Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENERAPAN MODEL MOVEMENT EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR LOMPAT JANGKIT PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 SAYAN Een Wahyudi; Eko Rudiansyah; Kurnia Dyah Anggorowati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.814

Abstract

Abstract: This study aims to improve the basic technique skills of multifle jumps in grade VII students of SMP Negeri 5 Sayan. The subjects in this study were 5 students consisting of 4 famale students and I male student. This research is the basic technique ability of multiple jumps in the seventhgrade students of SMP Negeri 5 Sayan. Then the data collection techniques in this study used skills tests and essay questions as well as documentation, the research instruments used observation sheets, student worksheets and learning implementation sheets for APKG I and APKG II which could be assessed by looking for the percentage obtained from the implementation of the learning. The results showed that the first cycle in the learning planning aspect of APKG I god a score of 2.82, in the second cycle it increased to 3.76 in the good category, while in the teaching skills aspect of AFKG II in the first cycle it got a score of 3.05, in the cycle II increased to 4 in the very good category. The results of the assessment of students psychomotor ability in cycle in cycle I was 0%, and cycle II was 100%, an increase from cycle I to cycle II was 100%. The conclusion in this study is that  after applying the movement education model it can improve the basic technique skills of  multiple jumps in grade VII students of  SMP Negeri 5 Sayan. Keywords: Movement Education Model, Basic Technique, Jump Up                                    Abstrack: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan. Subjek pada penelitian ini yaitu 5 siswa yang terdiri dari 4 orang siswa perempuan dan 1 orang siswa laki-laki. Penelitian ini adalah penelitian tindaan kelas dengan dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Objek pada penelitian ini adalah kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa klas VII SMP Negeri 5 Sayan. Kemudian teknik pengumpulan data dalm penelitian ini menggunakan tes keterampilan dan soal essai serta dokumentas, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, lembar kerja siswa dan lembar keterlaksanaan pembelajaran APKG I dan APKG II yang dapat dinilai dengan mencari persentase yang diperoleh dari keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa siklus I pada aspek perencanaan pembelajaran APKG I mendapat skor 2,82 pada siklus II meningkat menjadi 3,76 dengan kategori baik, sedangkan pada aspek keterampilan mengajar APKG II pada siklus I mendapat skor 3,05, pada siklus II meningkat menjadi 4 dengan kategori sangat baik. Hasil penilaian kemampuan psikomotor siswa siklus I sebesar 0% dan siklus II sebsar 100%, mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 100%. Kesimpulan dalam penlitian ini adalah setelah menerapkan model movement education dapat meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan.Kata Kunci: Model Movement Education, Teknik Dasar, Lompat Jangkit
PERAN ORANG TUA DALAM MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI 22 MUARA TANJUNG Ela Sukmawati; Mardiana Mardiana; Eko Rudiansyah
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 2, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.487 KB) | DOI: 10.46368/bjpd.v2i2.452

Abstract

Abstract: This study aims to determine the role of parents in students’ learning movivation andthe obstacles experienced by parets in learnibg motivation of students at SD Negeri 22 MuaraTanjung. The subjects in this study were parents, students, teachers of SD Negeri 22 MuaraTanjung. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collectiontechniques in this study using non-test, namely: interviews. The procedur in the researchincludes the research prepaparation stage, the implementation stage, and the final stageof theresearch. The validity of the data in study used source triangulation. The rulets showed thatthe role of parents in students’ learning motivations to be more focused and enthusiastic forchildren to learn with motivations, facilitators, and mediators is that parents play an importantrole in providing encouragement to learn in improving skill and knowledge. Parents must beable to be a motivator in children’s learning by guiding children to learn and creating acomfortable learn. Parents act as mediarors. While the abstacles to the role of parents inchildren’s learning motivarion are because parents work more, carry out learning is stilllacking, and lack of supervision of children. Keywords: Role, Parents, Motivation, Learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui peran orang tua dalam motivasi belajarsiswa dan hambatan yang dialami orang tau dalam motivasi belajar siswa SD Negeri 22 MuaraTanjung. Subjek dalam penlitian iniadalah orang tua siswa, guru SD Negeri 22 Muara Tanjung.Penellitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan study kasus. Teknikpengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan non tes yaitu: Wawancara. Prosedurdalam penelitian meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap akhir penelitian.Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triagulasi sumber. Hasil penelitiandiketahui peran orang tua dalam motivasi belajar dengan motivator, fasilitator, dan mediator adalah orang tua berperan penting dalam memberikan dorongan belajar dalam meningkatkanketerampilan dan pengetahuan. Orang tua harus mempu menjadi motivator dalam belajar anakdengan membimbing anak belajar dan menciptakan suasana nyaman bagi anak. Orang tuaberperan memberikan fasilitas untuk anak belajar. Orang tua berperan sebagai mediator.Sedangkan hambatan peran orang tua dalam motivasi belajar anak dikarenakan orang tua lebihbanyak bekerja, dalam melaksanakan pembelajaran masih kurang, serta kurangnyapengawasan terhadap anak. Kata Kunci: Peran, Orang Tua, Motivasi, Belajar
SOSIALISASI MODEL PERMAINAN UNTUK SEPAKTAKRAW SEBAGAI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BAGI SISWA KELAS ATAS SEKOLAH DASAR Nur Moh Kusuma Atmaja; Kurnia Dyah Anggorowati; Eko Rudiansyah; Nur Sulistyo Mutaqin; Suyatmin Suyatmin; Indria Susilawati
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.865 KB) | DOI: 10.46368/dpkm.v2i1.540

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra adalah guru masih belum memahami model-model permaian sepak takraw dan masih banyak siswa yang kurang meminati olahraga ini di karenakan kurangnya pengetahuan siswa terhadap materi pembelajaran sepaktakraw, belum adanya model permainan yang dapat memotivasi minat siswa kelas atas sekolah dasar dalam melakukan permainan sepaktakraw. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mensosialisasikan model-model permainan sepaktakraw dalam pembelajaran Pendidikan Jamani Kesehatan dan rekreasi yang sesuai bagi siswa kelas atas Sekolah Dasar; (2) Mengetahui keefektifan model permainan sepaktakraw yang dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Jamani Kesehatan dan Rekreasi yang sesuai bagi siswa kelas atas Sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang digunakan yaitu pengenalan, pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil sosialisasi para guru dan mahsiswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan PKM ini, pengembangan model permianan ini sangat membantu dalam menyampaikan materi teknik dasar permaianan sepaktakraw dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi teknik dasar permainan sepak takraw dengan berbagai model yang bervariasi dalam mengajar permainan sepak takraw
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAME TERHADAP KETEPATAN PADA MAHASISWA PEMBINAAN PRESTASI SEPAK BOLA Suyatmin Suyatmin; Kurnia Dyah Anggorowati; Eko Rudiansyah
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i1.988

Abstract

Abstract: The background of the problem of this research is that there are still many students who are not precise in carrying out passing, the passing carried out by students has not been directed towards the specified target. This study aims to determine the effect of small-sided games training on the passing accuracy of STKIP Melawi physical education students who participate in soccer achievement coaching. The subjects of this study were students of the Physical Education Study Program who took part in football achievement coaching, while the sample in this study consisted of 20 students, taken using purposive sampling. The instrument in this study used the underpass accuracy test from Subagyo Irianto with a validity coefficient of 0.812 and a reliability coefficient of 0.879. The data analysis technique uses the t-test through the prerequisite tests for normality and homogeneity. The results showed that there was an effect of small-sided games training on the passing accuracy of STKIP Malawi Physical Education students who took part in football achievement coaching. This is evidenced by the significance value calculated in the t-test for the pre-test and post-test groups of 0.000, which is less than 0.05 (Sig 0.05). Keywords: small-sided games, passing accuracy.Abstrak: Latar belakang dari permasalahan penelitian ini adalah masih banyak mahasiswa kurang tepat dalam melakukan passing, passing yang dilakukan mahasiswa belum  terarah dengan sasaran yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan small sided games terhadap ketepatan passing mahasiswa Pendidikan jasmani STKIP Melawi yang mengikuti pembinaan prestasi sepak bola. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan jasmani yang mengikuti pembinaan prestasi sepak bola, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 Mahasisiwa, diambil dengan cara purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes ketepatan passing bawah dari Subagyo Irianto dengan koefisien validitas 0,812 dan koefisien reliabilitas 0,879. Teknik analisis data menggunakan uji t melalui uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan small sided games terhadap ketepatan passing mahasiswa Pendidikan jasmani STKIP Melawi yang mengikuti pembinaan prestasi sepak bola. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi hitung pada uji t kelompok pre test dan post test sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (Sig 0,05).Kata Kunci: small-sided games, ketepatan passing.
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Eko Rudiansyah; Yeriko Cossato G; Robi Iza Saputra; Deki Apriyadi
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i1.989

Abstract

Abstract: The aim of the study was to find out how high the level of physical fitness was for the students in the high grades of Public Elementary School 03 Nanga Pinoh and Public Elementary School 28 Kelakik. The research method used is descriptive, in descriptive research is research that functions to describe or give an overview of the object under study through sample data or population as it is, without conducting analysis and conclusions that apply to the public. The results of the study were that there were 0 students or 0% in the very good classification, there were 4 students or 6% in the good classification, there were 32 students or 53% in the moderate classification, there were 24 students or 39% in the poor classification, there were 1 student or 2% in less classification. The conclusion is that the physical fitness classification of students at Public Elementary School 03 Nanga Pinoh and Public Elementary School 28 Kelakik is classified as moderate, poor, and very poor. While students who fall into the fresh or fit classification are only 4 students.Keywords: Physical, fitness Abstrak: Tujuan penelitian adalah mengetahui seberapa tinggi tingkat Kebugaran jasmani siswa kelas Tinggi SD Negeri 03 Nanga Pinoh dan SD Negeri 28 Kelakik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, didalam penelitian deskriptif adalah penelitian yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagai mana adanya, tanpa melakukan analisis dan kesimpulan yang berlaku untuk umum. Hasil penelitian adalah Terdapat 0 siswa atau 0% dalam klasifikasi baik sekali, terdapat 4 siswa atau 6% dalam klasifikasi baik, terdapat 32 siswa atau 53% dalam klasifikasi sedang, terdapat 24 siswa atau 39% dalam klasifikasi kurang, terdapat 1 siswa atau 2% dalam klasifikasi kurang sekali. Kesimpulannya adalah klasifikasi kebugaran jasmani siswa SDN 03  Nanga Pinoh dan SDN 28 Kelakik dalam klasifikasi sedang, kurang, dan kurang sekali. Sementara siswa yang masuk dalam klasifikasi segar atau bugar hanya 4 siswa.Kata Kunci: Kebugaran, Jasmani
PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRM LATIHAN FISIK Kurnia Dyah Anggorowati; Suyatmin Suyatmin; Eko Rudiansyah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i1.1009

Abstract

Abstrak: Prestasi merupakan salah satu target yang di rencanakan oleh seorang pelatih, selain itu sebaga guru pendidikan jasmani dan olahraga tentunya juga harus mempunyai keterampilan dalam penyusunan program latihan fisik. Hal yang harus diperhatikan dalam penerapan latihan fisik adalah tingkat kebugaran, kondisi fisik, status gizi dan karakteristik cabang olahraga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah suatu pelatihan. Pelatihan merupakan kegiatan melatih atau mengembangkan keterampilan dan pengetahuan kepada diri sendiri maupun oranglain. Tujuan dari pelatihan adalah untuk menambah keterampilan seorang guru pendidikan jasmani, dalam menyusun sebuah program latihan fisik yang terstruktur dan terencana dengan baik sesuai dengan arah latihan yang akan dicapai. Dari hal itu maka menyusun program latihan fisik juga salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru pendidikan jasmani dan olahraga. Hasil yang dapat diharapkan dengan diterapkannya pengabdian ini adalah peserta mampu menyusun suatu program latihan fisik yang nantinya dapat digunakan sebaga pedoman dalam melatih. Penyusunan program latihan fisik nanti bias diterapkan ke semua cabang olahraga dan harus disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga yang akan di latih.Kata Kunci : Pelatihan, program, latihan fisik
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM OLAH RAGA UNTUK MEMBANGUN NILAI KARAKTER BANGSA Rusdin Rusdin; Salahudin Salahudin; Eko Rudiansyah; Rudy Saputra; Furkan Furkan
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1299

Abstract

Abstract: In recent years, there has been a widespread understanding that sports and physical activities play a role in building character and developing moral values. Bung Karno once proposed that sports should be one of the main factors in building nationalism and shaping the character of the nation. In this context, sports activities become dynamic and serve as a tool for the nation's struggle. Through education, we can shape a strong mentality and character. Sports provide many positive aspects to us. In addition to focusing on physical factors, sports also train our attitude and mentality to become leaders. One way to shape the character of the nation is through sports. With sports, we can develop the character of the nation, the spirit of sportsmanship, and strengthen national unity. Therefore, all elements of society must play an active role in advancing national sports. Normatively and generally accepted, the formation of the character of the nation is very important for the younger generation and even determines the future of the nation. Keywords: Sports, Leadership, Building Character of the NationAbstrak: Selama beberapa tahun terakhir, telah ada pemahaman yang luas bahwa olahraga dan aktivitas fisik berperan dalam membangun karakter dan mengembangkan nilai-nilai moral. Bung Karno pernah mengusulkan bahwa olahraga harus menjadi salah satu faktor utama dalam membangun rasa nasionalisme dan membentuk karakter bangsa. Dalam konteks ini, kegiatan olahraga menjadi dinamis dan berfungsi sebagai alat perjuangan bagi bangsa. Melalui pendidikan, kita dapat membentuk mental dan karakter yang kuat. Olahraga memberikan banyak hal positif kepada kita. Selain memperhatikan faktor fisik, olahraga juga melatih sikap dan mental kita untuk menjadi pemimpin. Salah satu cara untuk membentuk karakter bangsa adalah melalui olahraga. Dengan olahraga, kita dapat mengembangkan karakter bangsa, semangat sportivitas, dan mempererat persatuan bangsa. Oleh karena itu, semua elemen masyarakat harus berperan aktif dalam memajukan olahraga nasional. secara normatif dan secara umum diterima, pembentukan karakter bangsa merupakan hal yang sangat penting bagi generasi muda dan bahkan menentukan masa depan bangsa Kata Kunci: Olahraga, Kepemimpinan, Membangun Karakter Bangsa
MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI CABANG OLAHRAGA PENTAQUE DI KABUPATEN MELAWI Eko Rudiansyah; Nur Sulistyo Muttaqin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i1.1889

Abstract

Abstract: The achievements of pentanque sports in their coaching are not much different from other sports, with facilities and infrastructure and supported by licensed coaches and also training programs that support an athlete's achievements. As a supporter of achievement, of course you need to get information about the achievement development system in the Petanque Sport Branch in Melawi Regency. The research design used in this research is a naturalistic interactive qualitative approach. The results of the research are that overall the management of performance development for pentaque sports is good, but there are several obstacles that are problematic, namely related to inadequate funding. The conclusion is that the development of Pentaque sports achievements in Melawi Regency is good.Keywords: Management, performance developmentAbstrak: Prestasi olahraga pentanque dalam pembinaanya tidak berbeda jauh dengan olahraga lainya, dengan sarana dan prasarana serta didukung oleh pelatih yang sudah berlisensi dan juga program latihan yang mendukung prestasi seorang atlet. Sebagai pedukung sebuah prestasi tentunya perlu mengali informasi tentang sistem pembinaan prestasi pada Cabang Olahraga Petanque di Kabupaten Melawi. Melalui Desain Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif interaktif naturalistic. Hasil penelitiaan adalah bahwa manajemen pembinaan prestasi cabang olahraga pentaque secara kesuluruhan sudah baik namun ada beberapa kendala yang menjadi persoalan yaitu terkait dengan pendanan yang kurang memadai. Kesimpulan bahwa pembinaan prestasi cabang olahraga Pentaque di Kabupaten Melawi baik.Kata kunci: Manajemen, pembinaan prestasi
COACHING CLINIC OLAHRAGA TONNIS BAGI MAHASISWA STKIP MELAWI Hadiana, Oman; Eko Rudiansyah; Nur Kusuma Atmaja; Sartono
Jurnal Muhammadiyah untuk Olahraga Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Jurnal ABDIMAS : MURI
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan Secretariat Jurnal Muhammadiyah Untuk Olahraga Indonesia. Building A106 Street of Murtasiah Soepomo No 28b, 45511 Kuningan - West Java Telephone : 0232-874085 Homepage : E-mail:

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jmuri.v4i1.3724

Abstract

This Community Service activity aims to introduce and deepen STKIP Melawi students' understanding of the game of tennis starting from equipment and other supporting equipment, playing techniques and game rules. This PkM is carried out on the basis of achievements for playing tonnis in Melawi Regency and there are very few seeds in the sport of playing tonnis because there are many obstacles in the formation of tennis players due to the lack of socialization and introduction to the community about tonnis. The benefit of this service is that STKIP Melawi students have a new reference for teaching small ball games in learning, besides that tennis can also be used in the educational curriculum at school.