Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN KIMIA SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY CHEMISTRY Cindy Pradita Bau; Salahudin Olii; Nikmasari Pakaya
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 2, No 1: Januari 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.272 KB) | DOI: 10.37905/inverted.v2i1.12978

Abstract

Pembelajaran pada siswa kelas X AK-1 pada mata pelajaran kimia khususnya materi struktur atom, cenderung mengandalkan buku teks yang monoton serta menggunakan metode ceramah. Augmented reality merupakan salah satu media pembelajaran yang efisien dalam pemakaian, menarik dalam penampilan dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan motivasi belajar pada mata pelajaran kimia sebelum dan setelah menerapkan media pembelajaran Augmented Reality Chemistry. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian yaitu pre-experimental design dengan bentuk One Group Pretest-Postest Design. Uji prasyarat analisis dilakukan dengan uji normalitas, dianalisa dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata setelah menggunakan augmented reality sebesar 101,88 lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan augmented reality sebesar 94,29. Hasil uji t-test diperoleh nilai thitung sebesar 12,359 dan nilai ttabel sebesar 2,069, maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbandingan motivasi belajar pada mata pelajaran kimia sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran augmented reality chemistry. Hasil analisis data angket tanggapan siswa terhadap media pembelajaran augmented reality chemistry menyatakan bahwa secara keseluruhan penerapan media pembelajaran augmented reality chemistry dalam pembelajaran kimia pada struktur atom memperoleh respon sangat baik.
Analisis dan Desain Sistem Informasi Penjualan Obat Berorientasi Objek Nikmasari Pakaya
Jurnal Teknik Vol 16 No 2 (2018): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.627 KB) | DOI: 10.37031/jt.v16i2.32

Abstract

Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian. Kualitas pengelolaan apotek termasuk pelayanan kepada pelanggan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan. Penggunaan komputer pada organisasi usaha dapat meningkatkan kualitas kerja terutama dalam menghasilkan informasi yang lengkap dan lebih baik. Sebagai organisasi usaha yang berorientasi pada laba, Apotek Rya Farma membutuhkan sistem yang mampu mengumpulkan, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendesain sebuah sistem informasi penjualan obat menggunakan metode berorientasi objek. Penelitian ini menghasilkan sebuah desain sistem berorientasi objek yang dibuat menggunakan bahasa pemodelan Unified Modelling Language (UML).
PENERAPAN PERBANDINGAN METODE AHP-TOPSIS DAN ANP-TOPSIS MENGUKUR KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI GORONTALO Moh Ramdhan Arif Kaluku; Nikmasari Pakaya
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v9i2.121.124-131

Abstract

Kinerja merupakan faktor kunci sebuah instansi pemerintahan untuk mengelola SDM. Kinerja SDM pada instansi menunjukkan ukuran kualitas pekerjaan dan digunakan sebagai ukuran untuk mengamati tingkat kinerja. Kinerja yang kurang akan berdampak pada kualitas perkerjaan yang akan dilakukan, terutama pada pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil yang diperoleh menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP)- Technique for Order Preference by Similarity to an Ideal Solution (TOPSIS) dengan Analytic Network Process (ANP) TOPSIS dalam pengambilan keputusan untuk mencari nilai yang tertinggi. Pada penelitian ini, metode AHP dan ANP digunakan untuk mencari bobot dari masing-masing kriteria menggunakan parameter dari nilai yang dimasukan untuk memperoleh bobot prioritas, yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kedua metode memiliki perbedaan dalam menghitung kinerja dari SDM di Gorontalo. Dari penelitian diperoleh nilai kinerja tertinggi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS adalah 0,6549 sedangkan nilai tertinggi dengan menggunakan metode ANP-TOPSIS adalah 0,5906. 
Penerapan Metode AHP-Topsis untuk Mengukur Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Moh Ramdhan Arif Kaluku; Nikmasari Pakaya
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 12, No 3 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v12i3.652.191-199

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh terobosan terbaru dalam ilmu pengetahuann terutama pada masalah indikator pengembangan kawasan pesisir dan kesejahteraan masyarakat nelayan yang kemudian dapat diimplementasikan dalam aplikasi sistem informasi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS. Dengan menerapkan metode AHP untuk menentukan bobot global dari setiap kriteria, kemudian metode TOPSIS untuk melakukan penilaian pada kondisi kesejahteraan Masyarakat pesisir, penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat pesisir, dan menerapkan rancangan model ke dalam aplikasi sistem informasi pengukuran kesejahteraan masyarakat pesisir. Prediksi dari tingkat kesejahteraan dapat dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh dari perhitungan yang dilakukan. Penilaian pada tingkat kesejahteraan masyarakat menunjukan nilai akhir terbesar dengan 0,8095, sedangkan nilai terendah dengan nilai 0,1113.
Sosialisasi Dan Pelatihan Sistem Informasi Potensi Wisata Pada Desa Botutonuo Muchlis Polin; Manda Rohandi; Mohammad Hidayat Koniyo; Arip Mulyanto; Dian Novian; Salahudin Olii; Moh. Ramdhan Arif Kaluku; Hilmansyah Gani; Nikmasari Pakaya; Abas Kaluku; Rahman Takdir; Indhitya R. Padiku; Edi Setiawan; Alfian Zakaria
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v10i2.8306

Abstract

Desa Botutonuo adalah salah satu desa di Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango yang memiliki berbagai macam potensi terutama potensi wisata bahari. Namun demikian, jika dinilai dari segi pemanfaatan teknologi informasi, maka potensi ini masih perlu dikelola lebih baik lagi dengan cara memanfaatkan teknologi informasi untuk melakukan publikasi ataupun promosi pariwisata yang ada. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dan pemerintah dalam mengelola dan mempromosikan potensi Desa Botutonuo terutama dalam sektor pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memudahkan aparat desa dalam mengelola administrasi kependudukan melalui implementasi sistem informasi desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan bagi aparat desa maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian berlangsung dengan sukses dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari pemerintah desa dan masyarakat.
Pelatihan Dan Pendampingan Aplikasi Sistem Informasi Potensi Desa (Sipodes) Untuk Ketahanan Desa Di Masa Pandemi COVID19 Nikmasari Pakaya; Moh Hidayat Koniyo; Sri Nilawaty Lahay
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v9i2.7977

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada perputaran roda perekonomian baik di perkotaan maupun di pedesaan di seluruh wilayah termasuk di wilayah Provinsi Gorontalo. Terhadap masalah yang dihadapi desa, perlu untuk dilakukan solusi yang membantu mendukung pengembangan potensi desa untuk penguatan masyarakat dan perekonomian desa. Kegiatan pengabdian ini diusulkan sebagai upaya untuk membantu pemerintah desa untuk mengembangkan potensi desa baik potensi Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia untuk memperkuat perekonomian desa di masa pandemik. Pelatihan dan pendampingan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Potensi Desa diharapkan dapat membantu masyarakat desa untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan potensi desa yang lebih inovatif di masa pandemi dan pasca pandemi. Selain itu, kegiatan pengabdian ini diharapkan juga mampu mengingkatkan kecakapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan layanan berbasis elektronis.
Development of Community and Digital Marketing Based Bongo Religious Tourism Village Jafar Lantowa; Nikmasari Pakaya; Desrika Talib
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1867.884 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.2712

Abstract

Bongo religious tourism destinations consist of homestays, Dulanga beach, Bongo Tourist Park, Walima Emas mosque, and the Central Museum of Indonesian Wood Fossils. This tourist destination also provides a variety of souvenirs and culinary specialties of Bongo, which SMEs of Bongo Village market. These various tourism potentials are unfortunately still not widely known by tourists. The team's initial discussion with the management of the Bongo Village Tourism Awareness Group (POKDAWRIS) showed that there is a potential for tourism villages that need to be developed but is still constrained by the lack of community involvement and the knowledge and skills of human resources in marketing digital-based tourist destinations. Therefore, the solutions that we apply to deal with these problems are 1) increasing community participation, 2) making by rearranging the infrastructure of the Bongo Religious Tourism Village with the concept of a Halal Tourism Village, 3) implementing a strategy for developing local tourism wisdom in Bongo Village based on CBT and Digital Marketing, 4) increasing tourist attraction through Digital Marketing, 5) creating and managing digital marketing media, and 6) implementing program sustainability strategies. The implementation of the activities carried out included 1) dissemination of the development of the Bongo religious tourism village, 2) workshops on the development of potential religious tourism villages based on Community and Digital Marketing, 3) English training for Bongo Village tour guides, 4) the creation of website pages and applications for marketing Bongo religious tourism village, 5) training on the use of applications and websites for Tourism Awareness Groups, and 6) training on institutional and organizational management of POKDARWIS.
Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Menggunakan Metode Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa Hayahaya Lillyan Hadjaratie; Iren Sukmawati R Ui; Moh. Ramdhan Arif Kaluku; Nikmasari Pakaya
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 5 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i5.12433

Abstract

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah kewenangan untuk mengatur urusan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, serta pemberdayaan desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan adat istiadat desa (Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa). Konsep pembangunan desa akan dapat lebih dipahami oleh pemerintah dan masyarakat desa dengan adanya peran serta keterlibatan Perguruan Tinggi (PT) sebagai tulang punggung yang menjembatani program percepatan pembangunan desa, salah satunya melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Desa Membangun Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Oleh karena itu melalui program pengabdian masyarakat KKN Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, diharapkan dapat membantu menganalisis program-program kerja yang tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat Desa Hayahaya untuk dilaksanakan dengan pengembangan inovasi dan teknologi terbaru sehingga dapat berguna secara langsung bagi masyarakat untuk peningkatkan informasi. Berdasarkan RPJMdes Desa Hayahaya mahasiswa kkn memiliki program Kerja yaitu : (1).Workshop Aplikasi Perkantoran (Ms.Microsoft Office), (2). Pembuatan Aplikasi KIM dan didukung dengan beberapa program tambahan lainnya seperti Workshop Design Grafis.Kata Kunci: Pembangunan Desa, KIM, Sistem Informasi
Analisa Dan Visualisasi Hasil Kuesioner Pertanyaan Terbuka Menggunakan Elasticsearch Dan Kibana Muchlis Polin; Nikmasari Pakaya; Budiyanto Ahaliki
Jurnal Sistem Informasi Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v14i2.18418

Abstract

Penggunaan kuesioner online untuk pengumpulan data saat ini semakin lazim. Secara umum, pertanyaan dalam kuesioner bisa dibagi menjadi pertanyaan terbuka ataupun pertanyaan tertutup. Jenis data yang dihasilkan oleh kuesioner pun bisa bermacam-macam, sehingga teknik analisis yang digunakan harus disesuaikan dengan data yang ada. Permasalahan yang ditemui adalah pada sulitnya analisis jawaban pertanyaan bebas berupa teks, terutama untuk kuesioner dengan jumlah responden yang banyak. Data teks ini perlu di analisis dan dipresentasikan sedemikian rupa sehingga topik-topik ataupun temanya bisa dieksplorasi dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi analisis dan visualisasi data teks pada jawaban kuesioner pertanyaan bebas. Sehingga hasil kuesioner yang telah dikumpulkan dapat dianalisis lebih cepat serta divisualisasikan dengan mudah. Untuk itu dibuatlah sebuah sistem berdasarkan framework Capture Understand Present (CUP) dengan menggunakan bahasa pemrograman Python. Pada tahapan Capture, data harus melewati proses preprocessing dimana terjadi pembersihan dan pemrosesan awal data. Pada tahapan Understand, data yang telah dibersihkan akan dianalisis menggunakan sebuah algoritma topic modelling, yaitu GSDMM. Pada tahapan Present, hasil analisis kemudian disimpan menggunakan Elasticsearch dan divisualisasikan menggunakan dashboard Kibana. Visualisasi yang dibuat bersifat interaktif, sehingga memudahkan pengguna dalam mengeksplorasi hasil analisis data.
Evaluasi Penerimaan Sistem Informasi HIV AIDS (SIHA) Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM) Sri Devriani Hundao; Abd. Aziz Bouty; Nikmasari Pakaya
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 3, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v3i2.19970

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo merupakan instansi yang sudah menerapkan Sistem Informasi HIV AIDS (SIHA). Sistem Informasi HIV AIDS (SIHA) adalah aplikasi sistem informasi berbasis web yang dikembangkan oleh Kmentrian Kesehatan RI untuk mendukung pencatatan dan pelaporan pada layanan HIV AIDS. Sistem Informasi HIV AIDS sudah digunakan sejak tahun 2012 dan sampai saat ini belum pernah di evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan pengguna Sistem Informasi HIV AIDS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) yang terdiri dari 5 variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna SIHA yang ada di Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik yang ada di Gorontalo. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan teknik cluster sampling yang diperoleh 93 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat penerimaan pengguna terhadap SIHA dengan menggunakan metode TAM berada pada kategori baik dengan nilai persentase 78,1% yang artinya tingkat penerimaan pengguna terhadap SIHA dinyatakan diterima.