Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penentuan ruang terbuka hijau (RTH) menggunakan drone dan analisis kesesuaian di Kecamatan Serang, Banten Rahman, Aditya; Fitriani, Rika; Usman, Usman
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.8.1.53-70

Abstract

Serang District is the area with the largest population proportion but has the smallest area in Serang City. Population growth that is not accompanied by an increase in area will decrease the quality of the urban environment. Therefore, a city needs to provide Green Open Space (RTH) to balance the environment. The image quality will be better if you use UAV (Unmanned Aerial Vehicle) or drone technology to display RTH visualization. Thus, this study aims to determine public green space area using drones and analyze its suitability for green space needs based on the area and population in Serang District, Banten. This research is quantitative research with a descriptive approach and used the survey method. The results showed that Serang District has a public green open space of 108,348.81 m2 (0.41% of the area). Meanwhile the calculation results of the need for public green open space that must be met based on the area are 5,176,000 m², where 20% of total area and based on the population is 4,523,920 m². The urban areas in Serang District had not been able to meet the needs of green open space in terms of area and population.
Tradisi Nggalari Hutang Adat Dalam Pernikahan Suku Karo Menurut Perspektif Maqashid Syari’ah (Studi Kasus Desa Lausimomo, Kabupaten Karo) Rika Fitriani; Azwani Lubis; Irwan
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 14 No. 3 (2025): Maqasid Jurnal Studi Hukum Islam
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v14i3.28925

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tradisi nggalari hutang adat pada perkawinan Suku Karo dari perspektif Maqashid Syariah. Penelitian ini berfokus pada permasalahan di Desa Lausimomo, Kabupaten Karo, di mana muncul anggapan bahwa pernikahan dianggap tidak sah dan pasangan terasingkan jika tidak disertai upacara adat Karo. Sorotan utama adalah anggapan bahwa pernikahan tanpa adat sama dengan belum menikah. Metode yang digunakan adalah penelitian Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis berfokus pada aspek hukum Maqashid Syariah, khususnya prinsip Hifdz al-Nasl (menjaga keturunan) dan Hifdz al-Mal (menjaga harta). Sumber data utama berasal dari informasi dan permasalahan yang ada di Desa Lausimomo mengenai tradisi dan anggapan ketidakabsahan pernikahan tanpa adat. Hasil penelitian menemukan bahwa pada awalnya, nggalari hutang adat sejalan dengan Maqashid Syariah karena mendukung Hifdz al-Nasl dengan tujuan menjaga dan memelihara proses hubungan pernikahan. Tradisi ini mengizinkan pasangan yang tidak mampu mengadakan adat di awal untuk menggantinya di lain waktu. Namun, seiring perkembangan zaman, tradisi ini mengalami pergeseran yang memberatkan. Nilai nominal hutang yang tinggi kini menyebabkan praktik tersebut tidak sejalan dengan Maqashid Syariah. Hal ini karena tidak terpenuhinya kebutuhan al-Hajiyat (sekunder) yang merujuk pada Hifdz al-Mal. Harta yang seharusnya menjadi kebutuhan utama rumah tangga terhalang oleh kewajiban hutang adat yang nominalnya tinggi.   Kata Kunci: Nggalari Hutang Adat, Desa Lausimomo, Maqashid Syariah.
Model Pembelajaran Bermain Sambil Belajar dalam Perspektif Pendidikan Islam Anak Usia Dini Uminar, Ajeng Ninda; Fitriani, Rika; Rosdiana, Rosdiana; Salinah, Salinah; Hardini, Ayudhia Septa; Dibarokatun, Dibarokatun
ATH-THALIB: JURNAL PENELITIAN MAHASISWA Vol 2 No 1 (2024): ATH-THALIB
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tanggamus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pembelajaran bermain sambil belajar dalam perspektif pendidikan Islam anak usia dini (PAUD). Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi pustaka, yang mengandalkan sumber-sumber literatur primer dan sekunder, seperti Al-Qur’an, Hadis, kitab klasik pendidikan Islam, serta jurnal ilmiah dan buku-buku akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain merupakan sarana alami anak dalam belajar dan berkembang, mencakup aspek kognitif, afektif, sosial, motorik, dan bahasa. Dalam konteks pendidikan Islam, metode ini sejalan dengan prinsip fitrah, rahmah, dan tazkiyatun nafs, sehingga memungkinkan pembelajaran agama yang menyenangkan, bermakna, dan membentuk karakter. Model ini dinilai sangat efektif untuk diterapkan di lembaga PAUD Islam sebagai pendekatan pembelajaran holistik berbasis nilai-nilai Islam.