Articles
Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Kegiatan dan Monitoring Program Pengembangan Diri Qur’ani (PDQ) Universitas Islam Indonesia
Arif Subarkah;
Kholid Haryono
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program Pengembangan Diri Qur’ani(PDQ) Universitas Islam Indonesia sudahmenerapkan sistem informasi dalam pengelolaanproses bisnisnya. Namun sistem informasi yangsudah ada tersebut belum memberikan dampakpositif bagi pengelolaan program tersebut.Beberapa proses bisnis tidak efisien dancenderung menambah beban. Proses antara ujiankeagamaan untuk penempatan level pesertadengan program PDQ belum diakomodir dalamsistem. Sehingga proses pembuatan kelompokPDQ mahasiswa masih dilakukan secara manual.Disisi lain informasi yang disajikan dalam sistemmemiliki berbagai kekurangan, sehingga fungsimonitoring tidak berjalan secara baik. Olehkarena itu diperlukan sistem baru yang bisamengakomodir proses bisnis secara efisien danmemiliki fungsi monitoring yang baik. Padapenelitian ini dikembangkan sebuah sisteminformasi pengelolaan kegiatan dan monitoringprogram PDQ dengan model pengembanganwaterfall. Hasil penelitian ini berupa sebuahsistem informasi berbasis website yang mampumengelola program PDQ secara lebih efisien danmemberikan fungsi monitoring yang baik
Pengembangan Sistem Pengelolaan Satuan Kredit Partisipasi Universitas Islam Indonesia
Rifki Baskara Kuncorojati;
Kholid Haryono
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
SKP (Satuan Kredit Partisipasi) sudah diatur didalam peraturan Rektor Unversitas Islam Indonesia nomor 24 tahun 2019. SKP adalah takaran penghargaan terhadap aktivitas non kurikuler yang diikuti oleh mahasiswa dalam upaya memenuhi capaian pembelajaran yang ditunjukkan dengan satuan yang merupakan jumlah kumulatif dari intensitas kegiatan tersebut.Fokus utama pada makalah ini adalah mengembangkan sistem pengelolaan SKP di UII untuk Admin SKP Wajib, dan Admin SKP Pilihan menggunakan model Waterfall. Waterfall merupakan salah satu macam model untuk pengembangan perangkat lunak. Sistem SKPUII akan digunakan untuk layanan yang berkaitan dengan SKP di lingkungan universitas. Layanan yang diberikan SKPUII untuk Admin SKP Wajib, dan Admin SKP Pilihan yaitu meliputi penambahan kegiatan SKP, input nilai SKP, dan lihat nilai SKP mahasiswa. Fungsionalitas yang ada pada aplikasi ini yaitu menambah, menghapus, mengubah, dan melihat nilai.
Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Dokumen di Kantor Urusan Agama Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman
Fikri Ahmadi;
Kholid Haryono
AUTOMATA Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak—Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan instansi pemerintah yang memiliki tugas memberikan pelayanan dan bimbingan masyarakat Islam di wilayah kerjanya, berupa pelayanan dan bimbingan perihal bidang keagamaan. Salah satu jenis pelayanannya adalah tentang pengajuan dokumen. Pada penelitian kali ini, peneliti mengambil studi kasus di KUA Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelayanan dokumen yang sekarang digunakan terutama dokumen keluar masih dilakukan secara manual. Saat ini masyarakat harus datang ke KUA untuk mengajukan dokumen yang dibutuhkan. Masyarakat yang mengajukan dokumen tersebut harus menunggu sampai dokumen yang diajukan selesai diproses. Kekurangan lain dari sistem pengajuan dokumen saat ini adalah masyarakat tidak bisa melakukan monitor status dokumen yang diajukan, sehingga fungsi monitoring dokumen tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi yang dapat mengajukan sekaligus memonitor dokumen yang sedang diajukan. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah Sistem Informasi Monitoring Dokumen (SIMD) yang dapat memonitor dokumen yang diajukan oleh masyarakat kepada KUA. Penelitian ini menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dalam pengembangannya. Hasil dari penelitian ini berupa sistem informasi berbasis web yang dapat memudahkan masyarakat dalam pengajuan dan monitoring dokumen secara lebih efisien.
Implementasi Object Oriented Metodologi dan UML pada Pengembangan Sistem Informasi Keuangan Organisasi
Ari Satrio Putra;
Kholid Haryono
AUTOMATA Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perangkat lunak merupakan suatu sistem berbasis komputer yang dapat menunjang aktivitas sebuah organisasi agar lebih optimal. Saat ini masih banyak organisasi yang menjalankan aktivitasnya secara konvensional, salah satunya adalah organisasi mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Organisasi mahasiswa Univeristas Islam Indonesia melakukan pencatatan atau pembukuan keuangan dengan bantuan microsoft office excel sehingga menyebabkan lambatnya pertukaran informasi dan sulitnya akses terhadap informasi keuangan tersebut. Selain itu, pembuatan laporan keuangan dengan menggunakan microsoft office excel juga menyebabkan laporan keuangan yang dibuat oleh setiap sub-lembaga memiliki format yang beragam, sehingga menyebabkan kesulitan dalam pemeriksaan oleh pihak-pihak terkait. Untuk itu diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat mengoptimalkan proses bisnis suatu organisasi sehingga dan dapat meningkatkan akuntabilitas keuangan. Penelitian ini akan menghasilkan sebuah sistem informasi keuangan untuk organisasi dengan menerapkan object-oriented metodologi, UML diagram, dan MVC.
Meningkatkan Efektifitas dan Efisiensi Pengelolaan Zakat oleh Masjid Menggunakan Sistem Informasi Berbasis Web
Yona Septianita;
Kholid Haryono
AUTOMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : AUTOMATA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada setiap periode zakat, diperlukan pengelolaan zakat yang efektif dan efisien, untuk memudahkan proses penerimaan dan penyaluran zakat. Dalam pemenuhan kebutuhan informasi, sistem informasi dapat digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam bentuk laporan berkala. Dalam mengelola zakat, masjid masih menjalankan proses penerimaan dan penyaluran zakat secara konvensional, sehingga rentan terjadinya human error dalam setiap proses pelaporan zakat. Data zakat yang diterima dan disalurkan memiliki jumlah yang tidak sedikit, sehingga diperlukan adanya sistem informasi yang dapat melakukan penerimaan dan pelaporan secara otomatis untuk mengurangi kesalahan selama proses pengelolaan zakat. Guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan zakat oleh masjid tersebut, dilakukan perancangan sistem informasi berbasis web dengan penerapan metode waterfall dalam menyediakan sistem sesuai kebutuhan proses pengelolaan zakat. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem ini dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan dapat menghemat waktu dalam melakukan penyimpanan dan pengecekan informasi data zakat terhadap fitur-fitur yang tersedia, meliputi kelola data muzakki, kelola data penerima zakat, pembayaran zakat dan penyaluran dana zakat.
The Mapping of Mosque Community to Improve Mosque Engagement in Community
Kholid Haryono;
Elyza Gustri Wahyuni;
Farhan Mozart Aditya Fahreza
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1007.98 KB)
|
DOI: 10.35568/abdimas.v4i2.1344
The Mosque in the Prophet Muhammad SAW era had a strategic role. The role is to be a solution and provide prosperity for the Muslims in particular and the surrounding community in general. Currently, the mosque plays a narrower role. It is a provider of facilities for pilgrims to carry out routine worship. In order for this role to increase, the mosque administrator, called DKM (Mosque Prosperity Council), must know his congregation more closely so that he knows what is needed and then comes to provide solutions. This study aims to create and implement an information system to manage congregational data to improve the role of mosques in the community. The main material that was obtained and prepared was data on residents around the mosque and the stakeholder needs (leaders of organizations around the mosque such as the heads of hamlet (RW), neighbourhood (RT), and youth organizations). The citizen data and stakeholder needs are used to develop the system. Because the specifications of the requirements can change during system development, the development method chosen is the prototyping method. There are two main outputs of this activity, namely the availability of a congregational data mapping application, and the installation of internet network infrastructure at the mosque. The two outputs in their implementation have proven to be beneficial for the congregation and the surrounding community. The information system provides improved service quality to pilgrims and residents in various activities such as zakat and qurbani. Meanwhile, Internet infrastructure provides new hope in easing the burden of community quotas and bringing children closer to the mosque.
Analisis Pengaruh Dimensi Budaya Terhadap Penggunaan Aplikasi Trasnportasi Online Menggunakan UTAUT2 dan Budaya Hofstede
Thofik Nugroho;
Wing Wahyu Winarno;
Kholid Haryono
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 4, No 2 (2020): April 2020
Publisher : STMIK Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/mib.v4i2.2062
It is important for online transportation application company to know the factors that influence the use of online transportation applications. Culture is an important factor in research into the acceptance of technology use. This study uses the UTAUT2 research model and Hofstede's cultural dimensions. The main objective of this research will be to investigate that culture influences users in using online transportation applications. The measurement method uses PLS SEM. It is proven that culture influences the use of online transportation applications. It is proven that by adding the cultural dimension in the UTAUT2 model, it can better explain the behavior of using online transportation applications
Evaluasi Tingkat Kematangan e-Government Pada Partisipasi Masyarakat dan Pelayanan Publik Menerapkan Framework Gartner
Muhammad Miftahul Akbar;
Wing Wahyu Winarno;
Kholid Haryono
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 5, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : STMIK Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/mib.v5i1.2606
E-government as part of internet products has become a topic of discussion in internet and mass media discussions and is popular after being linked to the regional autonomy policy of districts / cities in Indonesia. However, there are still many government information systems that are developed and implemented that do not function optimally at both the regional and central government levels. Measuring the level of E-government maturity is needed to determine the extent to which the successful application of E-government is. The purpose of the E-government maturity assessment is to provide basic data, advanced data, and all that is necessary for the development of an E-government strategy. Gartner is one of the models used to measure the maturity level of e-government. Gartner's model suggests four critical phases of the evolution of e-government, namely: web presence, interaction, transactions, and transformation. The gartner model is used to measure the maturity level in Sukoharjo district. The research methodology used a questionnaire and the calculation used the average score for each dimension. To determine the relationship between dimensions and criteria, the PLS (Partial Least Square) method is used. Research has proven that the maturity level of E-government is 4.06 (predictable process). The dimensions of transformation and usability affect community participation using e-government in Sukoharjo district.
The Assessment of Internal Control System in Management of Information Technology Based on COSO IC
Muhammad Fadlan;
Wing Wahyu Winarno;
Kholid Haryono;
Muhammad -
SENATIK STT Adisutjipto Vol 4 (2018): Transformasi Teknologi untuk Mendukung Ketahanan Nasional [ ISBN 978-602-52742-0-6 ]
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28989/senatik.v4i0.140
The large number of institutions that use information technology (IT) to help run their usiness processes cannot be separated from various risks to IT. The internal control system is one way that can be used to deal with and even minimize the impact of various risks and COSO Internal Control is one of the frameworks that can be used. The "XYZ" College is one of the educational institutions that have used IT, especially to assist every activity related to students. At present, there are no assessments related to the internal control system in the utilization and management of IT contained in the institution, so it is not known whether the control system is running well or not. For this reason, this study was conducted with the aim of assessing whether the internal control system is currently in accordance with the principles of good internal control based on the COSO Internal Control Framework. The results showed that indirectly the "XYZ" College had applied several principles contained in the COSO Internal Control, even being quite good with a value of 3.28 from a scale of 5.0.
Sistem Informasi Monitoring Wiraniaga
Kholid Haryono;
Fahmy Abida Asa Firdausi;
Hendrik .
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 1 No 1 (2017): JUMANJI
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (759.073 KB)
|
DOI: 10.26874/jumanji.v1i1.4
Super Dangsul merupakan pabrik tempe yang berdiri sejak tahun 1998 dengan karyawan sebanyak 20 orang dan sales 30 orang. Pabrik berlokasi di Yogyakarta ini mampu menghabiskan 1,2 ton kedelai untuk memproduksi. Sales adalah seseorang dibagian pemasaran dan merupakan pekerja lepas yang berada di luar lingkup pengawasan langsung dari pemilik. Seiring jumlah permintaan produk yang meningkat, dibutuhkan lebih banyak sales untuk mendistribusikan produk. Pada bagian pemasaran ini sering terjadi kecurangan yang dapat menimbulkan kerugian produksi. Kecurangan ini mengakibatkan perusahaan pernah mengalami kehilangan konsumen. Berdasarkan permasalahan yang ada maka peneliti mengusulkan sebuah sistem informasi yang dapat mempermudah pengelolaan dan pengawasan sales. Penelitian dimulai dari kajian pustaka, analisis kebutuhan, implementasi skenario, dan diuji menggunakan UAT (User Acceptance Testing) dan uji fungsional. Fungsi utama sistem telah dapat memberikan kemudahan pengelolaan sales. Sistem juga mampu melakukan monitoring aktifitas dan pengawasan terhadap sales dari kecurangan yang dapat mengakibatkan memburuknya nama baik perusahaan.