Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Implementasi Metode Talaqqi Terhadap Kualitas Belajar Kitab Kuning Siswa Di Madrasah Al Qismul ‘Ali Al Washliyah Medan Syahrizal Yusuf; Abdul Rahman
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 10, No 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v10i1.27393

Abstract

This study examines the implementation of the talaqqi method in the learning of kitab kuning at Madrasah Al Qismul ‘Ali Al Washliyah Medan and its implications for students' learning quality. The analysis focuses on the stages of talaqqi, the dynamics of teacher-student interaction, and its impact on students' comprehension of classical Islamic texts. Findings indicate that talaqqi significantly enhances students' ability to read unvowelled Arabic texts, identify basic nahwu-sharaf structures, and understand contextual meanings within kitab kuning. Repetitive reading and direct correction enable students to quickly improve phonetic accuracy and grammatical precision, resulting in more accurate comprehension of the texts. The method also strengthens academic discipline through structured practice and muroja'ah. However, implementation challenges remain, including varying student abilities, limited instructional time, and insufficient learning media. Overall, talaqqi provides strong pedagogical contributions to the effectiveness of kitab kuning learning and improves students' learning quality, although further adjustments are needed to ensure more equitable outcomes.
Analysis of Digitization of Zakat, Infaq, and Sadaqah in Alleviating Poverty in the Community at Baznas Medan City Putri Septiyani; Eli Agustami; Abdul Rahman
Outline Journal of Economic Studies Vol. 5 No. 1: October - March 2026
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/sxxnx344

Abstract

Purpose: This study aimed to develop a deep understanding of the social phenomena related to the digitalization of Zakat, Infaq, and Sadaqah (ZIS) distribution managed by BAZNAS Medan City, focusing on its social implications, such as improving transparency, efficiency, and community empowerment in poverty alleviation efforts. Method: The research employed a descriptive qualitative approach, collecting narrative data through in-depth interviews, participatory observation, and relevant documentation. The subjects of the study included institutions and individuals directly involved in the management of ZIS, such as administrators, program implementers, and beneficiaries. Purposive sampling was used to select informants who were considered to have the most relevant and insightful information. Data analysis followed the interactive analysis model proposed by Miles and Huberman, consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure data validity, triangulation techniques involving sources, methods, and time were applied. Results: The findings revealed that the digitalization of ZIS distribution led to positive social implications, contributing to greater transparency, efficiency, and empowerment in the fight against poverty.
Pengembangan Konten Multimedia Dinda Achsania; Abdul Rahman; Diki Rahman Rambe
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan konten multimedia dalam pembelajaran merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pendidikan di era digital. Keberhasilan penerapan konten multimedia tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga sangat bergantung pada dukungan kebijakan pendidikan serta ketersediaan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kebijakan dan infrastruktur dalam mendukung pemanfaatan konten multimedia dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan yang jelas dan terarah mampu mendorong integrasi teknologi secara sistematis dalam proses pembelajaran, sementara ketersediaan infrastruktur seperti jaringan internet, perangkat digital, dan sistem pembelajaran daring menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi multimedia. Namun demikian, masih ditemukan berbagai kendala, seperti ketimpangan akses teknologi dan keterbatasan sarana di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pemerataan infrastruktur serta penerapan kebijakan yang berkelanjutan. Dengan dukungan kebijakan yang kuat dan infrastruktur yang memadai, pemanfaatan konten multimedia diharapkan mampu meningkatkan kualitas, efektivitas, dan relevansi pembelajaran di era digital.   The utilization of multimedia content in learning is one of the strategic efforts to enhance the quality and effectiveness of education in the digital era. The successful implementation of multimedia content is not only determined by technological sophistication but also strongly influenced by supportive educational policies and adequate infrastructure. This study aims to examine the role of policy and infrastructure in supporting the use of multimedia content in learning. The method employed is a literature review by analyzing various scholarly sources, policy documents, and relevant research findings. The results indicate that clear and well-directed educational policies encourage the systematic integration of technology into the learning process, while the availability of infrastructure such as internet connectivity, digital devices, and online learning systems serves as a crucial foundation for effective multimedia utilization. However, challenges remain, including unequal access to technology and limited facilities in certain regions. Therefore, synergy among governments, educational institutions, and other stakeholders is essential to ensure equitable infrastructure development and sustainable policy implementation. With strong policy support and adequate infrastructure, the use of multimedia content can significantly enhance the quality, effectiveness, and relevance of learning in the digital era.
Etika dalam Penggunaan Media Pembelajaran Ahmad Bukhori; Abdul Rahman; Miftahul Jannah Panjaitan; Siti Aisyah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemanfaatan media pembelajaran secara luas dalam proses pendidikan. Media pembelajaran digital memberikan kemudahan akses informasi, meningkatkan interaktivitas, serta mendukung efektivitas pembelajaran. Namun, penggunaan media pembelajaran tanpa memperhatikan aspek etika berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penyalahgunaan hak cipta, pelanggaran privasi, penyebaran konten yang tidak sesuai dengan nilai pendidikan, serta ketergantungan berlebihan pada teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penerapan etika dalam penggunaan media pembelajaran serta implikasinya terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel ilmiah, dan peraturan terkait etika pendidikan dan penggunaan media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika dalam penggunaan media pembelajaran mencakup tanggung jawab pendidik dalam memilih konten yang sesuai, menghormati hak kekayaan intelektual, menjaga keamanan dan privasi data peserta didik, serta menanamkan nilai moral dan karakter dalam proses pembelajaran. Dengan penerapan etika yang baik, media pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai alat pembentukan sikap dan karakter peserta didik secara positif. The development of information and communication technology has encouraged the widespread use of instructional media in the educational process. Digital instructional media provide easy access to information, enhance interactivity, and support the effectiveness of learning. However, the use of instructional media without considering ethical aspects may lead to various problems, such as copyright infringement, privacy violations, the dissemination of inappropriate content, and excessive dependence on technology. This study aims to examine the importance of implementing ethics in the use of instructional media and its implications for the learning process and students’ learning outcomes. The research method employed is a literature review by analyzing various sources, including books, scholarly articles, and regulations related to educational ethics and digital media usage. The results indicate that the ethical use of instructional media involves educators’ responsibility to select appropriate content, respect intellectual property rights, protect students’ data security and privacy, and instill moral and character values in the learning process. Proper ethical implementation ensures that instructional media function not only as tools for delivering learning materials but also as instruments for fostering positive attitudes and character development among students.
Teknologi dalam Pembelajaran Muhammad Riduwan; Abdul Rahman; Muhammad Shobri; Nurul Masitah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi dalam pembelajaran serta dampaknya terhadap aktivitas belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, seperti media digital, platform pembelajaran daring, dan aplikasi pendidikan, mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, serta memudahkan akses terhadap sumber belajar. Namun demikian, penerapan teknologi dalam pembelajaran juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan pendidik, dan kemampuan literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan dan pengelolaan yang baik agar pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. The development of information and communication technology has brought significant changes to the field of education, particularly in the learning process. The use of technology in learning functions not only as a supporting tool but also as a means to improve the effectiveness, efficiency, and quality of learning. This article aims to examine the role of technology in learning and its impact on students’ learning activities. The method used is a literature review by analyzing various relevant scientific sources. The results of the study indicate that the use of technology, such as digital media, online learning platforms, and educational applications, can enhance students’ learning motivation, engagement, and access to learning resources. However, the implementation of technology in learning also faces several challenges, including limited infrastructure, teachers’ readiness, and digital literacy skills. Therefore, proper planning and management are needed to ensure the optimal and sustainable use of technology in learning.
Pemilihan Media Pembelajaran Sulasri Nasution; Abdul Rahman; Fatimah Hasibuan; Dwi Aprilia Sari
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan media pembelajaran memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Media pembelajaran yang tepat tidak hanya berfungsi menyampaikan materi, tetapi juga meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori, prinsip, dan strategi dalam pemilihan media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran serta karakteristik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai buku, jurnal ilmiah, dan penelitian yang relevan mengenai desain pembelajaran dan teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan media yang efektif harus mempertimbangkan tujuan pembelajaran, kesiapan peserta didik, kompleksitas materi, biaya, dan ketersediaan teknologi. Pendidik diharapkan dapat berperan sebagai fasilitator yang mampu menyesuaikan media secara inovatif dan kontekstual agar pembelajaran berlangsung bermakna The selection of instructional media plays a crucial role in determining the success of the learning process. Appropriate instructional media not only facilitate the delivery of content but also enhance student motivation, engagement, and understanding. This paper aims to explore theories, principles, and strategies in selecting instructional media that align with learning objectives and learner characteristics. This study employs a library research method by reviewing books, scientific journals, and relevant studies on instructional design and educational technology. The results show that effective media selection must consider learning goals, learner readiness, content complexity, cost, and technological accessibility. Teachers are expected to act as facilitators who can adapt media innovatively and contextually to achieve meaningful learning outcomes.
Desain Pembelajaran Berbasis Internet Putri Utami; Abdul Rahman; Toti Fikriansyah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang pemanfaatan media pembelajaran berbasis internet dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara guru dan siswa berinteraksi dalam proses pembelajaran. Internet memungkinkan kegiatan belajar dilakukan secara fleksibel tanpa batas ruang dan waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 20 guru dan 40 siswa dari beberapa sekolah menengah di Kota Medan (data simulasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis internet memberikan kemudahan dalam akses materi dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan jaringan internet, kurangnya keterampilan digital guru, dan gangguan fokus belajar siswa akibat distraksi media sosial.   This study aims to provide an in-depth description of the use of internet-based learning media in education. The development of information technology has changed the way teachers and students interact in the learning process. The internet allows learning activities to be carried out flexibly without the limitations of space and time. This study used a qualitative descriptive approach with 20 teachers and 40 students from several secondary schools in Medan City  (simulation data) as subjects. The results showed that internet-based learning media provides easy access to materials and increases student learning motivation. However, obstacles were still found in the form of limited internet networks, lack of teachers' digital skills, and disruption of student learning focus due to social media distractions.
Implementasi Metode Talaqqi Terhadap Kualitas Belajar Kitab Kuning Siswa Di Madrasah Al Qismul ‘Ali Al Washliyah Medan Syahrizal Yusuf; Abdul Rahman
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 10, No 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v10i1.27393

Abstract

This study examines the implementation of the talaqqi method in the learning of kitab kuning at Madrasah Al Qismul ‘Ali Al Washliyah Medan and its implications for students' learning quality. The analysis focuses on the stages of talaqqi, the dynamics of teacher-student interaction, and its impact on students' comprehension of classical Islamic texts. Findings indicate that talaqqi significantly enhances students' ability to read unvowelled Arabic texts, identify basic nahwu-sharaf structures, and understand contextual meanings within kitab kuning. Repetitive reading and direct correction enable students to quickly improve phonetic accuracy and grammatical precision, resulting in more accurate comprehension of the texts. The method also strengthens academic discipline through structured practice and muroja'ah. However, implementation challenges remain, including varying student abilities, limited instructional time, and insufficient learning media. Overall, talaqqi provides strong pedagogical contributions to the effectiveness of kitab kuning learning and improves students' learning quality, although further adjustments are needed to ensure more equitable outcomes.
EVALUASI PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (STUDI LITERATUR) Luthfia Chairunnisa; Gita Belita; Muhammad Fahriza Lubis; Abdul Rahman
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 16 No. 1 (2026): TARBIYA ISLAMIA
Publisher : Islamic Education Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/tarbiya.v16i1.4531

Abstract

The use of digital media in Islamic Religious Education (PAI) learning is a strategic effort to improve the quality of learning in the digital era. Digital media allows for a more varied, interactive, and contextual presentation of PAI material, thus adapting to the characteristics and needs of students. This study aims to evaluate the use of digital media in PAI learning through a literature study approach. The research method used is a literature study by reviewing five national journal articles relevant to the research topic. Data were analyzed using a qualitative descriptive approach to identify the forms of digital media utilization, the benefits obtained, and the obstacles encountered in its implementation. The study results show that digital media, such as instructional videos, audio-visual media, learning applications, and e-learning platforms, positively contribute to increasing learning motivation, material understanding, and student engagement in Islamic Religious Education (PAI) learning. However, the effectiveness of digital media utilization is still influenced by teachers' digital competence, the availability of facilities and infrastructure, and the media's suitability to the objectives and characteristics of Islamic Religious Education (PAI) learning. Therefore, ongoing and planned evaluation is necessary to ensure optimal digital media utilization and support the achievement of Islamic education goals.