Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : DIALEKTIKA

Analisis Perkembangan Internet Protocol Television Pertama di Indonesia Tita Melia Milyane; Jasmine Alya Pramesthi
Dialektika Vol 5 No 1 (2018): Vol.5 No.1 (2018) Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.059 KB)

Abstract

Perkembangan industri jasa berkembang pesat di Indonesia pada era globalisasi ini. Salah satunya adalah kemunculan Usee TV oleh PT. Telekomunikasi Tbk yang mengembangkan sayap industrinya dari bisnis Infocom (Information and Telecommunications) menjadi TIME (Telecommunication, Information, Media and Edutainment). UseeTV sendiri merupakan Internet Protocol Television pertama di Indonesia, dimana keunggulannya menawarkan fitur-fitur yang belum pernah dimunculkan oleh penyedia industri media televisi sebelumnya. Peneliti tertarik untuk meneliti hal ini karena perkembangan Usee TV di Indonesia memiliki peluang besar untuk sukses, serta untuk lebih memahami fitur-fitur yang dimiliki oleh UseeTV sebagai Internet Protocol Television pertama di Indonesia dan mengetahui kelebihan dan kekurangan UseeTV sebagai Internet Protocol Television pertama di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data wawancara dan studi pustaka. Hasil dari penelitin ini menunjukkan bahwa Internet Protocol Television (IPTV) merupakan teknologi terbaru dari TV berbayar di Indonesia. Teknologi ini menawarkan berbagai fitur unggulan, diantaranya adalah pause dan rewind TV, TV on Demand, Video on Demand, Video Recorder, YouTube ̧ dan lainnya. Layanan IPTV dikirim oleh provider melalui basis protokol internet. Namun, yang membedakan IPTV dengan video internet adalah layanan IPTV lebih luas jangkauannya, tidak hanya sekedar streaming. Namun juga dilengkapi dengan tampilan yang user friendly, di-deliver dengan teknologi yang mutakhir, dan juga interaktif. Maka dari itu IPTV seringkali disebut sebagai TV interaktif. Selain itu, di dapat hasil bahwa kelebihan dari penggunaan UseeTV adalah UseeTV menggunakan teknologi adaptive streaming yang memungkinkan layanan UseeTV tetap jalan pada kecepatan internet minimum yang didapat. Kualitas gambar video disesuaikan dengan kecepatan internet yang diperoleh, Fitur seamless juga menjadi andalan dari layanan ini dimana pelanggan dapat melanjutkan menonton acara hiburan dari satu device ke device lainnya, serta melihat history content yang telah dinikmati dan dapat mengulanginya kembali untuk diputar bila diinginkan, dapat dinikmati di multi layar (PC/Laptop, tablet/smartphone, dan di televisi), tersedia bermacam layanan hiburan live TV, TV on Demand, dan Video on Demand (movie) serta TV on demand, dimana pelanggan dapat menikmati tayangan tv 7 hari sebelumnya.
MEDIA RADIO SEBAGAI PUBLIC SPHERE DALAM PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK Tita Melia Milyane
Dialektika Vol 3 No 2 (2016): Vol.3 No.2 (2016) September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper describes the phenomenon of radio in Indonesia is experiencing a revival since the collapse of the new order and the emergence of democratic society and freedom of opinion and freedom of the press. However, of the approximately 948 radio in Indonesia which consists of 750 licensed commercial radio , radio 146 which is managed by the government and 52 radio station RRI , only about 35 radio stations are broadcasting organizes public opinion or provide a public space for the listener. Yet radio has the power as a specialized mass media , have raised the character of local knowledge , including the various problems in society that are local.
CORE VALUE DALAM BUDAYA ORGANISASI RABBANI Tita Melia Milyane; Siti Syarah; Windi Ayu
Dialektika Vol 5 No 2 (2018): Vol.5 No.2 (2018) September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.206 KB)

Abstract

The development of the fashion world is now reaching an impressive point, supported by the advancement of information technology that broadens knowledge about various kinds of fashion. Especially Muslim fashion trends are characterized by the development of the "hijabers" community, Muslim fashion stores such as Rabbani, Shafira, Zoya, and others. Even Muslim clothing sales are also growing through online media. Muslim fashion experiences development with more interesting and modern innovations, namely an idea, practice, or thing that is considered / felt new by individuals or groups of people. Muslim fashion innovation is also experiencing several stages of innovation such as an awareness of innovation, the desire to innovate, the decision to innovate, try innovation and adopt these innovations.
PERANAN TV ONE MELALUI PROGRAM ACARA INDONESIA LAWYERS CLUB DALAM MANAJEMEN KONFLIK Tita Melia Milyane
Dialektika Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No.1 (2016) Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper examines one of the television program on TV One who has a talk show program Indonesia Lawyers Club , where through this program the public are invited to jointly examine, explore and think about various legal issues that are going on in Indonesia. With the hosts Karni Ilyas, the event was able to hit a lot of the audience, it is evident that this event is a program of events with the highest rating based on a survey conducted three Indonesian Broadcasting Commission (KPI) with the Association of Indonesian Communication (ISKI) in 2015. The results of the review of research finds that this event is one of the events that manage the ongoing conflict, with the sources-related resource persons who have the opposite view. This program also shows that the conflict can be has or managed by third parties, to get the thread of the issues being discussed. The event also had an impact in educating the public, especially in terms of law enforcement, legislation and political issues in Indonesia.
MODEL KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA Tita Melia Milyane; Rannie Dyah Khatamisari Rachaju
Dialektika Vol 6 No 1 (2019): Vol.6 No.1 (2019) Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste is one of the biggest unsolved problem in Indonesia, and it affect the nation health and surrounding, not only in big city but also in rural area. Wastes are unwanted material at the end of a process. Human defined wastes by its usefulness degree, but by its process through nature, wastes are just a product. Where wastes are just insubstantial material that valueless. Considering that waste problem are important and urgent matter, we need a better waste management that not only efficient but also beneficial, especially in the application of effective communication model. We must remember that this earth is a loan from our next generations that we must conserve for a better tomorrow. Good or bad habitude in waste management will determine the continuity of earth and human nature. Maybe Don’t Litter are just an old saying but it will determine our nature and earth continuity. Because in the end our habitude in waste management are depend on our individual habitual in waste management.
KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM TRAINING MATERIAL FAILURE ANALYSIS Tita Melia Milyane
Dialektika Vol 7 No 1 (2020): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v7i1.1426

Abstract

Komunikasi kelompok merupakan interaksi komunikasi yang di lakukan di dalam kelompok. Penelitian ini, mengkaji tentang interaksi dalam komunikasi kelompok yang terjadi dalam kegiatan Material Failure Analysis Training atau training analisis kegagalan material yang dilaksanakan terhadap para pekerja bidang teknisi dari Interaco Penta Prima Service (IPPS), dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang. IPPS sendiri merupakan perusahaan alat besar merk Volvo di kantor Balikpapan, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komunikasi kelompok dalam menganalisa masalah, kemampuan kelompok dalam memecahkan masalah serta peranan kelompok dalam membentuk motivasi dan membentuk team work.
LITERASI MEDIA DALAM TATARAN KONSEP Tita Melia Milyane
Dialektika Vol 7 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v7i2.1732

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan yang berfokus pada literasi media sebagai tataran konsep. Seperti yang diketahui bahwa literasi media di Indonesia khususnya masih belum berkembang dengan baik, bahkan pada beberapa kalangan dan wilayah tertentu di Indonesia, literasi media merupakan hal yang urgent dilakukan, mengingat kemampuan mengkritisi media dan membaca isi media masih belum dipahami sepenuhnya oleh khalayak, baik khalayak media elektronik maupun khalayak media online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa konsep literasi media yang terdapat dalam berbagai teks buku dan jurnal. Metode penelitian dilakukan dengan cara studi kepustakaan yaitu dengan mengumpulkan berbagai pustaka berupa buku, jurnal, prosiding konferensi dan makalah ilmiah tentang literasi media yang di publish secara nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu adanya kajian dan referensi tentang literasi media yang disesuaikan dengan kondisi demografi, geografis dan budaya masyarakat Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa selama ini konsep tentang literasi media lebih menekankan pada keharusan terlaksananya literasi, tanpa memperhatikan pluralisme yang ada di masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia yang terkenal karena keragamannya.