Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sistem Informasi Navigasi Wisata Kota Jakarta untuk Menentukan Rute Tercepat Menggunakan Algoritma Dijkstra Berbasis Web Muhammad Rizki Syaumi; Achmad Noeman; Siti Setiawati; Prio Kustanto
Journal of Students‘ Research in Computer Science Vol. 6 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/c9by2m49

Abstract

This study aims to design a web-based tourism navigation information system using Dijkstra’s algorithm to determine the fastest rout in Jakarta City. The proposed navigation system assists tourist in planning their trips more efficiently by providing real-time information on the fastest routes, travel distances, and estimated traviel times. By implementing Dijkstra’s algorithm, the system calculates the optimal route based on the starting location from the user’s device and destination data stored in the database. This research employs the waterfall system development method, which inludes the stages of analysis, design, implementation, and testing. The testing results demonstrate that the system accurately provides the fastest routes, enhancing convenience and travel efficiency for tourist.
IMPLEMENTASI PENJADWALAN MATAPELAJARAN PADA SEKOLAH SMA XY MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Achmad Noeman; Dwipa Handayani; Hendarman Lubis; Abrar Hiswara; Muhammad Yasir; Arif Rifai Dwiyanto
Jurnal Manajamen Informatika Jayakarta Vol 6 No 2 (2026): JMI Jayakarta (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jmijayakarta.v6i2.2382

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan sistem informasi penjadwalan siswa berbasis web di SMA XY dengan memanfaatkan algoritma genetika sebagai pendekatan optimasi. Permasalahan utama yang dihadapi sekolah adalah penyusunan jadwal yang masih dilakukan secara semi-manual, sehingga memerlukan waktu lama, rawan kesalahan input, dan berpotensi menimbulkan bentrok jadwal guru, kelas, dan mata pelajaran. Penelitian bertujuan merancang sistem yang mampu mengintegrasikan data guru, mata pelajaran, kelas, ruang, dan waktu ke dalam satu aplikasi berbasis web yang lebih terstruktur. Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, analisis sistem berjalan, analisis sistem usulan, serta perancangan sistem dengan pendekatan prototype. Dalam model algoritma genetika, kromosom dibentuk dari kombinasi ruang dan slot waktu, fungsi fitness dirancang berdasarkan penalti bentrok jadwal guru, sedangkan mekanisme seleksi menggunakan roulette wheel yang dilanjutkan dengan crossover dan mutasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sistem yang diusulkan telah menghasilkan alur proses penjadwalan yang lebih sistematis, mendukung validasi ketersediaan guru, dan menyediakan proses generate jadwal secara terkomputerisasi. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penyesuaian representasi kromosom dan alur operasional sistem dengan kebutuhan penjadwalan di lingkungan SMA XY sehingga dapat menjadi dasar implementasi sistem yang lebih efisien, konsisten, dan mudah dikembangkan pada penelitian lanjutan.
IMPLEMENTASI JARINGAN WLAN DENGAN MANAJEMEN HOTSPOT DAN BANDWIDTH BERBASIS MIKROTIK PADA LABORATORIUM KOMPUTER FASILKOM UBHARA JAYA Muhammad Yasir; Agus Hidayat; Achmad Noeman; Asep Ramdhani Mahbub; Rasim Rasim; Robertus Suraji; Hendarman Lubis
Jurnal Manajamen Informatika Jayakarta Vol 6 No 2 (2026): JMI Jayakarta (April 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jmijayakarta.v6i2.2390

Abstract

Laboratorium komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Fasilkom Ubhara) sebelumnya bergantung pada jaringan hotspot dari provider ISP yang tidak dapat dikonfigurasi secara mandiri, sehingga tidak tersedia mekanisme pembatasan bandwidth, manajemen pengguna, maupun autentikasi akses yang memadai. Kondisi ini menyebabkan penggunaan bandwidth yang tidak terkontrol dan ketidakmampuan administrator dalam memonitor aktivitas jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan infrastruktur jaringan WLAN mandiri berbasis MikroTik RouterOS yang dilengkapi dengan manajemen hotspot menggunakan captive portal dan pembatasan bandwidth melalui Simple Queue. Metode yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang mencakup tahapan analisis, desain, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen. Hasil implementasi menunjukkan bahwa jaringan WLAN berhasil dibangun dengan konektivitas penuh ke internet (packet loss 0%, avg-rtt 1ms), pembatasan bandwidth efektif pada 5 Mbps upload/download per segmen jaringan dengan hasil speedtest mencapai 4,31 Mbps download dan 4,72 Mbps upload, serta sistem hotspot captive portal yang berfungsi dengan autentikasi berbasis username dan password melalui domain labsiber.com. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi MikroTik secara signifikan meningkatkan kontrol administrator terhadap jaringan laboratorium dibandingkan kondisi sebelumnya.
Implementasi Forward Chaining pada Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Laptop Berbasis Web: Studi Kasus Layanan Servis Laptop Dimas Permadi; Dwipa Handayani; Prio Kustanto; Muhammad Yasir; Achmad Noeman; Agus Hidayat
Journal of Informatic and Information Security Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/paw2f574

Abstract

Laptop damage diagnosis at PT Tsurtech Solution is currently carried out manually, which can take more time and requires the technician's experience to identify problems accurately. This research aims to design and implement a web-based expert system to assist in diagnosing laptop damage based on symptoms inputted by users. The system is developed using the Forward Chaining algorithm, a data-driven reasoning method that matches facts (symptoms) with a set of predefined rules to conclude the type of damage. The system is built using the Waterfall development method, assisted by UML diagrams, and implemented with PHP programming language and MySQL database. Blackbox Testing is used to evaluate the system’s functionality. The results show that the system can be used as a supporting tool to help both users and technicians perform initial laptop damage diagnosis more quickly and efficiently.    
Sistem Administrasi dan Pelayanan Warga Berbasis Web dengan Algoritma Queue di RW 10 Rawabugel Kota Bekasi Wahyu Syafriadi; Achmad Noeman; Mayadi
Journal of Informatic and Information Security Vol. 7 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/njw11q18

Abstract

The administrative and community service processes in RW 10 Rawabugel, Bekasi City, are still carried out manually, resulting in delays in service, long queues, and difficulties in managing community data and archives. Therefore, a system is needed to improve the efficiency and quality of service. This study aims to design and develop a web-based administrative and community service system by applying the Queue algorithm using the First Come First Served (FCFS) method. This system allows residents to submit service requests online and monitor the status of their requests in real time, while RW officials can manage data and archives in a structured and computerized manner. The use of the Queue algorithm serves to automatically and fairly arrange the order of services based on the time of submission. The results of the study show that the developed system has succeeded in increasing service efficiency, reducing queue backlogs, and facilitating the management of resident administrative data. This system is expected to be a solution in improving the quality of administrative services in the RW environment.