Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Physical Therapy UNISA

Hubungan antara keseimbangan dengan risiko jatuh pada lansia penderita diabetes melitus tipe II Jatmiko, Ahmad Said Agung; Leni, Ari Sapti Mei
Journal Physical Therapy UNISA Vol. 2 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.988 KB) | DOI: 10.31101/jitu.2825

Abstract

Latar Belakang: Kelompok lanjut usia (lansia) dipandang sebagai kelompok   masyarakat yang berisiko mengalami gangguan kesehatan, seperti diabetes melitus. Neuropati diabetik dapat menyebabkan gangguan sensori perifer yaitu penurunan sensitifitas kaki, ulser kaki, deformitas, amputasi nontraumatic, gangguan gaya berjalan, gangguan keseimbangan yang dapat meningkatkan kejadian jatuh pada pasien Diabetes Melitus. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mengenai hubungan keseimbangan dengan risiko jatuh pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, jenis penelitian korelasi untuk mengetahui hubungan keseimbangan dengan risiko jatuh pada lansia dengan riwayat penyakit penyerta DMT2. Hasil: Berdasarkan uji gamma & somers’d didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,02 (p<0,05) yang berarti adanya hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan risiko jatuh pada lansia penderita diabetes melitus tipe II. Kesimpulan: Bahwa karakteristik responden berdasarkan umur dari responden penelitian yaitu umur 65-69 tahun berjumlah 11 dari 15 responden (73.3%). Karakteristik responden berdasarakan jenis kelamin terbanyak perempuan sebanyak 9 dari 15 responden (60%). Dari Uji Korelasi Gamma & Somers’d diperoleh hasil, ada hubungan yang signifikan anatara keseimbangan dengan risiko jatuh pada lansia penderita diabetes melitus tipe II, dengan nilai signifikan sebesar p<0,02 (p<0,05).
Pengaruh metode isometric exercise dan electrotherapy terhadap nyeri osteoarthritis lutut pada lansia Taurustian, Shindy Winengku; Leni, Ari Sapti Mei
Journal Physical Therapy UNISA Vol. 2 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.835 KB) | DOI: 10.31101/jitu.2826

Abstract

Latar Belakang: Seseorang seiring bertambahnya usia, seseorang akan mengalami fase penuaan dimana terdapat penurunan fungsi organ dan penurunan perkembangan fisik menyebabkan timbulnya beberapa permasalahan kesehatan. Salah satu gangguan yang banyak ditemukan pada lansia adalah osteoarthritis. Prevalensi di Indonesia mencapai 36,5 juta. Sebanyak 80-90% pasien dengan osteoarthritis berusia 65 tahun ke atas dan kasusnya lebih sering ditemukan pada wanita. Oleh karena itu peneliti memberikan intervensi electrotherapy dengan penambahan metode isometric exercise terhadap nyeri osteoarthritis lutut pada lansia. Tujuan: mengetahui perbedaan pengaruh electrotherapy dengan penambahan metode isometric exercise terhadap nyeri osteoarthritis lutut pada lansia. Metode: penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental, dengan pretest posttest Two Group Design. Sempel sebanyak 30 responden dengan Teknik Simple Random Sampling. Pengukuran nyeri menggunakan VAS. Hasil: berdasarkan Uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikasi pada kelompok electrotherapy sebesar 0.020 (p<0.05) dan pada kelompok electrotherapy ditambah metode isometric exercise didapat hasil 0.005 (p<0.05). berdasarkan Uji Mann Whitney didapatkan nilai signifikasi 0.149 (p>0.05). kesimpulan: tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara electrotherapy dan electrotherapy dengan penambahan metode isometric exercise terhadap penurunan nyeri osteoarthritis lutut pada lansia