Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sustainability of BUMDes MSME Optimisation: Strengthening the Marketing of Bontot Through Packaging, Labelling and Halal Certification in Tanara Village Irma Nurmala Dewi; Dedy Khaerudin; Ombi Romli
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.51

Abstract

Salah satu penerapan dari TRI DHARMA di Perguruan Tinggi adalah dengan melakukan pengabdian kemitraan masyarakat (PKM), Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam skema peberdayaan berbasis masyarakat ruang lingkup pemberdayaan kemitraan masyarakat merupakan salah satu kegitan pengabdian yang dilakukan oleh Dosen dengan menggandeng mitra Desa atau pun Industri mikro hingga makro. Dengan adanya hibah PKM DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026, diharapkan akademisi dapat secara langsung terjun kelapangan untuk mengetahuai kesulitan mitra yaitu pelaku UMKM yang dikelola oleh BUMDes Citra Wisata Niaga di Desa Tanara. Lokasi yang dijadikan mitra dalam pengabdian kemitraan masyarakat 2026 ini adalah Desa Tanara Kecamatan Tanara Kabupaten Serang Provinsi Banten. Karena tanahnya yang subur dan luasnya wilayah laut dan pesisirnya, sebagian besar penduduk Banten adalah petani dan nelayan. Permasalahan yang mitra hadapi adalah aspek pemasaran yagn belum maksimal, walaupun sudah dilakukan pembuatan website BUMDes dan juga pelatihan salesmanship dan digital marketing.  Maka dari itu, dengan adanya hibah PKM DPPM tahun 2026 yang dilakukan oleh tim PKM Universitas Bina Bangsa dalam menghadapi permasalahan mitra maka perlu diadakanya keberlanjutan Optimalisasi dalam penguatan pemasaran bontot melalui kemasan, label,dan halal. Kegiatan ini akan dilakukan dengan transfer teknologi tepat guna dan penyerahan mesin labeling semi otomatis dan mesin sealer plastik kepada mita BUMDes Desa Tanara. Hasil evaluasi dari kegiatan penguatan pemasaran serta kemasan dengan penggunaan teknologi tepat guna maka bertambahnya minat konsumen terhadap produk olahan ikan payus berupa bontot dan kerupuk sehingga peningkatan perekonomian rumah tangga warga desa Tanara meningkat  
Packaging Design Develepoment of Bulog at the Serang Branch Office Using the QFD Method Athfal Fuji Dinanda; Dedy Khaerudin; Yolla Sukma Handayani
International Journal of Mechanical, Industrial and Control Systems Engineering Vol. 3 No. 3 (2026): September :IJMICSE: International Journal of Mechanical, Industrial and Control
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijmicse.v3i3.485

Abstract

This study aims to develop a packaging design for SPHP BULOG rice at the Serang Branch Office based on consumer needs using the Quality Function Deployment (QFD) method through the House of Quality (HOQ) approach. The existing packaging has limitations in terms of design, practicality, product information, and visual appearance. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires involving 60 respondents selected using accidental sampling. The identification of consumer needs resulted in 10 attributes that were translated into technical requirements using QFD. The questionnaire was validated with an r-table value of 0.2545, while the reliability test produced a Cronbach’s Alpha value of 0.850, indicating that the instrument was reliable. The HOQ analysis identified seven priority technical requirements, namely Food Grade Material with a Technical Importance Rating (TIR) of 450 and a relative weight of 29%, Ergonomic Design (Standing Pouch) with a TIR of 354.5 and 23%, Woven Polypropylene Material with a TIR of 327.3 and 21%, Packaging Printing Quality with a TIR of 218.2 and 14%, Packaging Weight with a TIR of 95.45 and 6%, Dimension Width with a TIR of 68.18 and 4%, and Dimension Length with a TIR of 54.55 and 3%. Based on these priorities, a 1 kg standing pouch packaging design measuring 20 cm × 30 cm was proposed using Food Grade, Woven Polypropylene (WPP), and Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP) materials. The proposed packaging also includes a resealable zipper and more complete product information. The results indicate that QFD can effectively translate consumer needs into technical requirements and support the development of practical, informative, and consumer-oriented BULOG rice packaging.