Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pembinaan Bahasa Indonesia: Bagaimana Strateginya di Era Digital? Sudaryanto Sudaryanto
Jurnalistrendi : Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Language and Book Development Agency (formerly the Language Development and Coaching Agency; the popular Language Body) has one vision, which is to increase the involvement of stakeholders in language and literature development. This paper aims to describe strategies for fostering Indonesian language in the digital age, specifically the use of social media and popular culture for the young generation (read: millennial generation) today. The research data collection method is an observation method with reading and note taking techniques. Data is taken from uploads in the form of writings published by the Language Board, the East Nusa Tenggara Language Office (NTT), and the West Nusa Tenggara Language Office (NTB) regularly on social media. The results showed that the Language Body, the NTT Language Office, and the NTB Language Office carried out a strategy of fostering Indonesian language by publishing writings in a number of rubrics, such as "Our Words of the Week", "Today's Terms", "Spelling of Today", "Did you know?", And "Matching Terms". The five rubrics were published through a number of social media that can be accessed by the Indonesian people as Indonesian users.
RUBRIK “KALAM” MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH SEBAGAI SUMBER MATERI MODUL SINTAKSIS BAHASA INDONESIA Sudarmini Sudarmini; Sudaryanto Sudaryanto; Pujiati Suyata
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8055

Abstract

Rubrik “Kalam” majalah Suara Muhammadiyah memiliki potensi sebagai sumber materi modul Sintaksis Bahasa Indonesia. Hal itu dilatarbelakangi karena dalam rubrik “Kalam” memuat kalimatkalimat koordinatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kalimat-kalimat koordinatif dalam rubrik “Kalam” majalah Suara Muhammadiyah. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar sadap, dan diikuti teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) dan catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung (BUL), dan diikuti teknik lanjutan lesap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tulisan rubrik “Kalam” majalah Suara Muhammadiyah memuat (1) kalimat koordinatif hubungan makna penjumlahan dengan penanda dan, serta, dan selain, (2) kalimat koordinatif hubungan makna perturutan dengan penanda kemudian, (3) kalimat koordinatif hubungan makna pemilihan dengan penanda maupun, (4) kalimat koordinatif hubungan makna perlawanan dengan penanda tapi, padahal, namun, dan sedangkan, dan (5) kalimat koordinatif hubungan makna lebih dengan penanda bahkan.Kata kunci: rubrik, Suara Muhammadiyah, modul sintaksis
KATEGORI FATIS DAN UNGKAPAN SAPAAN BAHASA INDONESIA DALAM TEKS PIDATO PRESIDEN JOKOWI Nanang Cendriono; Sudaryanto Sudaryanto
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.8723

Abstract

Teks-teks pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuat kategori fatis dan ungkapan sapaan bahasa Indonesia. Terkait itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategori fatis dan ungkapan sapaan bahasa Indonesia dalam teks pidato Presiden Jokowi. Teks pidato Presiden Jokowi diambil dari laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dan bermetode deskriptif kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak, teknik dasar teknik sadap, dan diikuti teknik lanjutan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan, teknik dasar teknik pilah unsur penentu (PUP), dan diikuti teknik lanjutan teknik hubung banding menyamakan (HBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori fatis bahasa Indonesia dalam teks pidato Presiden Jokowi berupa kata fatis (berjumlah 7 buah data) dan frase fatis (berjumlah 24 buah data). Selanjutnya, ungkapan sapaan bahasa Indonesia dalam teks pidato Presiden Jokowi berupa frasa sapaan terkait jabatan (berjumlah 12 buah data) dan frasa sapaan terkait status sosial (berjumlah 5 buah data). Presiden Jokowi aktif menggunakan kategori fatis bahasa Indonesia dalam pidato-pidatonya guna memulai, mempertahankan, atau mengukuhkan komunikasi antara pembicara (Presiden Jokowi) dan kawan bicara (audiens yang menyimak pidato Presiden Jokowi). Selain itu, Presiden Jokowi aktif menggunakan ungkapan sapaan dalam pidato-pidatonya guna menghormati orang lain/audiens yang memiliki jabatan tertentu atau status sosial tertentu.Kata kunci: kategori fatis, ungkapan sapaan, pidato