Articles
PENERAPAN PERBANDINGAN METODE AHP-TOPSIS DAN ANP-TOPSIS MENGUKUR KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI GORONTALO
Kaluku, Moh Ramdhan Arif;
Pakaya, Nikmasari
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (921.674 KB)
Kinerja merupakan faktor kunci sebuah instansi pemerintahan untuk mengelola SDM. Kinerja SDM pada instansi menunjukkan ukuran kualitas pekerjaan dan digunakan sebagai ukuran untuk mengamati tingkat kinerja. Kinerja yang kurang akan berdampak pada kualitas perkerjaan yang akan dilakukan, terutama pada pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil yang diperoleh menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP)- Technique for Order Preference by Similarity to an Ideal Solution (TOPSIS) dengan Analytic Network Process (ANP) TOPSIS dalam pengambilan keputusan untuk mencari nilai yang tertinggi. Pada penelitian ini, metode AHP dan ANP digunakan untuk mencari bobot dari masing-masing kriteria menggunakan parameter dari nilai yang dimasukan untuk memperoleh bobot prioritas, yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kedua metode memiliki perbedaan dalam menghitung kinerja dari SDM di Gorontalo. Dari penelitian diperoleh nilai kinerja tertinggi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS adalah 0,6549 sedangkan nilai tertinggi dengan menggunakan metode ANP-TOPSIS adalah 0,5906.Â
Penerapan Metode AHP-Topsis untuk Mengukur Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Kaluku, Moh Ramdhan Arif;
Pakaya, Nikmasari
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 12, No 3 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/ilkom.v12i3.652.191-199
Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh terobosan terbaru dalam ilmu pengetahuann terutama pada masalah indikator pengembangan kawasan pesisir dan kesejahteraan masyarakat nelayan yang kemudian dapat diimplementasikan dalam aplikasi sistem informasi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS. Dengan menerapkan metode AHP untuk menentukan bobot global dari setiap kriteria, kemudian metode TOPSIS untuk melakukan penilaian pada kondisi kesejahteraan Masyarakat pesisir, penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat pesisir, dan menerapkan rancangan model ke dalam aplikasi sistem informasi pengukuran kesejahteraan masyarakat pesisir. Prediksi dari tingkat kesejahteraan dapat dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh dari perhitungan yang dilakukan. Penilaian pada tingkat kesejahteraan masyarakat menunjukan nilai akhir terbesar dengan 0,8095, sedangkan nilai terendah dengan nilai 0,1113.
Sosialisasi Dan Pelatihan Sistem Informasi Pemasaran Digital Umkm Desa Olele Kecamatan Kabila Bone
Padiku, Indhitya R;
Abdilah, Tajjudin;
Hadjaratie, Lilyan;
Dai, Roviana H;
Lahinta, Agus;
Yusuf, Rampi;
Yassin, Rocmat Mohammad Thohir;
Zakaria, Alfian;
Dangkua, Eka Vickraien;
Muthia, Muthia;
Ahaliki, Budiyanto;
Polin, Muchlis;
Pakaya, Nikmasari;
Takdir, Rahman
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/sibermas.v10i2.8314
Olele Village is one of the villages in Kabila Bone District, Bone Bolango Regency which has various potentials, especially marine tourism potential and other goods. However, if assessed in terms of the use of information technology, these potentials would need be better managed by utilizing information technology for digital publications or marketing. This community service activity aims to facilitate the community and village government in managing and promoting the potential and marketing of natural resources or human resources in Olele Village. In addition, this activity also aims to facilitate village officials in managing population administration through the implementation of a village information system. The method used in this activity is socialization and training for village officials and the community. The community service activities were conducted successfully and well appreciated by the village government and the community.
Sistem Pengukuran Kinerja Sumber Daya Manusia Mengunakan Metode ANP-TOPSIS
Moh Ramdhan Arif Kaluku;
Nikmasari Pakaya
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2017
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penilaian kinerja terhadap SDM relatif sulit dan subyektif, karena tidak adanya indikator kinerja yang terukur dan obyektif. Pada penelitian ini, hasil yang diperoleh untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan dan mencari alternatif solusi dalam mengukur tingkat kinerja dari setiap SDM, sehingga pelayanan isntansi terhadap masyarakat juga mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hasil yang diperoleh menggunakan metode ANP dan TOPSIS dalam proses pengambilan keputusan untuk mengukur kinerja. Pada penelitian ini, metode ANP menggunakan parameter dari nilai bobot untuk memperoleh vektor prioritas yang akan dibuat menjadi supermatriks, yang nantinya akan digunakan sebagai bobot preferensi pada perhitungan metode TOPSIS. Adapun parameter inputnya bersumber dari kuesioner yang telah disebar dan telah di isi oleh responden yang menilai indikator kriteria dan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat digunakan dalam menilai kinerja dari SDM di Gorontalo. Dari penelitian diperoleh nilai tertinggi adalah 0,6063 sedangkan nilai terendah adalah 0,3776.
PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI KONTEN MEDIA PEMBELAJARAN MICROBLOG DALAM JARINGAN PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI MULTIMEDIA
Ahmad Almukaroma Liow;
Sitti Suhada;
Nikmasari Pakaya
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 1, No 2: Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.783 KB)
|
DOI: 10.37905/inverted.v1i2.13338
AbstractCovid-19 is a pandemic that lasted from early 2019 to 2021, and it's unclear how it was followed. The thing that causes the tension of the learning process at school and eventually the learning is carried out at home. Many ways that can be used as part of innovative learning models, one with the use of instagram as a developed tool for off-school learning. Using each of these features on lnstagram makes a blog microblog to develop as a network learning medium to support the learning process. The study is a qualitative descriptive study with fieldresearch (field reseaech), a method of field research that enables respondents directly to obtain data or information. Research shows that the use of instagram as content of microblogging on a network with an 86% presentation means that the use of instagram can be put to good use by students as learning content.
PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN KIMIA SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY CHEMISTRY
Cindy Pradita Bau;
Salahudin Olii;
Nikmasari Pakaya
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 2, No 1: Januari 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.272 KB)
|
DOI: 10.37905/inverted.v2i1.12978
Pembelajaran pada siswa kelas X AK-1 pada mata pelajaran kimia khususnya materi struktur atom, cenderung mengandalkan buku teks yang monoton serta menggunakan metode ceramah. Augmented reality merupakan salah satu media pembelajaran yang efisien dalam pemakaian, menarik dalam penampilan dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan motivasi belajar pada mata pelajaran kimia sebelum dan setelah menerapkan media pembelajaran Augmented Reality Chemistry. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian yaitu pre-experimental design dengan bentuk One Group Pretest-Postest Design. Uji prasyarat analisis dilakukan dengan uji normalitas, dianalisa dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata setelah menggunakan augmented reality sebesar 101,88 lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan augmented reality sebesar 94,29. Hasil uji t-test diperoleh nilai thitung sebesar 12,359 dan nilai ttabel sebesar 2,069, maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbandingan motivasi belajar pada mata pelajaran kimia sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran augmented reality chemistry. Hasil analisis data angket tanggapan siswa terhadap media pembelajaran augmented reality chemistry menyatakan bahwa secara keseluruhan penerapan media pembelajaran augmented reality chemistry dalam pembelajaran kimia pada struktur atom memperoleh respon sangat baik.
Analisis dan Desain Sistem Informasi Penjualan Obat Berorientasi Objek
Nikmasari Pakaya
Jurnal Teknik Vol 16 No 2 (2018): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (854.627 KB)
|
DOI: 10.37031/jt.v16i2.32
Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian. Kualitas pengelolaan apotek termasuk pelayanan kepada pelanggan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan. Penggunaan komputer pada organisasi usaha dapat meningkatkan kualitas kerja terutama dalam menghasilkan informasi yang lengkap dan lebih baik. Sebagai organisasi usaha yang berorientasi pada laba, Apotek Rya Farma membutuhkan sistem yang mampu mengumpulkan, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendesain sebuah sistem informasi penjualan obat menggunakan metode berorientasi objek. Penelitian ini menghasilkan sebuah desain sistem berorientasi objek yang dibuat menggunakan bahasa pemodelan Unified Modelling Language (UML).
PENERAPAN PERBANDINGAN METODE AHP-TOPSIS DAN ANP-TOPSIS MENGUKUR KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI GORONTALO
Moh Ramdhan Arif Kaluku;
Nikmasari Pakaya
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/ilkom.v9i2.121.124-131
Kinerja merupakan faktor kunci sebuah instansi pemerintahan untuk mengelola SDM. Kinerja SDM pada instansi menunjukkan ukuran kualitas pekerjaan dan digunakan sebagai ukuran untuk mengamati tingkat kinerja. Kinerja yang kurang akan berdampak pada kualitas perkerjaan yang akan dilakukan, terutama pada pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil yang diperoleh menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP)- Technique for Order Preference by Similarity to an Ideal Solution (TOPSIS) dengan Analytic Network Process (ANP) TOPSIS dalam pengambilan keputusan untuk mencari nilai yang tertinggi. Pada penelitian ini, metode AHP dan ANP digunakan untuk mencari bobot dari masing-masing kriteria menggunakan parameter dari nilai yang dimasukan untuk memperoleh bobot prioritas, yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kedua metode memiliki perbedaan dalam menghitung kinerja dari SDM di Gorontalo. Dari penelitian diperoleh nilai kinerja tertinggi dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS adalah 0,6549 sedangkan nilai tertinggi dengan menggunakan metode ANP-TOPSIS adalah 0,5906.Â
Sosialisasi Dan Pelatihan Sistem Informasi Potensi Wisata Pada Desa Botutonuo
Muchlis Polin;
Manda Rohandi;
Mohammad Hidayat Koniyo;
Arip Mulyanto;
Dian Novian;
Salahudin Olii;
Moh. Ramdhan Arif Kaluku;
Hilmansyah Gani;
Nikmasari Pakaya;
Abas Kaluku;
Rahman Takdir;
Indhitya R. Padiku;
Edi Setiawan;
Alfian Zakaria
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/sibermas.v10i2.8306
Desa Botutonuo adalah salah satu desa di Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango yang memiliki berbagai macam potensi terutama potensi wisata bahari. Namun demikian, jika dinilai dari segi pemanfaatan teknologi informasi, maka potensi ini masih perlu dikelola lebih baik lagi dengan cara memanfaatkan teknologi informasi untuk melakukan publikasi ataupun promosi pariwisata yang ada. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dan pemerintah dalam mengelola dan mempromosikan potensi Desa Botutonuo terutama dalam sektor pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memudahkan aparat desa dalam mengelola administrasi kependudukan melalui implementasi sistem informasi desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan bagi aparat desa maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian berlangsung dengan sukses dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari pemerintah desa dan masyarakat.
Pelatihan Dan Pendampingan Aplikasi Sistem Informasi Potensi Desa (Sipodes) Untuk Ketahanan Desa Di Masa Pandemi COVID19
Nikmasari Pakaya;
Moh Hidayat Koniyo;
Sri Nilawaty Lahay
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/sibermas.v9i2.7977
Pandemi Covid-19 berdampak pada perputaran roda perekonomian baik di perkotaan maupun di pedesaan di seluruh wilayah termasuk di wilayah Provinsi Gorontalo. Terhadap masalah yang dihadapi desa, perlu untuk dilakukan solusi yang membantu mendukung pengembangan potensi desa untuk penguatan masyarakat dan perekonomian desa. Kegiatan pengabdian ini diusulkan sebagai upaya untuk membantu pemerintah desa untuk mengembangkan potensi desa baik potensi Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia untuk memperkuat perekonomian desa di masa pandemik. Pelatihan dan pendampingan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Potensi Desa diharapkan dapat membantu masyarakat desa untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan potensi desa yang lebih inovatif di masa pandemi dan pasca pandemi. Selain itu, kegiatan pengabdian ini diharapkan juga mampu mengingkatkan kecakapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan layanan berbasis elektronis.