Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS Adhitya Eka Putra; Adris Ade Putra; Rini Sriyani
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.106 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27182

Abstract

Abstract Kendari was road one of the roads is pretty solid, this is caused beecause the road were the lowliest market where a lot of the public who Transact buy and sell around the standards Development, with areas such as this much community activity that occurs on the side of the road, such as pedestrians, vehicle parking, slow vehiclesand vehicle exit/entrance on the side of the road.This research was conducted on the Development road of future fish auction market city of kendari. The data were taken, the situation is the primary data such as the geometric conditions of the road, traffic volume and speed, and the factors of the side barriers around the site of the research. While secondary data are population and location map.Based on the results of analysis and discussion, the highest side barriers on the Development road of Kendari is with frequency weighting Genesis 1365.1 the value entered into the classroom side barriers are very high (VH). The obstacles the side effect on traffic flow, reduced speed, reduced volume and high density. Influence of barriers against capacity can be seen from the decline in capacity without any obstacles the side of 2759.7 units of passenger cars/hour and with a side barrier into 2513.8 units of passenger cars/hour. the results of calculations for the degree of saturation, i.e. 0.26 Development Roads because of the results of the analysis below from 0.75 then no need to do planning, based on the degree of saturation level of service standards for the city of Kendari Enter category "B" Current stable but speed peration start is limited by the conditions of traffic, the driver has enough freedom to choose speed. as for speed when market entry category "E" operational flow of unstable (heavy traffic, but the density is not all the way) and when the market no longer belongs to the category "A" Free flow (the flow of relatively undisturbed,Sometimes it happens a little stop).  Abstrak Ruas jalan pembangunan Kota Kendari salah satu ruas jalan yang culkup padat,hal ini di sebabkan karena ruas jalan tersebut berada dikawasan pasar yang dimana banyak masyarakat yang bertransaksi jual beli di sekitar ruas Jalan Pembangunan dengan wilayah seperti ini banyak aktivitas masyarakat yang terjadi di samping jalan seperti pejalan kaki, kendaraan parkir, kendaraan lambat dan kendaraan keluar/masuk pada samping jalan.Penelitian ini dilakukan di ruas Jalan Pembangunan depan pasar pelelangan ikan Kota Kendari. Data yang diambil dilapangan adalah data primer seperti kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas dan kecepatan, dan faktor-faktor hambatan amping di sekitar lokasi penelitian. Sedangkan data sekunder adalah jumlah penduduk dan peta lokasi.Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan, hambatan samping tertinggi pada as Jalan Pembangunan Kota Kendari ini adalah dengan frekuensi bobot kejadian 1365,1 nilai tersebut masuk ke dalam kelas hambatan samping sangat tinggi (VH).Hambatan samping tersebut berpengaruh terhadap arus lalu lintas, kecepatan menjadi berkurang, volume berkurang dan kepadatan tinggi. Pengaruh hambatan terhadap kapasitas bisa dilihat dari penurunan kapasitas tanpa adanya hambatan samping sebesar 2759,7 Smp/Jam dan dengan adanya hambatan samping menjadi 2513,8 Smp/Jam. Hasil perhitungan untuk derajat kejenuhan Ruas Jalan Pembangunan yaitu 0,26 karenan hasil analisa di bawah dari 0,75 maka tidak perlu di lakukan perencanaan ulang, berdasarkan nilai derajat kejenuhan tingkat pelayanan ruas Jalan Pembangunan Kota Kendari Masuk kategori B Arus stabil tapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu-lintas, Pengemudi memiliki kebebasan yang cukup untuk memilih kecepatan. Sedangkan untuk kecepatan saat pasar beroperasi masuk kategori E Aliran tidak stabil dalu lintas padat, tapi kepadatan tidak sepanjang jalan) dan n saat pasar tidak beroperasi masuk dalam kategori A Free flow (aliran relative tak terganggu, kadang- kadang terjadi sedikit stop). 
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PROYEK PENINGKATAN JALAN KABUPATEN MUNA BARAT DENGAN METODE PLANNING AND CONTROL CYCLE (Studi Kasus Jalan Mafinde – Maperaha) Yana Imbrawati; Baso Mursidi; Rini Sriyani
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.295 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i2.27178

Abstract

Abstract Axis road Lafinde – Maperaha is the main road as access population Sawerigading sub-distict towar the centre of actifity Muna west. Besides, axis road Lafinde – Maperaha as road links between some district and sub-district in Southeast Sulawesi particularly city Raha. Transports so many who croses a street this every day. This study attempts to analyze the cost and time the project plan to improving road shaft Lafinde – Maperaha, and to know control time on project improving road the shaft Lafinde – Maperaha.  Abstrak Jalan poros Lafinde – Maperaha merupakan jalan utama sebagai akses penduduk kecamatan Sawerigading menuju pusat kegiatan Kabupaten Muna Barat. Selain itu, jalan poros Lafinde – Maperaha sebagai jalan penghubung antar kabupaten dan beberapa kecamatan di Sulawesi Tenggara khususnya kota Raha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa biaya dan waktu rencana proyek peningkatan jalan poros Lafinde – Maperaha, dan untuk mengetahui pengendalian waktu pada proyek peningkatan jalan poros Lafinde – Maperaha. 
ANALISIS KAPASITAS TAMPUNG SALURAN DRAINASE (Studi Kasus: Pertigaan Jl. Brigjen Katamso - Jl. Ks. Tubun) Muhammad Rabiul Bahri; Rini Sriyani; Muriadin Muriadin
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2018): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.828 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v3i1.27205

Abstract

Abstract Baruga Village is one of the Kelurahan in Baruga Subdistrict which has a very good drainage function with high rainfall which can be an existing facility. The purpose of this study was to analyze the capacity of the drainage channel at the junction Jl. Brigjen Katamso - Jl. KS Tubun. In analyzing carried out channel capacity analysis, calculations are carried out based on the discharge plan, then using the existing dimensions. The results of the discovery channel performance analysis are some channels that are inundated. The first segment of settlement A is sta 0 + 025 and in settlement B are sta 0 + 025 - 0 + 075 and 0 + 125. Where as in segment II settlement C are sta 0 + 025 and 0 + 257. As a result of the sedimentation that accumulates inside overflowing waterways. The solution to this problem requires cleaning or dredging of sediment.  Abstrak Kelurahan Baruga merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Baruga yang mempunyai persoalan kinerja saluran drainase yang kurang baik dengan intensitas hujan yang tinggi menyebabkan berbagai permasalahan yang nantinya dapat merusak infrastruktur yang sudah ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kapasitas tampung  saluran drainase di pertigaan Jl. Brigjen Katamso – Jl. KS Tubun. Dalam menganalisis dilakukan analisis kapasitas tampung saluran, perhitungan dilakukan berdasarkan debit rencana, kemudian menggunakan dimensi eksisting. Berdasarkan hasil analisis kapasitas tampung saluran didapatkan beberapa saluran yang tergenang. Pada segmen I pemukiman A yaitu sta 0+025 dan di pemukiman B yaitu sta 0+025 – 0+075 dan 0+125. Sedangkan di segmen II pemukiman C yaitu sta 0+025 dan 0+257. Akibat dari sedimentasi yang menumpuk di dalam saluran sehingga mengakibatkan air yang meluap. Solusi dari masalah tersebut diperlukan pembersihan atau pengerukan sedimentasi. 
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK PENGHUNI RUMAH SUSUN APARATUR SIPIL NEGARA RUMAH SAKIT BAHTERAMAS DI KOTA KENDARI Yuni Ikasari Arif Ridangka; Romy Talanipa; Rini Sriyani
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.494 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i2.27196

Abstract

Abstract The ASN apartment building Bahteramas Hospital in Kendari City was built on March 26 2018 which consists of 3 floors and has an area of ± 780,937 m2 of repairs. In order to support its capacity and function, the supply of water with good quality and quantity, the disposal of dirty water and rainwater that has no obstacles, and an adequate fire prevention system is absolutely necessary.This study aims to determine the amount of clean water needs by residents of the Bahteramas Hospital State Apparatus apartment in Kendari City which is calculated using three methods, namely based on the number of occupants, the type and number of plumbing devices, based on the load units of plumbing tools using prime data and secondary.The results of this study indicate that the need for clean water in the Flat Building of the State Civil Apparatus Bahteramas Hospital based on the number of occupants on average per day is 79,65 m3/day. Calculation of clean water needs based on the amount of plumbing equipment in a residential building using daily water is 776,9 m3/day. Calculation of clean water needs based on the unit load of plumbing equipment in a flat building using water for daily water use is 108,75 m3/day.  Abstrak Bangunan rumah susun ASN Rumah Sakit Bahteramas di Kota Kendari yang dibangun pada tanggal 26 maret 2018 yang terdiri dari 3 lantai dan mempunyai luas ± 780,937 m2  perlantainya. Demi mendukung kapasitas serta fungsinya, maka persediaan air dengan kualitas dan kuantitas yang baik, pembuangan air kotor dan air hujan yang tidak ada hambatan, serta sistem pencegah kebakaran yang memadai mutlak di perlukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang diperlukan penghuni rumah susun Aparatur Sipil Negara Rumah Sakit Bahteramas di Kota Kendari yang dihitung dengan menggunakan tiga metode yaitu berdasarkan jumlah penghuni, jenis dan jumlah alat plumbing, berdasarkan unit beban alat plumbing dengan menggunakan data prime dan sekunder.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih pada Gedung Rumah Susun Aparatur Sipil Negara Rumah Sakit Bahteramas berdasarkan jumlah penghuni rata-rata perhari sebesar 79,65 m3/hari. Perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah alat plumbing pada gedung rumah susun pemakaian air perhari sebesar 776,9 m3/hari. Peritungan kebutuhan air bersih berdasarkan unit beban alat plumbing pada  gedung  rumah  susun  pemakaian  air  pada  pemakaian  air  perhari sebesar 108,75 m3/hari. 
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH KACA SEBAGAI BAHAN TAMBAH FILLER PADA LAPIS PERMUKAAN AC-BC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Nasrul Nasrul; La ode Muhammad Fadil; Rini Sriyani
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v10i2.29970

Abstract

Pada campuran perkerasan aspal membutuhkan bahan pengisi filler untuk mendukung kinerja konstruksi lapis perkerasan agar mampu untuk menahan beban lalu lintas. Pada penelitian ini memanfaatkan limbah kaca yang memiliki sifat mengikat yang cukup tinggi sebagai bahan substitusi filler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan filler kaca dan tanpa filler kaca terhadap karakteristik marshall. Penetapan variasi filler kaca sebesar 0% 1%, 2%, 3%, 4%, 5% terhadap total berat filler. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan limbah kaca dengan variasi 1%, 2%, 3%, 4%, 5%  menghasilkan nilai stabilitas, marshall quotient, dan VFA yang lebih rendah dibandingkan dengan campuran 0% filler kaca. Sebaliknya terjadi peningkatan nilai flow, VMA, dan VIM seiring bertambahnya filler kaca dengan kadar filler 1%, 2%, 3%, 4%, 5%  sedangkan pada variasi 0% memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan filler kaca. Hal ini dikarenakan filler kaca tidak bereaksi terhadap aspal dimana filler added kaca tidak dapat mengabsorpsi aspal yang mengakibatkan persentase rongga menjadi meningkat sehingga ikatan antara aspal dan agregat dalam campuran menjadi lemah dan lebih lentur.
Analisis Penyediaan Air Bersih (Studi kasus: Desa Poni-poniki, Kec. Tirawuta, Kab. Kolaka Timur) Ramjan Ramjan; Romi Talanipa; Rini Sriyani; Muh. Handy Dwi Adityawan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i2.28766

Abstract

AbstractAlong with the growth of the community, the water demand in Poni-Poniki Village is increasing, but it is not balanced with the development of existing clean water management facilities. The purpose of this study was to determine the availability of clean water in the village of poni-poniki, by measuring the discharge of the springs in the mountains of Poni-poniki. Then analyze the need for clean water based on survey data and the results of population projection analysis. Based on the real demand survey (RDS), the water needs of the people of Poni-poniki Village in 2019 = 0.840 liters/second, and in 2023 = 0.993 liters/second. Mountain spring discharge based on field measurements using the Volumetric method is 0.00347 m³/second or 3.467 liters/second. Thus, the availability of water until 2023 can still be met safely, but the water sources used will not meet the needs in the next few years.AbstrakSeiring dengan pertumbuhan masyarakat maka kebutuhan air di Desa Poni-Poniki semakin meningkat namun tidak diimbangi dengan pengembangan sarana pengelolahan air bersih yang ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ketersediaan air bersih desa poni-poniki, dengan melakukan pengukuran debit mata air pegunungan Poni-poniki. Kemudian menganalisis kebutuhan air bersih berdasarkan data hasil survey dan hasil analisis proyeksi penduduk. Berdasarkan real demand survey (RDS), kebutuhan air masyarakat Desa Poni-poniki pada tahun 2019 = 0,840 ltr/dtk, dan tahun 2023 = 0,993 ltr/detik. Debit Mata Air pegunungan berdasarkan pengukuran dilapangan menggunakan metode Volumetrik adalah 0.00347 m³/detik atau 3.467 liter/detik. Dengan demikian ketersediaan air sampai tahun 2023 masih dapat terpenuhi dengan aman, tetapi sumber air yang digunakan tidak memenuhi kebutuhan dalam beberapa tahun mendatang.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR ANDOOLO UTAMA KEC. BUKE KAB. KONAWE SELATAN Uchi Musdalifah; Tryantini Sundi Putri; Rini Sriyani; Muh. Handy Dwi Adityawan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i3.42946

Abstract

Abstract Project success is influenced by several factors, namely cost, quality, and time. Therefore, an integrated cost and schedule control system is needed so that the monitored parameters can show the exact condition of the project. Eraned Value Method is a method that compares the work that has been completed with the budget provided so that it is known if there is a deviation. This study aims to determine whether the implementation of the project deviates in terms of cost or time. This research uses the Eraned Value Method. The data obtained in this study are RAB, time schedule, and weekly progress reports. This control uses 3 indicators, namely BCWS, BCWP, and ACWP, then analyzes the variant assessment and performance index and estimates the final completion of the project on cost and time. The results of the Earned Value Method analysis obtained until the last week the value of BCWP < BCWS and ACWP = BCWP. For the last week's value CV= Rp.0 and CPI= 1,000 and SV= –Rp.602,802,280.76 and SPI= 0.933. The estimated cost for the remaining work (ETC) is Rp.0 and the estimated project completion time (EAS) is 29 weeks. This cost on the project is within the planned budget but has a deviation on the planned schedule which is for 1 week from the planned time of 28 weeks. Abstrak Keberhasilan proyek dipengaruhi beberapa faktor yakni biaya, mutu, dan waktu. Karena itu diperlukan sistem pengendalian biaya dan jadwal terpadu agar parameter yang dipantau dapat menunjukkan dengan tepat kondisi proyek. Eraned Value Method merupakan metode yang membandingkan pekerjaan yang telah diselesaikan dengan anggaran yang disediakan sehingga diketahui bila terjadi penyimpangan. Peneleitian ini bertujuan mengetahui apakah pelaksanaan proyek terjadi penyimpangan baik dari segi biaya atau waktu. Penelitian ini menggunakan Eraned Value Method. Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini RAB, time schedule, dan laporan progress mingguan. Pengendalian ini menggunakan 3 indikator yakni BCWS, BCWP, dan ACWP kemudian dianalisis penilaian varian dan indeks kinerja serta perkiraan penyelesaian akhir proyek pada biaya dan waktu. Hasil analisis Earned Value Method diperoleh hingga minggu terakhir nilai BCWP < BCWS dan ACWP = BCWP. Untuk nilai minggu terakhir CV= Rp.0 serta CPI= 1,000 dan SV= –Rp.602.802.280,76 serta SPI= 0,933. Perkiraan biaya untuk pekerjaan tersisa (ETC) sebesar Rp.0 dan perkiraan waktu penyelesaian akhir proyek (EAS) adalah 29 minggu. Hal ini biaya pada proyek sesuai anggaran yang direncanakan namun mengalami penyimpangan pada jadwal yang direncanakan yakni selama 1 minggu dari waktu yang direncanakan 28 minggu.
Perhitungan Stabilitas Dinding Penahan Tanah (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari) Hasran Jaya; Sulha Sulha; Anafi Minmahddun; Muh Handy Dwi Adityawan; Baso Mursidi; Rini Sriyani; Sultan Machmud Hasan Masiki
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i2.44

Abstract

Abstrak Proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari adalah proyek yang dibangun Diatas lahan seluas 6,3 hektar dan menelan anggaran sebesar 250 milyar rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari. Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari ini terdiri dari tiga bangunan utama, yaitu gedung podium setinggi lima lantai, tower setinggi sembilan lantai dan gedung parkir setinggi tuga lantai dan akan dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun. Karena pada proyek Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari memiliki bangunan basement parkir yang berada dibawah elevasi tanah yang menggunakan struktur dinding penahan tanah, maka dibutuhkan perhitungan yang akurat untuk menahan gaya yang dapat menyebabkan kegagalan struktur dinding penahan tanah sebagai dinding basement parkir pada proyek pembangunan gedung kantor walikota kendari. Supaya dapat menahan tanah yang memilki kondisi khusus tersebut, konstruksi ini harus mampu memberikan kestabilan terhadap pengaruh gaya-gaya eksternal maupun internal. Oleh karena itu, dalam perencanaan dinding penahan tanah, kestabilan konstruksi harus ditinjau terhadap pengaruh gaya-gaya eksternal yang dapat menyebabkan keruntuhan guling (overtuning failure), keruntuhan geser (sliding failure), dan keruntuhan daya dukung tanah (bearing capacity failure), maupun terhadap gaya-gaya internal yang dapat pecahnya konstruksi.
Daya Dukung Fondasi Tangki 5000 KL Pertamina Region VII Sulawesi, Kota Kendari, Kecamatan Kendari Barat Muh Handy Dwi Adityawan; Umran Sarita; rini sriyani; Baso Mursidi; Sultan Machmud Hasan Masiki; Wuliman La Ode; Sulha Sulha
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i3.89

Abstract

Seiring dengan pertambahan penduduk pengguna kendaraan juga meningkat secara signifikan setiap tahunya. Sehingga kebutuhan akan bahan bakar juga meningkat. Selain itu, Meningkatnya aktivitas pertambangan secara regional turut menyumbang peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM). Untuk menjamin ketersedian BBM di Kota Kendari, PT. Pertamina melakukan peningkatan infrastruktur berupa penambahan tangki dengan kapasitas 5000 KL. penelitian ini bertujuan untuk menentukan dimensi fondasi tangki timbun yang sesuai berdasarkan daya dukung tanahnya. Analisi daya dukung fondasi dilakukan dengan terlebih dahulu mengintepretasi data tanah dan data struktur tangki timbun sesuai API 650. Dimensi fondasi awal ditentukan secara trial. Analisis daya dukung berdasarkan data sondir yang dikorelasikan ke nilai kohesi undrained. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai tekanan maksimum yang bekerja pada tanah di bawah fondasi lebih kecil dibandingkan daya dukung ijin dari fondasi. Dengan demikian dimensi fondasi yang telah ditetapkan telah sesuai dan memenuhi persyaratan angka aman