Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search
Journal : eProceedings of Management

Implementasi IMC Model Dwi Sapta Pada UMKM Melwa Furniture Haidar, Ahmad Rudyt; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi secara mendalam implementasi IMC Model Dwi Sapta dalam strategi komunikasipemasaran Melwa Furniture, sebuah UMKM mebel yang berlokasi di Jepara. Alasan pemilihan Melwa Furnituresebagai subjek penelitian adalah karena dinamika yang terjadi dalam industri mebel lokal, di mana terdapat minimnyapartisipasi generasi muda serta dominasi perusahaan besar dan asing, yang kemudian memunculkan persainganmonopoli yang kuat. Meskipun Melwa Furniture telah berhasil bertahan, terdapat kekurangan dalam strategipemasaran mereka, terutama dalam memanfaatkan media sosial secara efektif. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif dengan menerapkan pendekatan studi kasus. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi IMCModel Dwi Sapta pada Melwa Furniture baru sebagian dilakukan dalam analisis pasar, evaluasi pesaing, dan penilaiankonsumen, dengan masih terdapat kekurangan dalam menganalisis pesaing secara menyeluruh. Walaupun MelwaFurniture mampu menangani keluhan konsumen dengan baik, namun testimoni positif serta peran influencer masihdiperlukan untuk meningkatkan citra dan pemasaran mereka. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada elemenelemenIMC Model Dwi Sapta seperti segmentasi konsumen dan soul guna memperkuat strategi komunikasipemasaran mereka. Dalam menghadapi persaingan yang ketat di industri mebel, pemahaman yang mendalam terhadapaspek-aspek ini akan membantu Melwa Furniture meningkatkan daya saing dan mengembangkan pangsa pasarmereka, sehingga memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di era digital yang terus berkembang. Kata Kunci-IMC Model Dwi Sapta, UMKM, strategi komunikasi pemasaran, Melwa Furniture
Analisis Pengelolaan Komunikasi Organisasi pada Karyawan Laki-Laki dan Perempuan di Departemen Produksi Vision Pictures PT. MNC Vision Networks Tbk Praptiwi, Lutfia Lestari; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesetaraan atau non-diskriminasi dalam pengelolaan komunikasi organisasi menjadi tantangan tersendiri dilingkungan kerja yang didominasi oleh laki-laki, seperti di Departemen Vision Pictures PT. MNC Vision NetworksTbk. Prinsip kesetaraan diupayakan secara berkelanjutan meskipun ketidakseimbangan representasi laki-laki danperempuan berdampak pada dinamika komunikasi dalam organisasi. Dengan menggunakan teori Social Constructionof Reality oleh Berger dan Luckmann (1966) serta model manajemen komunikasi “Russian Matouschka Dolls” dariMichael Kaye (1994), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arus pesan komunikasi organisasi dalammembentuk pemahaman karyawan mengenai kesetaraan, mengeksplorasi pemahaman individu terhadap implementasiprinsip tersebut, dan mengidentifikasi peran konstruksi relitas sosial dalam mempertahankan nilai-nilai kesetaraan dilingkungan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta teknikpengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VisionPictures membangun komunikasi organisasi yang inklusif dan adil melalui sistem meritokrasi berbasis kompetensidan praktik komunikasi yang mendukung kolaborasi antara laki-laki maupun perempuan. Meskipun terdapat dominasijumlah laki-laki, perusahaan berupaya menciptakan budaya kerja yang adaptif dan progresif terhadap isu kesetaraanberdasarkan UU Ketenagakerjaan melalui komunikasi yang partisipatif dan mencerminkan nilai-nilai keadilan sosial.Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Konstruksi Realitas Sosial, Russian Matouschka Dolls, Industri Media, VisionPictures, Meritokrasi
Analisis Semiotika Sosial Halliday pada Simbol dan Fenomena “Peringatan Darurat” di Indonesia Dafi, Muhammad Abyan; Prasetio, Arie; Alwaton, Yogie
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena simbol “Peringatan Darurat” yang muncul di Indonesia pada bulan Agustus 2024 mencerminkan bentukrespons masyarakat terhadap kondisi sosial-politik yang dinilai mengancam prinsip-prinsip demokrasi. Simbol inimenyebar luas melalui media sosial, terutama pada akun kolaborasi @narasi.tv, @najwashihab, @matanajwa, dan@narasinewsroom, dan menjadi bentuk kritik terhadap keputusan MK serta revisi UU Pilkada yang dianggap tidakmencerminkan kedaulatan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbol “Peringatan Darurat”menggunakan pendekatan semiotika sosial M.A.K Halliday, dengan fokus pada tiga elemen utama yaitu, field ofdiscourse, tenor of discourse dan mode of discourse. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatifdengan teknik analisis semiotika sosial terhadap teks yang diunggah oleh media Narasi sebagai unit analisis utama.Hasil penelitian bahwa wacana ini tidak sekedar berfokus pada aspek hukum, namun juga mencerminkan dinamikakekuasaan yang lebih luas lagi, di mana keputusan-keputusan yang diambil oleh lembaga negara berpotensi merusakkepercayaan masyarakat terhadap sistem politik yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa simbol-simbol dimedia sosial dapat menjadi alat yang penting untuk membentuk pandangan masyarakat serta kesadaran masyarakat.Kata Kunci : Semiotika Sosial M.A.K Halliday, Peringatan Darurat, Kritik Politik.
Optimalisasi Produksi Pesan Artikel Berbasis Message Design Logic Untuk Meningkatkan SEO On-Page Pada Website Markplus Institute Fulca, Irvine Althaf; Prasetio, Arie; Priastuty, Chairunnisa Widya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan komunikasi digital mendorong perusahaan untuk memaksimalkan website sebagai media penyampaianpesan dan promosi. Salah satunya adalah MarkPlus Institute yang aktif memanfaatkan blog pada website resminyasebagai sarana komunikasi digital. Melalui blog ini, perusahaan menyampaikan berbagai artikel informatif seputarprogram pelatihan, seminar, dan sertifikasi yang ditawarkan. Artikel-artikel tersebut menjadi media penting dalammembangun keterlibatan audiens, namun efektivitasnya masih belum optimal, baik dari segi visibilitas di mesinpencari maupun dari sisi penyampaian pesan. Melalui perancangan karya ini, penulis mengintegrasikan strategi SEOon-page dengan pendekatan produksi pesan berbasis teori Message Design Logic untuk meningkatkan kualitas artikel,baik dari aspek teknis maupun isi. Implementasi dilakukan dalam bentuk produksi 20 artikel dari satu tema utamayang disusun dengan pendekatan Expressive, Conventional, dan Rhetorical Design Logic. Ketiganya berhasilditerapkan untuk menyampaikan pesan yang jelas, menarik secara emosional, dan mampu meningkatkan urutan dihasil mesin pencari untuk beberapa kata kunci. Pendekatan ini juga dapat menjadi contoh praktik strategi komunikasidigital yang efektif di ranah media digital. Ke depannya, perancangan karya ini dapat dikembangkan lebih lanjutmelalui pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitasnya secara objektif serta dibandingkan dengan teorikomunikasi lainnya guna memperkaya perspektif akademik dalam bidang digital media.Kata Kunci: SEO on-page, Produksi Pesan, Message Design Logic, Website, MarkPlus Institute
Perancangan Konten Media Sosial Marketing Instagram @Agreeculture.Id Dalam Meningkatkan Engagement Rate Di Pt Telkom Indonesia Mutiara, Dania; Prasetio, Arie; Rozaq, Miftahul
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Telkom Indonesia melalui program Agree mendorong transformasi digital di sektor pertanian denganmemanfaatkan akun Instagram @agreeculture.id sebagai media komunikasi. Perancangan ini bertujuan meningkatkanengagement rate selama periode Oktober 2024 hingga Januari 2025. Model komunikasi The Circular Model of SoMeoleh Regina Luttrell digunakan sebagai dasar dalam segmentasi audiens dan pengembangan konten. Tema kontenyang dikembangkan meliputi Agree Farm Management, Farm Management System, dan Smart Farming yangdisesuaikan dengan karakteristik demografi pengikut akun. Sebanyak 25 konten dipublikasikan dengan pendekatanvisual dan naratif edukatif, yang menonjolkan nilai dan manfaat pertanian digital. Hasil implementasi menunjukkanpeningkatan signifikan pada metrik performa media sosial, seperti reach, engagement, likes, dan comments. Meskipunterjadi penurunan pada indikator share, hal tersebut tidak berdampak signifikan terhadap capaian engagement secarakeseluruhan. Perancangan ini menunjukkan bahwa penerapan konten berbasis model komunikasi digital efektif dalammeningkatkan interaksi serta membangun hubungan emosional antara merek dan audiens di media sosial.Kata Kunci : Agreeculture, Engagement, Instagram, PT Telkom Indonesia, The Circular Model of SoMe.