Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Effect of Using Problem Based Learning Models on Students' Learning Outcomes in Science Subjects Sri Utami; Ahmad Susanto; Fitri Arniati
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 1 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i1.1519

Abstract

This study aims to analyze the impact of the implementation of the Problem Based Learning (PBL) learning model on improving student learning outcomes in science subjects for grade VIII, especially Newton's Law material, and to identify the challenges faced in its implementation. The study used a quantitative approach with a pretest-posttest design, which compared student learning outcomes before and after the implementation of PBL. Data were collected through objective tests. The results showed an increase in the average student score from 69 (less category) to 74.6 (good category) after the implementation of PBL. Data analysis using paired sample correlation tests showed a significant relationship between conventional learning methods and PBL, with a significance value of 0.000
THE INFLUENCES OF QIRO’ATI IN LEARNING AL-QUR’AN AND RELIGIOUS ATTITUDES ON STUDENTS’ EMOTIONAL QUOTIENT Khozanah; Ahmad Susanto; Muhamad Sofian Hadi
Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Vol 13 No 2 (2025): Edutainment: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v13i2.1053

Abstract

This research aims to measure the influences of the Qiro'ati method and religious attitudes on the emotional intelligence of students at SD Lab School FIP UMJ. The method used is quantitative with survey approach. Data are collected through three questionnaires, each consisting of 30 statements with a 5-point Likert scale, including the Qiro'ati method, religious attitudes, and emotional intelligence. Total of 274 students in grades 4, 5, and 6 paticipated as respondents. The results of linear regression analysis shows that the Qiro'ati method has a significant effect on students' emotional intelligence with a contribution of 47%. Religious attitudes also have a significant influence on emotional intelligence with a contribution of 30%. Apart from that, the results of the F test show that simultaneously the Qiro'ati method and religious attitudes have a significant effect on students' emotional intelligence. Thus, it can be concluded that the application of the Qiro'ati method in learning the Al-Qur'an and students' religious attitudes together can increase their emotional intelligence both in the school environment and in everyday life.
Strategies for Improving Multiplication Skills Using Stick Manipulatives Among Second-Grade Elementary School Students in Balikpapan Amalia Nailoe Rahmah; Ahmad Susanto; Muhamad Sofian Hadi
Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Vol. 13 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mtk/v13i4.pp268-278

Abstract

Multiplication skills are fundamental competencies in elementary mathematics education because they provide an essential foundation for understanding more complex mathematical concepts, including fractions, decimals, and algebra. However, many students in the early grades experience difficulties in understanding multiplication as repeated addition and tend to rely primarily on memorizing multiplication tables. These difficulties may affect students’ motivation, self-confidence, and ability to solve contextual problems. This study aimed to examine the effectiveness of using stick manipulatives to improve the multiplication skills of second-grade students in three elementary schools in Balikpapan, representing a public school, a private school, and an Islamic elementary school (Madrasah Ibtidaiyah). The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through pre-tests, post-tests, observations, interviews, and documentation. The findings showed substantial improvement in students’ multiplication skills, with mean scores increasing by more than 25 points and the percentage of students achieving the learning mastery criterion rising from 20–33% to 80–90%. Students also demonstrated greater enthusiasm and active participation during the learning process. Teachers reported that stick manipulatives facilitated the explanation of abstract multiplication concepts and promoted a more interactive classroom environment. These findings indicate that stick manipulatives offer a simple, practical, and effective instructional strategy for strengthening students’ conceptual understanding of multiplication while fostering more positive attitudes toward mathematics.
Budaya Dalam Kreativitas Melalui Penerapan Berkebinekaan Global Di Kelas VII imam wahyudin wahyu; Gunawan Santoso; Abdul Aziz Hatapayo; Muhamad Sofian Hadi; Iswan; Agus Suradika; Ahmad Susanto
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.632

Abstract

Penerapan "Budaya dalam Kreativitas: Penerapan Berkebinekaan Global di Kelas VII" adalah sebuah pendekatan pendidikan yang menggabungkan elemen budaya dan berkebinekaan global dalam pengajaran siswa kelas VII. Melalui pendekatan ini, tujuan utama adalah meningkatkan pemahaman siswa tentang budaya, mempromosikan kreativitas, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia yang semakin terhubung. Pendekatan ini melibatkan desain kurikulum yang inklusif yang mencakup pembelajaran tentang berbagai budaya global, pelatihan guru untuk memahami dan menerapkan berkebinekaan global, serta berbagai kegiatan lintas budaya dan pertunjukan budaya dalam lingkungan pendidikan. Siswa kelas VII akan terlibat dalam kegiatan yang merangsang pemikiran kreatif, membantu mereka memahami perbedaan budaya, mengembangkan toleransi, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi lintas budaya. Hasil dari penerapan ini mencakup peningkatan pemahaman budaya, perkembangan kreativitas siswa, dan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan dan peluang dalam masyarakat global yang semakin terhubung. Integrasi budaya dan berkebinekaan global dalam pendidikan kelas VII memberikan kontribusi penting dalam menciptakan siswa yang siap menjadi warga dunia yang sadar budaya dan kreatif di era globalisasi.
Analisis Pemecahan Masalah Matematis Pada Program Linear dengan Bernalar Kritis dan Komunikasi di Kelas XI MAN Fakfak Ahmad Suyudi; Gunawan Santoso; Hidriana; Muhamad Sofian Hadi; Iswan; Agus Suradika; Ahmad Susanto
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.668

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik di kelas XI MAN Fakfak dalam menyelesaikan masalah program linear. Penelitian ini juga memfokuskan pada penggunaan bernalar kritis dan kemampuan komunikasi matematis peserta didik dalam konteks pemecahan masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan melibatkan penilaian komprehensif terhadap kinerja peserta didik dalam pemecahan masalah matematis yang melibatkan program linear. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, observasi, dan evaluasi hasil pekerjaan peserta didik. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang sejauh mana peserta didik kelas XI MAN Fakfak dapat mengatasi masalah program linear, sejauh mana mereka menggunakan bernalar kritis dalam pendekatan mereka, dan sejauh mana mereka dapat menjelaskan solusi mereka secara matematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting untuk meningkatkan pembelajaran matematika di MAN Fakfak dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk memajukan keterampilan pemecahan masalah matematis, bernalar kritis, dan komunikasi matematis peserta didik.
Model Sinergi Guru Kelas dan Guru Pendamping Khusus untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Murid Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Sekolah Dasar Inklusif Asmawati Asmawati; Ririn Widiyasari; Ahmad Susanto
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 5 (2026): Volume 5 Nomor 5 Tahun 2026
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i5.670

Abstract

Murid dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah dasar inklusif mengalami hambatan dalam memusatkan perhatian dan memahami konsep matematika yang bersifat abstrak, khususnya pecahan sederhana, sementara kolaborasi antara guru kelas dan guru pendamping khusus di lapangan masih berjalan tanpa model yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kondisi pembelajaran murid ADHD, (2) mengembangkan model sinergi guru kelas dan guru pendamping khusus, dan (3) mengevaluasi kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas model tersebut dalam meningkatkan hasil belajar murid ADHD pada materi pecahan sederhana. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah dua murid ADHD kelas II di SD Al Jihad dan SD Muhammadiyah I Kota Sorong beserta guru kelas dan guru pendamping khusus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar (pretest-posttest), kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan model sinergi dinyatakan sangat layak dengan skor validasi 90-95,8% pada aspek kejelasan peran, strategi, media, dan keterlaksanaan model, serta dinilai praktis oleh guru dan guru pendamping khusus. Hasil belajar kedua subjek meningkat signifikan dari kategori rendah-sedang pada tes awal menjadi nilai maksimal pada tes akhir, disertai peningkatan fokus perhatian dan keterlibatan belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model sinergi guru kelas dan guru pendamping khusus valid, praktis, dan efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran matematika murid ADHD dalam konteks pendidikan inklusif berbasis Kurikulum Merdeka.
Penerapan Aturan Di Rumah dan Di Sekolah Dengan Bimbingan Orang Tua dan Guru Melalui Kemandirian Berpkir Kritis Di Kelas 2 Suwardono; Dr. Gunawan Santoso; Febri Prihatin; Sri Utami; Muhamad Sofian Hadi; Iswan; Ahmad Susanto; Agus Suradika
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.616

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting lingkungan rumah dan sekolah dalam proses pengenalan dan penerapan aturan pada anak-anak kelas 2 SD. Fokus pada bagaimana bimbingan orang tua dan guru melalui pengembangan kemandirian dan kemampuan berpikir kritis dalam aturan proses pembelajaran. Penelitian ini fokus pada pengaruh lingkungan rumah dan sekolah terhadap pemahaman aturan anak-anak, serta cara bimbingan dari orang tua dan guru mempengaruhi perkembangan kemandirian anak-anak dalam menerapkan aturan sehari-hari. Proses kognitif, kemandirian, dan perkembangan berpikir kritis pada anak-anak di SD kelas 2 menjadi fokus utama. Implikasi temuan dari penelitian ini akan memberikan wawasan yang penting terkait dengan strategi pembelajaran yang dapat digunakan oleh orang tua dan guru untuk membantu anak-anak dalam memahami, menerapkan aturan, dan membangun kemandirian serta kemampuan berpikir kritis mereka. Abstrak ini mencakup pentingnya lingkungan, bimbingan, dan perkembangan anak-anak dalam proses pembelajaran aturan, pentingnya kerjasama antara orang tua dan guru dalam membimbing anak-anak menuju kemandirian dan berpikir kritis dalam penerapan aturan sehari-hari.