Articles
Analisis Perbandingan Performansi Protokol Ad Hoc On-Demand Distance Vector dan Zone Routing Protocol Pada Mobile Ad Hoc Network
Bayu Satria Kusuma;
Diah Risqiwati;
Denar Regata Akbi
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 2, No 3, August-2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.44 KB)
|
DOI: 10.22219/kinetik.v2i3.91
Jaringan Ad Hoc adalah jaringan wireless dengan beberapa Mobile node yang tidak memiliki router tetap. Setiap node ini dapat berfungsi sebagai router yang dapat mencari dan menangani jalur ke node yang lain dalam suatu jaringan. Setiap node pada jaringan bersifat Mobile sehingga topologi dari jaringannya selalu berubah-ubah. AODV dan ZRP merupakan contoh routing protocol yang efisien untuk jaringan Ad Hoc pada tipe routing protocol masing-masing. AODV untuk tipe routing protocol reactive dan ZRP untuk tipe routing protocol hybrid. Setiap routing protocol tentu akan memiliki kemampuan yang berbeda dalam kecepatan mencari jalur routing dan kemampuan pengiriman jumlah packet dalam jaringan, sehingga Quality of Service (QoS) untuk setiap routing protocol juga berbeda. Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengetahui kecepatan dan efisiensi routing protocol dalam menentukan routing yang akan digunakan dalam studi kasus. Dalam Penelitian melakukan analisis QoS jaringan ad hoc pada routing protocol AODV dan ZRP dengan parameter yang di uji adalah End to End Delay, Jitter, Packet Delivery Ratio dan Throughput. Setelah data terkumpul, dilakukan analisa dengan melihat QoS setiap protocol routing. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa masing-masing routing protocol yang diteliti, routing protocol AODV memiliki waktu yang lebih cepat dalam proses pengiriman packet ke node selanjutnya dengan nilai rata-rata 0.3134 detik dari pada routing protocol ZRP yang memiliki nilai 0.3891 detik. Untuk jumlah packet yang terkirim routing protocol ZRP lebih baik dengan rata-rata throughput 963.34 Kb dibandingkan dengan routing protocol AODV.
Rancang Bangun Sistem Informasi Servis Oli Sepeda Motor Menggunakan Odometer Berbasis LBS
Renda Arya Santana;
Diah Risqiwati;
Zamah Sari
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 2, No 1, February-2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/kinetik.v2i1.98
Waktu servis dapat diketahui melalui mengonversi putaran roda kendaraan menjadi jarak tempuh. Penggunaan sensor magnet Reed Switch untuk menghitung putaran roda sepeda motor, kemudian Mikrokontroller digunakan sebagai pengolah data putaran roda menjadi jarak tempuh. Apabila perhitungan jarak tempuh telah mencapai batas untuk servis oli, maka akan diberikan suatu peringatan berupa suara menggunakan buzzer. Sistem ini juga dilengkapi dengan button reset untuk melakukan reset perhitungan jarak tempuh dan sd card yang digunakan untuk menyimpan data jarak tempuh. Aplikasi Location Based Service dapat menentukan posisi pengguna maupun bengkel-bengkel resmi Honda yang telah terintegrasi. Dengan kombinasi ini, aplikasi Location Based Service bengkel akan mencari rute untuk menghubungkan posisi pengguna dengan bengkel motor serta memanfaatkan servis di google yang sudah disertakan layer traffic sehingga pengguna dapat memilih bengkel yang sesuai dengan keinginannya. Dari hasil aplikasi Location Based Service bengkel yang telah dibuat, aplikasi dapat mendaftarkan servis sepeda motor ke bengkel-bengkel yang terintegrasi. Aplikasi tersebut mampu melakukan proses pencarian lokasi bengkel terdekat di sekitar pengguna dan menunjukkan rute dari lokasi pengguna ke bengkel tujuan menggunakan API google map.
PREDIKSI MASA SUBUR PADA WANITA MENGGUNAKAN PEMODELAN STATE SPACE BERBASIS SUHU BASAL TUBUH
Vinna Rahmayanti Nastiti;
Diah Risqiwati
Jurnal Tekno Kompak Vol 14, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtk.v14i1.475
Mengamati perubahan yang dialami tubuh selama menstruasi akan memberikan petunjuk penting tentang status kesuburan. Salah satu metode yang dianggap paling efektif dan mudah untuk diimplementasikan adalah dengan pemantauan suhu basal tubuh. Pada dasarnya, suhu basal tubuh (BBT) adalah kondisi dimana suhu berada pada level terendah. Masuknya masa subur ditandai oleh sedikit penurunan suhu, diikuti oleh kenaikan secara tiba-tiba setidaknya 0,2 °C (0,4 °F) selama 48 jam berikutnya. Tentunya siklus masa subur tesebut termasuk dalam data deret waktu dikarenakan datanya saling berhubungan satu sama lain yang berurutan, disusun dari satu objek yang terdiri dari beberapa waktu periode. Salah satu metode prediksi data deret waktu adalah state-space. Teknik yang digunakan di dalam state-space adalah memisah waktu masa lalu dengan masa sekarang. Oleh karena itu pada penelitian di prediksi masa subur wanita berbasis suhu basal tubuh menggunakan pemodelan state-space, hasilnya sangat baik dengan akurasi rata-rata kesalahan prediksi dibawah 5%
Rancang Bangun Aplikasi Enkripsi Citra Berdasarkan Operasi Rotasi
Bagus Prasetyo Wahyudi;
Diah Risqiwati;
Denar Regata Akbi
Jurnal Repositor Vol 1 No 1 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (573.005 KB)
|
DOI: 10.22219/repositor.v1i1.2
Kriptografi yakni disiplin ilmu yang menggunakan persamaan matematika ketika melakukan proses dekripsi sampai enkripsi. Teknik ini memakai untuk mengubah pesan awal menjadi bentuk kode-kode tertentu, pada penelitian ini menggunakan metode rotasi, metode rotasi sendiri adalah algoritma untuk memutar citra pada porosnya pada sebagian dari citra. Yang bertujuan supaya informasi yang disimpan dan dikirim ke penerima tidak dapat dibaca atau tidak mudah di pahami oleh pihak ketiga atau pihak-pihak yang tidak berhak, keungulan dari penelitian yang dibuat adalah kecepatan proses aplikasi yang cepat serta terjadinya penurunan size file dan tidak mudah dekripsi manual dengan tools lain, Hasil percobaan aplikasi enkripsi terjadinya pemampatan size file yang terjadi sesudah proses dekripsi maupun enkripsi jika dibanding dengan ukuran awal file citra, dan tidak terjadi penurunan size file pada ektensi BMP, kecepatan waktu enkripsi terhadap file dan ukuran pixel pada citra file berektensi BMP dan PNG pada ukuran pixel 2000x2000 memiliki peningkatan kecepatan terbaik yaitu sebesar 0.12x lebih cepat, serta perubahan histogram pada citra awal dengan hasil enkripsi. Penelitian ini di bangun dengan menggunakan bahasa pemprograman Python 3.4, dan ditambah dengan Library PIL-pillow, Library Time.
Analisis Kinerja Jaringan VANET dengan Model Propagasi Free Space dan Two Ray Ground Pada Routing AODV
Adam Tedy Agustin;
Denar Regata Akbi;
Diah Risqiwati
Jurnal Repositor Vol 1 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v1i2.10
VANET ialah salah satu jenis jaringan Ad Hoc yang berfungsi sebagai jaringan wireless dengan berberapa mobile node yang tidak mempunyai router tetap. Setiap node ini dapat berfungsi sebagai router yang dapat mencari dan menangani jalur ke node yang lain dalam suatu jaringan. Setiap node pada jaringan berupa mobile sehingga topologi dari jaringannya senantiasa berganti. Pada suatu jaringan, protokol routing yakni hal yang banyak berdampak atas kinerja jaringan tersebut. Setiap model propagasi tentu akan memiliki kemampuan dan karakteristik yang berbeda, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap beberapa model propagasi pada tempat yang ditentukan yang kemudian akan mempengaruhi kinerja QoS pada jaringan VANET. Simulasi mobilitas dilakukan berdasarkan skenario lingkungan urban yaitu sekitar Balai Kota Malang. Penelitian ini mengaplikasikan SUMO sebagai mobile simulator dan NS-2 selaku network simulator dengan protokol reaktif jenis AODV sebagai protokol routing yang digunakan serta menggunakan model propagasi Free Space dan Two Ray Ground sebagai pembanding yang ada pada NS-2. Dalam penelitian ini melakukan analisis QoS dengan parameter yang di uji adalah End to End Delay, Jitter, Packet Delivery Ratio dan Throughput. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis dengan melihat QoS antar propagasi yang diuji. Model propagasi Free Space memiliki waktu delay yang lebih kecil dengan nilai rata-rata 0.1136 ms dari pada propagasi Two Ray Ground yang memiliki nilai 0.1696 ms. Untuk jumlah paket yang diterima dengan sukses propagasi Free Space lebih baik dengan nilai rata-rata throughput 482.06 kbps dibandingkan dengan propagasi Two Ray Ground. Hasil dari pengujian dan analisis membuktikan bahwa propagasi Free Space adalah model yang tepat pada jaringan VANET yang digunakan pada lingkungan urban.
Evaluasi Perbandingan Performa Jaringan Wireless Sensor Network Dalam Serangan Sybil Attack dan Hello Flood Attack
Hawwin Purnama Akbar;
Diah Risqiwati;
Denar Regata Akbi
Jurnal Repositor Vol 2 No 8 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i8.56
Perkembangan ilmu pengetahuan pada bidang teknologi jaringan terjadi sangat cepat karena mengikuti perkembangan kebutuhan manusia. Salah satu teknologi jaringan yang saat ini menarik perhatian masyarakat adalah teknologi Wireless Sensor Network(WSN). WSN adalah jaringan dari kumpulan sensor yang terhubung menggunakan teknologi wireless secara ad-hoc dan setiap sensor node digunakan untuk proses pengumpulan data dan menghubungkan dengan node yang lain melalui jaringan wireless.Karena pada kebanyakan kasus aplikasi WSN digunakan pada lingkungan yang ekstrem dan sensor node harus dapat beroperasi secara otomatis tanpa campur tangan manusia, jaringan ini menjadi rentan akan beberapa ancaman jaringan dan dapat mempengaruhi performa dari jaringannya. Terdapat berbagai macam jenis serangan yang dapat membahayakan jaringan wireless sensor network diantaranya yang paling umum adalah sybil attack dan hello flood attack. Dalam penelitian ini, penulis meneliti performa WSN saat diserang oleh Sybil attack dan hello flood attack dengan cara mengukur throughput, PDR(packet delivery ratio), jitter dan delay dalam jaringan WSN. Penelitian ini juga menganalisa jumlah node yang bervariasi dari 10 node sampai 30 node dengan waktu simulasi dari 10 detik sampai 30 detik lalu dianalisa jaringan ketika jaringan normal dan diserang oleh node penyerang yang bervariasi dari 1 sampai 3 penyerang. Dengan melakukan analisa tersebut, diperoleh data berupa perbandingan dampak serangan dari Sybil attack dan hello flood attack. Dampak dari sybil attack lebih berpengaruh pada parameter throughput dan pdr yang mengalami penurunan nilai hingga 69,9% untuk pdr dan 56,4% untuk throughput. Sedangkan dampak dari hello flood attack lebih berpengaruh pada parameter delay dan jitter yang mengalami kenaikandari nilai semula 0,05 detik menjadi 0,576 detikuntuk delay dan 0,579 detik untuk jitter.
Analisa Performansi Controller Pada Arsitektur Jaringan Software Defined Network(SDN)
Agung Dwi Rahmawan;
Syaifuddin Syaifuddin;
Diah Risqiwati
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i12.75
Software Defined Network (SDN) merupakan sebuah konsep pendekatan baru dalam jaringan untuk mendesain, membangun serta mengelola suatu jaringan komputer. Konsep ini melakukan pemisahan terhadap Data Plane dan Control Plane. Dalam konsep SDN ini terdapat suatu komponen penting yang bertanggung jawab terhadap segala aturan dalam pengelolaan dan pendistribusian informasi terhadap seluruh perangkat jaringan yaitu Controller. Karena peran Controller yang penting maka performa dari Controller perlu diuji sehingga dapat mengetahui kemampuan dari Controller yang digunakan. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan analisis nilai Quality of Services (QoS) terhadap implementasi SDN menggunakan Controller Floodlight dan Ryu dengan menjalankan topologi linear dan mesh dalam jumlah Switch yang beragam mulai dari 4, 8, 12 dan 16 Switch. Selama pengujian berlangsung dari node sumber ke node tujuan yang sama juga dialiri variasi background traffic mulai dari 50 hingga 200 Mbps. Hasil yang didapatkan yaitu Controller Ryu memiliki nilai QoS yang lebih baik dari floodlight pada semua topologi yang diujikan, nilai latency dan jitter pada floodlight lebih tinggi dari ryu serta cenderung meningkat pada traffic 100 Mbps Pada throughput, ryu memiliki nilai lebih tinggi dengan kisaran 856-933 Kbps. Sedangkan pada packet loss floodlight lebih tinggi sementara ryu hanya memiliki rata-rata packet loss sebesar 0,5%. Namun pada pengujian hanya pada jumlah switch, floodlight menjamin dalam tingkat respons serta pengelolaan data yang besar di dalam arsitektur jaringan SDN.
Implementasi Asymmetric Encryption RSA Pada Port Knocking Ubuntu Server Menggunakan Knockd Dan Python
Zainal Amir;
Syaifuddin Syaifuddin;
Diah Risqiwati
Jurnal Repositor Vol 2 No 6 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i6.270
Penelitian dalam mekanisme otentikasi telah mengarah pada rancangan dan pengembangan skema baru. Keamanan yang disediakan oleh metode ini harus ditinjau dan dianalisis sebelum dapat digunakan secara luas. Dalam penelitian ini, kami menganalisis beberapa kelemahan dari metode autententikasi port knocking yang membuatnya rentan terhadap banyak serangan. Kami akan menyajikan serangan Sniffing, di mana penggunaan yang tidak sah dapat memperoleh akses ke server yang dilindungi hanya dengan melakukan perekaman lalu lintas data yang ada pada jaringan lokal menggunakan tools wireshark. Untuk itu metode port knocking akan dikembangkan, port knocking ini menggunakan knockd yang ada pada ubuntu server, port knocking merupakan metode melindungi port yang penting agar tidak dapat terlihat segai port yang terbuka. Namun metode port knocking ini masih memiliki kelemahan terhadap serangan seperti TCP replay, bruteforce, dan lain-lain. Penelitian ini mengusulkan metode autentikasi dan end to end connection untuk menambah keamanan pada metode port knocking. user harus melakukan koneksi end to end terlebih dahulu sebelum melakukan knocking, setelah melakukan knocking user juga harus melakukan autentikasi pada server untuk dapat membuka port yang diinginkan.
Rancang Bangun Mirror Repository Linux Menggunakan Load-Balanced Mirror Service System (LMSS) Pada Private Cloud
Ibnu Haris Fawaid;
Diah Risqiwati;
Denar Regata Akbi
Jurnal Repositor Vol 2 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i1.327
Meningkatnya permintaan pembaharuan aplikasi berbasis open source karena seiring meningkatnya jumlah pengguna sistem operasi Linux, oleh karenanya ketika banyak pengguna linux yang melakukan permintaan pembaharuan aplikasi menyebabkan lambatnya kecepatan unduh dan membutuhkan waktu lama. Salah satu solusinya yaitu dengan membuat mirror repository linux agar memudahkan dan menawarkan koneksi pengguna yang lebih baik. Namun demikian, suatu saat ketika semakin bertambah jumlah pengguna mirror tersebut akan mengalami penurunan kualitas download hingga dapat mengalami down, sehingga tidak dapat melayani permintaan pembaharuan pengguna dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Mirror Repository Linux dengan menggunakan Load-balanced Mirror Service System (LMSS) dengan mengintegrasikan beberapa MIrror Server yang dibangun secara generate melalui Manage Large Network (MLN), dengan pembagian beban menggunakan Linux Virtual Server (LVS) pada metode Network Address Translation (NAT). Sehingga beban permintaan dari client dapat ditangani Mirror Server secara bersama – sama. Dengan demikian, rata – rata waktu download dapat berkurang sebanyak 17,2 % daripada menggunakan Single Server.
Monitoring WSN Budidaya Jamur Tiram dengan Metode Forward Chaining Studi Kasus : Wahyu Jaya Abadi
Flora Salfa Salsabila;
Diah Risqiwati;
Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i12.412
Jamur Tiram merupakan jenis jamur yang banyak dibudidayakan di Indonesia, pertumbuhan jamur tiram dipengaruhi beberapa faktor diantaranya suhu, kelembaban serta intensitas cahaya. Suhu yang baik untuk pertumbuhan jamur yaitu 25-26 derajat celcius.Suhu dibawah range tersebut tidak berpengaruh pada pertumbuhan jamur, tetapi jika suhu diatas 26 derajat maka akan berpengaruh pada pertumbuhan jamur yang kurang baik karena suhu terlalu panas. Masalah yang sering dihadapi oleh petani yaitu dalam pengecekan tempat budidaya. Petani masih menggunakan cara manual dengan mendatangi dan memperkirakan suhu pada kumbung secara manual, jika suhu terasa panas maka petani akan melakukan penyemprotan pada jamur. Hal ini dirasa akan membuang waktu dan tenaga. Dari permasalahan ini kemajuan teknologi berupa sistem monitoring dapat menjadi solusi bagi para petani. Dengan adanya sistem ini akan memudahkan petani dalam memonitor keadaan pada tempat budidaya. Parameter yang dapat dimonitor diantaranya suhu, kelembaban dan intensitas intensitas cahaya. Jika sistem mendeteksi suhu panas yaitu diatas 26 derajat, maka sistem akan mengaktifkan actuator berupa mist maker untuk menstabilkan suhu.