal competence of automotive teachers.The gaps between the two are the needs in developing teachers’ competence. The findings of this research are (1) there are 5 competence that are needed to develop teachers’ competence. The fifth competence are general competence (19,9%), engine competence (22,3%),Volume XXV No. 2 Februari Tahun 2013 265power train competence (23,5%), chasis and suspension competence (21,7%), and electrical competence (27,2%).Keywords: Needs, competence, SMK Teknologi dan Rekayasa
Improving Student Competencies Through Work-Based Learning Model Group Investigation in Vocational Education Taufiq Nur Muftiyanto; Muhammad Akhyar; Munawir Yusuf; Sri Haryati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.672 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v10i2.24514

Abstract

This study aimed to analyze the conditions of learning in Diploma III vocational education and the influence of the Group Investigation-based Work-Based Learning model on nursing diploma III vocational education. This type of research is a type of qualitative research. This research describes or describes an actual problem, and from these results, it can be concluded or generalized. This research approach is a descriptive approach, which is an approach that aims to make systematic, accurate, and factual descriptions of populations and certain objects. The population of this study was students of nursing Diploma III vocational education. The data collection technique was carried out by observing learning, then followed by interviews. Data analysis in qualitative descriptive research is a gradual progression flow, assigning informants to writing reports. After going through observations and interviews, the study results indicate that applying the Work-Based Learning and Group Investigation models is very relevant in implementing nursing vocational education and positively influences student competency abilities. This finding will have implications to improve students' competence in vocational education. The Work-Based Learning model based on Group Investigation can create a learning atmosphere in vocational education.
ANALISIS KETIDAKJUJURAN AKADEMIK PADA MAHASISWA CALON GURU KEJURUAN BIDANG TEKNIK MESIN Hendra Setyawan; Muhammad Akhyar; Indah Widiastuti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 14, No 2 (2021): JIPTEK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v14i2.51789

Abstract

Ketidakjujuran akademis dianggap sebagai salah satu perilaku tidak terpuji yang merusak karakter peserta didik. Mengingat peran penting guru dalam mencegah terjadinya kecurangan dalam proses pembelajaran, program pendidikan calon guru diharapkan memiliki lingkungan yang kondusif untuk menegakkan integritas akademik.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis indikasi, penyebab, serta solusi yang tepat untuk mengatasi ketidakjujuran akademik mahasiswa calon guru, terutama dibidang kejuruan teknik mesin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan disalah satu lembaga pendidik tenaga kependidikan pada sebuah universitas negeri di Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrument survey dengan responden sejumlah xxx mahasiswa. Validitas dan reliabilitas data menggunakan bantuan suatu perangkat lunak pengolah data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indikasi ketidakjujuran akademik mahasiswa teknik kejuruan adalah sebanyak 92,3 % pernah terlibat bekerjasama ketika mengerjakan tugas, sebanyak 91,5% pernah terlibat bekerjasama ketika ujian, sebanyak 85,5 % pernah terlibat copy paste tugas, sebanyak 98,3 % pernah terlibat tidak melaporkan kecurangan dikelas, membuka telepon genggam untuk browsing selama ujian, dan presensi palsu. Penyebab ketidakjujuran akademik mahasiswa teknik kejuruan adalah belum siap menghadapi ujian, soal ujian dan tugas yang berat, kurang tegasnya pengawas, mayoritas mahasiswa melakukannya, tidak adanya aturan dan hukuman yang tegas. Solusi untuk mengatasi ketidakjujuran akademik mahasiswa teknik kejuruan adalah adanya teguran pada saat melanggar, mempertegas pengawas, membuat mayoritas mahasiswa berhenti melakukan kecurangan, menegaskan aturan dan hukuman, membuat situasi kelas tidak memungkinkan untuk berbuat kecurangan, memastikan kesiapan mahasiswa menghadapi ujian, larangan membawa telepon genggamsaat ujian dan memberi jarak tempat duduk saat ujian berlangsung. Dalam hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk upaya penanganan dan pencegahan ketidakjujuran akademik pada pendidikan guru secara umum.
EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Joko Riyanto; Muhammad Akhyar; Budi Harjanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 10, No 2 (2017): JIPTEK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v10i2.16922

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi: (1) konteks (context) Program Praktik Industri meliputi (a) tujuan Program Praktik Industri, (b) sasaran Program Praktik Industri, (c) relevansi Program Praktik Industri, (d) sistem pengelolaan Program Praktik Industri; (2) masukan (input) Program Praktik Industri yang meliputi (a) penyiapan pengelolaan Program Praktik Industri, (b) penyiapan kompetensi mahasiswa; (3) proses (process) pelaksanaan Program Praktik Industri yang meliputi (a) peran mahasiswa (b) peran dosen pembimbing (c) peran instruktur industri (d) hambatan pelaksanaan Program Praktik Industri; (4) produk (product) Program Praktik Industri meliputi (a) pengembangan personalitas mahasiswa (b) pengembangan keterampilan mahasiswa (c) kesiapan kerja mahasiswa (d) pengalaman inovatif mahasiswa (e) kepuasan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif evaluatif model CIPP (Context, Input, Process, Product).Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu koordinator Program Praktik Industri, Dunia Industri (DU/DI), dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin pelaksana Program Praktik Industri periode 2015 dan periode 2016. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan wawancara. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas logika. Teknik analisis kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini melalui analisis rata-rata yang dinilai berdasarkan kriteria penilaian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) evaluasi terhadap konteks (context) Program Praktik Industri tergolong tinggi, aspek ini meliputi: (a) ketercapaian tujuan Program terhadap pelaksanaan Praktik Industri, (b) ketercapaian sasaran Program terhadap pelaksanaan Praktik Industri, (c) adanya relevansi Program Praktik Industri dengan Dunia Industri (DU/DI), (d) adanya sistem pengelolaan Program Praktik Industri yang baik; (2) evaluasi terhadap masukan (input) Program Praktik Industri tergolong cukup. Aspek masukan meliputi: (a) penyiapan pengelolaan Program Praktik Industri, (b) penyiapan kompetensi mahasiswa; (3) evaluasi terhadapproses (process) pelaksanaan Program Praktik Industri tergolong cukup. Aspek proses yang meliputi: (a) peran mahasiswa (b) peran dosen pembimbing (c) peran instruktur industri (d) hambatan pelaksanaan Program Praktik Industri; (4) evaluasi terhadap produk (product) Program Praktik Industri tergolong tinggi. Aspek produk meliputi: (a) pengembangan personalitas mahasiswa (b) pengembangan keterampilan mahasiswa (c) kesiapan kerja mahasiswa (d) pengalaman inovatif mahasiswa (e) kepuasan mahasiswa. Kata kunci: Evaluasi Program, CIPP, Program Praktik Industri
IMPLEMENTASI PRAKTIK KERJA LAPANGAN PESERTA DIDIK KELAS XII TAHUN PELAJARAN 2019/2020 SMK MUHAMMADIYAH 3 KARANGANYAR Choyrul Anwar; Yuyun Estriyanto; Muhammad Akhyar; Ngatou Rahman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 14, No 2 (2021): JIPTEK : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v14i2.44690

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan program PKL dengan mengevaluasi aspek konteks, input, proses dan produk. Latar belakang dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan program PKL dan mencari data yang bisa digunakan untuk kelancaran program PKL selanjutnya setelah dilakukan penelitian. Tempat untuk melakukan penelitian ini di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar jurusan Teknik Kendaraan Ringan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif evaluatif model CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan menggunakan data kuantitatif serta kualitatif dan dokumentasi sebagai pendukung. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling yaitu peserta didik, pembimbing industri serta guru pembimbing. Teknik pengumpulan data  menggunakan kuesioner untuk mencari data utama serta wawancara dan dokumentasi sebagai pendukung. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas logika. Teknik analisis kuesioner menggunakan teknik analisis rata-rata yang dinilai berdasarkan kriteria penilaian. Hasil evaluasi secara keseluruhan menunjukkan bahwa pelaksanaan program PKL berjalan dengan baik dan lancar. Pertama, evaluasi aspek konteks secara keseluruhan masuk dalam kategori baik sekali. Kedua, evaluasi aspek input secara keseluruhan masuk dalam kategori baik sekali. Ketiga, evaluasi aspek proses secara keseluruhan masuk dalam kategori baik. Keempat, evaluasi aspek produk secara keseluruhan masuk dalam kategori baik sekali.
Penggunaan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Fisika Siswa SMA Nirmala Respatiningrum; Sunardi Sunardi; Muhammad Akhyar
Teknodika Vol 15, No 2 (2017): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.409 KB) | DOI: 10.20961/teknodika.v15i2.34747

Abstract

One of the goals of science education in Indonesia is to produce quality students, namely people who are able to think critically, creatively, logically and take initiative, in responding to issues that develop in society. Students' critical thinking skills can be improved through the learning model used, so this study aims to determine the effect of guided inquiry models in improving critical thinking skills. This research is qualitative research. The subject of this research is high school students. Data collection techniques in this study were interviews, observation, and tests. The validity of the data used is data triangulation. The results of this study indicate that the use of guided inquiry models in physics can improve the critical thinking skills of high school students
Pola Kepemimpinan Kepala Madrasah Aliyah Gani Tirtoasri Tirtomoyo Wonogiri Dalam Meningkatkan Kinerja Guru (Penelitian di MA Gani Tirtoasri Tirtomoyo Wonogiri Tahun Pelajaran 2014/2015) Shohib Budiono; Muhammad Akhyar; Siti Sutarmi Fadhilah
Teknodika Vol 14, No 1 (2016): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.754 KB) | DOI: 10.20961/teknodika.v14i1.34694

Abstract

This study aims at: (1) Acquiring principal leadership pattern executed in MA Gani Tirtoasri Tirtomoyo Wonogiri in the 2014/2015 academic year. (2) Obtaining the efforts being made to improve the performance of teachers in MA Gani Tirtoasri Tirtomoyo Wonogiri in the 2014/2015 academic year. (3) Obtaining the constraints experienced during the principal leadership in the 2014/2015 academic year. (4) Obtaining the results that have been achieved over the principal leadership in the 2014/2015 academic year. This study was conducted in MA GaniTirtoasri Tirtomoyo, MA Gani Tirtoasri have a good school achievement in academic and non-academic. MA Gani Tirtoasri is the oldest Madrasah established in the district of Wonogiri that becomethe establishment embryo of another madrasah. Type of this research is descriptive qualitative research, the research seeks to tell that there is now based on the data, this study also presents the data, analyze, and interpret. The informants are Principals, Madrasah Committee, vice principal of curriculum division, Vice Principals of Infrastructure Division, vice principal of students affairs, Parents, and Students. Data were collected through interviews, observation and documentation. In examining the validity of the data or check the veracity of the data used by extending the duration of the study, the continuous observation, triangulation, either triangulation of data sources and the triangulation of data collection techniques. Data analysis was performed three stages include: data reduction, data presentation and conclusion / verification. The study concluded that: (1) Principal leadership patternapplied in MA Gani Tirtoasri lead to a democratic leadership pattern. (2) Principals has made various efforts to improve teacher performance MA Gani Tirtoasri includes: (a) curriculum development: (b) the development of teaching and learning; (c) human resource development; (d) the development of curricular and extracurricular; (e) the development of links with education stakeholders. (3) The problem faced Principals in the lead MA Gani Tirtoasri in the 2014/2015 academic yearthe main is difficult to change the mindset of teachers becomes a teacher who constantly want to develop in accordance with the demands of the times. (4) The results achieved by the Principals in the lead MA Gani Tirtoasri is achieved various accomplishments championships with both academic and non-academic
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Adobe Flash pada Mata Pelajaran PAI Kelas V di SDIT Al-Hasna Klaten Nanang Gesang Wahyudi; Sri Anitah; Muhammad Akhyar
Teknodika Vol 14, No 1 (2016): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.36 KB) | DOI: 10.20961/teknodika.v14i1.34695

Abstract

This research aimed to find out: how process of learning in class V SDIT Al-Hasna Klaten, How is the procedure of development learning multimedia subject of Islamic Education class V in SDIT Al-Hasna Klaten, How to effective development of learning multimedia teaching in subjects Islamic education class V in SDIT Al-Hasna Klaten. The method used method of Research and Development (research and development), process development using modification model ADDIE with Borg and gall development model. Stages of development in this study begins with (1) analyzing the needs needed in developing the Product, (2) designing prototypical product, (3) developing the product, (4) implementing the product in the field, and (5) evaluating product’s weaknesses. This reesearch used 15 samples in experimental group (five graders in A class) and 16 samples in control group (five graders in B class). Furthermore, in collecting the data, the researcher used questionnaire and achievement test as the instruments and it was analyzed using Descriptive statistic methods and t-test. The results showed that the media developed has met the worthy and qualified to be used as a learning media. It is seen from the results of expert validation of material with an average of 4.46 and has very good category. Validation of experts media with an average of 4.33 is very good category. According to the students, this multimedia is very good with an average of 4,30. In the test the learning effectiveness, it is known to the average point obtained by the experimental class is 94,66. The average point was higher than the control class 72,81.
Hubungan Kecerdasan Logika Matematika dan Motivasi Berprestasi dengan Pemahaman Konsep Statistika pada Siswa Madrasah Aliyah Se-Kabupaten Grobogan Masudi Masudi; Muhammad Akhyar; Akhmad Arif Musadad
Teknodika Vol 15, No 1 (2017): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.585 KB) | DOI: 10.20961/teknodika.v15i1.34932

Abstract

This research aims to find out: (1) correlation of logical mathematic intelligence and understanding of statistic concept, (2) correlation of motivation and  understanding of statistic concept, and (3) correlation of logical mathematic inteligence and motivation simultaneously with statistic concept understanding of Madrasah Aliyah students of Grobogan district in 2015/2016 academic year. This research was correlational research, which aimed to find out the correlation independent variable of logical mathematic intelligence and motivation with dependent of understanding of statistic concept. The population were all of Madrasah Aliyah students in grobogan district in 2015/2016 academic year with total of 110 students were selected as sample. They are 58 students of Madrasah Aliyah Suniyyah Selo, 32 Students of Madrasah Aliyah Nuril Huda, and 20 Students of Madrasah Aliyah Miftahut Thulab. The analysis data used simple regression and double regression analysis. Based on the results of this research, it can be concluded that: (1) logical mathematic intelligence and understanding of statistic concept of students of Madrasah Aliyah in grobogan district have a significant positive correlation, (2) motivation and understanding of statistic concept of students of Madrasah Aliyah in grobogan district have no significant positive correlation (3) Logical mathematic intelligence and motivation have a significant positive correlation simultananeously with statistic concept understanding of Madrasah Aliyah students in Grobogan district.