Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERANCANGAN ALAT UKUR MULTI SENSOR YANG TERINTEGRASI UNTUK PENGUKURAN KARAKTERISTIK TANAH GAMBUT Faizar Farid; Mardian Peslinof; Yoza Fendriani; samsidar; Linda Handayani; Rustan; M. Ficky Afrianto
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i1.10734

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan alat ukur berbasis sensor yang terintegrasi untuk pengukuran karakteristik tanah. Parameter yang diukur oleh alat ukur ini yaitu konduktivitas, pH, Kelembaban, dan temperatur tanah. Parameter yang diukur tersebut merupakan karakteristik tanah yang penting untuk menentukan tingkat kerusakan lahan gambut pasca kebakaran. Sistem alat ukur ini terbagi ke dalam tiga bagian yaitu bagian tempat sampel, bagian sensor yang akan mendeteksi parameter fisis dari sampel, dan kotak rangkaian. Sistem alat ukur ini juga terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari sensor EC10 keluaran RS485, sensor pH, mikrokontroler Arduino Mega2560, dan monitor LCD. Sedangkan perangkat lunak dibuat menggunakan program arduino IDE. Tahap pengujian meliputi menyelidiki fungsi transfer dan sensitivitas dari sensor. Hasil pengujian dari penelitian ini yaitu tingkat sensisitifitas sensor yang digunakan untuk parameter pH, temperatur, konduktivitas, dan kelembaban masing-masing adalah 0,0139 mV/pH, 4,5157 mV/0C, 1,1607 mV/ μ S/cm, dan 2,1017 mV/%. Hasil penelitian alat ukur tanah dapat bekerja baik dan alat ini memiliki tingkat akurasi sebesar 99,9%. Penelitian ini harapannya dapat menghasilkan alat ukur yang berfungsi membantu pihak terkait untuk mengidentifikasi kerusakan lahan gambut dengan mudah dan akurat.
PENGUJIAN SISTEM KENDALI TEMPERATUR PADA SISTEM OTOMATISASI TUNGKU PEMBAKARAN PRODUKSI BIOCHAR Nurhidayah Nurhidayah; Tika Restianingsih; Frastica Deswardani; Mardian Peslinof; M.Ficky Afrianto; Jesi Pebralia
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i2.13133

Abstract

Telah dilakukan pengujian akurasi sistem kendali temperatur pada tungku pembakaran produksi biochar. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan sistem kendali temperatur pada tungku pembakaran produksi biochar. Metode pengujian yang dilakukan yaitu dengan cara mengatur suhu tungku pembakaran pada temperatur maksimal yaitu sebesar 4000C. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan diperoleh bahwa sistem dapat bekerja dengan baik sampai mencapai dimana tingkat keakuratan maksimal yang diperoleh sebesar 99%.
Pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan air Sungai Batanghari menjadi air bersih menggunakan adsorben biochar Nelson Nelson; Helga Dwi Fahyuan; Frastica Deswardani; Nurhidayah Nurhidayah; M Ficky Afrianto
Riau Journal of Empowerment Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.166 KB) | DOI: 10.31258/raje.3.1.61-68

Abstract

Sungai Duren is one of the villages that has concern of the local government for the provision of clean water because of the difficulty in accessing clean water in the village. The resident do not yet have access for clean water, and still very dependent on Batanghari river water. While the turbidity and water quality of Batanghari river does not have clean water requirements. Based on that facts it is necessary to provide assistance through counseling and demonstration about simple technology to treat and purify Batanghari river water into drinking water by tools and materials that easily obtained and made. Water filtration technology was easily to made and then biochar material can be used as an absorbent. Biochar does not experience further weathering so it would take a long time when it applied as a water filter. The source of biochar was from oil palm empty fruit bunches that not utilized. Some steps that need to be taken so the solution can be realized are first by providing counseling by socialization of the importance of the availability of clean water for community and the use of biochar as an adsorbent for water filtration.
Rancang Bangun Alat Pembuat Lapisan Tipis Metode Dip Coating Berbasis Arduino Uno Ahmad Mukhsinin; Nehru Nehru; M Ficky Afrianto
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.255 KB) | DOI: 10.19109/jifp.v3i2.4117

Abstract

Telah dilakukan penelitian rancang bangun alat pembuat lapisan tipis metode dip coating. Tujuannya adalah merancang dan membuat alat dip coating, mengetahui fungsi waktu pencelupan, mengetahui hubungan duty cycle dengan sudut dan memperoleh kecepatan sudut yang dihasilkan. Dip coating merupakan proses dimana sebuah substrat dicelupkan ke dalam larutan kemudian diangkat secara vertikal dengan kecepatan yang konstan. Alat dip coating ini digunakan untuk mengatasi beberapa faktor dalam proses pembuatan lapisan tipis seperti waktu perendaman, kecepatan penarikan dan jumlah siklus pencelupan yang dilakukan secara manual. Arduino uno akan mengontrol semua kinerja alat yang terdiri dari motor servo, push button control dan layar LCD. Pengujian alat dip coating secara pokok yaitu pengujian waktu respons alat, pengujian nilai duty cycle pada pulse width modulation (PWM) dan pengujian kecepatan sudut. Pengujian waktu respons alat dip coating didapatkan selisih waktu rata-rata 0,3 detik, waktu respons alat sangat mempengaruhi keakuratan waktu pencelupan dan waktu penarikan. Pengujian nilai duty cycle pada pulse width modulation (PWM) dilakukan dari sudut 00 sampai sudut 1800 menggunakan osiloskop dan didapatkan nilai determinasi sebesar 0,9971%. Pengujian kecepatan sudut penarikan substrat sangat mempengaruhi hasil pelapisan pada lapisan tipis, kecepatan sudut servo pada alat ini digunakan kecepatan yang smooth dengan nilai sebesar 6,25 RPM. Semakin tinggi kecepatan penarikan substrat maka lapisan tipis yang dihasilkan lebih tebal dibandingkan dengan kecepatan yang rendah, hal ini karena peningkatan kecepatan penarikan menyebabkan larutan cair merekat pada substrat yang bergerak keatas lebih cepat menguap dan kering.
SISTEM BASIS DATA PEMANTAUAN PARAMETER AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) DENGAN PLATFORM THINGSPEAK Benedika Ferdian Hutabarat; Mardian Peslinof; M. Ficky Afrianto; Yoza Fendriani
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.24365

Abstract

] This research aims to develop an Internet of Things (IoT)-based water parameter monitoring database system using the Thingspeak platform. This system is designed to monitor real-time water parameters such as temperature, water pH, and water turbidity. Sensors for monitoring these water parameters are installed on a Raspberry Pi microprocessor connected to the internet network. The data generated by the sensors and processed by the Raspberry Pi are then sent to the Thingspeak server. The database system developed in this research utilizes the features provided by the Thingspeak platform, such as data processing, visualization, and integration with other software. The data stored in the database can be accessed online through the dashboard provided by Thingspeak. The test results show that the IoT-based water parameter monitoring database system with the Thingspeak platform can function properly and provide accurate information on the monitored water conditions. The sensors installed on the water successfully sent data periodically to the Thingspeak platform every 10 seconds. The test results showed a deviation value of 0.9996 for the accuracy of the temperature parameter, where the accuracy value of the temperature varied from 96.30% to 100%. The average accuracy of the temperature measurement was 98.74%, and the average system error was 1.26%. The system accuracy test results range from 0.95 to 0.99. The testing was conducted on a laboratory scale, and in the future, this system can be developed for real-time water parameter monitoring over a longer period of time
Rancang Bangun Sistem Deteksi Kebakaran pada Ruangan Berbasis Internet of Things (IoT) Sari Suhartini; Mardian Peslinof; Muhammad Ficky Afrianto
STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/string.v7i3.15493

Abstract

Indoor fire is usually contained by calling the fire department. However, firefighters sometimes arrive at the location when the fire burns. Room safety usually only uses APAR and has not implemented a detection system to detect fire. Therefore, a system is needed to minimize the fire. The research is conducted to design and manufacture an Internet of Things (IoT)-based indoor fire detection system and to look at the characteristics of the system using methods of problem analysis, design, system assembly, characteristic test and test data analysis. The system consists of smartphone monitoring and alert by utilizing IR flame, MQ-2 and MLX90614 sensors to detect fire indications and of NodeMCU ESP8266 as a microcontroller. The results obtained are an average error of 1.04% and accuracy of 98.92% on temperature readings, an average system precision of 93% on smoke readings and 98.8% on temperature readings. The warning received on the smartphone is less than 2 seconds. Monitoring results in the Electronics, Robotics and Automation Laboratory room do not detect any indication of fire.
Pengukuran Konsumsi Energi Listrik menggunakan Sensor Current Transformer TA12-200 Maizal Isnen; Muhammad Ficky Afrianto
Jurnal Elektronika Listrik dan Teknologi Informasi Terapan Vol. 1 No. 1 (2019): ELTI Juni
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/elti.v1i1.164

Abstract

Increasing of electrification in Indonesia still leaves several problems, such as blackouts. This can be caused by greater demand than energy availability. Businesses that can be taken to overcome this problem is include making an arrangement on the consumer side or demand side management (DMS). By implementing control technology, an Arduino-based embedded system device has been able to measure electricity consumption. The application of the TA12-200 current sensor has been able to measure electricity power with accuracy up to 96.4% and sensor resolution for about 0.4 volts per ampere. This system is equipped with an RTC module to calculate the duration of measurement, then convert the value of power (watts) into electricity energy (kWh) as well as the electricity cost in rupiah. Displaying the cost of electricity in rupiah, in this measurement system, is considered has a potential to increase user awareness to make savings on electricity usage. This is able to reduce the electricity demand, thus the cases of blackouts can be minimized.
Pendampingan Dalam Penggunaan Teknologi Tepat Guna Untuk Peningkatan Produktivitas Usaha Keripik Singkong di Desa Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat Peslinof, Mardian; Afrianto, M. Ficky; Fendriani, Yoza; Hutabarat, Benedika Ferdian; Anggraini, Rista Mutia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v3i2.21817

Abstract

Usaha mikro keripik singkong merupakan usaha rumahan yang banyak digeluti beberapa keluarga untuk menambah penghasilan di Desa Merlung, Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Masyarakat yang membuat keripik singkong rumahan sebagian besar masih menggunakan peralatan manual. Selain itu, masyarakat juga terbatas dalam melakukan pemasaran keripik singkong. Pengabdian yang dilakukan yaitu pembinaan dalam penggunaan teknologi tepat guna dalam usaha keripik singkong. Pembinaan dilakukan dalam bentuk workshop dan sosialisasi dalam menggunakan Alat Perajang Singkong Otomatis dan penggambaran penggunaan sistem digital marketing pada usaha masyarakat. Evaluasi yang dilakukan setelah pelaksanaan workshop didapatkan bahwa masyarakat sudah mendapat keterampilan dan pengetahuan dalam pembuatan dan penggunaan alat otomatis namun untuk pengadaan terkendala dana, serta masyarakat sudah mulai memasarkan produknya secara online secara menarik. Dengan adanya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi pada usahanya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha dan meningkatkan perekonomian.
Sosialisasi Hasil Pengukuran Geolistrik Untuk Eksplorasi Air Tanah Dan Batuan Dasar Bawah Permukaan di Desa Mendalo Darat Muaro Jambi Fendriani, Yoza; Peslinof, Mardian; Afrianto, M. Ficky; Samsidar, Samsidar; Yurinanda, Sherli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.29558

Abstract

Masyarakat RT 09 Desa Mendalo Darat Kabupaten Muaro Jambi sebagian besar menggunakan PDAM sebagai sumber air utama dimana seringkali terjadi pemadaman air hingga beberapa hari. Hal ini membuat masyarakat harus mempunyai cadangan air dan alternatif lain selain PDAM salah satunya dengan membuat sumur bor untuk memanfaatkan air tanah. Selanjutnya lokasi mitra adalah daerah pengembangan hunian masyarakat yang berkembang pesat dan belum diketahui jenis batuan dasar di bawah permukaan. Untuk mengatasi permasalahan ini, maka tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jambi menerapkan IPTEK dengan melakukan pengukuran geolistrik untuk mengetahui lapisan bawah permukaan terkait potensi air tanah dan batuan dasar. Berdasarkan hasil pengukuran geolistrik yang dilakukan pada area mitra diperoleh lapisan akuifer diperkirakan pada kedalaman 3,5meter hingga 13 meter. Berikutnya juga diperoleh bahwa sebagian besar lapisan bawah permukaan di lokasi mitra adalah batuan pasir sehingga hanya dapat dilakukan pembangunan skala ringan. Sosialisasi hasil pengukuran geolistrik ini mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat di lokasi mitra.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN INTENSITAS CAHAYA, SUHU, DAN KELEMBABAN RUANGAN BERBASIS SENSOR DHT11 DAN BH1750 Pebralia, Jesi; Fendriani, Yoza; Afrianto, M. Ficky; Nur Syaqila, Cindy
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38230

Abstract

Intensitas cahaya dalam ruangan, suhu, dan kelembaban udara merupakan parameter fisis penting yang secara langsung mempengaruhi kualitas udara di dalam ruangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pengukuran intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban ruangan berbasis sensor BH1750 dan DHT11, serta untuk mengevaluasi kinerja dari system yang dibangun melalui pengujian terhadap nilai akurasi dan presisi system. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Pengujian dilakukan di dua lokasi dimana lokasi pertama untuk mengkalibrasi akurasi sensor, sedangkan lokasi kedua digunakan untuk menguji nilai presisi sistem secara keseluruhan. Penelitian ini telah menghasilkan system pengukuran intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban ruangan yang diintegrasikan dengan mikrokontroller Arduino uno sebagai perangkat pemrograman serta LCD TFT sebagai antar muka yang menampilkan data hasil pengukuran. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pengukuran yang dikembangkan memiliki akurasi sebesar 90,13% dengan error sebesar 9,87% dan presisi sebesar 99,23%. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem ini reliabel untuk mengukur parameter lingkungan dalam ruangan.