Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Keanekaragaman Ular dan Kadal (Reptilia: Squamata) di Kawasan Karst Suaka Margasatwa Paliyan, Gunungkidul, Yogyakarta Donan Satria Yudha; Rury Eprilurahman; Iman Akbar Muhtianda; Hanan Asyrofi; Christian Manggala Yudha Pratama; Kusumardiastuti Kusumardiastuti; Wajudi Wajudi; Widodo Widodo
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 7, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v7i1.4404

Abstract

Kadal dan ular termasuk dalam hewan anggota bangsa Squamata, kelas Reptilia. Dua kelompok hewan reptil tersebut secara umum sering sekali ditemukan di dalam dan di sekitar kawasan hutan terutama yang memiliki sumber air. Bagi beberapa masyarakat, spesies ular dan kadal tersebut sering dimanfaatkan untuk dijadikan hewan peliharaan dan kadang dikonsumsi. Suaka Margasatwa Paliyan adalah kawasan hutan yang memiliki keanekaragaman spesies fauna yang perlu untuk diteliti. Kawasan dilindungi tersebut merupakan habitat bagi salah satu jenis cicak jenis baru yaitu Cyrtodactylus semiadii. Berdasarkan temuan tersebut perlu dilihat keanekaragaman spesies anggota reptil ordo Squamata di Kawasan Suaka Margasatwa Paliyan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis reptil anggota ordo Squamata yang ada di wilayah Suaka Margasatwa Paliyan. Kawasan Suaka Margasatwa (SM) Paliyan merupakan habitat bagi 7 spesies kadal dan 6 spesies ular. Keanekaragaman kadal dan ular di SM Paliyan berdasarkan Indeks Shanon-Wiener (H’) dikategorikan “sedang”, dimana nilai indeks untuk Kadal dan Cicak (Lacertilia) adalah H’: 1,45, dan Ular (Serpentes) adalah H’:1,6. Wilayah SM Paliyan cocok bagi habitat kadal dan ular karena memiliki termasuk ke dalam hutan yang rindang dengan semak yang lebat, sungai-sungai dan telaga, serta area yang jarang dijadikan aktivitas manusia. 
Monitoring Anurans Diversity along Code River, Province of Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia Yudha, Donan Satria; Akmal, Wulan Rahmani; Eprilurahman, Rury
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Sci and Tech, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/bio.v7i2.10174

Abstract

The research about frogs and toads diversity in the Code River, Province of Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) had been done in 2012 (Yudha et al., 2013). Now, after five years passed, we conduct monitoring activities for updating its diversity and distribution. After five years, we consider that there are many changes along the river that influenced habitat condition for frogs and toads which live along and near the river. Some of the changes are unused land became human settlement or paddy fields and wasteland. The purpose of this research is to monitor the diversity of frogs and toads after five years along Code River. The method used was acoustic and visual encounter survey (VES). We have done total of 10 days of sampling. Each day we did two times sampling, during the day and night. Results show that the species number of frogs and toads found in 2012 were slightly higher compare to 2017. The frogs and toads on upstream part were diverse in 2017 compare to 2012 due to natural restoration of riparian vegetation occur on upstream. The frogs and toads on midstream part were less diverse in 2017 compared to 2012 due to increasing human activities near the river and less riparian vegetation. The frogs and toads on downstream part were also less diverse in 2017 compared to 2012 due to increasing human activities near the river and more household waste stuck on riparian vegetation. There was variation of anurans diversity after five years due to changing on physical condition of the river and human activities near the river.