Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kandungan Neutral Detergent Fibre (NDF) dan Acid Detergent Fibre (ADF) Bahan Pakan Lokal Ternak Sapi yang Dipelihara pada Kandang Kelompok Sudirman Sudirman; Suhubdy Suhubdy; Sofyan Damrah Hasan; Syamsul Hidayat Dilaga; I Wayan Karda
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.734 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v1i1.15

Abstract

A research had been conducted in order to determine the Neutral Detergent Fiber (NDF) and Acid Detergent Fiber (ADF) of local forages given to 20 cattle raised in communal stalls/cages of “Batu Ngompal”, West Lombok Regency. Sampling was taken hierarchically. First, forage samples were collected from each feedbag containing 30-kg forages. Every bag was sampled 6-kg for determining their botanical composition. The total botanical sample bags were 120. The forage varieties identified from each bag were pooled and ranked to be 28 dominant kinds of forages. The second determination was conducted for analyzing the cell wall (ADF and NDF) contents from the total botanical composition of forages indentified. The results showed that the contents of NDF and ADF were 51.76 ± 15.18 % and 35.95 ± 10.38 %, respectively. The forages ADF contents were then converted to be energy in terms of net energy maintenance (NEm, Mcal/kg), net energy gain (NEg, Mcal/kg), and Total Digestible Nutrients (TDN, %) with the results of 0.59 Mcal/kg, 0.31 Mcal/kg, and 58.74 %, respectively.
Nutrition Composition and Digestibility of Corn Straw Silage Added Leucaena and Molasses Fermented at Different Times Oscar Yanuarianto; Muhamad Amin; Sofyan Damrah Hasan; Syamsul Hidayat Dilaga; Suhubdy Suhubdy
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.657 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v5i2.63

Abstract

The study that aimed to determine the content of crude protein (CP), crude fiber (CF) and in vitro digestibility of dry matter (DM) and organic matter (OM) of corn straw silage added with leucaena and molasses fermented at different times, had been carried out at Nutrition and Feed Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram. The corn straw and leucana used in this study were taken from the agricultural area in the Gerung sub-district of West Lombok Regency shortly after harvesting and were cut into pieces with a size of 3-5 cm. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 level of treatments, namely: T1: corn straw + leucaena 10% and molasses 5% without fermentation, T2: corn straw + leucaena 10% and molasses 5% fermented 7 days, T3: corn straw + leucaena 10% and molasses 5% fermented 14 days, T4: corn straw + leucaena 10% and molasses 5% fermented 21 days, T5: corn straw + leucaena 10% and molasses 10% fermented 28 days. The variables observed in this study were CP, CF, and in vitro digestibility of DM and OM. Data obtained in this study were analyzed using analysis of variance based on a Completely Randomized Design using the SAS statistical program package and the differences were further tested using the Duncan Test. The results showed that fermentation time could significantly decrease (P <0.05) CF content and increase (P <0.05) CP silage content, but there was no significant increase (P> 0.05) of DM and OM digestibility in vitro of silage fermented for 7, 14, 21 and 28 days.
Evaluasi Kecukupan Nutrisi Sapi Bali Jantan Muda di BPT-HMT Serading Kabupaten Sumbawa Muhamad Amin; Oscar Yanuarianto; Sofyan Damrah Hasan; Syamsul Hidayat Dilaga; Suhubdy Suhubdy; Husni Husni
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Anim
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v7i1.86

Abstract

Studi dengan tujuan mengevaluasi kecukupan nutrisi sapi jantan muda Bali dilakukan selama 3 bulan sejak Juni hingga September 2020 di BPT-HMT Serading, Kabupaten Sumbawa. Pengamatan dilakukan terhadap sepuluh ekor sapi bali jantan muda dengan berat badan awal rata-rata 114 kg. Variabel yang diamati termasuk jenis, kualitas dan konsumsi pakan, dan kenaikan berat badan harian. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPT-HMT Serading menerapkan sistem pemeliharaan semi intensif pada sapi jantan muda Bali dengan memberi mereka makan rumput raja, lamtoro, sedotan jagung, dan gamal. Selain ditulis, ternak juga dilepaskan di padang rumput bintang. Konsumsi BK adalah 2,56, PK adalah 0,253 dan TDN adalah 1,53 kg/ kepala / hari, sedangkan kebutuhan BK adalah 3,19, PK adalah 0,331 dan TDN adalah 1,92 kg / kepala / hari. Kenaikan berat badan harian 0,08 kg / kepala / hari. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jumlah pakan yang dikonsumsi tidak mencukupi untuk sapi jantan muda Bali. Dianjurkan untuk memperhatikan kualitas dan kuantitas pakan yang diberikan kepada ternak, untuk menerapkan teknologi silase dan fermentasi pada cadangan pakan stok di musim kemarau.
Kecernaan Nutrisi Secara In vivo dan In Vitro Pada Kambing Peranakan Etawah (PE) Yang Diberikan Ransum Komplit Berbasis Limbah Agroindustri Yang Difermentasi Dengan Fermentor Yang Berbeda Rita Purna Sari; Syamsul Hidayat Dilaga; A Rai Somaning Asih⸶; I Ketut Gde Wiryawan
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Anim
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v9i2.100

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kecernaan ransum komplit berbasis limbah agroindustri (jerami padi dan kulit buah kakao) yang difermentasidengan jenis fermentor berbeda (BOS, EM-4, dan SOC) pada kambing PE. Penelitian ini menggunakan 12 ekor kambing Peranakan Etawah (PE) betina dengan rataan bobot badan 25,0 ± 3,84 kg dikelompokkan menjadi 4 kelompok berat badan (ringan, sedang, agak berat, dan berat), dialokasikan secara acak ke dalam tiga perlakuan pakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Formula ransum yang digunakan adalah: 25% jerami padi + 30% kulit buah kakao + 32% dedak padi + 10% tepung ikan + 2% urea + 1% mineral yang difermentasi dengan BOS (Booster Organik Suplemen) sebagai perlakuan P1; difermentasi dengan EM-4 (Effective Microorganisme-4) sebagai perlakuan P2 dan difermentasi dengan SOC (Suplemen Organik Cair) sebagai perlakuan P3 untuk mengetahui kecernaan nutrien secara in-vivo kemudian dibandingkan dengan kecernaan nutrien secara in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fermentor BOS dalam ransum lengkap berbasis limbah agro-industri memberikan respon yang terbaik (P<0,05) terhadap konsumsi pakan (bahan kering, protein kasar, serat kasar, Serat Deterjen Netral, Serat Deterjen Asam, Lemak Kasar, Ekstrak Bebas Non Nitrogen , abu). Secara in-vivo nilai koefisien kecernaan nutrien yang tertinggi terjadi pada pakan lengkap yang difermentasi dengan BOS. Sedangkan secara in-vitro nilai kecernaannya lebih rendah dan tidak konsisten pada setiap perlakuan. Penggunaan fermentor BOS dalam proses fermentasi pada ransum lengkap berbasis jerami padi dan kulit buah kakao memberikan respon yang terbaik pada konsumsi dan kecernaan nutrisinya.    
Mineral Content of Forage Feed Given to Bali Cattle in Lombok Island Muhamad Amin; Ryan Aryadin Putra; Agustien Suhardiani; Rina Andriati; Oscar Yanuarianto; Syamsul Hidayat Dilaga; Nur Muhamad
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Anim
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v9i1.161

Abstract

Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui kandungan mineral hijauan pakan yang umum diberikan kepada sapi Bali di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat dan Lombok Utara. Penelitian dilaksanakan selama tujuh bulan, mulai dari bulan Mei sampai bulan Desember 2013. Analisis kandungan mineral dilakukan di Laboratorium Kimia Analitik Fakultas MIPA Universitas Mataram. Analisis kandungan mineral Ca, K, Mg, Na dan Zn ditentukan dengan AAS, sedangkan mineral P ditentukan dengan Spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan kandungan mineral hijauan pakan di Kabupaten Lombok Timur, adalah: Ca 0,46%; P 0,13%; K 2,75%; Mg 0,29%; Na 0,28% dan Zn 38,14 ppm. Lombok Tengah: Ca 1,57%; P 0,20%; K 2,90; Mg 0,318%; Na 0,26% dan Zn 37,71 ppm. Lombok Barat: Ca 1,23 %; P 0,20%; K 3,16%; Mg 0,33%; Na 0,11% dan Zn 55,29 ppm. Lombok Utara: Ca 1,03 %; P 0,17%; K 2,48%; Mg 0,26%; Na 0,14% dan Zn 30,62 ppm. Secara keseluruhan kandungan mineral hijauan pakan yang diberikan kepada Sapi Bali di Pulau Lombok ada pada kisaran batas nilai normal untuk mineral Ca, P, K dan Zn; mineral Na berada di bawah kisaran batas nilai normal; dan mineral Mg ada di atas batas kisaran nilai normal.
Persepsi Peternak Tentang Lamtoro Taramba Sebagai Pakan Sapi Penggemukan di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) Hermansyah; Dahlanuddin; Anwar Fachry; Syamsul Hidayat Dilaga
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Anim
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v9i2.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi peternak tentang lamtoro Taramba sebagai pakan sapi penggemukan di kabupaten Sumbawa, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini dilakukan karena tanaman lamtoro dipandang sebagai tumbuhan yang tidak memberikan manfaat apa-apa bagi ternak. Penelitian ini menggunakan metode survei. Responden diwawancarai berdasarkan daftar pertanyaan yang sudah disiapkan. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive yakni di kabupaten Sumbawa, tempat di mana lamtoro Taramba diperkenalkan sebagai pakan sapi penggemukan oleh Applied Research and Innovation System in Agriculture Project (ARISA). Responden penelitian berjumlah 60 peternak, terdiri dari masing-masing 20 peternak mewakili wilayah barat, tengah dan bagian timur Sumbawa. Data yang terkumpulkan kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan peternak di kabupaten Sumbawa memiliki persepsi positif tentang pemanfaatan lamtoro sebagai pakan sapi penggemukan. Peternak sapi potong yang menggunakan lamtoro cv. Taramba memperoleh pendapatan rata-rata Rp 534.000 per ekor per bulan, lebih besar dibandingkan peternak yang menggunakan rumput, limbah pertanian dan lainnya yang berpendapatan rata-rata Rp. 273.000 per ekor per bulan. Persepsi peternak tentang manfaat lamtoro Taramba sebagai pakan sapi penggemukan di kabupaten Sumbawa, cenderung membaik pasca tanaman tersebut diintrodusir di kabupaten Sumbawa sejak tahun 2014.