Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Irfani

PENDIDIKAN REVOLUSIONER: Studi atas Pemikiran Murtadha Muthahhari Firmansah Kobandaha
Irfani Vol. 12 No. 1 (2016): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.999 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber ideologis-epistemologis gagasan pendidikan tokoh revolusioner Murtadha Muthahhari, implikasi ideologis-epistemologis gagasan pendidikan tokoh revolusioner Murtadha Muthahhari dalam pengembangan pendidikan dan gagasan inspiratif tokoh revolusioner Murtadha Muthahhari. Hasil penelitian tesis ini menunjukan bahwa, idealnya pendidikan Islam secara teoritik, praksis, maupun filosofis harus mampu menjadi sebuah instrumen bagi upaya pengembangan nalar yang kritis dan kreatif.Menurut Murtadha Muthahhari pendidikan harus mempunyai peran dalam membentuk peserta didik yang mampu mengembangkan potensi dalam dirinya. Adapun persamaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya pada temuan konsep-konsep pendidikan Murtadha Muthahhari yang sangat memprioritaskan peran akal dalam pengembangan pendidikan, sedangkan perbedaannya adalah, penelitian sebelumnya hanya menemukan pandangan Murtadha Muthahhari tentang pendidikan dan tidak mengungkap akar sejarah dari timbulnya gagasan tersebut. Sedangkan, tulisan ini menemukan gagasan pendidikan secara komprehensif mulai dari kurikulum, metode pembelajaran, serta potensi apa yang harus dikembangkan oleh guru pada peserta didik.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDEKATAN HABITUASI Firmansah Kobandaha
Irfani Vol. 13 No. 1 (2017): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.832 KB)

Abstract

Departemen Pendidikan Amerika Serikat mendefinisikan pendidikan karakter sebagai proses belajar yang memungkinkan peserta didik dan orang dewasa untuk memahami, peduli, dan bertindak pada nilai-nilai etika inti, seperti rasa hormat, keadilan, kebajikan warga Negara yang baik, dan bertanggung jawab bagi diri sendiri dan orang lain.Pendidikan karakter juga bertujuan meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang sesuai dengan standar kompetensi lulusan.Pendidikan katakter akan sangat berpengaruh pada perkembangan suatu bangsa. Salah satu metode yang dapat dilakukan oleh pendidik dalam memnbentuk karakter peserta didik adalah dengan pendekatan habituasi. Karena dalam membentuk perilaku atau karakter seseorang itu membutuhkan pembiasaan-pembiasaan yang harus dia lakukan secara konsisten.
PENDIDIKAN INSPIRATIF Firmansah Kobandaha
Irfani Vol. 14 No. 1 (2018): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.516 KB)

Abstract

Dapat disimpulkan pembahasan mengenai Pendidikn Inspiratif itu adalah usaha sadar yang dilakukan oleh pendidik untuk menggerakan atau membangkitkan semangat para peserta didik untuk menciptakan suatu proses pembelajaran yang bermakna. Dalam usaha untuk meningkatkan iklim pembelajaran yang inspiratif, aspek paling utama yang harus diperhatikan oleh pendidik adalah bagaimana pendidik mampu untuk menarik dan mendorong minat peserta didik untuk senang dan menyukai terhadap pelajaran
PENDIDIKAN REVOLUSIONER: Studi atas Pemikiran Murtadha Muthahhari Firmansah Kobandaha
Irfani (e-Journal) Vol. 12 No. 1 (2016): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber ideologis-epistemologis gagasan pendidikan tokoh revolusioner Murtadha Muthahhari, implikasi ideologis-epistemologis gagasan pendidikan tokoh revolusioner Murtadha Muthahhari dalam pengembangan pendidikan dan gagasan inspiratif tokoh revolusioner Murtadha Muthahhari. Hasil penelitian tesis ini menunjukan bahwa, idealnya pendidikan Islam secara teoritik, praksis, maupun filosofis harus mampu menjadi sebuah instrumen bagi upaya pengembangan nalar yang kritis dan kreatif.Menurut Murtadha Muthahhari pendidikan harus mempunyai peran dalam membentuk peserta didik yang mampu mengembangkan potensi dalam dirinya. Adapun persamaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya pada temuan konsep-konsep pendidikan Murtadha Muthahhari yang sangat memprioritaskan peran akal dalam pengembangan pendidikan, sedangkan perbedaannya adalah, penelitian sebelumnya hanya menemukan pandangan Murtadha Muthahhari tentang pendidikan dan tidak mengungkap akar sejarah dari timbulnya gagasan tersebut. Sedangkan, tulisan ini menemukan gagasan pendidikan secara komprehensif mulai dari kurikulum, metode pembelajaran, serta potensi apa yang harus dikembangkan oleh guru pada peserta didik.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDEKATAN HABITUASI Firmansah Kobandaha
Irfani (e-Journal) Vol. 13 No. 1 (2017): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Departemen Pendidikan Amerika Serikat mendefinisikan pendidikan karakter sebagai proses belajar yang memungkinkan peserta didik dan orang dewasa untuk memahami, peduli, dan bertindak pada nilai-nilai etika inti, seperti rasa hormat, keadilan, kebajikan warga Negara yang baik, dan bertanggung jawab bagi diri sendiri dan orang lain.Pendidikan karakter juga bertujuan meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang sesuai dengan standar kompetensi lulusan.Pendidikan katakter akan sangat berpengaruh pada perkembangan suatu bangsa. Salah satu metode yang dapat dilakukan oleh pendidik dalam memnbentuk karakter peserta didik adalah dengan pendekatan habituasi. Karena dalam membentuk perilaku atau karakter seseorang itu membutuhkan pembiasaan-pembiasaan yang harus dia lakukan secara konsisten.