Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Integralistik

Civic Governance and Good Governance : Dinamika  Kebijakan Desentralisasi Pendidikan Di Era Otonomi Daerah Hilmy Nurfaizan Abdul Matin; Cecep Darmawan; Prayoga Bestari; Syaifullah
Integralistik Vol. 36 No. 1 (2025): Januari : 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/j473yx66

Abstract

Artikel ini membahas mengenai  dinamika dan tantangan civic governance and good governance dalam konteks penerapan kebijakan desentralisasi pendidikan di Indonesia dengan fokus orientasi utama bagaimana  kebijakan desentralisasi pendidikan itu menerapkan serta menyelenggarakan pendidikan berdasarkan prinsip – prinsip civic governance yaitu berbasis pada penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis pada  partisipasi warga negara   dan good governance yang mensyaratkan adanya transparansi dalam proses penyelenggaraan pemerintahan  secara komprehensif. Dengan  menggunakan pendekatan kualitatif  dan Metode Kajian pustaka Pustaka atau Literatur mencakup berbagai gagasan atau teori yang saling berhubungan secara erat dan didukung oleh data dari sumber pustaka. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dilakukan melalui studi mendalam terhadap buku, literatur, catatan, serta laporan yang relevan dengan permasalahan yang dikaji penelitian ini mengkaji agar civic governance  dan good governance dapat diimpelementasikan  dalam kebijakan pendidikan berdasarikan prinsip-prinsip partisipatif, transparan, akuntabel, keadilan dan integritas yang dapat dipertajnggungjawabkan secara publik. Kebijakan pendidikan di era otonomi daerah berdasarkan prinsip civic governance dan good governance perlu didukung oleh seluruh stakeholders Pemerintahan Daerah dan Non Government Organizations (N.G.O) bidang pendidikan.
Penguatan Keterlibatan Warga Negara berupa Political Voice dan Civic Activity melalui Komunitas Kewarganegaraan Pradana, Yudha; Cecep Darmawan; Rahmat; Leni Anggraeni
Integralistik Vol. 36 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/qqby3n55

Abstract

This study aims to reveal how reflection on empowering civic communities serves as a forum for strengthening civic engagement, particularly in the realms of political voice and civic activity. Civic engagement is a significant aspect of the discourse on cultivating smart and good citizen, especially given the technological advances that can optimize widely recognized and accessible digital platforms. This study employs a phenomenological method with a qualitative approach to explore the reflections of civic communities on enhancing civic engagement. Data collection involves interviews and documentation studies, with data analysis conducted using Atlas.ti. The results indicate that strengthening civic engagement through civic communities is grounded in the community's vision and movement patterns, particularly by leveraging digital platforms. For instance, the Bareng Warga Community uses change.org to conduct online petitions as a form of political voice, while the Nusa Bumi Lestari Community utilizes kitabisa.com for crowdfunding as a form of civic activity. Additionally, the collaboration and networking among civic communities play a crucial role in reinforcing civic engagement, enabling citizens to be dedicated and committed to achieving the common good.