Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Visitor Management of Dieng Cultural Festival and Millennial Tourist Satisfaction Nungky Puspita; I Made Adhi Gunadi; Vinca Bunga Virananda
Jurnal Internasional Ilmu Pengetahuan Terapan bidang Pariwisata dan Events Vol 5 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/ijaste.v5i1.2096

Abstract

Purpose: This study aimed to analyze how the management of Dieng Culture Festival attract visitors and examine the influence of Dieng Culture Festival to the millennial tourists’ satisfaction. Research methods: The methodology of this study referred to descriptive quantitative research methods. Questionnaire was used to collect the data to be analyzed using multiple linear regression analysis. Results and discussions: Satisfaction of millennial tourist can be derived from 42.6% of hard measure and soft measure variable, while the remaining 57.4% of millennial tourists’ satisfaction variables can be derived by other variables not examined in this study. Conclusion: The hypothesis test results proved that the visitor management of the Dieng Culture Festival, which use hard measure and soft measure has a significant and positive effect on millennial tourists satisfaction. Keywords: Visitor Management, Hard and Soft Measure, Tourists Satisfaction, Dieng Culture Festival
PENGARUH PROGRAM DIRECT MARKETING TERHADAP CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA FUNCTION ROOM DI HARRIS HOTEL SENTUL CITY BOGOR Nungky Puspita
Jurnal Manajemen Perhotelan Vol. 5 No. 2 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.351 KB) | DOI: 10.9744/jmp.5.2.82-93

Abstract

Direct marketing merupakan cara yang efetif untuk menjangkau pelanggan dengan tepat sasaran dan dapat diukur serta dapat membantu mempertahankan pelanggan. Program direct marketing dilakukan oleh sales and marketing department HARRIS Hotel Sentul City Bogor yang memiliki peran yang sangat penting dalam mempromosikan produk yang dimilikinya seperti meningkatkan penjualan function room dengan mempromosikan kepada sasaran pasar. Direct marketing selain dapat menjual function room juga dapat menjalin dan membina hubungan dengan tamu atau biasa disebut customer relationship management. Customer Relationship Management merupakan konsep yang berfokus pada pemeliharaan hubungan dengan pelanggan untuk membangun hubungan jangka panjang dan menguntungkan dengan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh program direct marketing terhadap customer relationship management dalam meningkatkan penjualan function room di HARRIS Hotel Sentul City Bogor. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, kuesioner dan studi kepustakaan. Kuesioner disebarkan secara langsung dengan 100 responden yang memenuhi syarat penelitian. Data yang diperoleh dianalisis dan disajikan secara kuantitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan uji validitas, uji reliabilitas serta teknik regresi linear berganda mealui uji koefisien determinan (R2), Uji secara F, Uji T regresi berganda. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel telemarketing, direct mail, kiosk marketing dan the on-line customer berpengaruh signifikan terhadap customer relationship management sedangkan variabel direct selling, dan catalog marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap customer relationship management
IMPACT OF PILGRIMAGE TOURISM TO THE SHEIKH QURO’S TOMB KARAWANG ON THE LOCAL COMMUNITY QUALITY OF LIFE Nungky Puspita; I Made Adhi Gunadi; Lita Nuradawiah
Journal of Business on Hospitality and Tourism Vol 5, No 1 (2019): Journal of Business on Hospitality and Tourism
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.398 KB) | DOI: 10.22334/jbhost.v5i1.144

Abstract

Pilgrimage tour of Syekh Quro is the religious tour in Karawang located in Pulobata, Pulokalapa village, Lemahabang Wadas district, Karawang regency, West Java Province. This reseach is aimed to identify the impact of the religious tour activity of Syekh Quro’s Tomb toward local society quality of life. The research method used in this research is descriptiv qualitative. The finding showed that the tourism impact toward local society quality of life clarify that pilgrimage tourism give positive impact on Pulobata communities. These positive impacts are seen on the aspects of material wellbeing, community wellbeing, emotional wellbeing, and health and safety wellbeing.
PENINGKATAN PEMAHAMAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI BANK SAMPAH DI DESA TEMPUR KECAMATAN KELING Dino Rimantho; Budhi M Suyitno; Vector Anggit Pratomo; Gunady Haryanto; I Nyoman Teguh Prasidha; Nungky Puspita; Viola Rosa Emawardani; Adventia Desivolia; Pandito Adiguna; Muhammad Daffa Fauzan
Jurnal JANATA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i2.4255

Abstract

Pengelolaan sampah masih merupakan masalah yang cukup serius di setiap negara. Beberapa hal yang mendorong terjadinya permasalahan yang cukup kompleks pada pengelolaan sampah seperti volume sampah, lokasi pembuangan yang mulai terbatas dan adanya ancaman penurunan risiko lingkungan dan kesehatan. Dengan demikian peningkatan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara merupakan tujuan dari kegiatan ini. Kegiatan Matching Fund telah dilakukan dengan baik melalui pengembangan sistem pengelolaan Bank Sampah bagi Warga Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Selanjutnya dilakukan pendampingan mengenai tata cara pemanfaatan sistem Bank Sampah yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, dijelaskan pula mengenai apa saja keuntungan yang didapatkan dengan pengelolaan sampah melalui bank sampah tersebut. Program Pendampingan yang dilaksanakan di Desa Tempur juga mendapatkan umpan balik yang positif dari pihak pemerintah desa sebagai Mitra dan peserta pendampingan juga terlihat sangat antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan dari awal hingga pendampingan akhir, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan oleh peserta selama kegiatan pengabdian berlangsung.
Pengembangan Komponen Pariwisata 3A Berbasis Lansekap Budaya Sunda Nungky Puspita; Devi Roza K. Kausar; Riza Firmansyah
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i2.55

Abstract

Strategi dalam mengembangkan komponen pariwisata 3A (Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas) Kampung lembur sawah memiliki potensi atraksi wisata budaya dan alam yang sangat menarik perhatian. Namun dalam pengembangan atraksi budaya di kampung wisata lembur sawah, Yang mana dalam pengelolaan pengembangan kampung wisata disini belum merata. Maka dalam penelitian ini akan diadakannya pengembangan komponen pariwisata 3A berbasis landsekap budaya sunda di saung eling kelurahan Muhyaharja. Dalam penelitian ini memiliki tujuan selain untuk pengembangan potensi wisata desa ini juga sebagai Laboratorium nyata bagi mahasiswa dalam menyalurkan segala ilmu yang telah dimiliki dan bermanfaat kepada masyarakat. Target khusus yang ingin dicapai dari kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah masyarakat kampung Lembur Sawah khususnya yang berada disekitaran saung eling yang mana dapat mengembangkan komponen pariwisata 3A seperti pengembangan atraksi budaya yang dimiliki serta perbaikan amenitas dan penataan aksesibilitas menuju lokasi saung eling.   Strategy in developing the 3A tourism component (Attractions, Accessibility and Amenities) Kampung Overtime Sawah has the potential for cultural and natural tourist attractions that are very attractive. However, in the development of cultural attractions in the Belu Sawah tourist village, the management of the development of the tourist village here has not been evenly distributed. So in this research there will be a development of 3A tourism components based on the Sundanese cultural landscape in Saung Eling, Muhyaharja sub-district. This research aims, apart from developing the tourism potential of this village, as well as being a real laboratory for students to channel all the knowledge they have and be useful to the community. The specific target to be achieved from this community partnership program activity is the Lembur Sawah village community, especially those around Saung Eling, who can develop 3A tourism components such as developing cultural attractions as well as improving amenities and arranging accessibility to the Saung Eling location.
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA BERBASIS WELLNESS TOURISM DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR Adinda Alya Farhanny; Nungky Puspita; Hindun Nurhidayati
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v20i1.738

Abstract

AbstractThis study analyzes the tourism potential and implementation of wellness tourism at Mount Pancar Natural Tourist Park and formulates a development strategy based on SWOT analysis. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving stakeholders from KSDA Resort Region IV Bogor, PT Wana Wisata Indah, village officials, local community representatives, and tourists. Data analysis was conducted using SWOT, supported by IFE and EFE matrices with weightings and ratings validated through expert judgment and stakeholder triangulation. Results show a total IFE score of 3.04 and EFE score of 2.93, positioning the park in Quadrant I, which necessitates an aggressive growth strategy that leverages strengths and opportunities to mitigate weaknesses and threats. This research addresses the gap in tailored wellness tourism development models for conserved natural parks in peri-urban settings. Practical implications include prioritizing the revival of structured healing forest programs, enhancing accessibility, and strengthening community-based wellness amenities to elevate the park’s competitiveness as a leading wellness tourism destination.AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan implementasi wellness tourism serta menyusun strategi pengembangannya di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Pancar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengelola (KSDA Resor Wilayah IV Bogor dan PT Wana Wisata Indah), perangkat desa, masyarakat, dan wisatawan. Analisis dilakukan dengan pendekatan SWOT yang diperkuat oleh matriks IFE dan EFE, di mana bobot dan rating ditetapkan melalui triangulasi sumber dan validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga aspek 4A (attraction, amenity, ancillary) telah memadai, namun aksesibilitas masih menjadi kendala utama. Dari enam dimensi wellness, kesehatan fisik dan lingkungan telah terpenuhi dengan baik, sementara dimensi mental dan spiritual belum terprogram secara terstruktur. Total skor IFE 3,04 dan EFE 2,93 menempatkan TWA Gunung Pancar pada kuadran I, sehingga strategi pertumbuhan agresif diperlukan dengan memanfaatkan kekuatan alam dan peluang kolaborasi untuk meningkatkan daya saing sebagai destinasi wellness tourism berkelanjutan.
Pengaruh Customer Experience terhadap Minat Berkunjung Kembali ke Atraksi Wisata Kebun Raya Cibinong Yessy Auliya Yunesfi; Vitha Octavanny; Nungky Puspita
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 6 No. 2 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v6i2.1935

Abstract

The fluctuation in visitor numbers at Cibinong Botanical Garden indicates the need to understand factors influencing tourists’ intention to revisit. This study aims to examine the effect of customer experience dimensions on revisit intention at Cibinong Botanical Garden. A quantitative approach was employed using purposive sampling, involving 100 visitors aged over 18 years who had visited the destination at least once. Data were collected through structured questionnaires measured on a Likert scale and analyzed using multiple regression with IBM SPSS. The results show that customer experience simultaneously has a significant effect on revisit intention (F = 61.923; p < 0.001). However, partially, only the educational dimension has a significant positive influence (t = 2.314; p = 0.023), while comfort, hedonic, novelty, safety, and beauty dimensions are not statistically significant (p > 0.05). The adjusted R² value of 0.124 indicates that 12.4% of revisit intention is explained by the six dimensions, while the remainder is influenced by other factors. These findings highlight the importance of strengthening educational programs to enhance visitor loyalty.