Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENYULUHAN MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DENGAN MEDIA SLIDE TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) Lili Eky Nursia N; Sry Wulan Dary; Maiza Duana; Danvil Nabela
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v9i1.5030

Abstract

Premenstrual Syndrome (PMS) is a symptom that occurs before the menstrual period and will stop when menstruation begins. The low knowledge of young women about PMS can cause many PMS complaints. One strategy to increase knowledge through counseling is using the lecture method with slide media.The purpose of this study was to determine differences in counseling using the lecture method with slide media on young women's knowledge of Premenstrual Syndrome (PMS) at Serambi Mecca Islamic High School, West Aceh. This type of research uses quasi-experimental with one group pretest-posttest design. The population in this study were all young women at Serambi Mecca Islamic High School, West Aceh, totaling 221 students. Determination of the number of samples using the slovin formula as many as 147 samples. The sampling technique used stratified random sampling. Data analysis was performed by means of univariate analysis and bivariate analysis using the Wilcoxon test with SPSS. The research instrument used a questionnaire. The results of this study indicate that there is a significant effect of providing counseling using the lecture method with slide media on respondents' knowledge about Premenstrual Syndrome (PMS), obtained Pretest–Posttest 1 knowledge with a Pvalue of 0.000 and Posttest1–Posttest2 with a Pvalue of 0.008 which is smaller than the value α = 0.05. The conclusion of this study is that there is a difference in increasing the knowledge of female students before, after, and after 10 days of being given counseling using the lecture method with slide media. It is hoped that future researchers can use the lecture method with slide media as a reference in collaborating with health agencies to empower reproductive health so as to increase student knowledge. Keywords : Premenstrual Syndrome, PMS, Lecture Method
PENINGKATAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP MELALUI SOSIALISASI DAN DISKUSI Lili Eky Nursia N; Maria Della Imersi Naben; Isnaini Shona Simangunsong; Asrida Asrida; Latipah Hannum; Syahroma Indah Dlt; Rezeki Fitriani Togatorop
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap penyakit tertentu, sehingga jika di masa mendatang anak tersebut terpapar penyakit yang sama, efek dari penyakit tersebut bisa diminimalkan. Cakupan imunisasi dasar lengkap merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan masyarakat, khususnya pada anak-anak. Desa Blang Muko di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menunjukkan cakupan imunisasi yang rendah, sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan strategi sosialisasi yang efektif serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Desa Blang Muko untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar wajib. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan orang tua dan tenaga kesehatan setempat, serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi disebabkan oleh faktor rendahnya pengetahuan masyarakat, kepercayaan budaya dan agama, serta akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program sosialisasi yang berbasis pada komunikasi interpersonal dan pelibatan tokoh masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan adalah memperkuat program edukasi kesehatan berbasis komunitas untuk mencapai cakupan imunisasi yang lebih optimal.
INTERVENSI EDUKATIF DALAM UPAYA OPTIMALISASI IMUNISASI DASAR LENGKAP Lili Eky Nursia N; Telsa Amanda; Primarini Anggra; Sinta Arsandi; Suci Amalia Putri; Ulfatul Aulia Amanda; Dian Fera; Siti Maysaroh Fitri Siregar; Darmawan Darmawan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang penting untuk mencegah penyakit menular, namun cakupan imunisasi di Provinsi Aceh masih termasuk yang terendah di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang imunisasi dasar lengkap di Desa Lambaed, Aceh Besar. Program berbasis masyarakat dilaksanakan dari Juli hingga Agustus 2025 menggunakan desain pretest–posttest. Sebanyak 26 keluarga dengan balita dipilih melalui sampling acak sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan, diikuti dengan sesi pendidikan kesehatan tentang pentingnya, jadwal, dan manfaat imunisasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, dengan skor pasca-tes menunjukkan tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan pra-tes. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan secara efektif meningkatkan kesadaran orang tua, menyoroti kebutuhan akan keterlibatan komunitas yang berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi.
Socioeconomic Gradient and Anthropometric Risk: Central Obesity among Adolescents in Aceh, Indonesia Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Wan Ain Nadirah Che Wan Mansor; Arfah Husna; Lili Eky Nursia N
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 1 (2026): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i1.26434

Abstract

Central obesity is a critical risk factor for future cardiometabolic disorders in adolescents, particularly in low- and middle-income settings such as Indonesia. This cross-sectional study examined the prevalence and determinants of central obesity among adolescents in Aceh Barat and Nagan Raya, Indonesia. A total of 167 senior high school students were recruited using purposive sampling, which allowed representation from multiple schools but limits generalizability beyond the study population. Data on waist circumference, family income, physical activity, screen time, and body mass index (BMI) were collected using standardized procedures. Central obesity was defined based on age- and gender-specific waist circumference cut-offs according to International Diabetes Federation criteria. Associations were examined using chi-square tests and binary logistic regression. The prevalence of central obesity was 15.0%. In bivariate analysis, adolescents from middle–high income families (OR = 3.23; 95% CI: 1.35–7.75) and those classified as overweight based on BMI (OR = 40.30; 95% CI: 12.69–127.98) had significantly higher odds of central obesity. However, in multivariate analysis, only BMI remained independently associated with central obesity (AOR = 0.02; 95% CI: 0.005–0.083), while socioeconomic status, physical activity, and screen time were no longer statistically significant Keywords: Adolescents, Body Mass Index, Obesity Central, Socioeconomic Status, Screen Time
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN STATUS IMUNISASI TETANUS TOXOID PADA IBU HAMIL Lili Eky Nursia N; Riza Ulfika; Dian Fera; Siti Maysyaroh Fitri Siregar; Eva Florentina Kusumawardani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5326

Abstract

Salah satu penyebab penyakit menular yang dapat mempengaruhi wanita hamil adalah Tetanus Neonatorum. Pencegahan infeksi Tetanus Neonatorum dapat dilakukan melalui imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada wanita hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan peran tenaga kesehatan dengan status imunisasi TT pada ibu hamil. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian, ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cot Seumeureung, sebanyak 50 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu P=0,000 (PR 2,83) dan peran tenaga kesehatan P=0,000 (PR 6,7) dengan status imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN STATUS IMUNISASI TETANUS TOXOID PADA IBU HAMIL Lili Eky Nursia N; Riza Ulfika; Dian Fera; Siti Maysyaroh Fitri Siregar; Eva Florentina Kusumawardani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5326

Abstract

Salah satu penyebab penyakit menular yang dapat mempengaruhi wanita hamil adalah Tetanus Neonatorum. Pencegahan infeksi Tetanus Neonatorum dapat dilakukan melalui imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada wanita hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan peran tenaga kesehatan dengan status imunisasi TT pada ibu hamil. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian, ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cot Seumeureung, sebanyak 50 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu P=0,000 (PR 2,83) dan peran tenaga kesehatan P=0,000 (PR 6,7) dengan status imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil.
PENINGKATAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP MELALUI SOSIALISASI DAN DISKUSI Lili Eky Nursia N; Maria Della Imersi Naben; Isnaini Shona Simangunsong; Asrida Asrida; Latipah Hannum; Syahroma Indah Dlt; Rezeki Fitriani Togatorop
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap penyakit tertentu, sehingga jika di masa mendatang anak tersebut terpapar penyakit yang sama, efek dari penyakit tersebut bisa diminimalkan. Cakupan imunisasi dasar lengkap merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan masyarakat, khususnya pada anak-anak. Desa Blang Muko di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menunjukkan cakupan imunisasi yang rendah, sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan strategi sosialisasi yang efektif serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Desa Blang Muko untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar wajib. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan orang tua dan tenaga kesehatan setempat, serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi disebabkan oleh faktor rendahnya pengetahuan masyarakat, kepercayaan budaya dan agama, serta akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program sosialisasi yang berbasis pada komunikasi interpersonal dan pelibatan tokoh masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan adalah memperkuat program edukasi kesehatan berbasis komunitas untuk mencapai cakupan imunisasi yang lebih optimal.
INTERVENSI EDUKATIF DALAM UPAYA OPTIMALISASI IMUNISASI DASAR LENGKAP Lili Eky Nursia N; Telsa Amanda; Primarini Anggra; Sinta Arsandi; Suci Amalia Putri; Ulfatul Aulia Amanda; Dian Fera; Siti Maysaroh Fitri Siregar; Darmawan Darmawan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang penting untuk mencegah penyakit menular, namun cakupan imunisasi di Provinsi Aceh masih termasuk yang terendah di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang imunisasi dasar lengkap di Desa Lambaed, Aceh Besar. Program berbasis masyarakat dilaksanakan dari Juli hingga Agustus 2025 menggunakan desain pretest–posttest. Sebanyak 26 keluarga dengan balita dipilih melalui sampling acak sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan, diikuti dengan sesi pendidikan kesehatan tentang pentingnya, jadwal, dan manfaat imunisasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, dengan skor pasca-tes menunjukkan tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan pra-tes. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan secara efektif meningkatkan kesadaran orang tua, menyoroti kebutuhan akan keterlibatan komunitas yang berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi.
Efektivitas Edukasi Interaktif terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Tuberkulosis pada Siswa SMP Negeri 3 Meulaboh Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Lili Eky Nursia N; Ernawati Ernawati; Darmawan Darmawan; Perry Boy Chandra Siahaan; Tri Susanti Sirait; Yovhandra Ockta
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 2: Mei 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i2.36

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kejadian yang terus meningkat, termasuk di Provinsi Aceh. Remaja sekolah merupakan kelompok penting dalam upaya promotif dan preventif karena tingginya interaksi sosial di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan Tuberkulosis (TBC) melalui edukasi interaktif di SMP Negeri 3 Meulaboh. Metode kegiatan menggunakan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan pada 33 siswa kelas IX SMP Negeri 3 Meulaboh. Edukasi diberikan menggunakan media PowerPoint interaktif, diskusi, dan kuis edukatif. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berisi 10 pertanyaan terkait TBC. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa dari 46,67 sebelum edukasi menjadi 73,33 setelah edukasi. Sebanyak 79% siswa mengalami peningkatan pengetahuan setelah mengikuti kegiatan. Penggunaan media interaktif dan pemberian reward mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa selama proses edukasi berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan Tuberkulosis. Program edukasi kesehatan di sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya mendukung target eliminasi TBC tahun 2030